Abdul Wahab Abdi
Unknown Affiliation

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DISKUSI STRATEGI BEACH BALL BERBANTUAN MADIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII SMP NEGERI BANDA ACEH Indah Fitriani; . Hasmunir; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.709 KB)

Abstract

 Metode pembelajaran diskusi strategi beach ball merupakan salah satu metode pembelajaran yang melibatkan guru dan siswa untuk saling bertukar pendapat tentang suatu permasalahan bersama-sama guna mencari pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa (2) Kesesuaian aktivitas guru dan siswa (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan (4) Respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan metode diskusi strategi beach ball berbantuan media audiovisual. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kulitatif dalam bentuk penelitian tindakan kelas (classroom process research). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-5 SMP Negeri 8 Banda Aceh yang berjumlah 21 orang siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriftif persentase. Hasil peneltian menunjukkan bahwa (1) persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 7 siswa yang tuntas pada siklus I, menjadi 14 siswa yang tuntas pada siklus II dan 20 siswa yang tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan dari 40% pada siklus I, menjadi 70 % pada siklus II dan 90% pada siklus III; (2) jumlah kesesuaian aktivitas guru dan siswa meningkat dari 6 aktivitas yang sesuai pada siklus I menjadi 8 aktivitas yang sesuai pada siklus II dan 9 aktivitas yang sesuai pada siklus III; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran mengalami peningkatan, diperoleh skor 2,42 kategori sedang pada siklus I meningkat pada siklus II mendapatkan skor 3,14 dengan kategori baik dan mendapatkan skor 3,27 pada siklus III dengan kategori baik; (4) Sebanyak 90% siswa menyatakan memahami pembelajaran dan 81% siswa berminat untuk mengikuti pembelajaran munggunakan metode diskusi strategi beach ball berbantuan media audiovisual. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpilkan bahwa, terdapat peningkatan  hasil belajar siswa mulai dari siklus I sampai siklus III dengan menggunakan metode pembelajaran diskusi strategi beach ball berbantuan media audiovisual di kelas VII-5 SMP Negeri 8 Banda Aceh.                                                                                            Kata Kunci: penerapan, strategi beach ball, hasil belajar, audiovisual, IPS terpadu
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENTMENGGUNAKAN MEDIA PERMAINAN INTERAKTIF LUDO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA INSHAFUDDIN BANDA ACEH Adelia Rahmawati; Abdul Wahab Abdi; Syamsul Bardi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.168 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Penerapan Model Pembelajaran Team Games Tournament Menggunakan Media Permainan Interaktif Ludo Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA Inshafuddin Banda Aceh. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2)Aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran; (3)Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4)Respon siswa setelah mengikuti proses pembelajaranmenggunakan model pembelajaran TGT berbantuan media ludo interaktif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Inshafuddin Banda Aceh yang berjumlah 29 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar,lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dan angket siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan (1)Persentase ketuntasan secara individual meningkat pada siklus I terdapat 25 siswa tuntas, siklus II terdapat 27 siswa tuntas, dan siklus III terdapat 28 siswa tuntas sedangkan persentase ketuntasan klasikal juga meningkat dari 60% menjadi 90%; (2) Aktivitas guru dan siswa dari siklus I sampai siklus III telah mencerminkan penerapan menggunakan model pembelajaran; (3)Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaranmeningkat, hal ini terlihat pada siklus I diperoleh skor 2,81, siklus II diperoleh 3,07 dan dan pada siklus III diperoleh 3,11 dengan kategori baik; dan (4)Respon siswa setelah mengikuti  pembelajaran antara lain 100 persen siswa menjawab model pembelajaran menarik, 86,2 persen siswa menjawab model pembelajaran tergolong baru dan soal evaluasi baik, 82,7 persen siswa menjawab materi pembelajaran menarik dan 79,3 persen siswa menjawab penampilan guru menarik, 93,1 persen siswa menjawab suasana kelas menyenangkan, materi dapat dipahami, dapat menumbuhkan motivasi belajar, dan berminat mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran TGT berbantuan media ludo interaktif.
PEMANFAATAN MUSEUM TSUNAMI SEBAGAI SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA TUNA RUNGU KELAS X-B SMALB BUKESRA BANDA ACEH Mawardy .; Abdul Wahab Abdi; Amsal Amri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.748 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul Pemanfaatan Museum Tsunami Aceh sebagai Sumber Belajar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Siswa Tuna Rungu Kelas X-B SMALB Bukesra Banda Aceh ini mengangkat masalah apakah dengan pemanfaatan Museum Tsunami Aceh sebagai sumber belajar dapat meningkatkan hasil belajar geografi siswa tuna rungu kelas X-B SMALB Bukesra Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui pemanfaatan Museum Tsunami Aceh sebagai sumber belajar, Aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran, Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, Respon siswa. Anggapan dasar dalam penelitian ini yaitu Museum Tsunami Aceh merupakan salah satu sumber belajar untuk meningkatkan hasil belajar geografi siswa tuna rungu SMALB Bukesra Banda Aceh. Dalam penelitian ini hipotesis yang diajukan adalah Museum Tsunami Aceh dimanfaatkan sebagai sumber belajar untuk meningkatkan hasil belajar geografi oleh siswa tuna rungu SMALB Bukesra Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa SMALB Bukesra Banda Aceh kelas X-B (tuna rungu) Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 46 siswa (berbagai ketunaan) dengan sampel sebanyak 15 siswa tuna rungu. Teknik pengumpulan data yaitu dengan angket. Pengolahan data penelitian menggunakan rumus statistic sederhana. Mengingat pemanfaatan Museum Tsunami sebagai sumber belajar dapat meningkatkan hasil belajar geografi siswa tuna rungu kelas X-B pada kompetensi dasar menyajikan contoh penerapan mitigasi dan cara beradaptasi terhadap bencana alam di lingkungan masyarakat sekitar. Maka disarankan kepada guru mata pelajaran geografi untuk memanfaatkan Museum Tsunami sebagai sumber belajar pada materi yang dianggap sesuai dengan model tersebut.
HUBUNGAN ANTARA KEPRIBADIAN DAN KONSEP DIRI SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN GEOGRAFI SMAN 4 BANDA ACEH Muhammad Iskandar; Abdul Wahab Abdi; Muhammad Husen
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepribadian adalah pola tingkah laku yang mencirikan bawaan dan pola prilaku individu yang khas bagi pribadi itu sendiri yang mencakup prilaku luar maupun jiwanya yang tampak dari penampilannya dalam segala aspek kehidupan. Konsep diri ialah sebuah persepsi individu mengenai dirinya sendiri yang terikat dengan  ketahui dan rasa mengenai tingkahnya, pemikiran dan perasaanya, serta bagaimana perilakunya tersebut berpengaruh terhadap orang lain. Penelitian ini berjudul hubungan antara kepribadian dan konsep diri siswa dengan prestasi belajar mata pelajaran geografi SMAN 4 Banda Aceh. Rumusan masalah penelitian ini ialah apakah terdapat hubungan antara kepribadian dan konsep diri siswa dengan prestasi belajar mata pelajaran geografi SMA Negeri 4 Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara  kepribadian dan konsep diri siswa dengan prestasi belajar mata pelajaran geografi SMA Negeri 4 Banda Aceh. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi penelitian ialah siswa kelas X, XI dan XII IPS SMAN 4 Banda Aceh. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling yang di pilih secara acak tanpa memperhatikan strata dan jumlah sampel yaitu sebanyak 60 siswa. Pengambilan data dilakukan memakai teknik angket dan dokumentasi. Teknik pengolahan data memakai statistik korelasi ganda, diperoleh hasil koefisien korelasi 0,672 pada kategori kuat dengan koefisien determinasi berganda (R2) = 45,1 %. Berdasarkan uji hipotesis menunjukkan bahwa Fhitung lebih besar dari Ftabel dengan perbandingan nilai Fhitung dan Ftabel yaitu,   3,159 yang berarti Ha diterima. Simpulannya terdapat korelasi yang signifikansi antar kepribadian dan konsep diri siswa dengan prestasi belajar mata pelajaran geografi SMAN 4 Banda Aceh.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INTRODUCTION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMAN 2 BANDA ACEH Mutia Balkis; . Hasmunir; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.767 KB)

Abstract

Model pembelajaran problem based introduction merupakan sebuah model pembelajaran yang menyajikan masalah kontekstual sehingga merangsang peserta didik untuk belajar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar geografi siswa kelas XI SMAN 2 Banda Aceh dengan menerapkan model problem based introduction; (2) Aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran geografi dengan model problem based introduction; (3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran dengan model problem based introduction; dan (4) Respon siswa setelah pembelajaran dengan menggunakan model problem based introduction. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IIS 2 SMAN 2 Banda Aceh yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru mengelola pembelajaran, dan angket respon siswa menggunakan model problem based introduction. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Persentase ketuntasan individual pada siklus I sebesar 93% dengan 2 siswa dinyatakan tidak tuntas. Pada siklus II persentase ketuntasan individual mengalami peningkatan menjadi 96%. Hanya terdapat 1 siswa yang tidak tuntas secara individual pada siklus ini. Pada siklus III keseluruhan siswa dinyatakan tuntas belajar secara individual. Persentase ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 50%, siklus II meningkat menjadi 70% dan siklus III menjadi 90%; (2) Aktivitas guru dan siswa dari siklus I hingga siklus III sudah mencerminkan keterlaksanaan model problem based introduction; (3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran dengan menggunakan model problem based introduction mengalami peningkatan. Pada siklus I diperoleh skor rata-rata sebesar 3,65, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 3,7 dan siklus III dengan skor 3,8 yang dikategorikan baik sekali; (4) Respon siswa terhadap model problem based introduction dapat dikatakan baik sekali dengan 94% dari 32 siswa berpendapat bahwa pembelajaran menggunakan model problem based introduction dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pelestarian lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan yang telah dipelajari.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMETUORNAMEN(TGT) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR CETAK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X MAN 3 RUKOH BANDA ACEH Muhammad Falik Arsa; Abdul Wahab Abdi; M Yusuf Harun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.659 KB)

Abstract

Salah satu model pembelajaran yang dapat menciptakan  suasana belajar aktif  adalah model pembelajaran Team Game Tuornamen (TGT) berbantuan media gambar cetak. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah: (1)Peningkatan hasil belajar siswa; (2)Aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran; (3)Keterampilan Guru dalam mengelola pembelajaran; (4)Respon siswa setelah mengituki pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPS MAN 3 Rukoh Banda Aceh yang berjumlah 25 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar soal, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru, dan lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 19 siswa menjadi 24 siswa yang tuntas belajar, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 60% menjadi 96%; (2)Aktivitas guru dan siswa antara siklus I sampai siklus II telah mencerminkan penerapan pembelajaran TGT berbantuan media gambar cetak, pada siklus satu dari 10 aktivitas diperoleh 7 aktivitas yang sudah sesuai, sementara pada siklus kedua aktivitas guru maupun aktivitas siswa sudah mengalami perubahan lebih baik dan sudah dikatagorikan sesuai dengan standar waktu yang ditetapkan; (3)Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran TGT berbantuan media gambar cetak meningkat dari perolehan skor rata-rata 2,47 dengan katagori sedang menjadi 3,38 dengan katagori baik; dan (4)Respon siswa terhadap pembelajaran TGT berbantuan media gambar cetak dapat dikatakan baik yaitu 92 persen dari 25 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui pembelajaran TGT berbantuan media gambar cetak siswa dapat memahami materi yang telah mereka ikuti.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL EVERYONE IS A TEACHER HERE (EIATH) DENGAN MODEL TUTOR SEBAYA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 3 BANDA ACEH Syarifah Riska; Abdul Wahab Abdi; Muhammad Okta Ridha Maulidian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.68 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian yang memiliki maksud untuk membandingkan. Perbandingan yang dilakukan adalah membandingkan antara dua model pembelajaran yaitu Tutor Sebaya dan Everyone Is a Teacher Here. Perbandingan dilakukan di SMA Negeri 3 Banda Aceh. Penelitian ini memiliki Rumusan masalah yaitu apakah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran everyone is a teacher here lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran tutor sebaya dalam mata pelajaran Geografi Kelas XI SMA Negeri 3 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran everyone is a teacher here lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran tutor sebaya dalam mata pelajaran Geografi Kelas XI SMA Negeri 3 Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan juga meupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Seluruh siswa kelas XI SMAN 3 Banda Aceh yang berjumlah 296 merupakan populasi dalam penelitian ini, adapun siswa Kelas XI IS 1 yang berjumlah 22 orang dan siswa Kelas XI IS 2 yang berjumlah 20 orang merupakan sampel yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dalam penelitian ini. Langkah awal yaitu menganalisi kemampuan awal siswa dari kedua kelas dengan rumus Anova adapun langkah berikutnya yaitu mencari nilai uji t dengan sebelumnya dilakukan uji homogenitas dan normalitas pada data post-test kedua kelas. Hasil penghitungan menunjukkan Ha diterima karena nilai thitung ttabel atau 5,58 1,68. Simpulan akhir yang dapat ditarik berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan adalah pembelajaran EIATH dinilai lebih dapat mendorong peningkatan hasil belajar siswa dibandingkan pembelajaran Tutor Sebaya pada siswa Kelas XI SMA Negri 3 Banda Aceh.
HUBUNGAN PEMANFAATAN FASILITAS DAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 4 BANDA ACEH Intan Fitria; Alamsyah Taher; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas belajar adalah pembantu pelajaran (benda) yang dimanfaatkan oleh oleh pengajar maupun siswa dalam proses pembelajaran. Lingkungan belajar adalah tempat proses pembelajaran dilaksanakan, lingkungan baik berupa lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat dan lingkungan rumah, lingkungan sekolah yang baik akan memberikan efek positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian berjudul hubungan pemanfaatan fasilitas dan lingkungan belajar dengan hasil belajar geografi Siswa Kelas XI IPS SMAN 4 Banda Aceh. Rumusan permasalahan adalah terdapat hubungan positif dan signifikan antara pemanfaatan fasilitas dan lingkungan belajar dengan hasl belajar geoografi Siwa Kelas XI IPS SMAN 4 Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pemanfaatan faslitas dan lingkungan belajar dengan hasil belajar geografi Siswa Kelas XI IPS SMAN 4 Banda Aceh. Penelitian pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitan korelasi. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI dan yang menjadi sampel adalah kelas XI IPS1, XI IPS 2 dan XI IPS3SMAN 4 Banda Aceh. Penntuan sampel dalam penelitian yaitu dengan teknik Random Sampling yang dipilih secaraacak tanpa memperhatikan strata dan jumlah sampel yang dihitung dengan menggunkan rumus Solvin yaitu sebanyak 49 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket dan soal tes. Teknik pengolahan data menggunakan statistik korelasi ganda, diproleh hasil kofisien korelasi 0,77 pada kategori  kuat dengan koefisien determinasi berganda (R2) = 59,29% berdasarkan uji hipotesis menunjukkan bahwa  yaitu 3,36 3,20 yang artinya Ha diterima. Simpulannya terdapat hubungan yang positif dansignif  antara pemanfaatan fasilitas dan lingkungan belajar dengan hasil belajar geografi Siswa Kelas XI IPS SMAN 4 Banda Aceh. Kata Kunci: hubungan, pemanfaatan fasilitas, lingkungan belajar, hasil belajar, geografi
PENERAPAN METODE MIND MAPPING BERBANTUAN GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII SMP NEGERI 7 BANDA ACEH Muhammad Rizki; Thamrin Kamaruddin; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.644 KB)

Abstract

Model pembelajaran yang dapat menciptakan suasana belajar aktif dan menyenangkan adalah metode mind mapping berbantuan gambar. Saat pembelajaran berlangsung siswa melakukan serangkaian kegiatan mencatat atau menginventaris alternatif jawaban hasil diskusi pada tiap kelompok, tiap kelompok akan membacakan hasil diskusinya dan guru mencatat di papan tulis, selanjutnya siswa membuat kesimpulan dan guru memberikan bandingan sesuai dengan konsep yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan metode mind mapping berbantuan  gambar  IPS  Terpadu siswa kelas VII SMP Negeri 7 Banda Aceh, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan respon siswa dalam penerapan metode mind mapping  berbantuan gambar  untuk meningkatkan hasil belajar IPS terpadu siswa  kelas VII SMP Negeri 7 Banda Aceh. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-6 SMPN 7 Banda Aceh yang berjumlah 32 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar soal, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dan lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan klasikal siklus I 78.12%, siswa yang tuntas sebanyak 25 orang dan yang tidak tuntas 7 orang. Siklus II ketuntasan klasikal 96.9% siswa yang tuntas naik menjadi 31 orang dan yang tidak tuntas hanya 1 orang. Aktivitas guru yang dominan adalah saat guru menunjukkan/memanggil salah satu siswa secara bergantian memasang atau mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis dan menanyakan dasar alasan dasar mengurutkan tersebut. Keterampilan guru dalam menerapkan metode mind mapping berbantuan gambar selama siklus pertama dan kedua mengalami peningkatan yaitu dapat dikategori baik dengan perolehan skor 2.62, dan siklus II mendapat skor 2.87. Respon siswa terhadap metode mind mapping berbantuan gambar dapat dikatakan baik, siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui metode mind mapping berbantuan gambar dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajari.
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN MULTIMEDIA BERBASIS MACROMEDIA FLASH DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA DI MTsN 4 BANDA ACEH Nika Meldian; Alamsyah Taher; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.252 KB)

Abstract

Media penataran Macromedia Flash merupakan suatu perangkat lunak komputer (software) yang merupakan produk keunggulan Adobe Systems. Dengan menggunakan Macromedia Flash media pembelajaran lebih menarik yang mendorong hasil belajar siswa, konsep pembelajaran dengan teknologi audiovisual yang mampu menghasilkan fitur-fitur baru yang dapat dimanfaatkan dalam pendidikan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah pemanfaatan multimedia berbasis Macromedia Flash efektif dapat meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa di MTsN 4 Banda Aceh. Tujuan penelitian ini apakah pemanfaatan multimedia berbasis Macromedia Flash efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa di MTsN 4 Banda Aceh. Sampel penelitian adalah kelas eksperimen I yang menggunakan media pembelajaran Macromedia Flash berjumlah 34 orang dan kelas eksperimen II menggunakan media Powerpoint berjumlah 30 orang. Penelitian ini pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 64 orang siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 2,53 dan ttabel = 1,67 pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan = 34 – 30 = 2, artinya thitung ≥ ttabel sehingga hipotesis alternatif Ha diterima. Artinya pemanfaatan multimedia berbasis Macromedia Flash efektif dapat meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa di MTsN 4 Banda Aceh. Kata Kunci: efektivitas, hasil belajar, ips terpadu, macromedia flash