Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sciscitatio : Journal for Biological Science

Potency of Super Red Dragon Fruit Flesh Extract (Hylocereus costaricencis) in Herbal Lipstick as Colorant, Antioxidant and Antibacterial Anjarsari, Lusiana Dian; Aditiyarini, Dwi; Guntoro
SCISCITATIO Vol 1 No 1 (2020): Volume 1, Number 1, January 2020
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/sciscitatio.2020.11.19

Abstract

Lipstick is one kind of cosmetics which is used as lips colorant to increase self-confidence. Nowadays, lipsticks from natural source is popular to reduce the negative impact of chemical compound or synthetics colorant in lipstick intensively for health. Super red dragon fruit is one kind of natural ingredients which can be used as colorant for lipstick. Moreover, this fruit is rich of antioxidant and antibacterial component that is good for skin health. In this research, extract of super red dragon fruit flesh was added in the lipstick during preparation with variation of concentration 0, 10, 20, 30 and 40%. Antioxidant analysis resulted the IC50 value in 81.55% indicating the strong antioxidant properties. Furthermore, the concentration of dragon fruit extract 40% was able to inhibit the growth of Staphylococcus aureus bacteria.
Peningkatan Produksi Saponin pada Kultur Kalus Ginseng Jawa (Talinum paniculatum Gaertn) dengan Penambahan Ekstrak Yeast Dena, Amelia; Restiani, Ratih; Aditiyarini, Dwi
SCISCITATIO Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2, Number 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/sciscitatio.2021.21.48

Abstract

Ginseng jawa (Talinum paniculatum Gaertn) merupakan tanaman yang dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional masyarakat Indonesia. T. paniculatum berkhasiat dalam meningkatkan nafsu makan dan afrodisiaka. Upaya peningkatan produksi saponin pada T. paniculatum memerlukan metode yang efektif yaitu elisitasi. Ekstrak yeast (Saccharoyces cerevisiae) digunakan sebagai elisitor karena kemampuannya dalam memproduksi metabolit sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi elisitor ekstrak yeast (0,025%, 0,05%, 0,075%, 0,1%, dan 0,5%) dan waktu inkubasi (1, 2, dan 3 minggu) terhadap biomassa dan produksi saponin dari kultur kalus daun T. paniculatum. Media yang digunakan adalah MS (Murashige and Skoog). Identifikasi saponin menggunakan KLT (Kromatografi Lapis Tipis). Hasil menunjukkan konsentrasi ekstrak yeast dan waktu inkubasi tidak berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan biomassa kalus T. paniculatum. Konsentrasi ekstrak yeast 0,075% dengan waktu inkubasi 3 minggu menghasilkan luas noda saponin tertinggi yaitu 0,549 cm2.
Pemanfaatan Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Eter Diadema setosum dari Pantai Kukup dan Pantai Sundak Gunungkidul sebagai Antiinflamasi Tiffany, Yollanda; Prasetyaningsih, Aniek; Aditiyarini, Dwi
SCISCITATIO Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2, Number 2, Juli 2021
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/sciscitatio.2021.22.68

Abstract

Bulu babi atau landak laut merupakan hewan laut yang tergolong dalam kelas Echinoidea. Kelompok hewan dari kelas Echinoidea mempunyai kemampuan menghasilkan metabolit sekunder yang memiliki efek farmakologis seperti antibakteri, antitumor dan kanker, antioksidan, dan antiinflamasi. Salah satu metabolit sekunder dari yang dihasilkan oleh hewan dari kelompok Echinoidea adalah Ovothiol-A yang berpotensi sebagai antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari metabolit sekunder dari Diadema setosum yang berasal dari Pantai Selatan Gunungkidul dan studi potensinya sebagai antiinflamasi. Hasil uji KLT dan FTIR menunjukkan bahwa spesies Diadema setosum sebagai salah satu anggota Echinoidea diduga mengandung senyawa Ovothiol-A pada bagian organ maupun cangkangnya. Senyawa diduga sebagai Ovothiol-A yang dihasilkan oleh D. setosum memiliki kemampuan antiinflamasi yang ditunjukkan oleh penyempitan luka pada mencit yang diberi perlakuan ekstrak bagian organ (100%) D.setosum dengan rata-rata penyempitan luka 0,44±0,256 mm/hari. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak D. setosum memiliki senyawa Ovothiol-A yang dapat berfungsi sebagai antiinflamasi. Ekstrak D. setosum bagian organ memiliki kemampuan antiinflamasi yang lebih baik.