Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PEMERINTAH KOTA BEKASI DALAM PENANGANAN KETERBATASAN LAHAN PEMAKAMAN DI TPU PERWIRA KOTA BEKASI Nindya Ellise; Maulana Rifai; Prilla Marsingga
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 7 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpg.v7i3.2297

Abstract

The purpose of this study was to determine the government's strategy in handling the limited burial space at the TPU Perwira Bekasi City. This type of research uses descriptive qualitative research based on purposive sampling, the data collection techniques used are observation, interviews and documentation. Data analysis techniques are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that there are dimensions of programs, budgets and procedures (Wheleen Hunger, 2000) that have been running for more than 60% and are included in the "Good" category. In the program dimension, the Bekasi City government UPTD has made maximum efforts to realize a free funeral program. In the budget dimension, the Bekasi City Government allocates a budget of 10 billion for 2 ha without any intervention from the private sector. In the procedure dimension, the mechanism for making requests for funeral permits is running for up to 90% of those who have a burial land application permit (IPTM) in accordance with the Bekasi City Government Work Plan. Keywords : Government Strategy, limited spaces for graves, Bekasi City.
Analisis kualitas pelayanan publik bagian kependudukan di kecamatan cibitung bekasi Egy Ferdian; Gili Argenti; Prilla Marsingga
KINERJA Vol 18, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkin.v18i3.10071

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang pelayanan publik di suatu lembaga pemerintahan. Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi merupakan salah satu instansi pemerintah yang menyelenggarakan pelayanan publik salah satunya di bidang kependudukan. Kendala, dalam memberikan pelayanan publik di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi yaitu terkendala pada terbatasnya kemampuan Sumber Daya Manusia yang memiliki kompetensi dalam bidang Teknologi Informasi sehingga terdapat keterlambatan dalam pembuatan kartu keluarga. Tujuan dalam artikel ini yaitu untuk menganalisi serta mengkaji kualitas pelayanan publik di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.  Metode dalam artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil kajian dalam artikel ini yaitu pelayanan public yang dilakukan oleh Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi yang berkaitan dengan  kesadaran pegawai, adanya aturan, faktor organisasi, faktor kemampuan dan ketrampilan, faktor sarana pelayanan dapat dikatakan berjalan dengan baik. Hal yang harus ditingkatkan yang berkaitan dengan sumber daya manusia yang berarti aparat pemerintahan Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Manajemen Strategi Pemerintah Dalam Peningkatan Ketahanan Pangan Nafisah Ikbar Fadhilah; Maulana Rifai; Prilla Marsingga
SOCIETAS Vol 10 No 1 (2021): Societas : Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/sjias.v10i1.3425

Abstract

Food security is a condition where food is fulfilled for all people at any time of which quality isguaranteed, nutritious, safe from harmful substances and is evenly distributed and affordable to all. Forthis reason, the food diversification program is implemented in one of the Women's Farmer Groups(KWT) in Cilewo Village, Telagasari District because KWT is the most active farmer group in Karawang.The purpose of this study was to determine the government's strategic management in increasing foodsecurity through food diversification based on local resources by implementing sustainable food gardens(P2L) in Asih Munggaran's Women Farmers Group (KWT) This study uses a descriptive method with aqualitative approach, namely the type of research that seeks to describe a phenomenon in accordancewith what happens in the field which produces descriptive data in the form of words, written documents,and pictures. Data collection techniques used are through literature and field studies (interviews,observation and documentation). Researchers found that the existence of a strategy for diversifying foodconsumption in Karawang Regency has formed an achievement of diverse food patterns in the communityand fostered the spirit of creativity of the members of Asih Munggaran's Women Farmers Group (KWT)from the use of sustainable food yards so that they can help meet household income. farm household.However, the use of yards is still dominated by plantation / agricultural land and has not been maximizedfor livestock.
Peran Indonesia Sebagai Mediator Dalam Penyelesaian Sengketa Wilayah Sabah antara Malaysia Dari Filipina Abdul Asha Syahdad; Muchamad Nauval N S; Prilla Marsingga
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 3 (2023): Oktober
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10044932

Abstract

Jurnal ini membahas ini membahas sengketa wilayah antara Malaysia dan Filipina atas Sabah, sebuah negara bagian di Malaysia yang terletak di bagian utara pulau Kalimantan. Konflik ini bermula dari klaim Kesultanan Sulu atas wilayah tersebut, yang diyakini telah disewakan kepada British North Borneo Company pada tahun 1878 dan diwarisi oleh Malaysia setelah kemerdekaannya dari Inggris pada tahun 1957. Perselisihan ini telah berlangsung selama beberapa dekade dan melibatkan banyak pihak, termasuk upaya diplomatik dan militer oleh kedua belah pihak. Indonesia, sebagai negara tetangga, telah berperan dalam memediasi konflik tersebut, namun keterlibatannya masih terbatas. Jurnal ini juga membahas dinamika perselisihan Sabah yang merupakan permasalahan kompleks yang melibatkan faktor sejarah, hukum, dan politik. Perselisihan ini masih belum terselesaikan, dan baik Malaysia maupun Filipina terus menegaskan klaim mereka atas Sabah. Lalu dapat di simpulkan bahwa konflik tersebut merupakan masalah bilateral antara Malaysia dan Filipina, dan penyelesaiannya masih merupakan tantangan.
Studi Keamanan Lingkungan: Aktor Transnasional dalam Penanganan Pencemaran Sungai Citarum Prilla Marsingga
Jurnal Komunikasi, Masyarakat Dan Keamanan Vol 2 No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : LPPMP Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/komaskam.v2i1.3208

Abstract

Sungai Citarum telah menjadi perhatian internasional karena masalah pencemaran yang sangat berat. Sungai Citarum pun kemudian tak luput dinobatkan sebagai sungai terkotor di dunia. Pencemaran Sungai Citarum berada pada tataran isu keamanan lingkungan. Kasus tersebut kemudian mengundang respon dari banyak pihak yaitu aktor lokal dan internasional yang kemudian membentuk sebuah jaringan dan disebut sebagai Transnational Advocacy Networks (TAN). Mereka bergerak dalam mekanisme TAN sebagai usaha persuasi dan sosialisasi, yaitu: information politics, symbolic politics, leverage politics, dan accountability politics, serta menciptakan pola Boomerang Pattern. Penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode penelitian sosial kualitatif. TAN dalam penyelamatan Sungai Citarum ini dilakukan oleh banyak aktor dari berbagai kalangan seperti NGO lokal, NGO Internasional, Media, Akademisi dan Ahli serta Lembaga Penelitian Independen dalam dan luar negeri. Strategi- strategi yang dilakukan, kemudian menghasilkan beberapa pengaruh yaitu: mempengaruhi pembuatan agenda dan isu; mempengaruhi posisi negara dan organisasi internasional; mempengaruhi perubahan prosedur dan kebijakan aktor target; dalam mempengaruhi perilaku negara.
Pengaruh Naga Mother's Association dalam Meredakan Konflik di Timur Laut India Solihah, Alfiyana; Rachmania Dwi Septiana; Prilla Marsingga
Jurnal Ilmu Hubungan Internasional LINO Vol 3 No 2 (2023): Ekonomi Politik Global di Kawasan Indo Pasifik
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/lino.v3i2.3173

Abstract

Membahas bagaimana konflik di India Timur Laut Konflik di wilayah tersebut dapat menjadi konflik antar etnis dan negara, konflik antar kelompok etnis, dan konflik antara kelompok etnis dan non-nasional. Naga Mother's Association (NMA) adalah sebuah organisasi non-pemerintah yang telah memainkan peran penting dalam mempromosikan perdamaian dan mengadvokasi hak-hak perempuan dan anak-anak di wilayah Timur Laut India. NMA telah mengadopsi motto " Shed No More Blood ". Penelitian ini menyoroti peran organisasi masyarakat sipil dalam mempromosikan perdamaian dan mengadvokasi hak-hak perempuan dan anak-anak di wilayah-wilayah yang terkena dampak konflik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan komprehensif yang membahas akar penyebab konflik dan melibatkan semua pemangku kepentingan, termasuk organisasi sipil, yang diperlukan untuk mencapai perdamaian yang langgeng di India Timur Laut.
Pengaruh Kemerdekaan Taiwan terhadap Keamanan Pertahanan, Ekonomi, dan Politik Tiongkok Abdurrohim, Muhammad; Yasmin Alya Salsabila; Prilla Marsingga
Jurnal Ilmu Hubungan Internasional LINO Vol 3 No 2 (2023): Ekonomi Politik Global di Kawasan Indo Pasifik
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/lino.v3i2.3174

Abstract

Artikel ini membahas mengenai konflik Tiongkok-Taiwan yang terdapat intervensi Amerika Serikat di dalamnya serta menganalisis mengenai dampak yang akan timbul apabila Taiwan Merdeka terhadap keamanan pertahanan, ekonomi, dan politik Tiongkok. Taiwan yang merasa diabaikan pada masa perang saudara yang terjadi pada 1945-1949 antara Partai Komunis Tiongkok (PKT) dan Partai Nasionalis Tiongkok (PNT), Revolusi Komunis pada tahun 1949, dan Taiwan yang memiliki paham demokratis lebih condong ke barat ditandai dengan kedekatannya dengan Amerika Serikat membuat Taiwan enggan untuk bersatu menjadi bagian dari Tiongkok. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena-fenomena yang ada di dalam pengaruh kemerdekaan Taiwan yang dipengaruhi AS bagi Tiongkok secara jelas dan faktual. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa Kemerdekaan Taiwan yang dipengaruhi AS akan berdampak pada keamanan pertahanan, ekonomi, dan politik Tiongkok, yaitu: secara Pertahanan Tiongkok akan terancam dengan adanya pangkalan militer Amerika Serikat di Taiwan; Secara ekonomi berkurangnya pendapatan negara karena hilangnya sumber daya alam yang ada di Taiwan dan jalur perdagangan laut yang terhambat; secara Politik akan menyebarnya paham demokratis dan stabilitasi politik di Tiongkok terguncang karena terjadinya gerakan serupa di daerah lainnya.
PARTISIPASI MASYARAKAT DESA WARUNG BAMBU DALAM KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DESA DI DESA WARUNG BAMBU Pramudya, Fathur Rizky; Marsingga, Prilla; Purnamasari, Hanny
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 4 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i4.3602

Abstract

Artikel Jurnal penelitian ini mendeskripsikan tentang Pembangunan Desa adalah Sebagai suatu gerakan karena pada hakekatnya semua gerakan atau usaha kegiatan pembangunan diarahkan ke desa-desa. Sebagai suatu gerakan dimana pembangunan desa mengusahakan mewujudkan masyarakat sesuai dengan cita-cita Nasional Bangsa Indonesia yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Seperti yang telah diuraikan di atas bahwa pembangunan desa meliputi beberapa faktor dan berbagai program yang dilaksanakan oleh aparat departemen, pemerintah daerah dan seluruh masyarakat. Oleh karena itu pelaksanaannya perlu ada koordinasi dari pemerintah baik pusat maupun daerah serta desa sebagai tempat pelaksanaan pembangunan agar seluruh program kegiatan tersebut saling menunjang dan terlaksana dengan baik sesuai dengan rencana, sehingga dapat berdaya guna dan berhasil guna.Permasalahan di dalam pembangunan perdesaan adalah rendahnya aset yang dikuasai masyarakat perdesaan ditambah lagi dengan masih rendahnya akses masyarakat perdesaan ke sumber daya ekonomi seperti lahan/tanah, permodalan, input produksi, keterampilan dan teknologi, informasi, serta jaringan kerjasama. Disisi lain, masih rendahnya tingkat pelayanan prasarana dan sarana perdesaan dan rendahnya kualitas SDM di perdesaan yang sebagian besar berketerampilan rendah (low skilled), lemahnya kelembagaan dan organisasi berbasis masyarakat, lemahnya koordinasi lintas bidang dalam pengembangan kawasan perdesaan.
Strategi Pengelolaan Pariwisata di Masa Pandemi Covid-19 (Studi di Wisata Kawung Tilu Kabupaten Bekasi) Puziah, Dini Septi; Argenti, Gili; Marsingga, Prilla
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 4 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i4.2553

Abstract

The Covid-19 pandemic has resulted in global and local tourism slumping, which is influenced by the implementation of social restrictions and even the closure of tourist attractions, causing the level of tourist visits has been decreased drastically. That problem is a challenge for the government to seek strategic steps in accelerating its recovery with the intention that the tourism sector continues to develop and be able to carry out activities by implementing health protocols during the Covid-19 pandemic. One of the tourist attractions in the Bekasi Regency that has been affected by the Covid-19 pandemic is the Wisata Kawung Tilu. This research was conducted since one of the locations vulnerable to the spread of the Covid-19 virus is a tourist spot. The purpose of this study was to describe how the Wisata Kawung Tilu management strategies in Bekasi Regency were during the Covid-19 pandemic. The focus of this study used the variable theory of strategy, according to J. Winardi (2003), which consists of goals, policies, and stages. This study used a descriptive study method with a qualitative approach. The study results indicated that the Wisata Kawung Tilu management strategies emphasize the management of providing facilities and infrastructure that meet health protocols as well as visitor management. Management has been considered to be quite good by promoting in online media, conducting collaboration between the Bekasi Regency Tourism Department and the National Task Force for Covid-19 Handling in the form of observing tourism-sites as well as Kawung Tilu Tourism entrepreneurs with the Kelompok Sadar Wisata (Tourism Awareness Group) of Kawung Tilu. The Wisata Kawung Tilu has implemented facilities that support health protocols such as portable sinks, body temperature thermometers, hand sanitizers, and masks. The Covid-19 pandemic has resulted in global and local tourism slumping, which is influenced by the implementation of social restrictions and even the closure of tourist attractions, causing the level of tourist visits has been decreased drastically. That problem is a challenge for the government to seek strategic steps in accelerating its recovery with the intention that the tourism sector continues to develop and be able to carry out activities by implementing health protocols during the Covid-19 pandemic. One of the tourist attractions in the Bekasi Regency that has been affected by the Covid-19 pandemic is the Wisata Kawung Tilu. This research was conducted since one of the locations vulnerable to the spread of the Covid-19 virus is a tourist spot. The purpose of this study was to describe how the Wisata Kawung Tilu management strategies in Bekasi Regency were during the Covid-19 pandemic. The focus of this study used the variable theory of strategy, according to J. Winardi (2003), which consists of goals, policies, and stages. This study used a descriptive study method with a qualitative approach. The study results indicated that the Wisata Kawung Tilu management strategies emphasize the management of providing facilities and infrastructure that meet health protocols as well as visitor management. Management has been considered to be quite good by promoting in online media, conducting collaboration between the Bekasi Regency Tourism Department and the National Task Force for Covid-19 Handling in the form of observing tourism-sites as well as Kawung Tilu Tourism entrepreneurs with the Kelompok Sadar Wisata (Tourism Awareness Group) of Kawung Tilu. The Wisata Kawung Tilu has implemented facilities that support health protocols such as portable sinks, body temperature thermometers, hand sanitizers, and masks.
Analisis Standar Kerja Mahkamah Internasional Sebagai Mediator Dalam Penyelesaian Konflik Israel-Palestina (7 Oktober 2023) Zubair, M Ferry; Firdaus, Muhammad Fadhil; Marsingga, Prilla
Kajian Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences - Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/khi.2024.3.1.10907

Abstract

The crimes that Israel has committed against the Palestinian people have sparked outrage in the international community, especially South Africa, which has begun to drag Israel to the International Court of Justice on suspicion of genocide. The International Court plays a role as a third party in fulfilling the standard principles of work as a mediator to provide a resolution to the Israeli-Palestinian conflict. The research method used in this journal is a qualitative method with library study research methods. This research aims to increase readers' understanding regarding the working standards of the International Court of Justice which acts as a mediator in the Israeli-Palestinian conflict. It was decided to bring the Israeli occupation of Palestine to the level of the International Court of Justice after the UN General Assembly (UNGA) meeting on 30 December 2022. The majority of member states voted in favour of seeking a court opinion regarding the legal consequences of Israel's occupation of Palestine. To follow up on the UNGA, the International Court of Justice held a hearing session attended by 52 countries from 19 February 2024 to 26 February 2024. The International Court's function is to uphold international law and ensure that all parties involved in the conflict receive fair treatment. The decision resulting from the International Court of Justice trial is binding, meaning that the countries involved in the court must comply with what is stated in the decision. The interim ruling produced by the International Court of Justice emphasizes the importance of protecting human rights and compliance with the principles of international law. However, in reality, Israel is only implementing decisions such as opening humanitarian aid routes to Palestine.
Co-Authors Abda Abda Abdul Asha Syahdad Ade, Pinto Rahmat Akmal, Mochamad Aliyayahya, Fara Amelia, Givenchy Citra Amelia, Winda Anggoro, Catur Wisnu Annisa Febrianti Putri Indrasari Argenti, Gili Argenti, Gili Aulia, Chisty Aulia, Muhamad Dava Aulia, Yolanda Putri Azzahra, Naila Putri Cahyani, Agista Nur Chrishanum, Nadila Darel Farros Kurniawan Dhiaulhaq, Sultan Egy Ferdian Elvira Ramdayanti Eva Monica Eva Monica Eva Monica, Eva Monica Faridah, Silvia Nurhaliza Ferdian, Egy Firdaus, Muhammad Fadhil Fitriyanti, Andini Aulia Gili Argenti Gili Argenti Gilli Argenti Hanny Purnamasari Komalasari, Apriyani Nur Lisa Novita Hartanti Lubis, Flori Mardiani Made Panji Teguh Santoso Maharanie, Popy Maudina, Jeanita Seilia Maulana Rifai Maulana Rifai Mayza Ariella Nurandriyanti Muchamad Nauval N S Muhammad Fauzan, Nanda Muhammad Wilda Nurifqi Nadila Chrishanum Nafisah Ikbar Fadhilah Nanda Galih Saputra Nindya Ellise Nurifqi, Muhammad Wilda Nurul Hichmah Pramudya, Fathur Rizky Pratama, Dafa Wisuda Pratama, Tio Purnamasari, Hanny Putri, Dzikra Zhafira Putri, Fannissa Melya Puziah, Dini Septi Rachmania Dwi Septiana Rahmadini, Fanika Rahmat Hidayat Rifai, Maulana Rifa’i, Maulana Safiqri, Farhan Afif Sandra Mutiara Pratiwi Santosa, Annisa Ramadhani Santoso, Made Panji Teguh Sarah, Junia Serrafona, Bethany Setyani, Nindi Nurfahmi Setyowati, Kinanti Diah Ayu Sitorus, Lydia Angelica Solihah, Alfiyana Sopyani, Indah Taufik Muhammad Ramadhan Teguh Santoso, Made Panji Umul, Nazwatul Fathi Waldy, Bryan Alexander Wardah, Sofia Yasmin Alya Salsabila Yosia, Aldo Zahra, Nazhifah Zubair, M Ferry Zubair, M. Ferry