Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Antara Pemilihan Kembali Ke Sistem Peminjaman Secara Manual Dengan Tingkat Penguasaan Mahasiswa Terhadap Alat-Alat Praktikum di Laboratorium Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta III Miskiyah, Miskiyah; Nurlaela, Ela
Indonesian Journal of Laboratory Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v8i1.95304

Abstract

Latar belakang: Sistem peminjaman alat praktikum di Laboratorium Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta III pada mulanya menggunakan sistem manual tetapi kemudian berganti menjadi sistem digital dengan tujuan mempermudah dan mempercepat pelayanan peminjaman. Akan tetapi sistem peminjaman digital menunjukkan kelemahan-kelemahan terutama dalam hal tingkat penguasaan mahasiswa terhadap alat praktikum. Maka dari itu, sistem peminjaman alat praktikum di Laboratorium Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta III kembali ke sistem manual lagi. Digitalisasi memang penting tetapi penguasaan mahasiswa terhadap alat-alat yang digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan jauh lebih penting. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pemilihan kembali ke sistem peminjaman secara manual dengan tingkat penguasaan mahasiswa terhadap alat-alat praktikum di Laboratorium Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta III. Metodologi: penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif menggunakan purposive sampling dengan menggunakan rumus Slovin sehingga didapatkan hasil responden sebanyak 280 mahasiswa yang melakukan peminjaman alat di laboratorium baik dari Prodi D III Keperawatan maupun Prodi Sarjana Terapan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta III. Pengumpulan data dilakukan dengan meminta responden untuk mengisi kuesioner yang telah dikembangkan oleh peneliti. Analisis data menggunakan SPSS. Hasil: 100% responden menyatakan bahwa penguasaan terhadap alat praktikum di laboratorium sangat penting selain itu, 97,9% responden menyatakan bahwa sistem peminjaman manual lebih baik dibanding sistem peminjaman digital dan 56,1% responden menyatakan bahwa sistem peminjaman digital tidak lebih baik dari sistem peminjaman manual. Ini menunjukkan adanya hubungan antara pemilihan kembali ke sistem peminjaman manual dengan tingkat penguasaan mahasiswa terhadap alat-alat praktikum di Laboratorium Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta III.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DAN IBU BALITA MELALUI PRAKTIK PEMBERIAN MAKAN DENGAN GIZI SEIMBANG DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DIDESA TANJUNG AGUNG KABUPATEN MUARA ENIM TAHUN 2024 dahliana, dahliana; Miskiyah, Miskiyah; Jamila, Jamila; Nurayuda, Nurayuda
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 2 (2025): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i2.30523

Abstract

Kesehatan merupakan hak dasar bagi setiap manusia dan merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia, sehingga meningkatnya perhatian terhadap kesehatan ditujukan untuk mencegah terjadinya malnutrisi (salah gizi) dan resiko gizi kurang. Berbagai kasus kekurangan gizi anak balita di Indonesia merupakan tanda lemahnya sistem ketahanan pangan. Dalam hal ini, status gizi balita menjadi penting karena merupakan salah satu faktor risiko terjadinya kesakitan dan 561 kematian. Secara epidemiologi telah terbukti bahwa kurang gizi, baik ringan atau berat berhubungan dengan tingginya angka kematian. Soekirman (2000) menyatakan bahwa terdapat hubungan yang erat antara status gizi dengan perkembangan mental anak terutama pada anak usia dini. Kekurangan gizi dapat menyebabkan terganggunya pertumbuhan dan gangguan perkembangan mental anak. Anak-anak yang menderita gizi kurang sebagian besar akan menjadi generasi dengan potensi intelektual dan produktivitas rendah sehingga tidak mampu bersaing dalam era globalisasi. Pertumbuhan dihubungkan dengan penambahan jumlah dan besar sel tubuh dandapat dilihat dari berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat kelompok dosen Prodi DIII Kebidanan Muara Enim dilaksanakan di Desa Tanjung Agung. Dengan jumlah kader 30 orang Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegitan ini adalah metode ceramah dan Tanya jawab serta praktik/demonstrasi di DesaTanjung Agung. Target capaian adalah adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan Kader posyandu tentang Pemberdayaan kader Posyandu dan ibu balita melalui praktik pemberian makanan dengan gizi seimbang dalam upaya pencecahan Stunting yang diukur dengan mengunakan Kuisioner dengan melakukan prestest dan postest