Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Riwayat bangunan bersejarah sebagai peninggalan masa kesultanan Banten Ika Rifqiawati; Enggar Utari; Muhammad Jafar Aulia; Tazkia Salsabila
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/ajsp.v13i2.14491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah dari bangunan bersejarah yang ada di Banten sebagai peninggalan masa Kesultanan Banten yang masih berdiri hingga saat ini. Kesultanan Banten adalah satu dari banyaknya kerajaan Islam yang terbesar di Indonesia. Pada masa Kesultanan Banten banyak terdapat bangunan seperti Keraton Kaibon, Masjid Agung Banten, Keraton Surosowan, Vihara Avalokitesvara dan Benteng Speelwijk. Bangunan tersebut dibangun oleh masyarakat Banten dibawah pimpinan para sultan diantaranya seperti Sultan Maulana Hasanudin, Sultan Haji, Sultan Maulana Yusuf, dan Sultan Ageng Tirtayasa. Jenis penelitian deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dimana penelitian ini berusaha menjelaskan rangkaian kejadian atau kejadian sesuai dengan situasi yang ada. Metode sejarah digunakan dalam penelitian ini. Metode sejarah melalui beberapa langkah yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Penelitian ini dilakukan di kawasan Kesultanan Banten Lama Provinsi Banten. Teknik pengumpulan data yang memperoleh informasi secara langsung dengan mengamati situs-situs yang ada untuk menjalankan fungsi seperti pembuatan dokumen dan pencarian literatur. Penelitian ini juga berisikan nilai rekreatif, edukatif, dan informatif yang terkandung dalam situs peninggalan kesultanan Banten dengan analisa deskriptif.
Hots Ability Profile (High Order Thinking Skill) Evaluation Level of Biology Material for High School/MA Students in Banten Province Nurlailah Sari; Mila Ermila Hendriyani; Dwi Ratnasari; Mahrawi Mahrawi; Ika Rifqiawati
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 2 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v2i10.6409

Abstract

This research aims to determine the HOTS (High Order Thinking Skill) ability profile at the evaluation level of biology material for high school/MA students throughout Banten Province. This research was conducted in 16 schools in Banten Province which were taken using a simple random sampling technique. The research subjects consisted of 320 students who worked on HOTS questions, then of the 320 students, 80 students were taken to work on an open questionnaire, and 8 teachers were interviewed regarding HOTS abilities at evaluation level (C5). The research results show that the HOTS level evaluation (C5) abilities of SMA/MA students in Banten Province are still very low with an average score of 18.10, which is in the very poor category. Students who have evaluation level HOTS abilities in the very poor category are 62%, 26% in the poor category, 10% in the sufficient category, 2% in the good category, and 0% of students who have evaluation level HOTS abilities in the very good category.
Analisis Perangkat Pembelajaran Biologi SMA Dalam Mengembangkan Keterampilan Pemecahan Masalah Siswa : (Analysis of Biology Learning Tools in High School for Developing Students Problem Solving Skill’s) Desti Rahmawati; Aditya Rahman KN; Usman Usman; Ika Rifqiawati; Iing Dwi Lestari
BIODIK Vol. 7 No. 01 (2021): March 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i01.11249

Abstract

Problem solving skills are 21st century skills that are developed in the learning process through learning tools made by the teacher. The purpose of this research was to determine the suitability of high school biology learning tools in developing student problem solving skills. This research is a qualitative research with a case study method. The data collection techniques used were interviews and documentation. The data used in the research interview data and documentation of learning tools including lesson plans, syllabus and daily test questions. Data sources came from biology teachers and students from 8 SMANs in Banten. The results showed that the biology learning device at 8 SMAN Banten reached 46.6% in the sufficient category. As for the details, namely the suitability of the lesson plan with the syllabus reached 75,4% in the appropriate category, while the results of the RPP analysis in developing problem solving skills were 53,6% in the sufficient category, and daily test questions in developing problem solving skills reached 10,3% in very lacking category. Abstrak. Keterampilan pemecahan masalah merupakan keterampilan abad 21 yang dikembangkan dalam proses pembelajaran melaui perangkat pembelajaran yang dibuat oleh guru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian perangkat pembelajaran biologi SMA dalam mengembangkan keterampilan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Data yang digunakan dalam penelitian yaitu data hasil wawancara dan dokumentasi perangkat pembelajaran meliputi RPP, silabus dan soal ulangan harian. Sumber data berasal dari guru biologi dan siswa dari 8 SMAN di Banten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran biologi di 8 SMAN Banten mencapai 46,4% dengan kategori cukup. Adapun dengan rincian yaitu kesesuaian RPP dengan silabus mencapai 75,4% pada kategori sesuai, sedangkan hasil analisis RPP dalam mengembangkan keterampilan pemecahan masalah yaitu 53,6% pada kategori cukup, dan soal ulangan harian dalam mengembangkan keterampilan pemecahan masalah mencapai 10,3% pada kategori sangat kurang.