Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Highest Education Smartphones Use and It’s Relationship with Students Engagement Fitria, Jihan; Mariono, Andi; Maureen, Irena Yolanita
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 8 No. 4 (2023): Oktober
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v8i4.8850

Abstract

This study aims to explain the influence of smartphones on student engagement in state university students in the city of Surabaya. This study used 85 total samples. This type of research is quantitative research using survey methods with the following stages; observation of research locations, preparation of questionnaires, distribution of questionnaires, validity testing, data collection, processing of research results, analysis of research results, discussion. The results showed that the influence of smartphones on student engagement was 0.057 or 5.7% with a significance of 0.028 <0.05. Test results t-table is greater than t-count, i.e. t-count = 2.232 ≥ (t-tab) = 1.989. it can be proven that there is a variable influence of smartphone use on student engagement in state university students in the city of Surabaya. This can be proven from the results of the t test, namely t count 2.232 greater than table 1.989 with a significance level of 0.028. This means that there is an influence on smartphone use on student engagement. Furthermore, when reviewed from the results of the Model Summary table on the R test square scored a coefficient of determination of 0.057 or 5.7%. This means that the variable smartphone use (X1) has a contributing influence on student engagement (Y) by 5.7% and the other 94.3% is influenced by other variables outside the variable of smartphone use.
Evaluasi Model CIPP Berbasis SPADA Pada Mata Kuliah Dasar Umum Di Universitas Wijaya Putra Priyambudi, Surya; Bachri, Bachtiar Sjaiful; Maureen, Irena Yolanita
Jurnal Kependidikan Media Vol. 14 No. 1 (2025): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v14i1.17907

Abstract

Proses pembelajaran daring pada pendidikan tinggi tentu saja memiliki tantangan tersendiri, salah satu kendala yang dialami mahasiswa saat menjalani perkuliahan secara daring adalah jaringan internet yang tidak stabil terutama bagi mereka yang tinggal di daerah pelosok. Dalam menggunakan model CIPP, yang mencakup context, input, process, and product, untuk menilai pembelajaran melalui sistem pembelajaran daring pada mata kuliah dasar umum. Karena model CIPP lebih bersifat umum, maka penelitian ini bertujuan untuk menggunakannya. Komponen-komponen yang ada di dalam model CIPP ini semuanya bertahap-tahap dan saling memiliki keterkaitan secara dinamis serta tidak berdiri sendiri. Keterbaruan penelitian evaluasi model CIPP (Context, Input, Process, and Product) dalam penelitian pendidikan terutama dalam pengembangan sumber daya manusia yaitu dosen dan mahasiswa dalam penggunaan sistem pembelajaran daring pada mata kuliah dasar umum di Universitas Wijaya Putra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, penilaian paling deskriptif. Desain penelitian dan evaluasi kualitatif ini bersifat deskriptif dan langkah pengumpulan dan analisis datanya dilakukan secara sistematis dan terpadu. Deskripsi dan prosedur dilakukan untuk menentukan nilai dan manfaat pekerjaan. Penelitian melibatkan menjawab pertanyaan dan menguji serta menguji hipotesis. Data penelitian diperoleh dari responden yaitu 670 mahasiswa dan 20 dosen mata kuliah dasar umum Universitas Wijaya Putra. Data diperoleh dari literatur berupa rencana belajar mingguan (RPS), nilai dan menggunakan sistem pembelajaran daring (SPADA). Berdasarkan hasil analisis, penerapan model CIPP berbasis SPADA pada MKDU di Universitas Wijaya Putra dapat dikatakan kuat dan baik. Implementasi model CIPP ini sesuai dengan tujuan evaluasi pembelajaran, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, penilaian produk. Hasil dari implementasi model CIPP berbasis SPADA pada MKDU di Universitas Wijaya Putra dapat dikatakan baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil keseluruhan indikator evaluasi yang dilakukan, yaitu evaluasi context, evaluasi input, evaluasi process, dan evaluasi product. Dari keempat evaluasi, diperoleh nilai rerata 0,90 evaluasi context (tujuan), 0,83 evaluasi input (rencana), 0,84 evaluasi process (tindakan), dan 0,89 evaluasi product.
EVALUASI PELAKSANAAN PELATIHAN MEMBUAT MEDIA PRESENTASI INTERAKTIF GENIALLY BAGI GURU SDN 7 BUKIT TUNGGAL Lestiani, Winda; Bachtiar S, Bachri; Irena Yolanita Maureen
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan (JTekpend)
Publisher : FKIP Palangka Raya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jtekpend.v4i2.14823

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaanpelatihan membuat media presentasi interaktif genially menggunakan modelKirkpatrick level 1 dan 2. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatifdengan metode sampling jenuh yaitu 25 peserta pelatihan yang merupakan guruSDN 7 Bukit Tunggal. Hasil penelitian menunjukkan pada level reaction, aspekpenyampaian materi rata-rata 85% dengan kategori sangat baik, aspek narasumberrata-rata 87% dengan kategori sangat baik, pada aspek penggunaan fasilitas ratarata83%, pada aspek konsumsi rata-rata 85% dengan kategori sangat baik. Padalevel learning hasil posttest menunjukkan bahwa rata-rata guru menguasai caramembuat materi presentasi interaktif melalui aplikasi genially, hal ini ditunjukkandengan penilaian produk media presentasi yang sudah dibuat oleh guru-guru yangmereka presentasikan satu persatu. Sebagian guru sudah bisa membuat mediapresentasi interaktif dengan tampilan yang sederhana sesuai dengan mata Pelajaranyang mereka ajarkan, Sebagian juga sudah mampu menghasilkan media presentasiinterakif dengan tampilan visual yang menarik dengan mengkombinasikan antarateks, gambar dan video.
Kajian Literatur: Pengaruh E-Modul Interaktif Terhadap Motivasi Siswa dalam Pembelajaran Rahmawati, Lia; Bachri, Bachtiar Syaiful; Maureen, Irena Yolanita
Paedagogie Vol 20 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/paedagogie.v20i2.14025

Abstract

Along with advancements in educational technology, interactive e-modules have emerged as a promising innovation expected to enhance the quality of learning across various educational levels. This article aims to review existing literature on the impact of interactive e-module usage on student motivation and engagement in learning. A systematic literature review method was employed, involving a comprehensive search of scholarly articles published between 2022 and 2024. The databases used included Google Scholar, ERIC (Education Resources Information Center), Science Direct, and the Garuda portal. Data were analyzed using a thematic analysis approach. The findings indicate that the use of interactive e-modules positively influences student motivation, particularly in terms of active participation and learning desire. These e-modules foster greater student involvement in the learning process and contribute to making learning more engaging and effective. Several factors affect the effectiveness of e-modules, including appealing module design, interactivity, and accessibility of technology. Overall, interactive e-modules hold substantial potential to improve learning quality by enhancing student motivation.
Perception and Challenges of Blended Project-Based Learning Design Elements in Higher Education Maureen, Irena Yolanita; Rusijono, Rusijono; Khotimah, Khusnul
Akademika Vol 14 No 02 (2025): Akademika : Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Akademika : Jurnal Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/ak.v14i02.4994

Abstract

Project-based learning (PBL) has gained traction in Indonesian higher education for its potential to foster critical thinking, collaboration, and creativity. However, its implementation remains limited in non-practical courses, where adaptation poses specific challenges. This study examines students’ perceptions of PBL implementation in a non-practical instructional system design course, focusing on four key elements: the collaborative process, student voice, technological aspects, and public presentation. The study involved 98 third-year students and two facilitators. Data were collected through a self-developed questionnaire and follow-up focus group discussions. Quantitative findings indicated generally positive perceptions, particularly regarding technological readiness and instructor support. Qualitative insights revealed ongoing challenges in group collaboration, role clarity, and the effectiveness of peer feedback, especially in blended learning settings. Students valued the structure and support provided by the instructor and expressed motivation when given creative space within defined parameters. The study emphasizes the importance of consistent scaffolding, structured interactions, and a supportive learning environment to facilitate the successful implementation of PBL in non-practical settings. Recommendations are offered to inform future course design and improve student engagement in similar contexts.