Articles
Pengaruh Pemberian Teh Daun Kelor Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Kukusan Beji Depok Tahun 2023
Aolia Agustin;
Risky Kusuma Hartono;
Solehudin Solehudin
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): March : OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61132/obat.v2i2.338
Lack of public knowledge regarding traditional medicine, namely the use of Moringa leaves which can lower blood pressure. The aim of this study was to identify the effect of giving kelor leaf tea on reducing blood pressure in hypertension sufferers in Kukusan Beji Depok. Quantitative research method with a pre-experimental approach. The sampling technique used was purposive sampling with a sample size of 15 respondents. Data were collected using a pretest posttest observation sheet given the Moringa leaf tea intervention. The statistical tests used in this research are the Wilcoxon test and the paired sample T-test. Based on the results of the Wilcoxon test on systolic blood pressure, it shows a significance value (p-value = 0.001), the significance value for diastolic blood pressure using the paired sample T-test is (p-value = 0.000). In conclusion, there is an effect of giving Moringa leaf tea on reducing blood pressure in hypertension sufferers in Kukusan Beji Depok in 2023.
Efektivitas Terapi Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Tingkat Ansietas Pada Lansia Hipertensi Di Rawat Inap Apel RSUD Cengkareng Tahun 2024
Dede Samsul Milah;
Sancka Stella;
Solehudin Solehudin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada masa usia lanjut adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Hipertensi pada lansia adalah suatu peningkatan abnormal tekanan darah dalam pembuluh darah arteri secara terus-menerus lebih dari suatu decade. Seseorang yang menderita hipertensi akan terjadi peningkatan tekanan darah yang lebih dari normal. Salah satu dampak psikologis adalah timbulnya kecemasan atau ansietas. Terapi nonfarmakologi dalam pengobatan pasien hipertensi yang digunakan terapi relaksasi benson. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas terapi Relaksasi benson terhadap penurunan tingkat ansietas pada lansia hipertensi di rawat inap apel rsud cengkareng tahun 2024. Pada penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan quasy experimental rancangan penelitian pre and post test without control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien lansia hipertensi di Rawat Inap Apel Rsud Cengkareng dalam 3 bulan terakhir sebanyak 36 orang. Menurut Roscoe dalam Buku Sekaran untuk penelitian eksperimen yang sederhana antara 10-20 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 15 responden. Alat pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Analisis data menggunakan analisis parametrik dengan paired t-test. Hasil uji statistik diketahui bahwa nilai p value <0,001 berarti P<0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada efektivitas terapi relaksasi benson terhadap penurunan tingkat ansietas pada lansia hipertensi di rawat inap apel RSUD Cengkareng tahun 2024. Saran pihak rumah sakit sembuat SOP tentang terapi relaksasi benson terhadap penurunan tingkat ansietas pada lansia hipertensi untuk menurunkan tingkat ansietas.
Hubungan Pola Asuh Pengasuh Terhadap Motivasi Belajar Remaja Di Panti Asuhan Da’arul Aitam Jagakarsa Jakarta Selatan 2023
Hasan Alattas;
Irma Herliana;
Solehudin Solehudin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengasuhan berasal dari “asuh” yang mempunyai makna menjaga, merawat, mengajar dan mendidik anak menunjukkan bahwa pada umumnya lembaga pengasuhan anak memberikan akses terhadap pendidikan dan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan kolektif dan kebutuhan materia, serta kebutuhan emosional dan perkembangan anak tidak dipertimbangkan. Motivasi belajar adalah faktor psikis yang bersifat non intelektual dan berperan dalam hal meningkatkan semangat belajar untuk seorang anak atau individu. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh pengasuh terhadap motivasi belajar remaja di Panti Asuhan Da’arul Aitam Jagakarsa Jakarta Selatan. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode cross-sectional melibatkan 40 sampel remaja di Panti Asuhan Da’arul Aitam, dengan uji statistik regresi linier sederhana dan hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai p=0,000 yang berarti bahwa nilai a <0,05. dan dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan antara pola asuh pengasuh terhadap motivasi belajar remaja di Panti Asuhan Da’arul Aitam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengasuh dalam upaya meningkatkan motivasi belajar remaja di panti asuhan Da’arul Aitam.
Berantas Hipertensi dengan Cerdik dan Patuh di RW 013 Kelurahan Kapuk Kecamatan Cengkareng
Solehudin Solehudin;
Irma Herliana;
Inas Syabanasyah
Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): Desember: Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62383/kolaborasi.v3i4.897
Hypertension is a major public health problem with an increasing prevalence and is often undetected due to its asymptomatic nature, leading to serious complications if not properly controlled. Low levels of public knowledge and poor adherence to preventive behaviors, routine health checks, and treatment remain significant challenges in hypertension management at the community level. This community service program aimed to improve public knowledge and awareness of hypertension through the implementation of the CERDIK and PATUH approaches. The program employed a community-based promotive and preventive method, including health education, blood pressure screening, and interactive discussion and counseling. The activity was conducted in RW 013, Kapuk Subdistrict, Cengkareng District, involving 60 adult and elderly participants. Knowledge levels were assessed using pre-test and post-test questionnaires and analyzed descriptively. The results demonstrated a substantial improvement in participants’ knowledge after the health education intervention, with the mean knowledge score increasing from 35 before the intervention to 80 after the intervention. In addition, the variation in knowledge levels among participants became more homogeneous following the educational activities. High community enthusiasm and active participation during the program reflected positive acceptance and engagement with the hypertension education initiative. This community service activity confirms that community-based health education using the CERDIK and PATUH approaches is effective as a promotive and preventive strategy to enhance public knowledge of hypertension. Improved knowledge is expected to encourage healthier lifestyle behaviors and greater adherence to hypertension control practices, thereby supporting sustainable and independent blood pressure management within the community.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Teman Sebaya Tentang Bahaya Rokok Dengan Perilaku Merokok Pada Remaja Putra Di SMK N 37 Pasar Minggu
Malen Alen Lellola;
Adi Wijaya;
Solehudin Solehudin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Merokok pada remaja mebahayakan bagi kesehatannya, bahaya merokok bagi kesehatan jasmani, karena rokok bersifat berbahaya dan adiktif yang dapat menimbulkan ketergantungan. Rokok berbahan kimia berbahaya salah satunya zat karsogenik yang dapat menimbulkan kanker. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Teman Sebaya Tentang Bahaya Rokok Dengan Perilaku Merokok Pada Remaja Putra Di SMK N 37 Pasar Minggu. Desain penelitian ini analtik korelasional dengan desain penelitian cross- sectional dengan populasi seluruh remaja putra di SMK N 37 Pasar Minggu, Besar sampel dalam penelitian sebanyak 90 siswa, dengan jumlah sampel sebesar 50 siswa dengan pengambilan sampel menggunakan teknik proposional randaom sampling. Variabel independen pada penelitian ini adalah pengetahuan dan teman sebaya,sedangkan dependennya adalah perilaku merokok pada remaja menggunakan editing, cooding, scoring, tabulating dengan analisis menggunakan uji spearment rank teststatistik dengan p-value
Hubungan Self-Efficacy dengan Tingkat Kepuasan Kerja Perawat
Lusi Nurlita;
Solehudin Solehudin;
Sancka Stella G. Sihura
Vitamin : Jurnal ilmu Kesehatan Umum Vol. 4 No. 1 (2026): January : Jurnal ilmu Kesehatan Umum
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61132/vitamin.v4i1.2117
Self-efficacy is a psychological factor that plays an important role in shaping nurses’ work attitudes and behaviors, including job satisfaction. Nurses’ job satisfaction affects the quality of nursing care and workforce sustainability in hospitals. This study aimed to determine the relationship between self-efficacy and job satisfaction among nurses at FMC Hospital in 2025. This study employed a quantitative correlational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of all actively working nurses at FMC Hospital, totaling 83 respondents, selected using a total sampling technique. Data were collected using the General Self-Efficacy Scale (GSES) and the Job Satisfaction Survey (JSS). Data analysis was conducted using univariate and bivariate analyses with the Spearman Rank correlation test. The results showed that most nurses had a high level of self-efficacy (98.8%), and all respondents were categorized as satisfied with their jobs. The Spearman Rank correlation test revealed a significant positive relationship with a moderate strength between self-efficacy and job satisfaction (ρ = 0.415; p < 0.001). In conclusion, higher self-efficacy is associated with higher job satisfaction among nurses. Therefore, strengthening nurses’ self-efficacy should be considered an important strategy in hospital human resource management.
Hubungan Beban Kerja dengan Penerapan Patient Safety pada Perawat Diruang Rawat Jalan
Ratih Ayu Ningsih;
Inas Syabanasyah;
Solehudin Solehudin
Jurnal Siti Rufaidah Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siti Rufaidah
Publisher : PPNI UNIMMAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57214/jasira.v4i1.313
Patient safety is one of the key elements in providing quality health services. Patient safety is a top priority because it has become a global issue in hospital health services. This study aims to determine the relationship between workload and the implementation of patient safety among nurses in the Outpatient Room of Grha Permata Ibu Hospital in 2025. This study is a quantitative, analytical study. This quantitative research uses a cross-sectional design. The population in this study consisted of 40 nurses in the Outpatient Room of Grha Permata Ibu Hospital. Therefore, the sample in this study consisted of 40 respondents using a total sample technique. The instrument used in this study was a questionnaire. Data analysis was performed using univariate and bivariate analysis with the chi-square test. Based on the statistical test results, the p-value was 0.023, meaning that p-value < α (0.05). Therefore, it can be concluded that there is a relationship between workload and the implementation of patient safety among nurses in the Outpatient Ward of Grha Permata Ibu Hospital in 2025. The hospital is advised to ensure fair task distribution, provide facilities, and offer training and psychological support to manage stress.
Hubungan Supervisi Infection Prevention and Control Nurse (IPCN) dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di Ruang Rawat Inap RS Grha Permata Ibu Depok Tahun 2025
Sugiarti, Astri;
Inas Syabanasyah;
Solehudin Solehudin
Jurnal Siti Rufaidah Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Siti Rufaidah
Publisher : PPNI UNIMMAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57214/jasira.v4i2.290
Healthcare-Associated Infections (HAIs) remain a major global challenge in healthcare services, contributing significantly to increased morbidity, mortality, and healthcare costs. Nurses’ compliance with the use of Personal Protective Equipment (PPE) is a critical component in infection prevention and control programs. Supervision by Infection Prevention and Control Nurses (IPCNs) is considered a key factor in improving compliance. This study aimed to analyze the relationship between IPCN supervision and nurses’ compliance with PPE usage in inpatient wards at Grha Permata Ibu Hospital, Depok, in 2025. This study employed a quantitative approach using a correlational analytic design with a cross-sectional method. The population consisted of all 56 nurses working in four inpatient wards, and total sampling was applied. Data were collected using a structured IPCN supervision questionnaire and direct observation checklists of PPE compliance. Data analysis included univariate and bivariate analysis using the Chi-square test. The results revealed that most respondents perceived IPCN supervision as moderate (58.9%), while the majority demonstrated compliance with PPE usage (62.5%). Bivariate analysis indicated a statistically significant relationship between IPCN supervision and PPE compliance (p = 0.001). Nurses receiving high-level IPCN supervision were 33.85 times more likely to comply with PPE usage compared to those receiving moderate supervision. In conclusion, IPCN supervision plays a crucial role in enhancing nurses’ compliance with PPE usage. Strengthening IPCN supervisory functions through structured monitoring, continuous education, and consistent evaluation is strongly recommended to improve patient and healthcare worker safety and to reduce the incidence of HAIs in hospital settings.
Penerapan Model Pembelajaran Market Place Activity (MPA) Dalam Upaya Peningkatan Prestasi Belajar PAI dan Budi Pekerti pada Materi Haji dan Umroh Siswa Kelas IX A SMP Negeri 1 Tonjong TP. 2017/2018: Array
Solehudin Solehudin
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2019): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58436/dfkip.v3i1.484
Ada dua sisi penting yang diemban oleh Pendidikan Agama Islam. Pertama, menanamkan pemahaman tentang Islam secara komprehensif kepada peserta didik agar mereka mengetahui dan memahami nilai-nilai Islam sekaligus mempunyai kesadaran yang mendalam untuk mengamalkannya. Dan kedua, memberikan bekal yang cukup kepada peserta didik agar nantinya mereka dapat berkiprah di masyarakat serta mampu survive dalam menghadapi tantangan kehidupan dengan landasan nilai-nilai Islam. Umumnya siswa SMP masih sangat kesulitan untuk memahami pembelajaran PAI dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjadi suatu sikap kepribadian. PAI dianggap sebagai mata pelajaran yang cukup dihafalkan tanpa perlu memahami dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Anggapan inilah yang mengakibatkan rendahnya minat serta motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran PAI di kelas. Rendahnya motivasi belajar siswa secara langsung berpengaruh juga terhadap peningkatan prestasi belajar siswa. Rendahnya motivasi belajar yang terjadi pada siswa kelas IX ini menjadi perhatian serius bagi guru PAI sehingga perlu melakukan penelitian tindakan kelas dengan masalah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar PAI siswa kelas IX A materi haji dan Umroh dengan menggunakan model market place activity. Dalam penelitian ini teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah dengan observasi, tes/ uji kompetensi, angket dan wawancara. Setelah data terkumpul melalui teknik pengumpulan data maka langkah selanjutnya adalah melakukan validasi data.Validasi data dilakukan dengan teknik keabsahan atau triangulasi, Teknik triangulasi yang digunakan adalah triangulasi data, dan metode. Dan akhirnya di analisis dengan menggunakan kualitatif deskriptif. Dan dari dua siklus dengan masing-masing langkah maka diketahui bahwa market place activity dapat meningkatkan hasil prestasi belajar PAI khususnya materi Haji dan Umroh dengan menggunakan media audio-visual.
Manajemen Hipertensi Dengan Terapi Komplementer: Jahe dan Daun Mint
Lannasari Lannasari;
Solehudin Solehudin;
Emi Yuliza;
Novrida Tambunan
Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59024/faedah.v1i3.294
Hypertension is the main cause of death from cardiovascular diseases such as heart attacks, strokes and heart failure. The prevalence of hypertension is increasing rapidly in many countries, placing a large health burden on the health care system and increasing the risk of cardiovascular disorders in this population. The process of implementing community service to the community is carried out in several stages. Activities include checking blood pressure, health education and health consultations. Participants who took part in community service activities were mostly women (76%) with an age range between 45-60 years (68%), the highest education level was junior high school (42%), and people with hypertension level 1 (74%). Community knowledge about hypertension complementary therapy has increased significantly after being given counseling. Hypertension sufferers are advised to consume ginger and mint decoction and check themselves regularly at the nearest health facility.