Iskandar Zulkarnain
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 43 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS MASALAH DENGAN KONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH PADA MATERI PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL Azizah Azizah; Iskandar Zulkarnain; Rizki Amalia
JURMADIKTA Vol. 3 No. 1 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i1.1388

Abstract

Cabang ilmu yang diajarkan pada seluruh jenjang pendidikan diawali dari prasekolah sampai sekolah tinggi salah satunya ialah matematika. Pemakaian LKPD bisa membuat peserta didik ikut serta aktif dalam pembelajaran. Pengembangan LKPD berbasis masalah dilakukan untuk mengembangkan peserta didik aktif saat pembelajaran matematika. Dalam pembelajaran materi pertidaksamaan linear satu variabel, peserta didik kesulitan ketika menentukan himpunan penyelesaian, belum mahir menyelesaikan pertidaksamaannya, dan kesulitan mengartikan soal cerita ke dalam model matematika. Maka dari itu, untuk mengatasi kesulitan belajar tersebut digunakanlah permasalahan yang berkenaan dengan kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan konteks lingkungan lahan basah. Tujuan riset ini ialah guna memperoleh lembar kerja peserta didik berbasis masalah dengan konteks lingkungan lahan basah pada materi pertidaksamaan linear satu variabel yang valid dan praktis. Metode riset yang digunakan ialah metode riset pengembangan dengan model pengembangan Thiagarajan, Semmel, dan Semmel (4-D). Tahapan yang dilaksanakan dalam riset ini ialah tahap define, design, serta develop. Kriteria kevalidan produk LKPD dievaluasi bersumber pada validitas pakar oleh dua orang validator pakar. Hasil uji validitas LKPD yang dikembangkan sebesar 3,45 dengan kriteria valid. Kriteria kepraktisan dievaluasi berdasarkan uji coba di sekolah, yaitu guru dan peserta didik. Hasil uji kepraktisan LKPD yang dikembangkan bersumber pada lembar respon guru sebesar 89,2% dengan kriteria sangat praktis. Hasil uji kepraktisan LKPD yang dikembangkan bersumber pada lembar respon peserta didik sebesar 90,91% dengan kriteria sangat praktis. Atas dasar ini, dihasilkan LKPD berbasis masalah dengan konteks lingkungan lahan basah pada materi pertidaksamaan linear satu variabel yang valid dan sangat praktis.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK MATERI STATISTIKA BERBASIS KONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH UNTUK SISWA SMP KELAS VIII Kamsinah Kamsinah; Iskandar Zulkarnain; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 3 No. 2 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i2.1447

Abstract

Statistika adalah salah satu materi matematika yang harus diajarkan kepada peserta didik di setiap jenjang pendidikan dari sekolah dasar, sekolah menengah, hingga perguruan tinggi. Namun, peserta didik masih ada yang kesulitan dalam memahami materi yang disajikan pada bahan ajar yang digunakan secara langsung, peserta didik harus mendengarkan penjelasan yang diberikan oleh guru terlebih dahulu agar bisa memahami materi tersebut. Alternatif solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan menyediakan LKPD berbasis konteks lingkungan lahan basah. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan LKPD materi Statistika berbasis konteks lingkungan lahan basah untuk siswa SMP kelas VIII yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D (Four-D) dari Thiagarajan et al. (1974) yang terdiri dari empat tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Namun, pada penelitian ini dibatasi pada tahap pengembangan (develop) sampai uji coba produk. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini berupa (1) lembar validasi yang diisi oleh tiga validator; (2) angket respon peserta didik yang diisi oleh 30 peserta didik; dan (3) soal pada LKPD materi Statistika. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa hasil penelitian ini adalah (1) LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid dengan persentase sebesar 86,3%; (2) LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat praktis dengan persentase sebesar 86,67%; dan (3) LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria efektif dengan persentase sebesar 86,67%. Dengan demikian, LKPD materi Statistika berbasis konteks lingkungan lahan basah untuk siswa SMP kelas VIII memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
PENGEMBANGAN E-LKPD MENGGUNAKAN LIVEWORKSHEETS PADA MATERI ARITMETIKA SOSIAL DENGAN KONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH UNTUK SISWA KELAS VII Syahri Rahman; Iskandar Zulkarnain; Kamaliyah Kamaliyah
JURMADIKTA Vol. 3 No. 1 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i1.1647

Abstract

Pandemi Covid-19 membuat proses pembelajaran yang diterapkan di Indonesia sekarang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di mana pembelajaran sebelumnya dilakukan secara langsung di sekolah berubah menjadi pembelajaran jarak jauh dari rumah dengan pengawasan dari orang tua. Tentunya hal tersebut mengharuskan pendidik memiliki alternatif dalam proses pembelajaran salah satunya dengan memanfaatkan E-LKPD. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan E-LKPD menggunakan liveworksheets pada materi aritmetika sosial dengan konteks lingkungan lahan basah untuk siswa kelas VII. E-LKPD yang dikembangkan terkait makanan, flora, fauna, barang, alat transportasi, dan tempat wisata di Kalimantan Selatan. Metode yang dipakai adalah metode penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4-D dengan kriteria valid dan praktis. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah tahap define, design, dan develop. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi dan lembar praktikalitas. Untuk mengetahui terpenuhi atau tidak kriteria valid dan praktis E-LKPD, dilakukan validasi dan uji coba. Validasi dilakukan oleh dua orang ahli dengan skor validasi 3,595, sedangkan hasil angket respon guru dan peserta didik masing-masing sebesar 100% dan 84,30%. Hal ini menunjukan E-LKPD masuk kriteria valid dan praktis.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PADA MATERI POLA BILANGAN BERBASIS MASALAH KONTEKSTUAL BUDAYA BANJAR KELAS VIII SMP/MTS Novia Salsabila Hariyadi; Iskandar Zulkarnain; Rizki Amalia
JURMADIKTA Vol. 3 No. 3 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i3.1822

Abstract

Kurangnya ketersediaan bahan ajar matematika di sekolah yang mengaitkan dengan masalah kontekstual membuat para peserta didik kesulitan dalam memahami konsep suatu materi. Bahan ajar berupa LKPD yang digunakan juga tidak terdapat satupun yang mengaitkan materi dengan kebudayaan Banjar. Salah satu solusi untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika adalah dengan menyediakan bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis masalah kontekstual budaya Banjar. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD pada materi pola bilangan berbasis masalah kontekstual budaya Banjar kelas VIII SMP/MTs yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan model Plomp yang terdiri dari empat tahap, yaitu investigasi awal, desain, realisasi/konstruksi, serta tes, evaluasi, dan revisi. Uji coba dilakukan kepada 31 peserta didik kelas VIII E SMPN 24 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen validasi ahli, angket respon peserta didik, dan tes hasil belajar. Berdasarkan uji validitas oleh dua validator diperoleh rerata sebesar 3,22 dengan kriteria valid. Berdasarkan angket respon peserta didik diperoleh 3,32 dengan kriteria praktis. Berdasarkan tes hasil belajar diperoleh lebih dari 80% peserta didik mencapai nilai lebih dari sama dengan 75 sehingga dinyatakan efektif. Dengan demikian, dihasilkan LKPD pada materi pola bilangan berbasis masalah kontekstual budaya Banjar kelas VIII SMP/MTs yang valid, praktis, dan efektif.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS MASALAH DENGAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK KONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS KELAS VIII SMP/MTS Nopi Ariani; Iskandar Zulkarnain; Taufiq Hidayanto
JURMADIKTA Vol. 3 No. 2 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i2.1861

Abstract

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berperan sebagai sarana pendukung pembelajaran guna meningkatkan partisipasi aktif peserta didik. Dalam ma-teri teorema Pythagoras, masih ada guru yang belum menggunakan LKPD karena keterbatasan keterampilan dalam membuat LKPD yang bisa mengaktifkan dan memudahkan peserta didik memahami materi. Sebagai upaya membantu guru dalam memberikan kesempatan luas kepada peserta didik aktif dan terlibat langsung pada pembelajaran ialah melalui pengem-bangan LKPD berbasis masalah dengan pendekatan Pendidikan Matemat-ika Realistik konteks lingkungan lahan basah agar lebih bermakna. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis masalah dengan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik konteks lingkungan lahan basah pada materi teorema Pythagoras kelas VIII SMP/MTs yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan model Plomp yang terdiri atas fase investigasi awal, fase perancangan, fase realisasi/konstruksi, fase tes, evaluasi, dan revisi. Hasil uji kevalidan LKPD oleh dua validator sebesar 3,13 dengan kriteria valid. Hasil uji kepraktisan dengan 21 peserta didik dan satu pendidik sebe-sar 3,71 dan 3,93 dengan kriteria sangat praktis. Hasil uji keefektifan sebe-sar 90% dengan kriteria efektif. Dengan demikian, dihasilkan LKPD berbasis masalah dengan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik konteks lingkungan lahan basah pada materi teorema Pythagoras kelas VIII SMP/MTs yang valid, praktis, dan efektif.
PENGEMBANGAN SOAL KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMA/MA Agus Basriannor; Iskandar Zulkarnain; Taufiq Hidayanto
JURMADIKTA Vol. 3 No. 3 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i3.1886

Abstract

Matematika merupakan salah satu ilmu yang penting dalam kehidupan bahkan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun masih ada siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami soal matematika. Hal tersebut karena soal yang diajukan terkesan membosankan dan terfokus pada masalah yang sulit dibayangkan oleh siswa. Oleh sebab itu, hendaknya siswa diberikan soal yang berhubungan dengan kehidupan secara nyata atau kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan soal kontekstual berbasis kearifan lokal pada pembelajaran matematika SMA/MA yang valid dan praktis. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan Tessmer tipe formative research mencakup tahap preliminary dan tahap formative evaluation yang terdiri dari self evaluation, expert reviews, one-to-one, small group, dan field test. Namun, pada penelitian ini hanya sampai pada small group. Pada penelitian ini pengumpulan data menggunakan istrumen validasi ahli dan angket respon siswa. Berdasarkan hasil analisis uji validitas yang diisi oleh tiga orang validator menghasilkan rata-rata skor 3,62 yang berada pada kategori valid. Kemudian, berdasarkan hasil analisis uji angket respon siswa menghasilkan rata-rata skor 3,32 yang menunjukkan bahwa soal berada pada kategori praktis. Dengan demikian, soal kontekstual berbasis kearifan lokal pada pembelajaran matematika SMA/MA memenuhi kriteria valid dan praktis.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL PASAR AHAD KERTAK HANYAR PADA MATERI STATISTIKA KELAS X Lailatul Badriyah; Iskandar Zulkarnain; Rahmita Noorbaiti
JURMADIKTA Vol. 3 No. 3 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i3.1952

Abstract

Saat ini pelaksanaan pendidikan di Indonesia menerapkan Kurikulum Merdeka. Perangkat pembelajaran yang digunakan dalam kurikulum ini disebut modul ajar. Modul ajar berbasis kearifan lokal diharapkan dapat memudahkan siswa dalam memahami materi selama proses pembelajaran. Tujuan penelitian adalah menghasilkan modul ajar kurikulum merdeka berbasis kearifan lokal Pasar Ahad Kertak Hanyar pada materi statistika kelas X. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Thigarajan (4-D). Langkah-langkah dalam model 4-D terdiri dari pendefinisian, perancangan, pengembangan, validasi dan uji coba produk. Pada tahap uji coba dilakukan uji keterbacaan, kepraktisan, dan keefektifan. Untuk validasi, uji keterbacaan dan kepraktisan diukur menggunakan angket. Sedangkan, uji keefektifan diukur berdasarkan hasil evaluasi belajar siswa. Berdasarkan validasi dari tiga validator, diperoleh hasil validasi dari keseluruhan validator adalah 87,30% dengan kategori sangat valid. Hasil uji keterbacaan yang diperoleh dari tiga responden yaitu 98,33% dengan kriteria sangat baik. Selanjutnya pada uji kepraktisan diperoleh nilai keseluruhan yaitu 79,17% dengan kriteria praktis. Sedangkan, uji keefektifan dari hasil evaluasi siswa mendapatkan persentase 74,07% dengan kategori efektif. Dari hasil yang diperoleh, modul ajar dinyatakan valid, efektif, dan praktis.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA Fana Agustia; Iskandar Zulkarnain; Rizki Amalia
JURMADIKTA Vol. 4 No. 1 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i1.2060

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan.suatu kemampuan siswa yang.mampu memberikan.penjelasan.mendasar,.membangun keterampilan, memberikan penjelasan lebih lanjut, mengatur strategi dan taktik dalam menyelesaikan soal-soal matematika. Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih cenderung rendah. Salah satu model pembelajaran yang tepat untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa adalah model Problem Based Learning (PBL). Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan yaitu Quasi Eksperiment dengan populasi siswa kelas X SMA Negeri 6 Banjarmasin. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, diperoleh kelas X-2 sebagai kelas kontrol dan kelas X-3 sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi dan tes dengan teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMA.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN 14 BANJARMASIN Nursyifa Nursyifa; Iskandar Zulkarnain; Rizki Amalia
JURMADIKTA Vol. 3 No. 3 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i3.2130

Abstract

Hasil belajar matematika siswa di lapangan 50% masih dibawah KKM dikarenakan kurangnya penggunakan model yang inovatif. Hal tesebut dapat dilihat dari perilaku siswa yang cenderung sibuk dengan kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan proses pembelajaran. faktor yang memiliki peran untuk menentukan keberhasilan belajar matematika adalah penentuan model pembelajaran yang tepat. Untuk mendapatkan gambaran mengenai keefektifan model pembelajaran terhadap hasil belajar, maka perlu dilakukan penelitian yang berkaitan dengan topik tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang belajar melalui model make a match dan model pembelajaran langsung kelas VIII SMPN 14 Banjarmasin & mengetahui keefektifan model pembelajaran make a match terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 14 Banjarmasin. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu quasi experimental design dengan desain nonequivalent pretest-posttest control group design. Siswa kelas VIII SMPN 14 Banjarmasin sebagai populasi penelitian dan sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Perangkat pembelajaran yang digunakan yaitu rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan lembar kerja siswa (LKS). Teknik pengumpulan data melalui observasi, tes, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, uji beda, serta gain ternormalisasi (NGain). Hasil yang diperoleh: (1) terdapat perbedaan yang signifikan nilai hasil belajar siswa pada kelas menggunakan model pembelajaran make a match dan kelas menggunakan model pembelajaran langsung, (2) model pembelajaran make a match yang diterapkan kepada siswa kelas VIII di SMPN 14 Banjarmasin dinyatakan efektif.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PBL MATERI PERSAMAAN KUADRAT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Sindy Emmalia Putri; Iskandar Zulkarnain; Indah Budiarti
JURMADIKTA Vol. 4 No. 2 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i2.2155

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik masih rendah, terutama materi persamaan kuadrat. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning pada materi persamaan kuadrat untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas IX SMP yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian dan pengembangan dengan menerapkan model penelitian ADDIE. Subjek uji coba dalam penelitian ini dilakukan pada kelompok kecil pada enam peserta didik yang memiliki tingkat kemampuan rendah, sedang dan tinggi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi LKPD, lembar angket respon peserta didik, dan Tes Hasil Belajar (THB). Hasil penelitian menunjukkan: (1) LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid, dengan nilai validitas sebesar 87,96% (2) uji keefektifan LKPD memenuhi kriteria sangat efektif, dengan persentase ketuntasan peserta didik adalah sebesar 100%, (3) LKPD juga memenuhi kriteria sangat praktis, dengan rata-rata respon peserta didik adalah 86%. Dengan demikian, LKPD berbasis Problem Based Learning pada materi persamaan kuadrat layak digunakan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik.