Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Implementasi Regulatory Impact Assessment (RIA) Sebagai Upaya Menjamin Partisipasi Masyarakat Dalam Penyusunan Peraturan Daerah Nasokah Nasokah
Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Vol. 15 No. 3 (2008)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/iustum.vol15.iss3.art5

Abstract

Regulatory Impact Assessment (RIA)  is independently institutionalized  as a quality control  for local ordinances, be it for  the draft of such ordinances or for those which are the established ordinances. RIA guides the logics and reasons in legislation process of  a regulation without altering the existing mechanisms and institutions related to the issuance of a regulation
The Implementation of Regulatory Impact Assessment as The Effort to Guarantee the Public’s Participation in Local Rules Formation Nasokah Nasokah
Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Vol. 15 No. 3 (2008): English Version
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Regulatory Impact Assessment (IRA) terlembagakan secara independent sebagai sebuah control terhadap pemerintah daerah, baik dalam bentuk rancangan peraturan atau dalam bentuk ketetapan. RIA memandu alasan dan logika dalam proses pelembagaan peraturan tanpa mengubah mekanisme dan lembaga-lembaga yang berkaitan dengan pengeluaran peraturan.Kata kunci: Regulatory Impact Assessment, Partisipasi Publik, Pemerintah Daerah.
MEDIA MANIPULATIF UNTUK MENINGKATKAN LITERASI MENGHITUNG (STUDI KASUS MATEMATIKA MATERI BILANGAN PECAHAN DI KELAS V MI MA’ARIF KLESMAN TAHUN PELAJARAN 2020/2021) Rizky Bima Saputra; Nasokah Nasokah; Ahmad Khoiri; Muhtar Sofwan Hidayat
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika, guru diposisikan sebagai pemegang kekuasaan dalam kelas, namun dalam hal pembelajaran khususnya penyediaan media guru sangat kurang kreatif dalam menginovasi pembelajaran. penggunaan media matematika dalam proses pembelajaran untuk memecahkan permasalah-permasalahan di kelas, solusi yang dapat diberikan pada jenjang sekolah dasar yakni dengan penggunaan media manipulatif dalam materi perkalian dan pembagian bilangan pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui adakah perbedaan literasi menghitung perkalian dan pembagian pecahan yang menggunakan media dengan yang tidak; 2) mengetahui seberapa besar peningkatan literasi menghitung setelah penggunaan media manipulatif; 3) mengetahui peningkatan literasi menghitung dengan menggunakan media manipulatif. Penelitian ini menggunaka pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (Quasi Eksperimental Research) desain eksperimen Control Group Eksperiment dengan Model Control Group Pretest and Posttes Design. Hasil yang didapatkan belum dilakukan penelitian, namun sudah membuat instrument penelitian berupa media manipulatif, kisi-kisi soal, instrument penilaian, rencana pelaksanaan pembelajaran, serta soal sebagai alat ukur penelitian.
ANALISIS KRITIS PENDIDIKAN SAINS DI INDONESIA: (Problematika, Solusi dan Model Keterpaduan Sains Dasar) Ahmad Khoiri; Nasokah Nasokah; Tesya Amelia; Hefi Slamet
JURNAL SPEKTRA Vol 6, No 1 (2020): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v6i1.132

Abstract

Science Indonesia's education has complex problems including didactics, curriculum, content, and facilities that are different from developed science education countries. Research library data collection methods from various review sources to identify problems; solutions or improvement efforts and effective cohesive models recommended in SAINS learning by considering the capabilities and potentials they have. The results of the qualitative descriptive analysis show: 1) Critical Analysis of Indonesian Science education through the standard of teaching materials, learning process, and assessment of laboratory facilities is still not optimal compared to developed science education countries. The point of comparison lies in the orientation of different learning objectives so that the way to teach both models, techniques, assessment, and evaluation is different; 2) Efforts to improve Science learning in Indonesia through SWOT Analysis are the readiness of learning Materials or resources, curriculum policies, professional Teacher HR and adequate facilities through the STEM (Science Technological, Engineering, and Mathematics) approach; 3) The integrated STEM Science integrated model recommended by considering literature studies, the potential and conditions of Indonesia can create a superior generation is facing challenges and global issues and can compete with advanced science education countries without abandoning Pancasila living values as the state ideology
MODERNISASI PEMBELAJARAN KITAB KUNING DI PONDOK PESANTREN Ali Imron; Nasokah Nasokah; Akhmat Khoiri; Fatiatun Fatiatun; Nurul Mubin
PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 5 No 2 (2022): Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/paramurobi.v5i2.2840

Abstract

This study aims to analyze the modernization of learning the book of Turats or the yellow book at the Hidayatul Mubtadi'in Islamic boarding school in Boja Kendal. The method used is in the form of data collection through observation, interviews with caregivers and students, and documents according to the research objectives. The results of the study indicate that to further socialize and at the same time facilitate the understanding of students studying the Turats book, it is necessary to reform the method, in other words, modernization of understanding and learning of the Turats book or the yellow book in Islamic boarding schools is very necessary.
Analisis Pengelolaan Program Khusus Tahfidz dan keberhasilan siswa di asrama SMA Takhassus Al Qur'an Wonosobo Kurnia Wahyu Nurhayati; Nasokah Nasokah; Chairani Astina
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 3 No 2 (2023): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v3i2.5226

Abstract

Al-Qur’an adalah kalam Allah yang memiliki banyak manfaat, salah satu manfaat bagi penghafal al-Qur’an yaitu menjadikan fikiran yang jernih dan cemerlang sehingga para penghafal al-Qur’an diyakini bahwa Allah akan memberikan kemudahan dalam segala urusannya terutama dalam menimba ilmu. Seiring berjalannya wajtu, upaya-upaya untuk menjaga kelestarian al-Qur’an sangat masih tetap dilakukan. Salah satunya adalah dengan didirikannya pondok-pondok pesantren tahfidz al-Qur’an. Keberhasilan proses belajar mengajar al-Qur’an sangat tergantung kepada pengelolaannya. Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu adanya pengelolaan yang maksimal dalam program khusus tahfidz dan keberhasilan siswa di asrama SMA Takhassus Al-Qur’an Wonosobo. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengelolaan program khusus tahfidz di asrama SMA Takhassus Al-Qur’an Wonosobo, (2) mengetahui keberhasilan siswa program tahfidz di asrama SMA Takhassus Al-Qur’an Wonosobo, (3) mengetahui faktor pendukung dan penghambat pengelolaan program tahfidz dan keberhasilan siswa di asrama SMA Takhassus Al-Qur’an Wonosobo. Penelitian ini menggunakan kualitatif lapangan yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata ttertulis atau lisan dari orang-orang dan dari perilaku yang dapat diamati. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan jika pengelolaan program tahfidz perencanaan menggunakan beberapa macam metode dalam menghafal Qur’an, antara lain: (1) Metode Takror, yaitu mengulang hafalan atau menyimakkan hafalan yang pernah dihafal kepada guru tahfidz, agar hafalan yang pernah dihafal tetap terjaga dengan baik. Selain dengan guru, takror juga dilakukan sendiri-sendiri dengan maksud melancarkan hafalan yang telah dihafal, sehingga tidak mudah lupa. (2) Tasmi’, yaitu memperdengarkan hafalan kepada orang lain baik kepada perseorangan maupun kepada jamaah. Dengan tasmi’ ini seorang penghafal al-Qur’an akan diketahui kekuangan yang ada pada dirinnya, karena bias saja ia lengah dalam mengucapkan huruf atau harakat. (3) Ziyadah, yaitu kegiatan khusus untuk menambah ayat al-Qur’an atau menambah setoran. (4) Rumusan, dipakai untuk menunjukan nomor ayat didalam al-Qur’an. Siswa dilatih untuk mampu menyebutkan nomor ayat di setiap surat. Keberhasilan merupakan suatu pencapaian terhadap keinginan yang telah kita niatkan untuk kita capai atau kemampuan untuk melewati dan mengatasi diri dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat. Keberhasilan siswa program tahfidz di asrama SMA Takhassus Al-Qur’an cukup bagus kurang lebih mencapai 50%, siswa yang lulus telah selesai dalam setoran, kemudian sudah tasmi’ 15 juz secara lancar beserta rumusan. Faktor pendukung pengelolaan program khusus tahfidz dan keberhasilan siswa di asrama SMA Takhassus Al-Qur’an Wonosbo diantaranya adalah kenyamanan, pemberian motivasi, ketenangan, faktor kesehatan psikologis, dukungan dari berbagai pihak seperti dukungan dari orang tua, dukungan dari ustadzah, dan dukungan dari para pengurus program tahfidz. Sedangkan faktor penghambat dalam pengelolaan program khusus tahfidz dan keberhasilan siswa di asrama SMA Takhassus Al-Qur’an diantaranya adalah faktor waktu, kedisiplinan, sering lupa, memiliki masalah dengan teman, dengan keluarga, ekonomi dan terkadang santri malas didalam menghafal.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN ETNOMATEMATIKA DENGAN PERMAINAN ENGKLEK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV MI MA'ARIF LIPURSARI KECAMATAN LEKSONO KABUPATEN WONOSOBO TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Puji Astuti; Nasokah Nasokah; Muhtar Sofwan Hidayat
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 3 No 2 (2023): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v3i2.5962

Abstract

Puji Astuti, NIM :2018030101. Implementasi Pendekatan Etnomatematika Dengan Permainan Engklek Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV MI Ma’arif Lipursari Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo Tahun pelajaran 2023/2024 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1)bagaimana implementasi pembelajaran etnomatematika melalui permainan engklek pada anak kelas IV MI Ma’arif Lipursari Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo.(2) adakah peningkatan hasil belajar matematika setelah di implementasikan pembelajaran etnomatematika melalui permainan engklek pada anak kelas IV MI Ma’arif Lipursari Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo.(3) adakah perbedaan hasil belajar matematika pada anak kelas IV MI Ma’arif Lipursari Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo antara sebelum di implementasikan pembelajaran etnomatematika melalui permainan engklek dan setelah diimplementasikan pembelajaran etnomatematika melalui permainan engklek.Bentuk penelitian ini adalah penelitian experimen, Subjek penelitian adalah siswa kelas IV MI Ma’arif Lipursari Leksono Wonosobo yang berjumlah 16 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahap, analisi pendahuluan dan analisis uji hipotesis.Hasil penelitian ini adalah (1) Penggunaan Etnomatetematika melalui permaianan engkleku ntuk meningkatkan keterampilan anak di kelas IV MI Ma’arif Lipursari Leksono Wonosobo meliputi beberapa proses, antara lain: (a) Perencanaan Pembelajaran dengan permainan engklek, Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang memuat identitas mata pelajaran, standar kompetensi (SK), Kompetensi dasar (KD), Indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi waktu, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan sumber belajar. (2) Peningkatan hasil belajar matematika anak kelas IV MI Ma’arif Lipursari Leksono Wonosobo Tahun Pelajaran 2023/2024 termasuk dalam kategori cukup, didasarkan pada hasil uji g diperoleh nilai gain sebesar 0,65. (3) Perbedaan Hasil belajar matematika anak kelas IV MI Ma’arif Lipursari Leksono Wonosobo sebelum dan sesuadah pendekatan etnomatematika dengan permainan engklek meningkat hal ini ditunjukan dengan thitung lebih besar dari ttabel yaitu 9,911 > 2,947/2,131
Implementasi Metode Famibisyauqin Dalam Proses Menghafalkan Al-Qur'an Di Pondok Pesantren El-Bayan Majenang Cilacap Fitriatus Syaringah; Robingun Suyud El Syam; Nasokah Nasokah
Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 3 (2024): Mei : Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jmpai.v2i3.237

Abstract

The Qur'an is kalamulloh which is used as a guide to human life both physically and mentally. Allah SWT always makes it easy for his servants who want to be serious about studying the Koran, including memorizing it. However, in practice, a memorizer of the Qur'an is obliged to maintain his memorization, understand what he learns, and is responsible for implementing it in his daily life. Therefore, a method is needed in the process of memorizing the Al-Qur'an and its maintenance. This thesis aims to find out how the famibisyauqin method is implemented in the process of memorizing the Al-Qur'an at the El-bayan Majenang Cilacap Islamic Boarding School, and also aims to find out the supporting and inhibiting factors in implementing the famibisyauqin method. This research method is to use a descriptive qualitative approach. The data sources were taken through subjects, Ustadz/ustadzah and hufadz students. Data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Data is analyzed by reducing relevant data, explaining the data and drawing conclusions. From the research results it can be concluded that: 1) The implementation of the famibisyauqin method in the process of memorizing the al-Qur’an at the El-Bayan Islamic Boarding School is carried out classically and individually. Classical learning is applied when memorization is given to the ustadz/ustadzah, while individual learning is the muroja'ah activity of memorizing the reading of the Al-Qur'an within seven days which is carried out by each student. 2) the famibisyauqin method applied at the El-Bayan Islamic Boarding School is an effort to improve the quality of students' memorization and train students to maintain the continuity of the Al-Qur'an as a sense of responsibility in memorizing the Al-Qur'an, the implementation of which has been targeted at every week of the system
Penerapan Metode Thariqah Tasalsuli Dalam Meningkatkan Daya Ingat Hafalan Al-Qur’an Santri PPTQ Baitul Abidin Darussalam Wonosobo Mustofa Hafifi; Nasokah Nasokah; Soffan Rizqi
Journal of Student Research Vol. 2 No. 4 (2024): Juli: Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v2i4.3138

Abstract

This research aims: 1) To find out the method of memorizing the Al-Qur'an Tariqah Tasalsuli at PPTQ Baitul Abidin Darussalam. 2) To find out the application of the Tariqah Tasalsuli method in improving the memorization of the Al-Qur'an for PPTQ Baitul Abidin Darussalam students. 3) To determine the factors that support and hinder the application of the Tariqah Tasalsuli method in improving the memorization of the Al-Qur'an for PPTQ Baitul Abidin Darussalam students. This research uses a qualitative research approach where the type of research is field. Data collection techniques used participant observation, in-depth interviews and documentation methods. Then data sources were obtained from field research, qualitative research and case studies. The analysis technique used is analysis of data collected by research through methodological tools. The results of the research show that: 1) The Tariqah Tasalsuli method of memorizing the Al-Qur'an at PPTQ Baitul Abidin Darussalam is a suggestion given by Asatidz to students who feel that they still have difficulty memorizing the Al-Qur'an and quickly forget their memorization due to lack of focus and repetition. -repeat the memorization which results in the memorization not sticking in the memory. 2) application of the tasalsuli thariqah method at PPTQ Baitul Abidin Darussalam, starting with the students preparing to memorize the surah by reciting one page over and over then reading it again and again verse by verse while memorizing it when the students have completely memorized the previous verse then they can continue with the second verse, then combined and so until the last verse and even the last surah. Then the students who are ready to submit their memorization come forward to demonstrate their memorization to the teaching ustadz by repeating the previous surah. 3) The most important supporting factor in the Tariqah Tasalsuli Method is the intention and motivation of the students themselves to be able to fluently read and memorize the Koran according to the rules of the science of tajwid. Meanwhile, the most common inhibiting factor is the condition of some students who have never memorized the Koran, so they need to adjust to get used to memorizing the Koran. Another weakness is that students are easily distracted when doing muroja'ah to improve their memorization.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI SHOLAT ZUHUR BERJAMAAH KELAS 7 SMPN 3 KERTEK Angger Arya Maulana; Asep Sunarko; Nasokah Nasokah
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7421

Abstract

Islamic Religious Education teachers play a strategic role in encouraging students' active participation in congregational prayer activities at school. This study aims to describe the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in motivating 7th-grade students at SMPN 3 Kertek to perform Zuhr prayer in congregation, analyze the implementation of participation enhancement programs, and identify supporting and inhibiting factors in the process. This research used a qualitative descriptive method with observations, interviews, and documentation as data collection techniques. The data analysis followed Miles and Huberman’s interactive model including data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that PAI teachers carry out integrated roles as educators, motivators, role models, and guides, resulting in a 90% student participation rate, with half of them proactively going to the mosque without being instructed. The program is implemented through a shift-based rotation system, OSIS-managed attendance, and habituation methods supported by exemplary behavior, persuasive advice, and structured supervision. Supporting and inhibiting factors arise from school leadership, teacher commitment, student readiness, availability of facilities, and school environment conditions. The study concludes that PAI teachers significantly contribute to strengthening students’ religious discipline and promoting a culture of congregational worship in schools.