Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Membangun Kepedulian Lingkungan Melalui Menanam Bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) pada Anak Usia 5–6 Tahun di TK Tunas Rimba Dander Bojonegoro Siti Murni Mega Prihati Rahayu; M. Tsaqibul Fikri; Endang Puspitasari
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i3.52

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana kegiatan menanam bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dapat membangun kepedulian lingkungan pada anak usia 5–6 tahun di TK Tunas Rimba Dander Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 20 anak, guru, dan petugas KPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan langsung anak dalam kegiatan menanam—yang didukung oleh metode bercerita, keteladanan, dan pembiasaan merawat tanaman—berhasil menumbuhkan rasa tanggung jawab dan empati terhadap alam. Faktor pendukung meliputi kolaborasi kelembagaan, keterlibatan orang tua, dan antusiasme anak. Faktor penghambat mencakup kendala cuaca, ketidaknyamanan sensorik, dan keterbatasan waktu. Penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman alam, khususnya melalui kegiatan menanam, merupakan pendekatan efektif dalam menanamkan nilai-nilai ekologis pada pendidikan anak usia dini.
Efektivitas Ensiklopedia Junior dalam Meningkatkan Pemahaman dan Kepedulian terhadap Budaya Lokal pada Anak Usia Dini Endang Puspitasari; Roudlotun Ni’mah; M. Tsaqibul Fikri
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.103558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas media Ensiklopedia Junior Karesidenan Bojonegoro dalam menanamkan cinta budaya lokal pada anak usia dini. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu tipe One Group Pretest-Posttest Design, penelitian ini melibatkan 15 anak di RA Manbaul Islam, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Instrumen yang digunakan meliputi tes pretest dan posttest serta lembar observasi yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Aspek budaya lokal yang diukur meliputi makanan khas daerah, jenis batik lokal, tempat wisata, dan tarian tradisional. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan antara skor pretest dan posttest berdasarkan analisis statistik deskriptif dan uji paired sample t-test (nilai signifikansi 0.000 < 0.05). Selain itu, observasi menunjukkan bahwa anak sangat antusias dan aktif dalam proses pembelajaran menggunakan media ensiklopedia. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran yang interaktif, visual, dan kontekstual sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan budaya lokal anak sejak dini serta mampu menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH MENJADI LILIN AROMA TERAPI (JELILIN) UNTUK MENDUKUNG EKONOMI KREATIF DAN PENGELOLAAN LIMBAH RAMAH LINGKUNGAN Fahru Rozi; Endang Puspitasari; Muhammad Zainul Mustofa; Mahshunatin Amaliya
BHAKTI: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 02 (2025): Desember
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/azfne417

Abstract

This community service project aims to provide education and practical skills for local residents to recycle used cooking oil into eco-friendly and economically valuable aroma therapy candles, named JELILIN. The target partners are community members actively involved in training sessions. The implementation strategy includes awareness sessions on the negative impacts of used oil, hands-on demonstrations of JELILIN production, and mentoring in product development and marketing. The results indicate an 85% increase in community knowledge of waste management and a 90% improvement in candle-making skills based on pre- and post-training evaluations. JELILIN not only helps reduce environmental pollution but also fosters creative business opportunities, thereby strengthening community empowerment and contributing to sustainable environmental conservation.
The Effectiveness of Interactive Video-Based Motion Learning on Motor Coordination and Visual Literacy (Symbols) in Early Childhood Siti Labiba Kusna; Endang Puspitasari
Journal of Childhood Development Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Childhood Development
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Ma'arif (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jcd.v5i2.7933

Abstract

The development of motor coordination and visual literacy skills in early childhood requires innovative learning stimulation that aligns with children's learning characteristics. However, learning activities in early childhood education institutions still predominantly use conventional methods that lack movement activities and interactive visual media. This study aims to determine the effectiveness of interactive video-based motion learning on the motor coordination and visual symbol literacy of children aged 5–6 years. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design. The research subjects consisted of children aged 5–6 years who were divided into experimental and control groups. Data collection techniques included observation, documentation, and performance assessment. The research instruments were motor coordination observation sheets and visual symbol literacy indicators. Data analysis was conducted using descriptive statistics and t-tests. The results showed that interactive video-based motion learning was effective in improving children's motor coordination and visual symbol literacy. The hypothesis testing results showed a significance value of 0.000 < 0.05, indicating that Ha was accepted and H0 was rejected. Children became more active, focused, able to follow movement instructions, recognize visual symbols, and coordinate body movements better during the learning process. This study contributes to understanding the integration of movement-based learning and digital media in early childhood education. The findings show that interactive video-based motion learning effectively improves children's motor coordination and visual symbol literacy. Practically, it can be used as an innovative strategy to enhance children's physical and cognitive development in classroom learning.
Development of an Interactive Parenting E-Book as an Educational Tool for Parents in Fostering Early Childhood Character Development Roudlotun Ni&#039;mah; Endang Puspitasari; Anna Prasassty
Journal of Childhood Development Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Childhood Development
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Ma'arif (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jcd.v6i2.7950

Abstract

The role of parents in early childhood character education is essential in shaping children's moral values, discipline, responsibility, and social behavior. However, the limited availability of practical and engaging parenting media has resulted in suboptimal parental involvement in children's character education. This study aimed to develop an interactive parenting e-book to enhance parents' roles in early childhood character education at Tarbiyatul Islam Kindergarten, Sokosari, Soko. The study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research participants included 20 parents, 20 children aged 5–6 years, and 2 teachers from Group B classes. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The results indicated that the interactive parenting e-book was categorized as highly feasible, with validation scores of 92% from material experts, 90% from media experts, and 94% from language experts. The implementation results also demonstrated an increase in parental involvement in children's character education, as reflected in the improvement of pretest and posttest scores from an average of 60.4% to 88.2%. Therefore, the interactive parenting e-book can be utilized as an effective and innovative digital educational medium to support parenting programs in early childhood education.
AKU CINTA INDONESIA: NASKAH DRAMA TEMATIK BERBAHASA JAWA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI PADA KEGIATAN P5 Roudlotun Ni'mah; Endang Puspitasari
Kumara Cendekia Vol 12, No 4 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i4.95188

Abstract

Manusia menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi untuk berkomunikasi dan berinteraksi satu sama lain, salah satunya adalah bahasa Jawa. Namun hingga saat ini, penggunaan bahasa Jawa Krama mengalami bahasa turunan yang dramatis. Oleh karena itu, perlu diterapkan metode pengajaran bahasa Jawa Krama yang efektif dan menyeluruh dimulai skala kecil, seperti pengajaran tubuh dan angka dalam bahasa Jawa Krama. Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan naskah drama tematik berbahasa Jawa sebagai media pembelajaran anak usia dini pada kegiatan P5 tema “Aku Cinta Indonesia”. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah adanya media naskah drama tematikberbahasa Jawa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&amp;D) dengan prosedur penelitian mengadaptasi model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian dengan validasi dariahli media menunjukkan bahwa media naskah drama tematik berbahasa Jawa sangat layak digunakan dengan persentase 94%, sementara validasi dari ahli materi menunjukkan kelayakan dengan persentase 80%. Hasil uji cobaterhadap kelompok kecil menunjukkan persentase keberhasilan 81,2%, dan pada kelompok besar sebesar 86%. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran naskah drama tematik berbahasa Jawa tidak hanya layak digunakan tetapi juga efektif dalam meningkatkan pengetahuan anak tentang bahasa Jawa.
Balancing Competition and Collaboration in Early Childhood Through the Values of Fastabiqul Khairat and Ta’awun Ahmad Farid Utsman; Elfi Mu’awanah; Kojin Kojin; Endang Puspitasari
Dirasah International Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2026): Comparative Islamic Studies
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/drs.v4i1.74

Abstract

This study examines the imbalance between competitive and collaborative practices in early childhood education, which may foster individualistic attitudes among children. While competition is commonly used to enhance learning motivation, previous studies have largely examined competition and collaboration separately, with limited attention to their integration within a coherent value-based pedagogical framework. Therefore, this study aims to analyze the integration of the values of fastabiqul khairat (striving to do good deeds) and ta'awun (mutual assistance) as a pedagogical approach to balancing competition and collaboration in early childhood learning. This research employed a qualitative descriptive design conducted at an Islamic-based early childhood education institution in Bojonegoro, Indonesia. The participants consisted of 3 teachers and 20 children selected through purposive sampling, and data were collected over a period of two months. Data were gathered through classroom observations, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using thematic analysis with triangulation to ensure data validity. The findings reveal that implementing fastabiqul khairat promotes positive, prosocial competition, while ta'awun strengthens cooperation, empathy, and social awareness among children. This result indicates that value-based integration reshapes the competitive landscape. Transition from individual achievement to prosocial development. Furthermore, the study demonstrates that competition and collaboration can be complementary rather than opposing approaches in early childhood education. This study contributes to the development of Islamic early childhood education by proposing a novel value-based pedagogical framework that integrates Islamic principles into learning practices, particularly in the design of structured learning activities that combine prosocial competition and collaborative engagement