Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

APLIKASI MOLECULARLY IMPRINTED POLYMER (MIP) BERBASIS 2- VINYLPYRIDINE SEBAGAI ADSORBEN SELEKTIF ION LOGAM TEMBAGA (II) Arum Wiranti; Siti Marwati
Jurnal Elemen Kimia Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Kimia Dasar
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mensintesis Cu-MIP, mengetahui karakteristik Cu-MIP, kondisi optimumadsorpsi Cu-MIP, dan selektivitas adsorpsi Cu-MIP dalam sampel. Cu-MIP disintesis menggunakan 2-vinylpyridine sebagai monomer fungsional, etilen glikol dimetakrilat sebagai crosslinker, ion Cu2+ sebagai template,dan benzoil peroksida sebagai inisiator. NIP digunakan sebagai pembanding yang disintesis dengan cara yang samatetapi tidak menggunakan ion Cu2+ sebagai template. Karakterisasi Cu-MIP menggunakan FTIR. Variasi waktuadsorpsi Cu-MIP 2; 3; 4; dan 5 jam dan variasi pH inisial 1; 2; 3; dan 4. Cu-MIP selektif apabila memberikan nilaikapasitas adsorpsi tertinggi untuk ion Cu2+ dibandingkan kapasitas adsorpsi ion kompetitornya (Cd2+). Berdasarkanspektrum FTIR menunjukkan gugus fungsi yang terdapat pada Cu-MIP setelah template dilepas hampir samadengan NIP. Waktu adsorpsi optimum adalah 5 jam, pH optimum adalah pH 4. Kapasitas adsorpsi Cu-MIP sebesar10,4351 mg/g dan Cu-MIP lebih selektif daripada NIP.Kata kunci: Cu-MIP, ion Cu2+, waktu adsorpsi, pH, selektivitas
OPTIMASI POTENSIAL, SUHU LARUTAN, DAN PENGARUH PENGADUKAN PADA ELEKTRODEPOSISI ION LOGAM Ag(I) DALAM LIMBAH CAIR ELEKTROPLATING DENGAN MENGGUNAKAN AGEN PEREDUKSI FORMALDEHIDA Abdul Fikar Amigato Abdul Fikar Amigato; Siti Marwati Siti Marwati
Jurnal Elemen Kimia Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Kimia FMIPA UNY
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Penelitian Kimia FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan potensial dan suhu larutan optimal, pengaruh pengadukan pada proses elektrodeposisi ion logam Ag(I) dalam limbah cair elektroplating serta pengaruh formaldehida terhadap karakteristik deposit Ag.Subjek penelitian ini adalah limbah cair elektroplating yang diambil dari sentra kerajinan perak Kotagede Yogyakarta. Objek penelitian adalah efisiensi elektrodeposisi pada variasi potensial dan suhu. Proses elektrodeposisi dilakukan dengan variasi potensial; suhu larutan; dan perlakuan pengadukan. Konsentrasi Ag(I) hasil elektrodeposisi dianalisis dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom. Kualitas deposit Ag ditentukan dengan pengamatan secara visual. Struktur kristal hasil elektrodeposisi ditentukan dengan metode Difraksi Sinar-X.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) potensial optimal sebesar 5 volt dengan efisiensi elektrodeposisi yaitu 40,887%; 2) suhu optimal 500C dengan efisiensi elektrodeposisi yaitu 41,905%; 3) adanya perlakuan pengadukan dapat memperbesar efisiensi elektrodeposisi yaitu 48,556%; dan 4) deposit Ag hasil elektrodeposisi dengan penambahan formaldehida lebih kristalin dengan parameter kisi rata-rata 4,0751 Å dibandingkan dengan tanpa penambahan formaldehida dengan perameter kisi rata-rata 4,0553 Å.
OPTIMASI KONDISI ELEKTROKOAGULASI ION LOGAM TIMBAL (II) DALAM LIMBAH CAIR ELEKTROPLATING Enny Dwi Cahyanti; Siti Marwati
Jurnal Elemen Kimia Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Kimia Dasar
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, 1) karakter limbah cairelektroplating, 2) kombinasi elektroda optimum, 3) waktu optimum, 4) rapat arusoptimum dan 5) pH optimum. Subjek penelitian adalah ion logam timbal (II).Objek penelitian adalah efisiensi elektrokoagulasi terhadap penurunankonsentrasi ion logam timbal (II). Langkah pertama ialah krakterisasi awallimbah cair elektroplating. Selanjutnya optimasi kombinasi elektroda pelat Al danFe. Optimasi waktu dilakukan dengan variasi waktu 30, 60, 90, dan 120 menit.Optimasi rapat arus dilakukan dengan variasi rapat arus 0,00125; 0,00375;0,00625; dan 0,00875 A/cm2. Hasil penelitian karakter awal limbah cairelektroplating tidak berbau, berwarna dan pH ≤ 2,5. Kandungan ion logam timbal(II) melebihi ambang batas. Proses elektrokoagulasi kondisi elektroda optimumadalah Al-Al dengan nilai efisiensi sebesar 75,84%. Waktu optimum adalah 60menit dengan nilai efisiensi sebesar 75,84%. Rapat arus optimum adalah 0,00875A/cm2 dengan nilai efisiensi sebesar 95,40%. pH optimum adalah 8 dengan nilaiefisiensi sebesar 96,90%.Kata kunci : elektrokoagulasi, elektroda, pH, rapat arus, waktu.
Pengembangan Outbound Sains untuk Anak-anak di Hutan Wisata Wana Rahayu Sleman Yogyakarta Marwati, Siti; Salirawati, Das; Purtadi, Sukisman
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 7 No. 2 (2023): Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v7i2.60130

Abstract

Wana Rahayu merupakan salah satu jenis wisata alam yang berkonsep hutan mini. Wana Rahayu telah dirintis sejak tahun 2005 oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) yang berjumlah 30 orang. Kelompok ini memanfaatkan tanah kas desa seluas 2 ha untuk menanam tanaman keras. Setelah tumbuh dengan subur kawasan tersebut menjadi seperti hutan mini. Oleh warga setempat dan KTH, tempat tersebut dikembangkan menjadi tempat yang berkonsep sebagai destinasi wisata dengan berbagai fasilitas dan wahana. Oleh karena itu diperlukan upaya pengembangan yang memanfaatkan konsep yang ada berupa pengembangan outbound sains. Pengembangan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Wana Rahayu dan pemuda. Pelatihan diikuti oleh 17 orang peserta. Materi pelatihan adalah konsep dasar, eksplorasi lokasi sebagai media outbound sains dan manajemen pengembangan outbound sains. Kegiatan ini dilengkapi dengan praktek langsung percobaan sains sederhana. Semua peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini dari awal sampai akhir. Hasil pelatihan diimplementasikan kepada anak-anak SD di lingkungan Moyudan berupa kegiatan outbound sains di Wana Rahayu. Secara keseluruhan, lebih dari 80% peserta dapat memahami dan memperaktekkan semua materi yang disampaikan. Hasil pelatihan ini diperoleh volunteer pendamping outbound sains dan manajemen outbound sains yang lebih baik serta kerjasama antara perguruan tinggi dan mitra khalayak sasaran yaitu pemerintah Desa Sumberrahayu.
Curcumin Electropolymerization to Graphite Modification for Pb2+ Electrochemical Sensing Marwati, Siti; Prodjosantoso, Anti Kolonial; Padmaningrum, Regina Tutik; Wiraputri, Luthfia
Indonesian Journal of Chemistry and Environment Vol. 7 No. 2 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ijoce.v7i2.81727

Abstract

Curcumin is an organic ligand that can be electrocatalytic. Curcumin can be coated on graphite electrodes to produce electrodes modified with curcumin (GPC). Curcumin acts as a ligand and forms complex compounds with metals. The modification process was carried out by electropolymerization. The electrochemical method characterized the electroactive area, electron transfer, and interaction between the electrode and Pb2+ metal ions. Functional groups and surface morphology were characterized using FTIR and SEM. Validation of analytical methods including linear range, sensitivity, limit of detection, limit of quantitation, precision, and accuracy. The interaction of the GPC electrode with Pb2+ follows the electrochemical adsorption process. The GPC electrode can identify the presence of Pb2+ metal ions with a range of 3.01-70.03 µM and 181-919.2 µM. The results of the analytical method validation include linear ranges of 3.125-67.400 µM and 179.334-919.5 µM; sensitivity of 3.3605 µA/µM; limit of detection of 6.07 µM; limit of quantitation of 18.39 µM; precision of 0.93%; and accuracy of 99%.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN IPA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DITINJAU DARI KETERAMPILAN GENERIK SAINS DAN SIKAP ILMIAH Yohan, Lestiana; Widodo, Eko; Marwati, Siti
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui keefektifan model pembelajaran IPA berbasis Problem Based Learningditinjau dari keterampilan generik sains pada peserta didik SMP kelas VII (2) mengetahui keefektifan model pembelajaran IPA berbasis Problem Based Learningditinjau dari sikap ilmiah pada peserta didik SMP kelas VII. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain penelitian pretest-posttest nonequivalent control group design.  Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP N 2 Wates pada semester genap tahun ajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas VII A dan VII D. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Kelompok yang diberikan perlakuan dengan model Problem Based Learning adalah VII D dan kelompok sampel yang tidak diberikan perlakuan adalah VII A. Teknil analisis data menggunakan uji-t independet sampel t-test menggunakan bantuan SPSS 18.0. Keefektifan model pembelajaran Problem Based Learning ditinjau dari keterampilan generik sains dianalisis dengan ukuran efek atau effect size, sedangkan untuk mengetahui peningkatan model pembelajaran menggunakan nilai rata-rata lembar observasi keterampilan generik sains dan sikap ilmiah peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning efektif meningkatkan keterampilan generik dan sikap ilmiah peserta didik, dilihat dari nilai rata-rata kedua kelas yakni pada kelas eksperimen sebesar 72,78dan 71,51. Sedangkan kelas kontrol sebesar 64,45 dan 59,27. Keefektifan model pembelajaran Problem Based Learning ditinjau dari keterampilan generik sains dibuktikan dengan rata-rata gain skor kelas eksperimen lebih besar daripada kelas kontrol. Untuk ukuran efek yang diberikan model Problem Based Learning dalam meningkatkan keterampilan generik sains sebesar 1,16 termasuk dalam kategori besar. Kata kunci:  Problem Based Learning, keterampilan generik sains, sikap ilmiah