Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Strategi Pemasaran dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian pada Mie Gacoan Rantauprapat Rini Delvia; Elida Florentina Sinaga Simanjorang; Yuniman Zebua
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3315

Abstract

Persaingan bisnis kuliner yang semakin kompetitif menuntut perusahaan untuk mampu mengembangkan strategi pemasaran yang efektif sekaligus memberikan layanan sesuai ekspektasi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh strategi pemasaran dan kualitas layanan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Mie Gacoan Rantauprapat dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei kepada 96 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling, yaitu konsumen yang telah bertransaksi lebih dari satu kali. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, dan regresi linear berganda guna mengetahui pengaruh masing-masing variabel maupun pengaruh simultannya. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa strategi pemasaran berpengaruh positif serta signifikan terhadap keputusan pembelian, dibuktikan melalui nilai t hitung 9,759 yang lebih besar dibanding t tabel 1,661 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Sebaliknya, kualitas pelayanan tidak terbukti memberikan pengaruh yang berarti, ditunjukkan dengan nilai t hitung –0,628 < t tabel 1,661 serta signifikansi 0,532 > 0,05. Namun, secara bersama-sama kedua variabel tersebut memengaruhi keputusan pembelian secara signifikan, dengan nilai f hitung 54,201 lebih besar daripada f tabel 3,09 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,538 mengindikasikan bahwa 53,8% variasi keputusan pembelian dijelaskan oleh strategi pemasaran dan kualitas layanan, sedangkan 46,2% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan bahwa strategi pemasaran menjadi faktor dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen, sementara kualitas layanan tidak berperan besar akibat sistem self-service yang membatasi interaksi konsumen dengan karyawan. Hasil penelitian diharapkan memberikan masukan bagi manajemen Mie Gacoan untuk merancang strategi yang lebih relevan dalam meningkatkan daya saing usaha.
Pengaruh Perlengkapan Fasilitas, Kualitas Pelayanan, Kepercayaan Konsumen Dan Promosi Terhadap Perilaku Konsumen Dalam Memilih Jasa Transportasi Online Grab Di Rantauprapat Oktavia Pahri Napitupulu; Yuniman Zebua; Praida Hansyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlengkapan fasilitas, kualitas pelayanan, kepercayaan konsumen, dan promosi terhadap perilaku konsumen dalam memilih jasa transportasi online Grab di Rantauprapat. Layanan transportasi berbasis aplikasi kini semakin diminati masyarakat karena kemudahan akses dan kenyamanan yang ditawarkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna Grab di wilayah Rantauprapat dan pengambilan sampel dilakukan menggunakan rumus Hair et al. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan program SPSS dengan uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, serta uji t dan uji F. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan kualitas layanan dan strategi pemasaran untuk mempertahankan serta menarik minat konsumen.
Desain Kreatif dan Terjangkau: Optimalisasi Canva untuk Inovasi Kemasan dan Peningkatan Nilai Jual Produk di UMKM Desa Bandar Kumbul: Pengabdian Siti Rodiyah Nasution; Mulkan Ritonga; Yuniman Zebua
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5971

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian, namun masih menghadapi berbagai kendala terutama pada aspek branding dan desain kemasan produk. Permasalahan ini juga ditemukan pada UMKM di Desa Bandar Kumbul yang sebagian besar masih menggunakan kemasan sederhana tanpa identitas visual yang jelas sehingga kurang menarik bagi konsumen. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pelaku UMKM dalam mendesain kemasan produk secara kreatif melalui pemanfaatan aplikasi Canva. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan melalui observasi dan analisis kebutuhan, tahap pelaksanaan berupa sosialisasi, pelatihan, serta praktik langsung pembuatan desain kemasan, dan tahap evaluasi hasil kegiatan. Program ini diikuti oleh 30 pelaku UMKM yang bergerak di bidang olahan makanan dan hasil pertanian di Desa Bandar Kumbul. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam membuat desain label produk secara mandiri menggunakan Canva. Desain kemasan yang dihasilkan menjadi lebih menarik, informatif, dan memiliki identitas visual yang lebih jelas sehingga berpotensi meningkatkan daya tarik serta nilai jual produk UMKM. Abstract Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in the economy, yet they still face various challenges, particularly in branding and product packaging design. This problem was also found among MSMEs in Bandar Kumbul Village, where most products still used simple packaging without a clear visual identity, making them less attractive to consumers. This community service activity aimed to improve the skills of MSME actors in designing creative product packaging through the use of the Canva application. The implementation method included preparation through observation and needs analysis, implementation through socialization, training, and hands-on practice in packaging design, and evaluation of the activity results. The program involved 30 MSME participants engaged in processed food and agricultural products in Bandar Kumbul Village. The results showed an improvement in participants’ understanding and skills in creating product label designs independently using Canva. The packaging designs produced were more attractive and informative, which potentially increased the attractiveness and selling value of MSME products.