Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Among Makarti

ANALISISI PERAN MEDIASI KEPUASAN NASABAH PADA HUBUNGAN DIGITAL MARKETING DAN BRAND LOYALTY PADA BANK JATENG CABANG WONOSOBO Adityawan Fajar Firmanda; Fitri Lukiastuti
Among Makarti Vol 14, No 2 (2021): AMONG MAKARTI
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v14i2.212

Abstract

Penggunaan teknologi dalam dunia pemasaran telah memberi banyak manfaat positf terhadap tingkat penjualan dan pemasaran produk perusahaan. Kemajuan teknologi menjadikan digitalisasi marketing menjadi solusi pemasaran di era sekarang. Selanjutnya, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa implementasi dari penerapan digital marketing yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengukur sejauh mana digital marketing dapat meningkatkan kepuasan nasabah sebuah lembaga keuangan dan berdampak terhadap brand loyalty dari perusahaan tersebut. Untuk penelitian ini dilakukan terhadap lembaga keuangan Bank Jateng Cabang Wonosobo dimana dilakukan pengambilan kuesioner berdasarkan dari sampel yang telah ditentukan yaitu nasabah pengguna produk dari Bank Jateng.  Metode yang digunakan adalah survey deskriptif dengan metode analisis menggunakan Structural Equation Model (SEM) PLS. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa implementasi digital marketing pada Bank Jateng Cabang Wonosobo melalui social media marketing, internet banking dan email marketing memberi dampak positif terhadap peningkatan kepuasan nasabah Bank Jateng Cabang Wonosobo dan digital marketing mampu memberi dampak positif terhadap brand loyalty. Dalam penelitian ini juga dapat disimpulkan bahwa secara tidak langsung kepuasan nasabah mampu memediasi hubungan antara digital marketing terhadap brand loyalty Bank Jateng Cabang Wonosobo.
PENGARUH OPASITAS BANK, RISIKO KREDIT, DAN RASIO SIMPANAN TERHADAP PERTUMBUHAN KREDIT BANK DENGAN WHOLESALE FUNDING SEBAGAI VARIABEL MODERASI Saputri, Ary Dewi; Lukiastuti, Fitri; Djou, Laurentius Dominicus Gadi
Among Makarti Vol 18, No 2 (2025): Among Makarti
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v18i2.920

Abstract

ABSTRACT : This study examines the influence of bank opacity, credit risk, and the deposit ratio on bank credit growth, with wholesale funding acting as a moderating variable, in conventional commercial banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2019-2024 period. The sample comprises 14 conventional commercial banks, resulting in a total of 84 observations. Data were analyzed using multiple regression with Moderated Regression Analysis (MRA) implemented in SPSS version 27. The results indicate that: (1) bank opacity has a significant negative effect on credit growth; (2) credit risk has a significant negative effect on credit growth; (3) the deposit ratio has a significant positive effect on credit growth; (4) wholesale funding strengthens the negative effect of bank opacity on credit growth; (5) wholesale funding strengthens the negative effect of credit risk on credit growth; and (6) wholesale funding strengthens the positive effect of the deposit ratio on credit growth. The adjusted R2 value of 0.749 suggests that 74.9% of the variation in credit growth is explained by the proposed research model. The findings demonstrate that wholesale funding plays a significant role in reinforcing the interaction between internal bank factors and credit expansion capacity. Accordingly, bank management is required to balance the use of retail and non-retail funding sources in order to maintain financial stability and achieve sustainable credit growth. ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh opasitas bank, risiko kredit, dan rasio simpanan terhadap pertumbuhan kredit bank dengan wholesale funding sebagai variabel moderasi pada bank umum konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2024. Sampel penelitian terdiri dari 14 bank umum konvensional dengan total 84 observasi. Analisis data dilakukan dengan regresi berganda melalui Moderated Regression Analysis (MRA) menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) opasitas bank berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan kredit, (2) risiko kredit berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan kredit, (3) rasio simpanan berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan kredit, (4) wholesale funding memperkuat pengaruh negatif opasitas bank terhadap pertumbuhan kredit, (5) wholesale funding memperkuat pengaruh negatif risiko kredit terhadap pertumbuhan kredit, dan (6) wholesale funding memperkuat pengaruh positif rasio simpanan terhadap pertumbuhan kredit. Nilai adjusted R² sebesar 0,749 mengindikasikan bahwa 74,9% variasi pertumbuhan kredit dapat dijelaskan oleh model penelitian ini. Wholesale funding terbukti berperan signifikan sebagai faktor yang memperkuat interaksi antara variabel internal bank dan kapasitas penyaluran kredit, sehingga manajemen bank perlu menyeimbangkan penggunaan pendanaan ritel dan non-ritel untuk menjaga stabilitas serta pertumbuhan berkelanjutan.