Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Optimalisasi Sistem Pelayanan KTP Elektronik dan Legalisir Dokumen Sebagai Bentuk Inovasi Pelayanan Publik di DUKCAPIL Ponorogo Amanda Wahyu Kristanti; Erlin Nisantiya; La Ode Sugianto
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i1.1831

Abstract

Pelayanan administrasi kependudukan merupakan bagian penting dari fungsi pemerintahan daerah dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, akurat, dan transparan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ponorogo ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan KTP elektronik, khususnya untuk pengurusan KTP hilang, rusak, dan cetak ulang, serta memperbaiki prosedur legalisir dokumen kependudukan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi langsung, pendampingan pegawai di bagian loket dan percetakan, serta evaluasi proses pelayanan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi waktu pelayanan, dari rata-rata tiga jam menjadi satu jam untuk pencetakan ulang KTP, serta penurunan waktu pelayanan legalisir dari tiga puluh menit menjadi lima belas menit per pemohon. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat koordinasi antarpegawai, meningkatkan ketelitian dalam verifikasi data, dan membangun budaya kerja yang lebih tertib. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam kegiatan ini terbukti mampu memperkuat tata kelola pelayanan publik yang akuntabel, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Pelestarian Warisan Budaya Melalui Proses Pembuatan Batik Tulis di Fajar Batik Bungkal Ponorogo Innaha Afifatunnisa Azzahra; Dita Maharani; La Ode Sugianto
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i1.1844

Abstract

Pelestarian warisan budaya merupakan upaya penting dalam menjaga identitas dan nilai-nilai luhur bangsa. Salah satu bentuk nyata pelestarian tersebut dapat dilakukan melalui kegiatan pembuatan batik tulis yang hingga kini masih bertahan di berbagai daerah, termasuk di Fajar Batik Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh semakin menurunnya minat generasi muda terhadap batik tulis tradisional, serta terbatasnya pemahaman mengenai nilai ekonomi dan budaya dari kerajinan tersebut. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi langsung, wawancara dengan pengrajin batik, serta pelatihan mengenai teknik membatik, dan pewarnaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam proses produksi batik tulis, serta munculnya kesadaran baru tentang pentingnya melestarikan batik sebagai aset budaya lokal yang bernilai ekonomi tinggi. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan ekonomi kreatif masyarakat di Kecamatan Bungkal.
Strategi Peningkatan Penjualan Koperasi RSU Muhammadiyah Ponorogo Melalui Analisis Perilaku Konsumen, Preferensi Produk, Dan Service Quality Terhadap Pelanggan Melynda Risma Nahria; La Ode Sugianto
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i1.1845

Abstract

Abstract: The Muhammadiyah Ponorogo Regional Hospital Cooperative plays a strategic role in supporting the welfare of its members and meeting the practical needs of customers within the hospital environment. However, the dynamics of consumer behavior, variations in product preferences, and demands for quality service require the cooperative to continuously adapt. This article aims to analyze sales increase strategies through consumer behavior, product preferences, and service quality approaches. The methods used are independent work based on field observations, sales data analysis, and evaluation of implemented work programs, including monthly product promotions, routine evaluation management, and optimization of the Year-End Meeting (RAT). The results show that the implementation of monthly promotions increased sales volume, evaluation management improved service performance, and optimization of the RAT increased member participation and loyalty. This integrated strategy has proven effective in driving sustainable sales growth for the cooperative.
Pemasangan Cermin Cembung Pada Tikungan Jalan Dalam Upaya Peningkatan Keselamatan Berkendara di Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri Sephia Vinna Ayu Puspita; La Ode Sugianto; Vika Ervianti; Reyhan Daffa Avila; Nayaka Wira Sakti Wahyudi; Leonaldo Handi Lukito
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, February, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i2.1869

Abstract

Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, memiliki jalan dengan beberapa tikungan tajam dan jarak pandang terbatas yang meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Kondisi ini menjadi permasalahan utama yang harus segera diatasi guna menjamin keselamatan pengguna jalan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan dengan memasang cermin cembung pada tiga titik strategis yang rawan kecelakaan. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan untuk mengidentifikasi titik blind spot, perencanaan teknis, koordinasi dengan pemerintah desa, dan pelaksanaan pemasangan. Setiap titik dilengkapi dengan cermin cembung berdiameter 80 cm yang dipasang pada tiang besi setinggi 3 meter agar dapat memberikan visibilitas maksimal bagi pengendara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberadaan cermin cembung dapat memperluas jarak pandang pengendara pada tikungan, sehingga meminimalisir risiko kecelakaan. Program ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan perangkat desa karena memberikan manfaat langsung dalam meningkatkan keselamatan berkendara. Dengan demikian, pemasangan cermin cembung merupakan solusi sederhana namun efektif yang dapat diterapkan di wilayah pedesaan untuk mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas
Mengangkat Potensi Kuliner Desa Bakalan Melalui Produk Unggulan Kripik Mbote dan Kerupuk Rambak Dalam Gelar Produk KKN Aulia Ika Febriani; La Ode Sugianto; Melanisa Ratna Pramitasari; Febryanti Rahma Ningrum; Nabhilla Audyna Balqis Kaulillah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, February, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i2.1870

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, berfokus pada pengembangan potensi ekonomi lokal melalui gelar produk kerupuk rambak dan kripik mbote. Produk tersebut merupakan hasil olahan pangan tradisional yang memiliki nilai gizi, cita rasa khas, dan potensi daya saing sebagai produk unggulan desa. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan serta memasarkan produk lokal masyarakat melalui gelar produk, sekaligus meningkatkan keterampilan warga dalam inovasi pengolahan, pengemasan, dan strategi pemasaran. Metode yang digunakan adalah pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung gelar produk yang melibatkan UMKM dan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya inovasi produk, penguatan branding, serta perluasan jaringan pemasaran. Kegiatan gelar produk juga mampu meningkatkan rasa percaya diri pelaku UMKM dalam menampilkan hasil olahan pangan lokal di hadapan konsumen yang lebih luas. Dengan demikian, gelar produk rambak dan kripik mbote tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat desa.
Penyuluhan Mengenal dan Mencegah Hipertensi Pada Lansia di Desa Bakalan Kecamatan Purwantoro Yayuk Puji Lestari; La Ode Sugianto; Nurul Fatimah; Umi Allif Viana; Dayatul Rohma; Amanda Paris Trisnantoro
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, February, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i2.1873

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi pada lansia dan menjadi faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia mengenai pencegahan hipertensi. Metode pelaksanaan berupa penyuluhan kesehatan dengan media leaflet, diskusi interaktif, dan simulasi pemeriksaan tekanan darah. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Bakalan pada tanggal 11 bulan Agustus 2025 dengan jumlah peserta 15 orang lansia. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang faktor risiko hipertensi, pentingnya pola makan sehat, aktivitas fisik, dan kepatuhan kontrol kesehatan. Kesimpulan, kegiatan penyuluhan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia dan diharapkan berkontribusi pada perubahan perilaku sehat di masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan lansia mengenai pengertian hipertensi, faktor penyebab, tanda dan gejala, serta upaya pencegahan melalui pola hidup sehat. Selain itu, lansia juga menunjukkan sikap yang lebih positif dalam menerapkan perilaku sehat, seperti mengatur pola makan, melakukan aktivitas fisik, dan rutin memeriksakan tekanan darah. Dengan demikian, penyuluhan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan lansia dalam mencegah hipertensi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan lansia.
A Configurational Causation in Post–Arab Spring Political Economy: Regime Transition Modes and Economic Liberalization in the Middle East (2011–2024) La Ode Sugianto; Sinthia Nurhabibah; Hariya Toni; Hisyam Syafii; Salma Dzakiyyah Az Zahrah; Husain Azhari
JPW (Jurnal Politik Walisongo) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jpw.v8i1.31287

Abstract

This study examines how modes of political regime transition shape economic liberalization trajectories in six Middle Eastern states: Tunisia, Egypt, Libya, Morocco, Jordan, and Algeria, across the post-Arab Spring period from 2011 to 2024. Drawing on comparative historical analysis, the study challenges linear assumptions linking democratization to market reform, arguing instead that the outcomes of economic liberalization are determined by the configurational interaction of three causal conditions: transition modality (revolutionary overthrow, negotiated settlement, or authoritarian adaptation), distributional coalition alignment, and institutional capacity. Rather than treating regime type as a singular independent variable, the analysis shows that no single condition is sufficient to explain divergent liberalization trajectories; it is the specific combination and sequencing of these conditions that produce distinct policy outcomes across cases. Revolutionary transitions in Tunisia and Egypt created structural openings for reform but simultaneously destabilized the institutional scaffolding required for consistent policy implementation. By contrast, monarchical continuity in Morocco and Jordan enabled selective, gradual liberalization insulated from distributional conflict. Across all six cases, trade liberalization advanced most consistently, while privatization and subsidy reform faced organized resistance from labor coalitions and middle-class constituencies. Institutional capacity, operationalized through bureaucratic professionalization, central bank autonomy, and judicial effectiveness, emerged as a critical intervening mechanism that moderated the translation of political transition into economic policy change. External conditionality from international financial institutions further shaped reform sequencing, with domestic coalitions exercising selective compliance as a strategic response. The findings yield a configurational causal framework applicable to post-authoritarian political economies in the Middle Eastern regional context and contribute to broader theoretical debates on the sequencing of simultaneous political and economic liberalization.
Pengaruh Keunikan Produk, Daya Tarik Kuliner, dan Green Economy terhadap Minat Kunjungan Wisatawan ke Pasar Kuliner Dhoplang Kabupaten Wonogiri Rista Dewi Nazarina; Wijayanto Wijayanto; La Ode Sugianto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh keunikan produk, daya tarik kuliner, dan penerapan green economy terhadap minat kunjungan wisatawan di Pasar Kuliner Dhoplang, Kabupaten Wonogiri, Indonesia. Pasar ini merupakan destinasi wisata kuliner tradisional yang unik karena menerapkan sistem pembayaran koin kayu, menggunakan wadah penyajian dari bahan alami seperti daun pisang dan bambu, serta hanya beroperasi pada hari Minggu pagi untuk menciptakan kesan eksklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik accidental sampling, di mana jumlah sampel ditentukan melalui rumus Cochran sehingga diperoleh 100 responden yang valid. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima poin yang disebarkan secara langsung di lokasi maupun melalui Google Form, kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3. Hasil evaluasi model pengukuran menunjukkan bahwa seluruh indikator memenuhi kriteria validitas konvergen, validitas diskriminan, dan reliabilitas konstruk. Hasil model struktural menunjukkan bahwa keunikan produk (β = 0,215; t = 2,028; p = 0,043), daya tarik kuliner (β = 0,377; t = 2,777; p = 0,006), dan green economy (β = 0,314; t = 2,324; p = 0,021) masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjungan wisatawan, dengan nilai R² sebesar 0,724, yang tergolong kuat. Daya tarik kuliner terbukti menjadi prediktor paling dominan. Temuan ini menegaskan bahwa destinasi kuliner tradisional berbasis komunitas dapat memperkuat minat kunjungan wisatawan melalui pelestarian identitas budaya yang autentik, peningkatan kualitas pengalaman kuliner, serta komitmen lingkungan yang nyata dan konsisten.