Prevalensi hipertensi di Jawa Timur pada tahun 2018 adalah 36,3% berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Dari Profil Dinas Kesehatan Jawa Timur estimasi penderita Diabetes Melitus (DM) di Jawa Timur sebesar 863.686 dari penduduk usia 15 tahun ke atas , penderita Diabetes Melitus di 38 kabupaten dan kota seluruh Jawa Timur sudah mencapai 842.004 kasus (97,5% dari estimasi penderita DM yang ada). Salah satu upaya pemerintah membantu masyarakat hidup lebih sehat adalah dengan dilakukan kegiatan CKG secara rutin oleh Puskesmas yang meliputi pemeriksaan hipertensi, pemeriksaan kadar gula darah dan melakukan pemantauan berat badan pada usia diatas 18 th. Kegiatan dilaksanakan pada jumat, 15 Agustus 2025. Kegiatan tersebut dilakukan dengan melakukan cek pemeriksaan kesehatan gratis secara rutin seperti memeriksa tekanan darah, gula darah acak, berat badan, tinggi badan. Total peserta yang dilakukan cek pemeriksaan gratis ada 49 orang . Hasil didapatkan rata-rata usia dari peserta CKG adalah 51,49 (SD + 7,139) dengan usia peserta tertua adalah 77 tahun dan yang termuda adalah 30 tahun. Data tidak terdistribusi secara normal dengan median 52 (IQR 8). Sebanyak 22 (44,90%) peserta mengalami hipertensi dan sebanyak 5 (10,20%) peserta mengalami diabetes. Hasil uji statistik Fisher’s exact test untuk menilai hubungan antara obesitas dan status hipertensi peserta menunjukkan angka 0,046 dan hasil uji statistik Fisher’s exact test menilai hubungan antara obesitas dan status diabetes menunjukkan nilai 0,574 yang berarti tidak signifikan.