Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JURNAL AGROHITA

RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL GALUR-GALUR HARAPAN PADI (ORYZA SATIVA L.) AKIBAT CEKAMAN SALINITAS PADA FASE GENERATIF Dita Dwi Clarasati; Nafisah Nafisah; Rommy Andhika Laksono; Fawzy Muhammad Bayfurqon
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 1 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i1.6837

Abstract

Pemanfaatan lahan salin sebagai upaya untuk perluasan lahan pertanian perlu didukung dengan adanya pengembangan varietas unggul padi toleran salinitas. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi galur-galur harapan padi (Oryza sativa L.) yang mampu memberikan hasil tinggi pada kondisi cekaman salinitas pada fase generatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni 2021 bertempat di Kebun Percobaan BBPadi, Subang. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan menggunakan RAK faktor tunggal. Perlakuan yang digunakan yaitu 30 genotipe padi yang terdiri atas 24 galur harapan dan 6 varietas pembanding. Perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga diperoleh 90 plot percobaan. Data dianalisis dengan analisis sidik ragam dan dilanjutkan uji lanjut DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata galur-galur harapan padi yang diuji pada cekaman salinitas fase generatif terhadap tinggi tanaman, panjang malai, gabah hampa per malai, dan hasil gabah.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA MERAH (Lactuca sativa L.) VARIETAS RED RAPID AKIBAT KOMBINASI TEKANAN AERASI DAN NILAI EC (Electrical Conductivity) PADA HIDROPONIK SISTEM RAKIT APUNG Adawiyah Adawiyah; Wagiono Wagiono; Fawzy Muhammad Bayfurqon
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 6, No 2 (2021): Jurnal AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v6i2.5245

Abstract

Selada merupakan komoditi hortikultura yang sangat populer di seluruh dunia dan mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh kombinasi tekanan aerasi dan nilai EC (Electrical Conductivity) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah (Lactuca sativa L.) varietas Red Rapid pada hidroponik sistem rakit apung. Penelitian dilakukan di  Desa Adiarsa Timur, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang pada bulan Mei sampai bulan Juli 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal yang terdiri dari 10 perlakuan, diulang sebanyak 3 kali, yaitu A (tanpa aerasi (EC 2,4)), B (tanpa aerasi EC 1,0)), C (tanpa aerasi 2,0)), D (tanpa aerasi (EC 3,0)), E (tanpa aerasi (EC 4,0)), F (dengan aerasi (EC 2,4)), G (dengan aerasi (EC 1,0)), H (dengan aerasi (EC 2,0)), I (dengan aerasi (EC 3,0)), dan J (dengan aerasi (EC 4,0)). Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan uji lanjut dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi tekanan aerasi dan nilai EC (Electrical Conductivity) memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap rata-rata tinggi tanaman, rata-rata jumlah daun, rata-rata diameter batang, rata-rata luas daun, rata-rata panjang akar, dan rata-rata bobot segar per tanaman pada 7, 14, 21, 28, dan 35 hst. Perlakuan H (dengan aerasi (EC 2,0)) memberikan  hasil  tertingg I pada rata-rata bobot segar per tanaman selada sebesar 96,76 gram.Kata Kunci: Aerasi, Nilai EC, Selada Merah, Hidroponik
KERAGAMAN GENETIK 30 GENOTIPE PADI(ORYZA SATIVA L) BERDASARKAN 9 MARKA SSR TERPAUT KANDUNGAN ZN Rischa Ainunnisa Febriella; Untung Susanto; Fawzy Muhammad Bayfurqon; Hayatul Rahmi
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 1 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i1.6811

Abstract

Aplikasi marka SSRs (Simple Sequence Repeats) dapat digunakan untuk menentukan keragaman genetik padi (Oryza sativa L.).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaman genetik padi yang diuji berdasarkan aplikasi marka SSR yang dilaporkan terpaut dengan sifat kandungan Zn tinggi.Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pemuliaan Tanaman Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, di Kabupaten Subang Jawa Barat pada bulan Mei 2021 sampai Agustus 2021. Hasil penelitian ini mendeteksi sebanyak 41 alel dengan rata-rata jumlah alel per marka 4,56 dan kisaran 2-10 alel per lokus. Rata-rata frekuensi alel mayor adalah 0,61 dengan nilai terendah 0,27 pada marka RM23 dan nilai tertinggi adalah 0,97 pada marka RM247. Nilai diversitas gen berkisar antara 0,06 (RM247) hingga 0,79 (RM23) dengan rata-rata 0,51. Nilai PIC (polymorphic information content) berkisar antara 0,06 (RM247) hingga 0,76 (RM23) dengan rata-rata 0,48. Analisis filogenetik menunjukan bahwa 30 genotipe padi terbagi menjadi 4 kelompok utama pada koefisien kemiripan genetic sebesar 0,44. Cluster pertama terdiri dari 15 genotipe padi, cluster kedua terdiri dari 12 genotipe padi, cluster ketiga terdiri dari 2 genotipe dan cluster keempat terdiri 1 genotipe padi
KEMAMPUAN AMELIORASI PADA BUDIDAYA PADI UNTUK PENURUNAN CEKAMAN FE Mela Maulida; Nurwulan Agustiani; Wagiono Wagiono; Fawzy Muhammad Bayfurqon
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.6143

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk dapat mengurangi salah satu permasalahan dalam budidaya dan produksi tanaman padi di Indonesia khususnya pada lahan rawa pasang surut. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan 7 perlakuan dan 3 ulangan, menggunakan padi varietas Inpari 30 Ciherang Sub1. Media yang di gunakan yaitu larutan hara Yoshida yang di tambahkan Fe dan pH yang telah di modifikasi agar sesuai dengan lahan rawa pada umumnya. Sistem tanam yang di gunakan adalah hidroponik Dutch Bucket System. Media tumbuh menggunakan pakis, wadah tanaman menggunakan ember plastik dengan volume 8 liter, penambahan volume larutan Yoshida di lakukan 1 minggu sekali. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa pengaruh nyata akibat pengelolaan hara dan bahan amelioran terhadap tinggi tanaman, dan skoring cekaman Fe pada daun yang di lakukan pada umur 30, 50, 70 HST dan menjelang panen, kehijauan daun umur 30 hst, bobot jerami dan gabah per pot, dan bobot 1000 butir. Perlakuan P2 memberikan hasil terendah pada pengamatan skoring Fe umur 50, 70 hst dan menjelang panen, memberikan hasil tertinggi pada pengamatan tinggi tanaman 70 hst (88,50), gabah per pot (34,02), dan bobot 1000 butir (23,76). perlakuan P3 (pemberian pupuk sesuai PUTR dan kapur 125% dari rekomendasi PUTR) memberikan hasil terendah pada pengamatn skoring Fe umur 50, 70 hst dan menjelang panen, memberikan hasil tertinggi pada tinggi tanaman menjelang panen (87,83), kehijauan daun 30 hst 40,47 dan pengamatan bobot kering jerami (43,30).
PENGARUH PADA BERBAGAI TINGKAT KEMASAKAN DARI BEBERAPA VARIETAS BENIH PADI (Oryza sativa L.) BERAMILOSA TINGGI DAN SEDANG TERHADAP MUTU BENIH MELALUI ANALISIS KANDUNGAN KLOROFIL Nasabilah Putri Rulvi; Mira Landep Widiastuti; Fawzy Muhammad Bayfurqon; Muhammad Yamin Samaullah
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 1 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i1.5616

Abstract

Penelitian mengenai pengaruh kemasakan benih menjadi tolok ukur baru yang dapat mencerminkan viabilitas dan vigor. Hubungan klorofil dengan viabilitas dan vigor benih sangat berkaitan karena secara alamiah proses pemasakan atau penuaan benih. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium BBPadi. Tujuannya untuk mengetahui hubungan antara tingkat kemasakan benih padi melalui analisis kandungan klorofil dalam benih yang nantinya dapat berpengaruh terhadap viabilitas dan vigor benih padi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu fase masak benih yang terdiri dari tiga taraf yaitu M1=Fase Masak Muda, M2=Fase Masak Sedang, M3=Fase Masak Tua. Faktor kedua adalah varietas benih terdiri dari delapan taraf yang digunakan yaitu, V1=Situ Bagendit, V2=Inpari Gemah, V3=Inpari 48 Blas, V4=Inpari 16 Pasundan, V5=Inpari 30 Ciherang Sub1, V6=Inpari 32 HDB, V7=Inpari 47 WBC, V8=PB 42. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 96 satuan percobaan. Pengaruh perlakuan diuji dengan analisis sidik ragam dan apabila uji F pada taraf 5% hasilnya menunjukkan signifikan maka untuk mengetahui perlakuan yang paling baik dilanjukan dengan uji DMRT taraf 5%. Selanjutnya untuk mengetahui hubungan antar variabel pengamatan pada penelitian ini dilakukan uji korelasi dan regresi sederhana dengan dimana (y) pada viabilitas dan vigor benih sebagai peubah tetap sedangkan (x) pada kandungan klorofil sebagai peubah bebas. Hasil percobaan menunjukkan bahwa terdapat interaksi fase masak dan varietas terhadap kandungan klorofil, viabilitas, vigor dan kadar air benih. Terdapat perlakuan terbaik viabilitas dan vigor benih yaitu pada fase masak tua (M3) varietas inpari 48 Blas (V3) dan Inpari 16 Pasundan (V4) dan terdapat hubungan antara kandungan klorofil dengan viabilitas dan vigor benih hal ini karena tingkat kemasakan benih sangat berpengaruh terhadap mutu benih tersebut.
PENGARUH INTERAKSI PEMBERIAN AMPAS TAHU DAN PUPUK ORGANIK CAIR SUPER A-1 TERHADAP PRODUKTIVITAS JAMUR MERANG (Volvariella volvaceae (Bull). Singer) Vivian Rizky Hassan; Ani Lestari; Fawzy Muhammad Bayfurqon
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.6068

Abstract

Peningkatan produktivitas dalam budidaya jamur merang memerlukan adanya inovasi berupa variasi penambahan media tumbuh yang memiliki nutrisi tinggi dengan harga yang cukup efisien. Salah satu alternatif solusi penambahan media adalah dengan pemanfaatan limbah pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk memeroleh komposisi media penambahan ampas tahu yang optimal terhadap produksi jamur (Volvariella volvaceae (Bull.) Singer). Penelitian dilaksanakan di kumbung jamur merang Karang Anyar, Desa Gempol Kolot, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat pada bulan Oktober sampai November 2021. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Terdapat dua faktor yang terdiri dari sembilan perlakuan dalam empat kali ulangan, sehingga seluruhnya terdapat 36 unit percobaan. Faktor pertama adalah penambahan ampas tahu pada media tumbuh yang terdiri dari tiga taraf, yaitu : P1(penambahan 30%), P2 (penambahan 50%), dan P3 (penambahan 70%), sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi pupuk Super A-1 yang terdiri dari 3 taraf yaitu, A1 (10 cc/liter), A2 (15 cc/liter), dan A3 (20 cc/liter). Hasil percobaan menunjukkan bahwa terdapat interaksi signifikan pada faktor penambahan POC dengan dosis 20 cc terhadap bobot total jamur dengan rerata bobot mencapai 0,85 kg.