Mirna Febriani
Departemen Dental Material, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Jakarta, Indonesia, 12330

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kombinasi Bahan Cetak Alginat Dan Polyvinilsiloxane Untuk Mencetak Gigi Yang Goyang Mirna Febriani; Irsan Ibrahim; Lisbeth Aswan
Cakradonya Dental Journal Vol 5, No 2 (2013): Desember 2013
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.896 KB)

Abstract

Bahan cetak kombinasi dari irreversible hydrocolloid dengan polyvinylsiloxane dapat digunakan dalam metoda pencetakan gigi tiruan untuk mencegah peningkatan kegoyangan gigi. Bahan-bahan ini digunakan karena cepat mengeras dalam mulut, dan cetakan dapat dikeluarkan dalam dua arah yang berbeda sehingga tidak mengganggu gigi yang goyang. Metode pencetakan pada gigi yang goyang akibat kerusakan jaringan periodontal dapat digunakan bila beberapa gigi terletak dalam sumbu gigi yang berbeda. Pengeluaran bahan cetak dari dalam mulut dapat mencabut beberapa gigi karena sumbu panjangnya tidak sesuai dengan arah pencabutan. Kombinasi dari bahan cetak irreversible hydrocolloid dengan polyvinylsiloxane dapat menghasilkan protesa gigi tiruan yang akurat dan detil yang baik.
Kombinasi Bahan Cetak Alginat Dan Polyvinilsiloxane Untuk Mencetak Gigi Yang Goyang Mirna Febriani; Irsan Ibrahim; Lisbeth Aswan
Cakradonya Dental Journal Vol 5, No 2 (2013): Desember 2013
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan cetak kombinasi dari irreversible hydrocolloid dengan polyvinylsiloxane dapat digunakan dalam metoda pencetakan gigi tiruan untuk mencegah peningkatan kegoyangan gigi. Bahan-bahan ini digunakan karena cepat mengeras dalam mulut, dan cetakan dapat dikeluarkan dalam dua arah yang berbeda sehingga tidak mengganggu gigi yang goyang. Metode pencetakan pada gigi yang goyang akibat kerusakan jaringan periodontal dapat digunakan bila beberapa gigi terletak dalam sumbu gigi yang berbeda. Pengeluaran bahan cetak dari dalam mulut dapat mencabut beberapa gigi karena sumbu panjangnya tidak sesuai dengan arah pencabutan. Kombinasi dari bahan cetak irreversible hydrocolloid dengan polyvinylsiloxane dapat menghasilkan protesa gigi tiruan yang akurat dan detil yang baik.
EFEK PERENDAMAN EKSTRAK KAYU MANIS (CINNAMOMUM BURMANII) TERHADAP WARNA PERMUKAAN RESIN AKRILIK HEAT-CURED: STUDI EKSPERIMENTAL Ibrahim, Irsan; Febriani, Mirna; Alawiyah, Tuti; Nurhasanah, Fuji
Jurnal Ilmiah dan Teknologi Kedokteran Gigi (JITEKGI) Vol 21, No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/jitekgi.v21i1.4988

Abstract

Latar Belakang: Resin akrilik merupakan bahan basis gigi tiruan yang sampai saat ini masih digunakan dalam bidang kedokteran gigi karena memiliki kelebihan tidak mengiritasi, tidak larut dan estetik baik. Kekurangan dari resin akrilik yaitu perubahan warna. Kayu manis merupakan bahan alami yang dapat digunakan untuk pengobatan, bumbu masakan dan minuman. Kayu manis ini memiliki kandungan tanin dan memiliki pigmen warna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman resin akrilik heat cured dalam ekstrak kayu manis terhadap perubahan warna. Bahan dan Metode: Penelitian ini adalah eksperimental laboratoris dengan metode pre-test and post-test control group design. Perlakuan tersebut diberikan untuk melihat perubahan warna pada permukaan resin akrilik, dengan total 27 spesimen berbentuk koin berukuran 15 x 2 mm, yang dibagi menjadi 3 kelompok perendaman selama 3, 5, dan 7 hari. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian ini menunjukan adanya perbedaan perubahan warna hue yang signifikan (p=0,004) yang direndam dalam larutan ekstrak kayu manis selama 3, 5, dan 7 hari. Perendaman dalam larutan kayu manis selama 3, 5, dan 7 hari menunjukan penurunan pH, menyebabkan zat asam (H+)  yang berikatan dengan CH3O-, terlepas dari gugus ester sehinggga mengakibatkan kekasaran permukaan resin akrilik heat-cured meningkat dan terjadinya perubahan warna karena peningkatan absorpsi zat tanin. Kesimpulan: Konsumsi kayu manis yang terus menerus dapat menimbulkan perubahan warna pada permukaan gigi tiruan resin akrilik heat-cured. Perubahan warna resin akrilik ini disebabkan oleh zat warna tanin yang diserap oleh resin akrilik yang bersifat asam melalui porositas dan menyebkan perubahan warna (kecoklatan).