Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Transformasi Pembelajaran Bahasa Inggris melalui Artificial Intelligence Sebagai Upaya Peningkatan Literasi Digital di SMKN 6 Nuur Insan Tangkelangi; Safwan Kasma; Jumarniati Jumarniati; Sunarni Yassa; Sunarti Cambaba
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.2.2025.604

Abstract

Transformasi pembelajaran berbasis teknologi merupakan kebutuhan mendesak dalam era digital, terutama dalam meningkatkan kualitas pengajaran Bahasa Inggris di lingkungan pendidikan vokasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru dan siswa di SMKN 6 Palopo melalui penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris. Program ini dilaksanakan melalui tiga tahapan kegiatan, yaitu: (1) workshop pengenalan konsep AI dalam pendidikan, (2) pelatihan praktis penggunaan tools AI seperti ChatGPT, Grammarly, dan QuillBot, serta (3) implementasi langsung pembelajaran berbasis AI di kelas. Sebanyak 15 guru dan 30 siswa kelas 3 dilibatkan sebagai mitra kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pada indikator literasi digital baik pada guru maupun siswa, khususnya dalam aspek pemahaman konsep AI, keterampilan penggunaan tools AI, dan kemampuan mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Visualisasi data menunjukkan tren peningkatan skor literasi digital setelah kegiatan PKM pada seluruh indikator yang diukur. Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga membangun sikap positif terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah vokasi.
Penerapan Teknologi Tani Presisi Sistem Kontrol Fertigasi dan Sirkulasi Udara Otomatis pada Kelompok Tani Batu Tikumbak Berbasis IoT Nuur Insan Tangkelangi; Rosmiati Rosmiati; Sukmawati Sukmawati; Baso Ali
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.503

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas dan ketahanan usaha hortikultura skala kecil yang terdampak oleh suhu tinggi di lingkungan tropis. Intervensi utama yang dilakukan meliputi perancangan dan pemasangan alat sistem kontrol otomatis fertigasi untuk mengoptimalkan distribusi air dan nutrisi, serta penerapan perangkat pengendali suhu guna mengurangi tekanan panas yang merugikan pertumbuhan tanaman. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang mencakup koordinasi dengan mitra, pengenalan teknologi, pelatihan, dan pendampingan agar keberlanjutan sistem dapat terjamin. Hasil pelaksanaan program ini diharapkan dapat meningkatkan keseragaman pertumbuhan tanaman dan kualitas hasil panen yang lebih baik dibandingkan kondisi sebelum intervensi. Melalui rogram ini diharapkan kombinasi sistem fertigasi cerdas dan pengendalian suhu dapat meningkatkan efisiensi produksi, meminimalkan kerugian akibat iklim ekstrem, serta menjadi solusi yang dapat diterapkan pada usaha pertanian serupa.
Pelatihan Pembuatan Perangkap Serangga Untuk Mengendalikan Hama Pada Pertanaman Rahmawasiah Rahmawasiah; Andi Safitri Sacita; I Nyoman Arnama; Ahmad Syukur Daming; Muhammad Hasby; Nuur Insan Tangkelangi; Rosmiati Rosmiati
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i1.380

Abstract

Kegiatan pengabdian pelatihan pembuatan perangkap serangga untuk mengendalikan hama pada pertanaman bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada siswa tentang jenis perangkap, manfaat dan cara pembuatan perangkap yang dapat digunakan untuk mengendalikan serangga hama pada pertanaman. Melalui program ini siswa diharapkan dapat mengetahui dan membuat perangkap untuk mengendalikan hama pada tanaman baik dalam skala tanaman pekarangan ataupun perkebunan. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan kegiatan penyuluhan berupa pemberian materi tentang hama pada tanaman. Kemudian dilakukan kegiatan pelatihan membuat beberapa perangkap berupa yellow trap, pitfall dan perangkap lalat buah. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan melihat kemampuan siswa membuat dan menggunakan perangkap hama untuk pengendalian pada tanaman. Hal ini merupakan upaya untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang pengendalian hama yang ramah lingkungan sehingga untuk mengurangi penggunaan bahan kimia dalam dmenunjang pertanian yang berkelanjutan.
Exploring Students' Perceptions of Duolingo: Engagement, Motivation, and Self-Confidence Nuur Insan Tangkelangi; Rahmawati Upa; Andi Mangnguntungi Sudirman
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i3.4376

Abstract

Mobile-assisted language learning (MALL) is increasingly used to extend English learning beyond the classroom, but evidence about learners' experiences remains fragmented because engagement, motivation, and self-confidence are often examined separately. This study investigated university EFL learners' perceptions of Duolingo across these interrelated dimensions while also recognizing perceived challenges as an intended questionnaire domain. A quantitative cross-sectional descriptive survey was conducted among university English learners with prior experience using Duolingo. Data were collected over two weeks using a structured five-point Likert questionnaire and summarized descriptively. Four in five respondents reported positive engagement. Motivation was characterized more strongly by goal achievement and intrinsic interest than by extrinsic rewards, while self-confidence was strongest for vocabulary and grammar and comparatively weaker for extended writing. Separate numerical results for perceived challenges were not available; therefore, no quantitative claim is made for that domain. By interpreting engagement, motivation, and self-confidence within a single learner-perception framework, the study contributes an integrated view of the psychological dimensions of MALL use while avoiding claims of causal proficiency gains. Pedagogically, the findings support Duolingo as a supplementary component of blended EFL instruction that should be paired with contextualized speaking, extended writing, and teacher feedback.