Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA KARMARU (KARTU MATEMATIKA SERU) BERBASIS ETNOMATEMATIKA MATERI LINGKARAN Antung Saudah; Karim Karim; Indah Budiarti
JURMADIKTA Vol. 3 No. 3 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i3.2017

Abstract

Pada proses pembelajaran matematika, terkadang peserta didik yang biasanya bersemangat saat mengikuti pembelajaran matematika bisa merasakan bosan dalam mengerjakan soal-soal latihan matematika, yang menyebabkan hasil belajar peserta didik belum sesuai harapan. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan agar suasana belajar peserta didik jadi lebih menyenangkan adalah game kartu berupa media KARMARU (Kartu Matematika Seru). Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan media KARMARU berbasis etnomatematika materi lingkaran yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil penelitian yang diperoleh yaitu berdasarkan uji validitas, media KARMARU telah dinyatakan valid. Nilai rata-rata skor validitas 3,39 dan berada pada kriteria valid. Berdasarkan hasil dari angket respon peserta didik dan guru, media KARMARU telah dinyatakan praktis. Nilai rata-rata skor respon peserta didik dan respon guru 3,38 dan dengan kriteria praktis, sedangkan berdasarkan nilai tes hasil belajar peserta didik, media KARMARU telah dinyatakan sangat efektif. Persentase nilai rata-rata skor tes hasil belajar peserta didik yaitu 90% dengan kriteria sangat efektif.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERUPA VIDEO PEMBELAJARAN DENGAN KONTEKS PASAR TERAPUNG BANJARMASIN PADA MATERI SPLDV UNTUK SISWA KELAS VIII SMP Nor Ain Hayati; Karim Karim; Kamaliyah Kamaliyah
JURMADIKTA Vol. 4 No. 3 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i3.2151

Abstract

Matematika merupakan ilmu dasar yang berperan penting dalam penguasaan ilmu dan teknologi. Komponen pembelajaran yang memegang peranan penting adalah bahan ajar. Bahan ajar dapat berupa tertulis maupun tidak tertulis, salah satunya adalah video pembelajaran. Video memberikan pengalaman baru dan membuat orang lebih tertarik dengan yang ditampilkan. Oleh karena itu, penggunaan video pembelajaran dapat menarik minat dan membantu siswa memahami materi. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar berupa video pembelajaran dengan konteks Pasar Terapung Banjarmasin pada materi sistem persamaan linear dua variabel untuk siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan model 4D yang kemudian disederhanakan menjadi 3 tahap yaitu tahap define (pendefinisian), tahap design (perancangan), dan tahap develop (pengembangan). Dilakukan uji validitas oleh 2 orang validator dan uji kepraktisan yang diukur dengan angket guru dan siswa. Data yang diperoleh yaitu data kualitatif berupa saran dan masukan dari validator serta data kuantitatif berupa skor dari lembar validasi dan lembar angket. Hasil uji validitas video pembelajaran diperoleh rata-rata sebesar 3,38 dengan kriteria valid dan hasil uji kepraktisan video pembelajaran diperoleh rata-rata sebesar 3,40 yang berada pada kriteria praktis.
META-ANALISIS: PENGARUH MODEL PBL DAN MODEL PJBL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Muhammad Khairin Rezani Rosyadi; Karim Karim; Asdini Sari
JURMADIKTA Vol. 4 No. 1 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i1.2185

Abstract

Kajian mengenai pengaruh PBL dan model PjBL terhadap kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar matematika siswa telah banyak dilakukan dengan berbagai variasi hasil penelitian. Para peneliti sekarang lebih bergantung pada rangkuman penelitian yang tersedia, salah satunya menggunakan meta-analisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan besar pengaruh dari PBL dan PjBL terhadap kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar matematika siswa. Artikel diperoleh melalui penelusuran menggunakan aplikasi Publish or Perish. Selanjutnya artikel tersebut diseleksi dengan 4 tahapan yaitu identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan lingkup studi. Penelitian ini menggunakan metode systematic review dengan proses meta-analisis menggunakan perhitungan Effect Size. Ada 62 artikel yang telah dianalisis. Dua puluh satu artikel model PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah, 33 artikel PBL terhadap hasil belajar, 2 artikel PjBL terhadap kemampuan pemecahan masalah, dan 6 artikel PjBL terhadap hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan Effect Size model PBL dan PjBL terhadap kemampuan pemecahan masalah maupun hasil belajar matematika siswa berada pada kategori besar.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS HOTS PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL Desi Apriliana; Karim Karim; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 4 No. 3 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i3.2255

Abstract

Peserta didik kesulitan dalam menyelesaikan masalah yang berbentuk soal cerita. Khususnya mengaitkan gagasan matematika dengan kehidupan sehari-hari. Akibatnya, peserta didik merasa kesulitan, sehingga diperlukannya LKPD berbasis HOTS untuk mengatasi hal tersebut. LKPD juga dibuat dalam bentuk digital dikarenakan teknologi sekarang ini sudah berkembang sehingga mudah untuk mengaksesnya menggunakan smartphone atau komputer. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses dan menghasilkan LKPD elektronik berbasis HOTS menggunakan Liveworksheets pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel yang valid, praktis, dan efektif. R&D merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini dengan model 4D, dibatasi hanya sampai tiga tahap yaitu, pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Tahap ketiga pengembangan dilakukan uji validitas sehingga diperoleh skor rata-rata (Va) sebesar 3,51 yang dikategorikan valid. Kemudian diperoleh nilai pratikalitasnya sebesar 79,18% yang memenuhi kriteria praktis dilihat dari angket respon peserta didik. LKPD juga efektif dilihat dari hasil jawaban LKPD yang telah dikerjakan peserta didik.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA KONTEKS LAHAN BASAH UNTUK SISWA KELAS VII SMP/MTS maria sianipar; Karim Karim; Rahmita Noorbaiti
JURMADIKTA Vol. 4 No. 2 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i2.2290

Abstract

Matematika merupakan ilmu hitung yang memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan sekitar kita. Meskipun begitu, banyak siswa menganggap matematika sebagai mata pelajaran yang sulit, sering kali dibenci, dan menimbulkan ketakutan. Oleh karena itu, penggunaan video pembelajaran dianggap sebagai solusi yang membantu siswa dalam memahami konsep matematika. Video pembelajaran memiliki keunggulan karena bisa diputar berulang sesuai dengan kebutuhan siswa, yang berpotensi untuk menarik minat dan membantu siswa dalam memahami materi. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan video pembelajaran matematika dengan konteks lahan basah yang sesuai untuk siswa kelas VII SMP/MTs. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yang melibatkan tahapan define (mendefinisikan), design (merancang), develop (mengembangkan), dan disseminate (menyebarluaskan). Instrumen yang digunakan meliputi lembar penilaian video pembelajaran oleh ahli untuk mengukur kevalidan video, angket respon siswa, dan angket respon guru untuk mengukur praktikalitas video pembelajaran, serta tes hasil belajar untuk mengukur efektivitas penggunaan video pembelajaran. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa video pembelajaran ini yaitu 3,54 dengan kategori valid. Uji praktikalitas menghasilkan nilai rata-rata angket respons sebesar 3,16 dengan kategori praktis. Persentase hasil belajar siswa sebesar 81,82% dengan kategori efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran matematika dengan konteks lahan basah untuk siswa kelas VII SMP/MTs termasuk dalam kategori yang valid, praktis, dan efektif.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBASIS ETNOMATEMATIKA DI KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Shalsabila Putri; Karim Karim; Kamaliyah Kamaliyah
JURMADIKTA Vol. 5 No. 3 (2025): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v5i3.3130

Abstract

Matematika merupakan ilmu yang lekat dengan kehidupan sehari-hari. Meskipun matematika menjadi ilmu yang sering ditemui di sekolah dan di keseharian, sayangnya kemampuan matematika siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Pelaksanaan pembelajaran matematika dengan cara yang salah dapat mempengaruhi pemahaman konsep matematika siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil belajar matematika dengan pendekatan kontekstual berbasis etnomatematika pada materi rasio. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII E SMP Negeri 5 Banjarmasin yang berjumlah 30 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa dengan pendekatan kontekstual berbasis etnomatematika di kelas VII E SMP Negeri 5 Banjarmasin mencapai kriteria “Sangat Baik”.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBL BERBANTUAN ALAT PERAGA PAPAN PENGUKURAN LUAS BANGUN DATAR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V SD Hafizah Ariyani; Karim Karim; Taufiq Hidayanto
JURMADIKTA Vol. 5 No. 3 (2025): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v5i3.3260

Abstract

Kemampuan memecahkan masalah menjadi aspek vital yang perlu dikuasai oleh siswa dalam mata pelajaran matematika. Meski demikian, banyak siswa masih kesulitan saat menghadapi soal yang menuntut kemampuan tersebut. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dengan penerapan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak penggunaan PBL dengan bantuan media papan pengukur luas bangun datar terhadap kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika. Metode yang digunakan ialah metode kuasi eksperimen, dengan desain eksperimen kuasi yaitu Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Belitung Selatan 5 Banjarmasin, kelas VA sebagai kelompok kelas kontrol serta VB sebagai kelompok kelas eksperimen. Objek penelitian yaitu kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Langkah pengambilan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi serta tes. Teknik analisa data menggunakan statistika deskriptif dan inferensial. Berlandaskan temuan penelitian, bisa ditarik hasil model pembelajaran PBL berbantuan alat peraga papan pengukuran luas bangun datar berpengaruh pada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V SD.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI BANGUN DATAR DENGAN PENDEKATAN CRT DI KELAS IV SDN BERANGAS BARAT 2 Dahlia Agustin Nurrahmah; Karim Karim; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 6 No. 2 (2026): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v6i2.2970

Abstract

Culturally Responsive Teaching (CRT) merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan pada keterkaitan antara pendidikan dan dimensi sosial budaya siswa. Pada pendekatan ini, guru mengintegrasikan muatan budaya ke dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika materi bangun datar dengan pendekatan CRT di kelas IV di SDN Berangas Barat 2. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan analisis deskriptif kuantitatif untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran materi bangun datar dengan pendekatan CRT. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV B yang berjumlah 23 orang. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi guru pada pra-tindakan, siklus I, dan siklus II diperoleh presentase keberhasilan aktivitas siswa pada pra-tindakan hanya sebesar 65,87%, meningkat pada siklus I menjadi 71,52% dan naik sebesar 6,52% menjadi 78,04% pada siklus ke II. Demikian juga nilai rata-rata hasil belajar siswa yang diperoleh pada siklus II mengalami peningkatan. Pada pra-tindakan hanya sebesar 70,43, meningkat pada siklus I menjadi 75,65 dan naik sebesar 7,83 pada siklus II menjadi 83,48, yang artinya hasil tersebut sudah melebihi KKM, yaitu ketuntasan melebihi 70. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika materi bangun datar dengan pendekatan CRT dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS DISCOVERY LEARNING PENDEKATAN PMR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PERBANDINGAN TRIGONOMETRI SISWA SMA/MA Nur Tsabita Aulia; Karim Karim; Taufiq Hidayanto
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v14i1.25400

Abstract

Pemahaman konsep matematika merupakan landasan penting untuk berpikir dalam menyelesaikan permasalahan matematika maupun permasalahan sehari-hari. Namun siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika, khususnya pada materi perbandingan trigonometri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) berbasis Discovery Learning dengan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi perbandingan trigonometri. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek uji coba penelitian adalah siswa kelas XG SMA Negeri 11 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli, angket respons siswa, serta tes pemahaman konsep berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan memiliki tingkat validitas dengan skor rata-rata sebesar 3,31 pada kategori valid, tingkat kepraktisan sebesar 82,35% dengan kategori praktis, serta tingkat keefektifan berdasarkan uji N-gain sebesar 0,83 dengan kriteria sangat efektif. Dengan demikian, E-LKPD berbasis discovery learning dengan pendekatan PMR untuk meningkatkan pemahaman konsep perbandingan trigonometri dalam kategori valid, praktis, dan efektif. Kata kunci: E-LKPD, Discovery Learning, Pendidikan Matematika Realistik, Pemahaman Konsep, Perbandingan Trigonometri. Abstract: Conceptual understanding in mathematics is an essential foundation for thinking in solving both mathematical problems and everyday problems. However, students still experience difficulties in understanding mathematical concepts, particularly in trigonometric ratio material. Therefore, this study aims to develop an Electronic Student Worksheet based on Discovery Learning with a Realistic Mathematics Education (RME) approach that is valid, practical, and effective in improving students' conceptual understanding of trigonometric ratios. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model. The trial subjects were students of class XG at SMA Negeri 11 Banjarmasin. Data collection techniques included expert validation sheets, student response questionnaires, and conceptual understanding tests in the form of pretests and posttests. The results indicate that the developed E-worksheet achieved a validity level with an average score of 3.31 in the valid category, a practicality level of 82.35% in the practical category, and an effectiveness level based on the N-gain test of 0.83 in the highly effective category. Thus, the Discovery Learning-based E-worksheet with an RME approach to improve conceptual understanding of trigonometric ratios falls into the valid, practical, and effective categories. Keywords: Electronic Student Worksheet, Discovery Learning, Realistic Mathematics Education, Conceptual Understanding, Trigonometric Ratios.
PENGARUH MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI MATEMATIKA PESERTA DIDIK SMP KELAS VIII Della Keyza Saputri; Karim Karim; Juhairiah Juhairiah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v14i1.22357

Abstract

Rendahnya kemampuan numerasi di SMP Negeri 29 Banjarmasin, yang ditunjukkan oleh hasil AKM dengan persentase jawaban benar hanya 18%, menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) dalam meningkatkan kemampuan numerasi matematika peserta didik SMP kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan eksperimen semu dan Pre-test Post-test Nonequivalent Control Group Design. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t sampel bebas, Mann-Whitney U, N-Gain, dan Effect Size. Hasil uji-t pada data pre-test menunjukkan nilai signifikansi > 0,05, yang berarti tidak terdapat perbedaan awal yang signifikan antara kedua kelas, namun hasil uji Mann-Whitney U pada data post-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan setelah perlakuan. Efektivitas model diukur melalui uji N-Gain, kelas eksperimen memperoleh skor 0,60 (60%) dengan kategori cukup efektif, sedangkan kelas kontrol hanya 0,42 (42%) dalam kategori kurang efektif. Selain itu, uji Effect Size sebesar 0,59 mengonfirmasi bahwa model SFAE memberikan pengaruh dalam kategori sedang terhadap peningkatan kemampuan numerasi peserta didik. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran SFAE secara signifikan lebih efektif dibandingkan model konvensional dalam meningkatkan kemampuan numerasi matematika peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 29 Banjarmasin. Kata kunci: eksperimen, numerasi matematika, Student Facilitator and Explaining. Abstract: The low level of numeracy skills at SMP Negeri 29 Banjarmasin, as evidenced by Minimum Competency Assessment (AKM) results showing only 18% correct answers, serves as the background for this study. This research aims to determine the effect of the Student Facilitator and Explaining (SFAE) learning model in improving the mathematical numeracy skills of eighth-grade students. The research method used is a quantitative approach with a quasi-experimental design and a Pre-test Post-test Nonequivalent Control Group Design. Data analysis techniques used in this study include the independent sample t-test, Mann-Whitney U, N-Gain, and Effect Size. The t-test results on the pre-test data showed a significance value of > 0.05, which means there was no significant initial difference between the two classes; however, the Mann-Whitney U test results on the post-test data yielded a significance value of 0.000, indicating a significant difference after treatment. The effectiveness of the model was measured through the N-Gain test, where the experimental class obtained a score of 0.60 (60%) in the moderately effective category, while the control class only obtained 0.42 (42%) in the less effective category. Additionally, an Effect Size test of 0.59 confirmed that the SFAE model provides a moderate influence on the improvement of students' numeracy skills. It can be concluded that the implementation of the SFAE learning model is significantly more effective than the conventional model in improving the mathematical numeracy skills of eighth-grade students at SMP Negeri 29 Banjarmasin. Keywords: experiments, mathematical numeracy, Student Facilitator and Explaining.