Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

KEPUASAN KERJA GENERASI Z DI KOTA PONTIANAK: BAGAIMANA LINGKUNGAN KERJA DAN KOMUNIKASI MEMPENGARUHINYA? Marshandra, Marshandra; Arestia, Nova
JURNAL DIMENSI Vol 14, No 2 (2025): JURNAL DIMENSI (JULI 2025)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v14i2.7718

Abstract

Dikenal sebagai generasi Z, generasi ini lahir di era digital. Generasi ini tumbuh bersama teknologi dan memiliki ciri khas yang unik dalam pemilihan lingkungan kerja dan dalam komunikasi di tempat kerja. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk memastikan bagaimana komunikasi dan lingkungan kerja memengaruhi kepuasan kerja generasi Z. Variabel yang digunakan adalah hubungan antara lingkungan kerja dan komunikasi terhadap tingkat kepuasan kerja. Penelitian ini menggunakan simple random sampling sebagai komponen dari metodologi penelitian kuantitatif dan menggunakan rumus lemeshow yang melibatkan 114 responden karyawan generasi Z kota Pontianak. Kuesioner diedearkan secara daring menggunakan google form untuk mengumpulkan data responden. Pengolahan data menggunakan program perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 26 untuk mengolah data. Temuan penelitian menunjukan kedua variabel berpengaruh secara signifikan, yang berarti bahwa semakin baik kualitas lingkungan kerja dan komunikasi yang ada di tempat kerja maka semakin tinggi tingkat kepuasan kerja karyawan generasi Z.
Pemberdayaan Dayak Bidayuh melalui Kolaborasi SDM dan Revitalisasi Gawai Sowa di Bengkayang Hendri, M. Irfani; Arestia, Nova; Iffa, Rikhlatul; Ferdianti, Ferdianti; Fahriansyah, Fahriansyah; Damianus, Gosta; Rochman, Fatchur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 12 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i12.113

Abstract

Kegiatan ini bertujuan menganalisis efektivitas model pemberdayaan masyarakat Dayak Bidayuh melalui pendekatan manajemen sumber daya manusia kolaboratif dengan memanfaatkan revitalisasi tradisi Gawai Sowa sebagai strategi pengembangan kapasitas lokal di wilayah perbatasan Bengkayang. Secara spesifik, tujuan kegiatan mencakup: (1) identifikasi potensi dan tantangan implementasi manajemen SDM kolaboratif, (2) analisis peran revitalisasi Gawai Sowa dalam penguatan kapasitas lokal, (3) perumusan model integrasi pemberdayaan SDM dan pelestarian budaya, serta (4) evaluasi dampak program terhadap kesejahteraan masyarakat. Metode kegiatan menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif dengan pengumpulan data melalui observasi kegiatan Gawai Sowa, Forum Group Discussion (FGD) dengan pemangku kepentingan, dan wawancara mendalam terhadap 21 partisipan di wilayah perbatasan Kabupaten Bengkayang pada Mei-Juni 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal Gawai Sowa dalam model pemberdayaan terbukti efektif meningkatkan kapasitas masyarakat secara holistik, tercermin dari peningkatan pendapatan keluarga sebesar 42 persen, penguatan kohesi sosial (indeks 6.2 ke 8.1), serta revitalisasi budaya yang berkelanjutan melalui enam dimensi tradisi (spiritual, sosial, ekonomi, pendidikan, lingkungan, dan kelembagaan).
PENGUATAN KAPASITAS STRATEGIS KARYAWAN ORGANISASI NIRLABA MELALUI ANALISIS SWOT Lianto Lianto; Nova Arestia; Alberd Alberd; Windy Windy; Fransiska Enalia; Chici Askotamiya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.53667

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memperkuat kapasitas kelembagaan Pusat Rehabilitasi SABATU di Pontianak dengan membekali karyawannya keterampilan dalam penyusunan rencana strategis melalui pelatihan analisis SWOT. SABATU, sebagai lembaga sosial berbasis iman yang melayani penyandang disabilitas, membutuhkan strategi yang jelas, adaptif, dan berkelanjutan guna menjamin tata kelola lembaga yang efektif. Pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui workshop, diskusi kelompok terarah, dan latihan terpandu dalam penyusunan matriks SWOT dan TOWS. Peserta terlibat aktif dalam mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi lembaga, yang kemudian dianalisis bersama untuk merumuskan strategi prioritas dalam Rencana Strategis 2022–2030. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta terhadap berpikir strategis dan analisis situasional, tetapi juga menumbuhkan budaya reflektif dan pengambilan keputusan kolektif. Kerangka strategi yang dihasilkan memadukan wawasan praktis dari para karyawan, sehingga rencana yang disusun bersifat kontekstual dan dapat diimplementasikan. Luaran nyata mencakup matriks SWOT-TOWS yang tervalidasi, daftar program strategis prioritas, serta peningkatan kesadaran akan keberlanjutan organisasi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi nyata terhadap peningkatan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas lembaga dalam mendukung layanan rehabilitasi inklusif bagi penyandang disabilitas di Kalimantan Barat.
Person-Organization Fit and Psychological Safety on Affective Commitment through Meaningful Work among University Lecturers Nova Arestia; Lianto Lianto
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 14 No. 3 (2026): JIMKES Edisi Mei 2026
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v14i3.5237

Abstract

Affective commitment is crucial for sustaining lecturers’ engagement and institutional loyalty in higher education. This study examines how person-organization fit and psychological safety shape affective commitment among university lecturers, with meaningful work proposed as a mediating mechanism. Using a quantitative approach, survey data from 74 lecturers at a private university in Indonesia were analyzed through Partial Least Squares Structural Equation Modeling. The results show that person–organization fit and psychological safety positively and significantly influence meaningful work and affective commitment. Meaningful work also has a significant positive effect on affective commitment. However, the indirect effect of person-organization fit on affective commitment through meaningful work was positive but statistically insignificant, while the indirect effect of psychological safety through meaningful work was also not significant, indicating that meaningful work did not mediate either relationship. These findings suggest that lecturers’ affective commitment is shaped primarily through direct value alignment and supportive interpersonal climates rather than indirect meaning-making mechanisms. The study contributes to organizational behavior literature by clarifying the limited mediating role of meaningful work in academic settings and implies that universities should strengthen institutional value congruence and psychologically safe work environments to enhance lecturers’ commitment.
Professionalism and Life Dilemma: The Influence of Self-Efficacy and Work-Life Balance on Employee Performance at Coffee Shop in Pontianak City Helen Hoogendijk; Nova Arestia
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 2 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i2.10689

Abstract

This study aims to analyze professionalism and life dilemmas: the influence of self-efficacy and work-life balance on employee performance at coffee shops in Pontianak City. This study uses an associative approach. The research instrument used in data collection was a questionnaire. This study involved 180 respondents as a sample. Sampling was carried out using a saturated sampling technique covering 180 coffee shop employees in Pontianak City. The statistical analysis approach was carried out using the IBM SPSS Statistics 26 program. Data analysis was carried out using validity, reliability, classical assumptions (multicollinearity, heteroscedasticity, normality, linearity), coefficient of determination, multiple linear regression, F-test, and T-test. The findings of the study indicate that (1) self-efficacy and work-life balance simultaneously have a positive and significant effect on employee performance, (2) self-efficacy has a positive and significant effect on employee performance, and (3) work-life balance has a positive and significant effect on employee performance.