Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Respon pertumbuhan dan hasil beberapa varietas jagung manis (Zea mays Saccharata sturt. L) akibat takaran bokashi pada sistem Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) di kabupaten Karawang Laksono, Rommy Andhika; Saputro, Nurcahyo Widyodaru; Syafi’i, Muhammad
Kultivasi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.577 KB)

Abstract

Abstract. Sweet corn production in Indonesia can be increased by intensification program, such as the use of superior cultivars, the use of balanced fertilizer, and the use of organic fertilizer. Objective of the research was to study Integrated Crop Management System, that related to use of fermented organic fertilizer (bokashi) which suitable to sweet corn crop, especially in lowland area of Karawang district. The method of research was experiment. The experimental design was Randomized Block Design, that consisted of 16 treatments and 3 replications. The treatments were 4 bokashi dosage (0, 5, 10 and 15 ton ha-1) combined with 4 varieties of F1 sweet corn (Bonanza, Talenta , Secada and Sweet Boy). The data were analyzed using analysis of variance and Duncan multiple-range test at 5%. The results show that bokashi dosage had given difference on plant height, number of leaves per plant, diameter of the stem, weight of ears, number of grain rows, and yield. Dosages of 10 tons ha-1 bokashi gave the best growth and sweet corn yield of Sweet Boy F1 varieties on Integrated Crop Management System. Keywords: Sweet Corn, Bokashi, CMS. Sari. Produksi jagung manis di Indonesia dapat ditingkatkan dengan program intensifikasi, diantaranya dengan penggunaan kultivar unggul, pupuk berimbang, dan pupuk organik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari sistem pengelolaan tanaman terpadu, yang berhubungan dengan penggunaan pupuk orga-nik bokashi yang cocok pada tanaman jagung manis, khususnya di dataran rendah Karawang. Metode penelitian ini menggunakan percobaan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok, terdiri dari 16 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari 4 dosis bokashi (0, 5, 10 dan 15 ton ha-1)  yang dikombinasikan dengan 4 varietas jagung manis F1(Bonanza, Talenta , Secada dan Sweet Boy). Data dianalisis menggunakan analisis varians dan uji jarak berganda Duncan pada taraf 5%. Hasil menunjukkan perlakuan dosis bokashi memberikan perbedaan pada tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, berat tongkol, jumlah baris biji, dan hasil. Dosis bokashi 10 ton ha-1 memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik jagung manis varietas Sweet Boy pada sistem Pengelolaan Tanaman Terpadu. Kata kunci: Jagung Manis, Bokashi, Pengelolaan Tanaman Terpadu
Pengaruh sistem tanam dan tinggi genangan air terhadap produktivitas tanaman padi kultivar mekongga di kabupaten Karawang Laksono, Rommy Andhika; Irawan, Yudi
Kultivasi Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.562 KB) | DOI: 10.24198/kltv.v17i2.17647

Abstract

ABSTRAKProgram peningkatan ketahanan pangan diarahkan untuk dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di dalam negeri dari produksi pangan nasional. Salah satu bahan pangan nasional yang diupayakan ketersediaannya tercukupi sepanjang tahun adalah beras yang menjadi makanan pokok bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan sistem tanam dan tinggi genangan air yang mampu memberikan produktivitas tertinggi pada tanaman padi varietas Mekongga di Kabupaten Karawang. Penelitian dilaksanakan di sawah teknis Desa Tanjung Bungin, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Ketinggian tempat percobaan adalah 5 meter di atas permukaan laut. Penelitian dilaksanakan dari bulan September 2016 sampai dengan bulan Desember 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dan rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok faktor tunggal, dengan sembilan perlakuan yang diulang sebanyak tiga kali. Terdapat sembilan kombinasi perlakuan sistem tanam dan tinggi genangan air. Hasil penelitian menunjukkan sistem tanam dan tinggi genangan air tanaman padi (Oryza sativa L.) varietas Mekongga berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 42, 56, dan 70 hst.  Jumlah anakan umur 42, 56, dan 70 hst,  jumlah malai per rumpun, jumlah gabah per malai, persentase gabah isi, dan hasil gabah kering giling. Sistem tanam Legowo 4:1 dan genangan air 5 cm memberikan hasil gabah kering giling tertinggi sebanyak 15,2 kg/petak atau setara dengan 7,20 ton/ha.Kata Kunci : Sistem Tanam, Tinggi Genangan Air, Varietas Mekongga ABSTRACTThe program that increase food security is government target to supply national food needs. Rice is the staple food for most of Indonesias population whose productivity must be increased. This study aims to obtain planting system and flooding that is able to provide the highest productivity in Mekongga rice cultivar in Karawang district. The research was conducted in the rice fields of Tanjung Bungin Village, Pakisjaya, Karawang Regency, West Java Province. It is 5 meters above sea level. This study was conducted from September 2016 until December 2016. The research method used was experiment method and experimental design used was Randomized Block Design, with nine treatments and repeated three times. There were combination of planting system and flooding for treatments. The results showed that planting system and flooding significantly affect crop height at 42, 56, and 70 day after planting (dap). Number of tillers at 42, 56, and 70 dap, number of panicles, number of grain per panicle, percentage of filled grain, and dried milled grain weight. Legowo 4: 1 planting system and 5 cm flooding gave highest yield of dried grain of 15.2 kg / plot or equal to 7.20 ton / ha.Keywords: Flooding, Mekongga Cultivar, Planting System
Diseminasi Teknologi Budidaya Sayuran Hidroponik dengan Pendekatan Bioklimatik Bagi Kelompok Tani Munggaran Desa Pancawati Kecamatan Klari Kabupaten Karawang. Laksono, Rommy Andhika
Jurnal Abdimas Vol 24, No 3 (2020): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan ABDIMAS ini adalah merubah pengetahuan, pemahaman, sikap dan keterampilan Kelompok Tani Munggaran Desa Pancawati  dalam memperhatikan gizi dan kesehatan keluarga, serta pentingya memanfaatkan pekarangan rumah dengan menerapkan hidroponik untuk membantu perekonomian keluarga. Dilaksanakan di Kelompok Tani Munggaran Desa Pancawati  Kecamatan Klari Kabupaten Karawang dari bulan April sampai Agustus 2018.Metode yang digunakan dalam kegiatan ABDIMAS ini yaitu penyuluhan dengan metode ceramah, pelatihan, demonstrasi, praktek dan pendampingan, yang dilakukan oleh para dosen dan Mahasiswa Fakultas Pertanian UNSIKA kepada Kelompok Tani Munggaran Desa Pancawati  Kecamatan Klari Timur Kabupaten Karawang.Hasil yang dicapai dari kegiatan abdimas ini adalah perubahan pemahaman keterampilan dan sikap peserta pelatihan Kelompok Tani Munggaran, Ibu PKK Desa dan Perangkat Desa Pancawati Kecamatan Klari tentang  pentingnya pemanfaatan pekarangan dengan budidaya sayuran hidroponik dengan pendekatan Bioklimatik. Sekitar 95 % Peserta pelatihan Kelompok Tani Munggaran, Ibu PKK Desa dan Perangkat Desa Pancawati Kecamatan Klari dapat memahami berbagai sistem hidroponik dengan pendekatan Bioklimatik. Sekitar 95% Peserta pelatihan Kelompok Tani Munggaran, Ibu PKK Desa dan Perangkat Desa Pancawati Kecamatan Klari telah menerapkan dan mampu membuatan instalasi hidroponik dengan pendekatan Bioklimatik. Sekitar 80% Peserta pelatihan Kelompok Tani Munggaran, Ibu PKK Desa dan Perangkat Desa Pancawati Kecamatan Klari mampu melakukan pemilihan, persemaian, penanaman, pemeliharaan  beberapa komoditas sayuran hidroponik dengan pendekatan Bioklimatik. Sekitar 20% Peserta pelatihan Kelompok Tani Munggaran, Ibu PKK Desa dan Perangkat Desa Pancawati Kecamatan Klari mampu melakukan penanganan pascapanen, pengepakan, dan pemasaran produk hidroponik dengan pendekatan Bioklimatik.Rekomendasi dari kegitan abdimas ini adalah Perlu adanya pembinaan dari UPTD Pertanian kepada peserta pelatihan yang mampu memproduksi sayuran daun secara hidroponik dengan pendekatan Bioklimatik. tentang pemasaran yang lebih baik dengan menjalin kerjasama dengan restoran, pedagang besar dan supermarket di wilayah Karawang. Mengembangkan jumlah anggota masyarakat dan tingkat kesadaran  masyarakat Desa Pancawati tentang memanfaatkan pekarangan rumah dengan menerapkan hidroponik keluarga dengan pendekatan bioklimatik untuk membantu perekonomian keluarga. Pengelolaan hidroponik keluarga di pekarangan rumah dapat dilakukan  terintegrasi dengan melibatkan berbagai pihak misalnya : BPLH, Dinas Pertanian, Karang Taruna, LSM, serta pihak Swasta, yaitu : Restorant, Cafe, dan Mall, Perusahaan. Kata Kunci : Gizi Keluarga, Hidroponik, Kelompok Munggran,  
Diseminasi Teknologi Budidaya Sayuran Hidroponik dengan Pendekatan Bioklimatik Bagi Kelompok Tani Munggaran Desa Pancawati Kecamatan Klari Kabupaten Karawang. Laksono, Rommy Andhika
Jurnal Abdimas Vol 24, No 3 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i3.16313

Abstract

Tujuan kegiatan ABDIMAS ini adalah merubah pengetahuan, pemahaman, sikap dan keterampilan Kelompok Tani Munggaran Desa Pancawati  dalam memperhatikan gizi dan kesehatan keluarga, serta pentingya memanfaatkan pekarangan rumah dengan menerapkan hidroponik untuk membantu perekonomian keluarga. Dilaksanakan di Kelompok Tani Munggaran Desa Pancawati  Kecamatan Klari Kabupaten Karawang dari bulan April sampai Agustus 2018.Metode yang digunakan dalam kegiatan ABDIMAS ini yaitu penyuluhan dengan metode ceramah, pelatihan, demonstrasi, praktek dan pendampingan, yang dilakukan oleh para dosen dan Mahasiswa Fakultas Pertanian UNSIKA kepada Kelompok Tani Munggaran Desa Pancawati  Kecamatan Klari Timur Kabupaten Karawang.Hasil yang dicapai dari kegiatan abdimas ini adalah perubahan pemahaman keterampilan dan sikap peserta pelatihan Kelompok Tani Munggaran, Ibu PKK Desa dan Perangkat Desa Pancawati Kecamatan Klari tentang  pentingnya pemanfaatan pekarangan dengan budidaya sayuran hidroponik dengan pendekatan Bioklimatik. Sekitar 95 % Peserta pelatihan Kelompok Tani Munggaran, Ibu PKK Desa dan Perangkat Desa Pancawati Kecamatan Klari dapat memahami berbagai sistem hidroponik dengan pendekatan Bioklimatik. Sekitar 95% Peserta pelatihan Kelompok Tani Munggaran, Ibu PKK Desa dan Perangkat Desa Pancawati Kecamatan Klari telah menerapkan dan mampu membuatan instalasi hidroponik dengan pendekatan Bioklimatik. Sekitar 80% Peserta pelatihan Kelompok Tani Munggaran, Ibu PKK Desa dan Perangkat Desa Pancawati Kecamatan Klari mampu melakukan pemilihan, persemaian, penanaman, pemeliharaan  beberapa komoditas sayuran hidroponik dengan pendekatan Bioklimatik. Sekitar 20% Peserta pelatihan Kelompok Tani Munggaran, Ibu PKK Desa dan Perangkat Desa Pancawati Kecamatan Klari mampu melakukan penanganan pascapanen, pengepakan, dan pemasaran produk hidroponik dengan pendekatan Bioklimatik.Rekomendasi dari kegitan abdimas ini adalah Perlu adanya pembinaan dari UPTD Pertanian kepada peserta pelatihan yang mampu memproduksi sayuran daun secara hidroponik dengan pendekatan Bioklimatik. tentang pemasaran yang lebih baik dengan menjalin kerjasama dengan restoran, pedagang besar dan supermarket di wilayah Karawang. Mengembangkan jumlah anggota masyarakat dan tingkat kesadaran  masyarakat Desa Pancawati tentang memanfaatkan pekarangan rumah dengan menerapkan hidroponik keluarga dengan pendekatan bioklimatik untuk membantu perekonomian keluarga. Pengelolaan hidroponik keluarga di pekarangan rumah dapat dilakukan  terintegrasi dengan melibatkan berbagai pihak misalnya : BPLH, Dinas Pertanian, Karang Taruna, LSM, serta pihak Swasta, yaitu : Restorant, Cafe, dan Mall, Perusahaan. Kata Kunci : Gizi Keluarga, Hidroponik, Kelompok Munggran,  
PERTUMBUHAN DAN HASIL JAMUR MERANG (Volvariella volvaceae) AKIBAT SUBSTITUSI PROPORSI LIMBAH BATANG PISANG PADA MEDIA TUMBUH April liyani, Tesya; Laksono, Rommy Andhika; Lestari, Ani
Jurnal Agrotech Vol 13 No 1 (2023)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v13i1.111

Abstract

Penggunaan limbah batang pisang sebagai media substitusi jamur merang dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui subtitusi proporsi limbah batang pisang yang terbaik bagi jamur merang. Penelitian dilaksanakan di Desa Waringin Karya, Kecamatan Lemah Abang, Kabupaten Karawang pada bulan Mei sampai Juni 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 5 ulangan. Terdapat 5 perlakuan mandiri yaitu A (Jerami 100%), B (Batang pisang 100%), C (Jerami 25% + Batang pisang 75%), D (Jerami 50% + Batang pisang 50%), E (Jerami 75% + Batang pisang 25%) sehingga terdapat 25 unit percobaan. Pengaruh perlakuan dianalisis dengan sidik ragam dan apabila uji F taraf 5% signifikan, maka dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5% untuk mengetahui perlakuan paling baik. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh nyata pada substitusi proporsi limbah batang pisang terhadap panjang badan buah, diameter badan buah, jumlah badan buah, bobot badan buah, berat total panen per petak, dan intensitas panen satu periode tanam. Perlakuan B (Batang pisang 100%) memberikan hasil terbaik panjang badan buah (22,45 mm), diameter badan buah ( 19,75 mm), bobot badan buah (6,90 g).
PENGARUH KOMBINASI MEDIA TANAM ORGANIK DAN NILAI EC LARUTAN NUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica narinosa L.H. Bailey) VARIETAS PAGODA PADA HIDROPONIK SISTEM WICK Widianto Putra, Regi; Syah, Bastaman; Laksono, Rommy Andhika
Jurnal Agrotech Vol 13 No 2 (2023)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v13i2.122

Abstract

Broadbeaked Mustard (Brassica narinosa L.H. Bailey) or better known by other names Ta Ke Chai and Tatsoi is a type of mustard is still relatively rare in the market even though some farmers have started cultivating it, its production and distribution are not as much as other types of mustard greens, and has a relatively higher selling price than the selling price of other mustard greens. The purpose of this study was to determine the effect of a combination of organic growing media and EC value of the nutrient on the growth and yield of Pagoda mustard in a hydroponic wick system. The study used a single factor randomized block design with 12 treatments, namely A (rockwool + EC 1.5-1), B (rockwool + EC 2.5-1), C (rockwool + EC 3.5-1), D (charcoal husk + EC 1.5-1), E (husk charcoal + EC 2.5-1), F (husk charcoal + EC 3.5-1), G (cocopeat + EC 1.5-1), H ( cocopeat + EC 2.5-1), I (cocopeat + EC 3.5-1), J (sawdust + EC 1.5-1), K (sawdust + EC 2.5-1), L ( sawdust + EC 3.5-1) with repeated 3 times. The results showed that the combination of organic growing media and EC value of the nutrient significantly affected the parameters of plant height, leaf number, root length, fresh weight, marketable weight, and leaf area of ​​Broadbeaked mustard (Brassica narinosa L.H. Bailey) pagoda variety in hydroponic wick system. Treatment I (cocopeat + EC 3.5-1 gave the highest yield on an average fresh weight of 187.08 g, a marketable weight of 141.08 g.
PENGARUH BERBAGAI MEDIA TANAM HIDROPONIK SISTEM WICK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN (Brassica oleraceae var. alboglabra) Purba, Mitalia Purba; Laksono, Rommy Andhika; Supriadi, Devie Rienzani
Jurnal Agrotech Vol 13 No 2 (2023)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v13i2.141

Abstract

Budidaya tanaman kailan dengan hidroponik sistem wick perlu memperhatikan penggunaan media tanam yang tepat agar mendapatkan hasil produksi tanaman yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis media tanam terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan (Brassica oleraceae var. alboglabra) pada hidroponik sistem wick. Penelitian ini dilakukan Green House Taiwan Technical Mission (TTM) Karang Pawitan, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat pada bulan Oktober sampai Desember 2022. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal yang terdiri dari 7 perlakuan dalam 4 ulangan yaitu M0 (Kontrol), M1 (Arang Sekam), M2 (Akar Pakis), M3 (Hidroton), M4 (Arang Sekam + Akar Pakis), M5 (Arang Sekam + Hidroton), M6 (Akar Pakis + Hidroton). Hasil percobaan menunjukkan bahwa jenis media tanam memberikan pengaruh yang nyata terhadap jumlah daun umur 42 hst (10,99 helai), panjang akar (34,08 cm), luas daun (398,04 cm²), bobot segar tanaman dengan akar (30,74 gram) dan bobot segar tanaman tanpa akar (24,03 gram) terhadap tanaman kailan (Brassica oleraceae var. alboglabra) pada hidroponik sistem wick.
PENGARUH KOMBINASI KONSENTRASI VERMIKOMPOS DAN PUPUK DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI PAGODA (Brassica norinosa L.) PADA HIDROPONIK SISTEM WICK Sinaga, Laurensia Septiana; Bastaman Syah; Laksono, Rommy Andhika
Jurnal Agrotech Vol 14 No 1 (2024)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v14i1.157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh tertinggi dari kombinasi antara konsentrasi vermikompos dan pupuk daun terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda (Brassica norinosa L.) pada hidroponik sistem wick. Percobaan dilaksanakan di Green House Taiwan Technical Mission Jl. Lingkar Tanjungpura, Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat pada bulan Agustus sampai Oktober 2022. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktor Tunggal. Terdapat 7 perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali yaitu A (kontrol), B (AB mix 3 µS/cm + 5 ml/l vermikompos), C (AB mix 2 µS/cm + 5 ml/l vermikompos), D (AB mix 3 µS/cm + 10 ml/l vermikompos + 2 g/l pupuk daun), E (AB mix 2 µS/cm + 10 ml/l vermikompos + 2 g/l pupuk daun), F (AB mix 3 µS/cm + 15 ml/l vermikompos + 4 g/l pupuk daun), G (AB mix 2 µS/cm + 15 ml/l vermikompos + 4 g/l pupuk daun), sehingga terdapat 28 unit percobaan. Pengaruh perlakuan dianalisis ragam dan apabila uji F taraf 5% signifikan, maka dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5%. Hasil percobaan menunjukkan terdapat pengaruh nyata antara pemberian konsentrasi vermikompos dan pupuk daun terhadap parameter jumlah daun umur 21 hst, 28 hst, 35 hst, 42 hst, tinggi tanaman umur 21 hst, 28 hst, 35 hst, 42 hst, bobot segar tanaman dengan akar tanaman sawi pagoda.
Pengaruh Kombinasi Media Tanam Organik dan Nilai EC Larutan Nutrisi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica narinosa L.H. Bailey) Varietas Pagoda pada Hidroponik Sistem Wick Putra, Regi Widianto; Syah, Bastaman; Laksono, Rommy Andhika
JURNAL AGROPLASMA Vol 10, No 1 (2023): JURNAL AGROPLASMA VOLUME 10 NO 1 TAHUN 2023
Publisher : UNIVERSITAS LABUHANBATU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/agroplasma.v10i1.3670

Abstract

Broadbeaked Mustard (Brassica narinosa L.H. Bailey) or better known by other names Ta Ke Chai and Tatsoi has a beautiful appearance. This type of mustard is still relatively rare in the market even though some farmers have started cultivating it, its production and distribution are not as much as other types of mustard greens, and has a relatively higher selling price than the selling price of other mustard greens. The purpose of this study was to determine the effect of a combination of organic growing media and EC value of the nutrient on the growth and yield of Pagoda mustard in a hydroponic wick system. The study used a single factor randomized block design with 12 treatments, namely A (rockwool + EC 1.5-1), B (rockwool + EC 2.5-1), C (rockwool + EC 3.5-1), D (charcoal husk + EC 1.5-1), E (husk charcoal + EC 2.5-1), F (husk charcoal + EC 3.5-1), G (cocopeat + EC 1.5-1), H ( cocopeat + EC 2.5-1), I (cocopeat + EC 3.5-1), J (sawdust + EC 1.5-1), K (sawdust + EC 2.5-1), L ( sawdust + EC 3.5-1) with repeated 3 times. The results showed that the combination of organic growing media and EC value of the nutrient significantly affected the parameters of plant height, leaf number, root length, fresh weight, marketable weight, and leaf area of Broadbeaked mustard (Brassica narinosa L.H. Bailey) pagoda variety in hydroponic wick system. Treatment I (cocopeat + EC 3.5-1 gave the highest yield on an average fresh weight of 187.08 g, a marketable weight of 141.08 g. Keywords: Planting media; EC; Broadbeaked Mustard; Hydroponics Wick System
Respon Pertumbuhan Miselia Beberapa Isolat F3 Jamur Merang (Volvariella volvaceae) FAPERTA UNSIKA pada Media PDA dan Air Cucian Beras Merah (Oryza nivara) Saputra, Yulianto Hadi; Lestari, Ani; Laksono, Rommy Andhika; Rianti, Winda
JURNAL AGROPLASMA Vol 11, No 1 (2024): JURNAL AGROPLASMA VOLUME 11 NO 1 TAHUN 2024
Publisher : UNIVERSITAS LABUHANBATU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/agroplasma.v11i1.5158

Abstract

The success of cultivating straw mushrooms depends on the quality of the mushroom spawn. In addition to genetic factors, the nutrients present in the growth medium also influence the growth of straw mushroom spawn. The study was conducted in the Biotechnology and Plant Breeding Laboratory of the Faculty of Agriculture, Singaperbangsa Karawang University, located in Karawang Regency, from June 2023 to July 2023. The research method used was experimental with a Randomized Block Factorial Design. There were 2 factors consisting of 21 treatments. The first factor was in vitro culture media, consisting of 3 levels, namely, m1 (PDA 100%), m2 (ACBM 100%), and m3 (PDA 50% + ACBM 50%). The second factor was the straw mushroom isolates from Faperta Unsika, consisting of 7 levels, namely, i1 (Parent P), i2 (Parent S), i3 (FP0025), i4 (FP0026), i5 (FP0027), i6 (FP0034), and i7 (FP0047). Each treatment was replicated 3 times, resulting in 63 experimental units. The treatment effects were analyzed using analysis of variance (ANOVA), and if the F-test was significant, the best treatment was determined using DMRT at the 5% significance level. The results showed an interaction between the three different in vitro media and several isolates of F3 straw mushrooms (Volvariella volvaceae) from Faperta Unsika on mycelial colony diameter and mycelial growth rate. Treatment with the straw mushroom isolate (Volvariella volvaceae) Faperta Unsika FP034 on the medium (PDA 50% + ACBM 50%) resulted in the highest mycelial growth with a colony diameter of 8 cm and a mycelial growth rate of 2.22 cm/day on day 1 to day 2. Keywords: mycelia, isolate faperta unsika, straw mushroom, media nutrision, red rice wash water media