Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EFEKTIFITAS IMPLEMENTASI MANGLE FIREWALL PADA MANAJEMEN BANDWIDTH DI POLITEKNIK NEGERI CILACAP MELALUI PENDEKATAN PPDIOO Andesita Prihantara; Antonius Agung Hartono; Hakim Annaisaburi
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 6, No 1 (2026): JEIS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol6no1.944

Abstract

Computer networks are essential to almost all organizations, agencies, and companies, supporting their activities and serving as a top priority for facilitating information access. One such institution is the Cilacap State Polytechnic, which utilizes the internet to support academic activities. However, the high volume of user activity on the network has caused instability. This study aims to implement a bandwidth management configuration using a Mangle firewall. The study used the PPDIOO (Prepare, Plan, Design, Implement, Operate, Optimize) approach, systematically following the steps to address this issue. The results of the study are a bandwidth management configuration using a mangle firewall in the raw rule, applying the connection bytes parameter, and also using the Peer Connection Queue (PCQ) method. The mangle firewall separates traffic, facilitating bandwidth allocation in the Queue Tree. The new configuration has proven to help allocate bandwidth using PCQ based on user needs at the Cilacap State Polytechnic.Jaringan komputer sangat dibutuhkan hampir diseluruh organisasi, instansi maupun perusahaan untuk menunjang kegiatan, dan menjadi prioritas utama untuk mempermudah dalam mengakses informasi. Salah satunya adalah Politeknik Negeri Cilacap yang merupakan institusi yang menggunakan jaringan internet sebagai penunjang kegiatan akademik, namun dengan begitu banyak aktivitas pengguna dalam menggunakan jaringan internet tersebut membuat jaringan menjadi tidak stabil. Penelitian ini bertujuan mengimplemenyasikan konfigurasi manajemen bandwidth menggunakan firewall mangle. Penelitian dilakukan melalui pendekatan PPDIOO (Prepare, Plan, Design, Implement, Operate, Optimize) secara sistematik melakukan langkah-langkah dalam memperbaiki permasalahan tersebut. Hasil penelitian berupa konfigurasi manajemen bandwidth dengan  firewall mangle pada raw rule dengan menerapkan parameter connection bytes kemudian juga menggunakan metode Peer Connection Queue (PCQ). Firewall Mangle memiliki fungsi untuk memisahkan traffic sehingga akan mudah dalam pembagian bandwidth pada Queue Tree. Konfigurasi yang baru terbukti membantu dalam pembagian bandwidth yang dibagi menggunakan PCQ berdasarkan kebutuhan pengguna di Politeknik Negeri Cilacap.
Integrasi LBS dan WhatsApp pada Sistem Informasi Transaksi Multi-Cabang Zisue dengan Model RAD Andesita Prihantara; Erlangga Widhi Pramono; Nur Wachid Adi Prasetya
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 3 (2026): Juni 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i3.3607

Abstract

Zisue Restaurant confronts operational hurdles owing to human ordering via WhatsApp, which can result in recording errors, difficulties managing several branches, and the lack of an autonomous delivery cost calculation system. The goal of this study is to include Location-Based Service (LBS) features and WhatsApp notifications into a website-based transaction information system. This system was created utilising the Rapid Application Development (RAD) paradigm, with stages including requirements planning, user interface design, incremental construction, and implementation. Google Maps API is utilised to calculate delivery costs automatically depending on distance, and WhatsApp Gateway is used to provide real-time order status messages. Testing findings demonstrate that the system can reliably compute shipping prices, provide order confirmation notifications in less than 5 seconds, and centrally handle transaction data across all branches. The findings of this study suggest that combining LBS and WhatsApp with the RAD strategy improved operational efficiency and service transparency at Zisue Restaurant.Keywords: LBS; WhatsApp Notification; Transaction System; Multi-branch; Rapid Application Development AbstrakRestoran Zisue menghadapi kendala operasional karena pemesanan dilakukan secara manual melalui WhatsApp, yang dapat mengakibatkan kesalahan pencatatan, kesulitan mengelola beberapa cabang, dan kurangnya sistem perhitungan biaya pengiriman otomatis. Tujuan penelitian ini adalah untuk memasukkan fitur Layanan Berbasis Lokasi dan notifikasi WhatsApp ke dalam sistem informasi transaksi berbasis situs web. Sistem ini dibuat dengan menggunakan paradigma Pengembangan Aplikasi Cepat, dengan tahapan termasuk perencanaan kebutuhan, desain antarmuka pengguna, konstruksi bertahap, dan implementasi. Google Maps API digunakan untuk menghitung biaya pengiriman secara otomatis berdasarkan jarak, dan WhatsApp Gateway digunakan untuk memberikan pesan status pesanan secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat menghitung harga pengiriman dengan andal, memberikan notifikasi konfirmasi pesanan dalam waktu kurang dari 5 detik, dan menangani data transaksi secara terpusat di semua cabang. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penggabungan LBS dan WhatsApp dengan strategi RAD meningkatkan efisiensi operasional dan transparansi layanan di Restoran Zisue.