Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

MASJID RAYA BAITURRAHMAN SEBAGAI WISATA SEJARAH DAN BUDAYA DI KOTA BANDA ACEH Nurul Mahfudhah; Alamsyah Taher
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.222 KB) | DOI: 10.24815/jpg.v7i1.23348

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Apakah Masjid Raya Baiturrahman sudah berperan sebagai wisata sejarah dan budaya di Kota Banda Aceh. Sampel dalam penelitian ini sebayak 193 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket dengan teknik pengambilan sampel sampling insidental. Skala pengukuran variabel dalam penelitian ini mengacu pada Skala Guttman. Analisis data menggunakan rumus statistik sederhana. Hasil pengolahan disimpulkan bahwa pada umumnya responden menyatakan iya dengan persentase 82,70% dan sedikit kecil mengatakan tidak dengan persentase 17,30%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Raya Baiturrahman sudah berperan dengan cukup baik sebagai wisata sejarah dan budaya di Kota Banda Aceh, selebihnya pengunjung berharap dalam menjaga warisan sejarah dan budaya masjid Raya Baiturrahman dikembangkan fasilitas yang lebih baik. Sehingga selain dapat menjaga warisan sejarah dan budaya juga dapat  lebih menarik perhatian pengunjung untuk mengujungi Masjid Raya Baiturrahman yang telah menjadi ikon bersejarah dan nilai budaya bagi masyarakat Aceh.  Kata Kunci : Wisata Sejarah dan Budaya, Masjid Raya Baiturrahman 
Kesiapsiagaan penghuni asrama mahasiswa Universitas Syiah Kuala terhadap mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami Alamsyah Taher; Agusta Agusta
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.424 KB) | DOI: 10.24815/jpg.v7i2.23621

Abstract

Meninjau kejadian gempa bumi dengan kekuatan 9,1 - 9,3SR di Aceh (2004) yang mampu menimbulkan tsunami, ini merupakan pelajaran berharga bagi dunia, terutama sifat periode ulang gempa bumi. Pada bangunan asrama mahasiswa USK berpotensi mengalami keretakan, roboh dan kehancuran bangunan jika terjadi gempa bumi. Ditambah lagi bangunan asrama mahasiswa USK tidak dilengkapi dengan tangga darurat dan rambu- rambu jalur evakuasi. Oleh karena itu, mahasiswa/i asrama USK harus memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana gempa bumi untuk mengantisipasi, mengurangi risiko, mengurangi dampak yang ditimbulkan dan jatuhnya korban di lingkungan asrama. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kesiapsiagaan penghuni asrama mahasiswa USK terhadap bencana gempa bumi dan tsunami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapsiagaan penghuni asrama mahasiswa USK terhadap bencana gempa bumi dan tsunami. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penghuni asrama mahasiswa USK, peneliti mengambil sampel sebanyak 50 orang yaitu mahasiswa/i USK angkatan 2020. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket, penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, data diolah dengan menggunakan rumus indeks kesiapsiagaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesiapsiagaan penghuni asrama mahasiswa USK berada pada kategori kurang siap dengan nilai indeks tingkat kesiapsiagaan sebesar (63).
PROSES URBANISASI PERDESAAN DI PROVINSI ACEH Alamsyah Taher
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.77 KB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah, (1) pola-pola urbanisasi (berikut ciri-ciri utamanya dan persoalan-persoalan yang ditimbulkan, apa dan bagaimana yang berkembang di Provinsi Aceh dan kedua tindakan-tindakan kebijakan dan perencanaan pembangunan apa yang dibutuhkan untuk mengantisipasi persoalan yang berkaitan dengan urbanisasi perdesaan di Provinsi Aceh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima proses yang dapat dikenali dalam penelitian ini, yaitu pertama, mega urbanisasi; kedua, tingkat pertumbuhan penduduk perkotaan yang tinggi; ketiga, munculnya banyak kota-kota baru baik sebagai kota otonom maupun kota-kota kabupaten; keempat, berkembangnya proses urbanisasi perdesaan pada wilayah koridor-koridor utama di Aceh yang padat penduduk akibat semakin baiknya sarana transportasi dan komunikasi; dan kelima, berkembangnya proses migrasi dua arah, yaitu pergerakan penduduk baik dari desa ke kota maupun dari kota ke desa. Proses migrasi dua arah ini sangat intensif terjadi di wilayah-wilayah yang mengalami proses mega urbanisasi dan urbanisasi perdesaan.
KORELASI STRATEGI SELF REGULATED LEARNING DAN PROKRATINASI AKADEMIK DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 LABUHAN HAJI BARAT Kintan Aprillia; Alamsyah Taher; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar merupakan suatu perubahan tingkah laku peserta didik melalui proses kegiatan belajar. Kegiatan belajar menjadi suatu kewajiban yang harus dijalani oleh peserta didik, tidak jarang perubahan tingkah laku dalam belajar juga sering terjadi oleh peserta didik, baik itu self regulated learning maupun prokratinasi akademik sehingga mempengaruhi hasil belajar yang didapatkan oleh peserta didik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada korelasi antara strategi self regulated learning dan prokratinasi akademik dengan hasil belajar geografi peserta didik di SMA Negeri 1 Labuhan Haji Barat Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara strategi self regulated learning dan prokratinasi akademik dengan hasil belajar geografi peserta didik di SMA Negeri 1 Labuhan Haji Barat Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini seluruh peserta didik SMA Negeri 1 Labuhan Haji Barat berjumlah 432. Teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah cluster sampling berjumlah 76. Pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data dapat dikemukakan bahwa nilai koefisien regresi ganda  dan koefisien korelasi ganda sebesar 0,491 pada kategori sedang dengan koefisien determinasi sebesar 24,1%. Uji hipotesis menunjukan bahwa    atau 11,6 3,13 yang berarti Ha diterima. Hasil penelitian ini menunjukan adanya korelasi yang signifikan antara self regulated learning dan prokratinasi akademik dengan hasil belajar geografi peserta didik SMA Negeri 1 Labuhan Haji Barat
TINGKAT KEPATUHAN KONSUMEN WARUNG KOPI DI KECAMATAN ULEE KARENG SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Khairun Nisa; Alamsyah Taher
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i1.24452

Abstract

Kecamatan Ulee Kareng merupakan salah satu kawasan berada di Kota Banda Aceh memiliki warung kopi yang beranekaragam. Kawasan Kecamatan Ulee Kareng telah mengalami perkembangan yang pesat baik dari jumlah penduduk maupun peningkatan segi pembangunan infrastruktur. Kecamatan Ulee Kareng juga terkenal akan kopinya yang khas baik tingkat regional, nasional, maupun internasional. Kegiatan komsumtif kopi yang tinggi di wilayah ini mengakibatkan banyaknya warung kopi yang ada di Kecamatan Ulee Kareng ini. Akan tetapi selama Pandemi COVID-19 ada terjadi penurunan konsumsi kopi langsung di warung kopi, hal ini disebabkan oleh peraturan yang mengharuskan masyarakat untuk tetap di rumah dan menjaga jarak. Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui tingkat kepatuhan konsumen warung kopi selama pandemi COVID-19 di Kecamatan Ulee Kareng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dari 25 orang masyarakat yang berkunjung ke warung kopi yang diwawancarai di Kecamatan Ulee Kareng. Hasil pengolahan data diperoleh bahwa dari 25 orang masyarakat yang berkunjung ke warung kopi di Kecamatan Ulee Kareng dapat diketahui bahwa penerapan protokol kesehatan oleh pengunjung warung kopi di Kecamatan Ulee Kareng dengan persentase (4%) sebanyak 1 responden berada pada kategori sangat mematuhi. Pada persentase (12%) sebanyak 3 responden berada pada kategori tidak mematuhi. kategori mematuhi memiliki persentase (84%) sebanyak 21 responden, dari 3 kategori tersebut penerapan  protokol  kesehatan  oleh  pengunjung warung  kopi  di  Kecamatan Ulee Kareng  berada  pada kategori  mematuhi  karena  memiliki frekuensi tertinggi.