Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA V-ARTRACTIVE PADA MATERI SENI MUSIK DI SMP NEGERI 1 LEBAK WANGI Yuniarti Sarinande; Syamsul Rizal; Alis Triena Permana sari
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpks.v9i1.24574

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan media pembelajaran dan menguji kelayakan media, dengan tujuan penelitian, menghasilkan media pembelajaran, dan mengetahui kelayakan video pembelajaran tersebut. Pengembangan media V-ARTractive menjadi sebuah media pembelajaran guna memberikan sebuah pengalaman belajar yang baru di SMP Negeri 1 Lebak Wangi. Pengembangan ini menggunakan metode Research and Development. Model yang digunakan, model Hannafin and Peck yang meliputi, need assessment, desain, dan develop and implement. Hasil penelitian menhasilkan media pembelajaran V-ARTractive,serta hasil analisis data validasi produk oleh ahli media dan materi memperoleh persentase 86% dan 88%. Hal ini menunjukkan bahwa media V-ARTractive layak digunakan.Kata Kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran, Seni Musik
Struktur Pola Tabuh Rampak Bedug pada Sanggar Bale Seni Ciwasiat Kabupaten Pandeglang Syamsul Rizal
PANGGUNG Vol 29 No 4 (2019): Keragaman Seni dan Inovasi Estetik
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v29i4.1053

Abstract

ABSTRACTRampak Bedug Ciwasiat is a musical art form in Pandeglang Regency, Banten Province. The music presents a unique percussion pattern which produced different sounds in its performance. This study employs a qualitative approach with an ethnographic method. Data collection technique used participant observation, in-depth interviews, and documentation. Analysis of the data uses the structuralism theory of Levi-Strauss that focused on syntagmatic, paradigmatic, and binary oppositions. The results of the study show that the structure of Rampak Bedug Ciwasiat percussion patterns consists of Rurudatan, Dulag, Selang Dog, Kalapa Samanggar, Gembrung, solawatan, Sela Gunung, and Turumbu. All those percussion patterns become a complete work called Rampak Bedug Ciwasiat.the structure of the percussion pattern becomes a complete work called Rampak Bedug Ciwasiat.Keywords: Levi-Strauss structuralism theory, percussion patterns, rampak bedug Ciwasiat ABSTRAKRampak Bedug Ciwasiat adalah salah satu kesenian yang ada di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten yang memiliki pola tabuh yang unik. Pola tabuh tersebut memiliki perbedaan bunyi yang dihasilkan dalam setiap pertunjukannya. Dengan demikian, kesenian ini mempunyai keunikan dalam pola tabuh yang dimainkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan strukturalisme Levi-Strauss yang memokuskan pada sintagmatik, paradigmatik, dan oposisi biner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur pola tabuh Rampak Bedug Ciwasiat terdiri dari pola tabuh Rurudatan, Dulag, Selang Dog, Kalapa Samanggar, Gembrung, Sholawatan, Sela Gunung, dan Turumbu. Struktur pola tabuh tersebut menjadi suatu karya utuh yang dinamakan Rampak Bedug Ciwasiat.Kata kunci: strukturalisme Levi-Strauss, pola tabuh, rampak bedug Ciwasiat
Pembelajaran Muatan Lokal Seni Rampak Bedug pada Materi Alat Musik Tradisional Kelas XI di SMAN 2 Pandeglang Aldi Purwanto; Syamsul Rizal; Rian Permana
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali informasi mengenai pembelajaran muatan lokal seni rampak bedug pada materi alat musik tradisional di kelas XI. SMA Negeri 2 Pandeglang adalah salah satu sekolah yang terpilih menjadi sekolah penggerak di Kabupaten Pandeglang, dan sudah menerapkan kurikulum pembelajaran muatan lokal seni rampak bedug. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan menginterpretasikan data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran muatan lokal seni rampak bedug pada materi alat musik tradisional di kelas XI dalam proses pembelajaran melibatkan beberapa tahapan. Tahapan pertama adalah pra kegiatan, di mana guru melakukan pengecekan perangkat pembelajaran. Tahap berikutnya adalah kegiatan awal dimana siswa melakukan pemanasan dan olah tubuh. Tahap berikutnya adalah kegiatan inti dimana siswa dibagi menjadi dua kelompok yaitu pemusik dan penari untuk memfokuskan latihan. Tahap selanjutnya yaitu evaluasi dimana guru mengevaluasi hasil dari pembelajaran. Tahapan yang terakhir yaitu penutup dimana siswa harus membereskan alat-alat yang sudah dipakai saat pembelajaran. Hasil pembelajaran dapat disimpulkan bahwa pembelajaran muatan lokal seni rampak bedug meliputi penilaian kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini memberikan dukungan penting dalam pemahaman pembelajaran muatan lokal seni rampak bedug dalam proses pembelajaran. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan masukan dan referensi bagi para guru dan pihak-pihak yang terkait.
THE USE OF FLIP BOOKS AS LEARNING RESOURCES IN ARTS AND CULTURE SUBJECTS IN CLASS XI OF SMAN 5 KOTA SERANG Nasiroh Nasiroh; Dwi Junianti Lestari; Syamsul Rizal
Journal of Dance and Dance Education Studies Vol 4, No 2 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jddes.v4i2.75716

Abstract

TechTechnology currently plays an important role in teaching and learning activities, so teachers and students certainly have to take advantage of this technology to make it easier to find learning resources. One of the learning resources currently used by teachers and students in arts and culture subjects is the flip book learning resource which can be accessed via their respective cell phones. This study aims to determine the development of students in learning to use flip book learning resources, both in terms of cognitive, affective and psychomotor students. In this study, the method used is a qualitative descriptive method that can describe what is seen and based on existing phenomena. Based on the results of the research, the process of applying flip book learning resources to the subject of cultural arts aspects of dance has been carried out well. In addition, with the application of this learning resource, it can be seen that the level of student development in terms of cognitive, affective and psychomotor has started to improve and is increasing. So, it can be concluded that there is an influence of art and culture flip book learning resources on class XI students of SMA Negeri 5 Kota Serang.