Abdul Wahab Abdi
Unknown Affiliation

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE DENGAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 12 BANDA ACEH Nurul Husna; Abdul Wahab Abdi; Daska Aziz
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.482 KB)

Abstract

Model pembelajaran merupakan rancangan dasar bagi seorang guru tentang cara melaksanakan pembelajaran secara bertanggung jawab. Penggunaan model pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan partisipasi siswa selama pembelajaran sehingga hasil belajar menjadi optimal. Adapun beberapa model pembelajaran yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran ialah model pembelajaran think pair share dan group investigation yang dapat melatih siswa meningkatkan kerjasama dalam kelompok, dan meningkatkan kemampuan siswa dalam menyampaikan pendapat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran think pair share lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran group investigation dalam mata pelajaran geografi di SMA Negeri 12 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar geografi yang menggunakan model pembelajaran think pair share lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran group investigation dalam mata pelajaran geografi di SMA Negeri 12 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-IS yang berjumlah 91 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, diambil hanya dua kelas yakni kelas X-IS 2 sebanyak 19 siswa dan kelas X-IS 4 sebanyak 18 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji t. Hasil pengolahan  data  penelitian  diperoleh  thitung = 6,94 dan ttabel = 1,69 padataraf signifikansi 5% dengan peluang 0,95 dan dk = 35, artinya thitung ttabel sehingga Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil adalah hasil belajar geografi pokok bahasan mitigasi dan adaptasi penanggulangan bencana alam yang menggunakan model pembelajaran think pair share lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran group investigation dalam mata pelajaran geogarafi di SMA Negeri 12 Banda Aceh
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASH CARD DAN FLIPCHART UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP INSHAFUDDIN BANDA ACEH Hayatun . Fitri; Abdul Wahab Abdi; Muhammad Yusuf Harun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Group investigation adalah model pembeljaran yang menitikberatkan pada kemampuan diskusi siswa. Pada model pembeljaran ini peserta didik juga dituntut untuk memilih sendiri topik/materi pelajaran yang mereka akan investigasi dalam kelompoknya. Falshcard adalah kartu kilas yang berfungsi untuk sebagai remainder atau pengingat. Flipchart adalah lembaran kertass yang dsatukan dengan menggunakan benda khusus (penjepit, spiral) sehingga menyerupai album atau kalender. Penelitian ini bertujuan untukl mengetahui: (a) Peningktan hasil belajar siswa, (b) Aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajan; (c) Keterampilan guru dalam mengelola pembeljaran dan (d) Respon siswa terhadap model pembelajaran group investigation dengan berbantuan media flash card dan flipchart. Subjekk dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIIIc SMP Inshafuddin Banda Aceh yang berrjumlah 21 orang. Pengumpulan data dilakukan denga/n menggunakan lembar soal; lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; lembar pengamatan keterampilan guru dan lembar respon siswa. Analiisis data menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Materi pembelajaran dalam penelitian ini adalah fungsi dan peran sumber daya alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 16 siswa yang tuntas pada siklus ke I, 18 siswa tuntas pada sikluske II dan 19 tuntas pada siklus kee III, persentase ketuntasan klasikal meningkat, dari angka 60% pada siklus I, 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat dari siklus I sampai dengan siklus III, pada siklus I dari 11 aktivitas 5 aktivitas yang belum tuntas, 4 aktivitas pada siklus II, dan pada siklus ke III meningkat sesuai dengan standar waktu yang ditetapkan; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,56 pada siklus I dengan kategori baik, skor 3,1 pada siklus II dengan kategori baik dan 3,26 pada siklus III dengan kategori baik; (4) Respon siswa, terhadap model pembelajaran group investigation dengan berbantuan media flash card dan flipchart dapat dikatakan baik, 85 persen dari 21 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui model pembelajaran group investigation dengan berbantuan media flash card dan flipchart dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajari
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BANDAR BARU PIDIE JAYA Shidqi Iskandar; . Hasmunir; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.027 KB)

Abstract

Model pembelajaran Project Based Learning adalah model pembelajaran yang mana dalam pembelajaran guru memberikan tugas proyek yang diselesaikan sendiri oleh siswa dalam kelompok untuk dipresentasikan di depan kelas produk yang dihasilkan. Guru hanya mengawasi setiap kelompok dalam melaksanakan tugas proyek yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar. (2) Aktivitas guru dan siswa. (3) Keterampilan guru. (4) Respon siswa terhadap model pembelajaran Project  Based Learning berbantuan media audiovisual. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS1 SMA Negeri 1 Bandar Baru Pidie Jaya yang terdiri atas 25 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, tes hasil belajar siswa, dan angket respon siswa menggunakan model pembelajaran Project Based Learning yang telah dilaksanakan. Hasil penelitian diperoleh bahwa (1) Persentase ketuntasan individual pada siklus I yaitu 72 persen, siklus II yaitu 88 dan pada siklus II 92 persen. Secara klasikal persentase ketuntasan pada siklus I yaitu 50 persen, pada siklus 2 terdapat 80 persen, sedangkan pada siklus III meningkat menjadi 90 persen; (2) Aktivitas guru dan siswa dikatakan meningkat dari siklus I, siklus II dan siklus III; (3) Keterampilan guru pada siklus I memperoleh skor 2,5 di kategorikan sedang , pada siklus II memperoleh skor 2,8 dengan kategori baik, dan pada siklus III dikategorikan baik dengan skor 3; dan (4) Respon siswa positif terhadap penerapan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media audiovisual
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF TIPE PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA GOOGLE EARTH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 9 BANDA ACEH sayed Muddasir; Alamsyah Taher; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.315 KB)

Abstract

Model pembelajaran project based learning adalah salah satu model yang dapat menciptakan suasana belajar aktif jika dikolaborasikan dengan media yang tepat. Media google earth adalah media yang cocok digunakan dalam pembelajaran yang diharapkan dapat mengaktifkan indera pandang siswa sehingga akan mengoptimalkan hasil belajar siswa. Adapun dalam penelitian ini yang menjadi rumusan masalah adalah: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas pengajar dan peserta didik dalam pembelajaran; (3) Keterampilan pengajar dalam mengelola pembelajaran; (4) Tanggapan peserta didik setelah mengikuti pembelajaran. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 9 Banda Aceh kelas VIII-1 yang berjumlah 20 siswa. Penghimpunan data dilakukan dengan cara menggunakan lembar tes, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru, dan lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil pada penelitian yang dilakukan adalah: (1) Ketuntasan individual meningkat secara bertahap pada siklus pertama 10 siswa yang tuntas belajar dan menjadi 18 siswa pada siklus ketiga, kemudian persentase ketuntasan klasikal juga mengalami perubahan dari 40% pada siklus pertama menjadi 90% pada siklus ketiga; (2) Aktivitas guru dan siswa mulai dari siklus pertama sampai siklus ketiga menunjukkan kesesuaian terhadap model PjBL menggunakan media google earth; (3) Keterampilan guru dalam menyelenggarakan proses pembelajaran dengan menggunakan model PjBL menggunakan google earth mengalami peningkatan pada skor rata-rata yang semula diperoleh 2,69 naik menjadi 2,9 berkategori baik; (4) Respon siswa terhadap model pembelajaran PjBL menggunakan google earth memperoleh hasil yang sangat baik yaitu 91,67% siswa beranggapan bahwa pembelajaran menggunakan model PjBL berbantuan media google earth  dapat membantu peserta didik memahami materi dengan baik. Kata kunci: project based learning, media google earth, hasil pembelajaran 
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI-ISI SMA 16 BANDA ACEH Hardi .; Syamsul Bardi; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.575 KB)

Abstract

Pemanfaatan lingkungan sekolah dapat dilakukan oleh guru adalah dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai tempat proses pembelajaran, tujuan yang ingin dicapai dalam lingkungan sekolah sebagai tempat proses pembelajaran ini tidak hanya keberhasilan siswa secara individu dalam menguasai materi pembelajaran, namun juga harus melihat langsung apa yang ada dilingkungan sekitar mereka. Pengamatan dalam penelitian  memiliki tujuan untuk melihat (1) Hasil belajar murid; (2) aktivitas pengajar dan murid; (3) kemampuan pengajar dalam pengajaran; dan (4) kecakapan peserta didik pada pembelajaran pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai bahan belajar. sample penelitian yaitu seluruh Siswa KelasXI-ISI SMA Negeri 16 Banda Aceh adalah 21 siswa. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui (1) Lembar pretest dan postest; (2) Lembar kegiatan pengajar(guru) dan peserta didik; (3) Lembar pengamatan kegiatan guru; dan (4)instrumen kecakapan peserta didik. Dalam penelitian ini data dianalisis dengan  statistik deskriptif. Hasil yang didapat yaitu (1) nilai presentase seecara individu naik dari 76% disiklus I menjadi 85% pada siklus ke-II dan 95% disiklus ke-III. Presentase klasikal meniingkat 60% pada siklus ke-I menjadi 80% pada siklus ke-II dan 90% pada siklus ke-III. (2) kegiatan pengajar  dan peserta didik menaik dari 5 aktivitas pada siklus ke-I menjadi 8 aktivitas pada siklus ke-II dan 10 aktivitas  pada siklus ke-III. (3) pengelolaan pembelajaran dari keterampilan pengajar meningkat 2,78 kriteria baik disiklus ke-I menjadi 3,0 dengan kriteria baik disiklus ke-II dan 3,27 dengan kriteria baik disiklus ke-III. (4) secara umum siswa menyatakan setuju bahwa pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar menyenangkan dan membantu peserta didik untuk memahami materi pelajaran. Dari perolehan hasil penelitian pada siklus ke-I, ke-II, dan ke-III jadi dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Kata Kunci:  Pemanfaatan Lingkungan Sekolah, Sumber Belajar, Hasil Belajar