Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PERLUASAN PEMASARAN PRODUK DENGAN PEMANFAATAN PLATFORM E-COMMERCE MELALUI MARKETPLACE PADA USAHA MASYARAKAT KECAMATAN SINGINGI Aqualdo, Nobel; Kurniasih, Cut Endang; Budiartiningsih, Rahmita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21477

Abstract

Abstrak: Permasalahan yang dialami mitra umumnya penjualan produk masih menggunakan cara konvensional, rendahnya partisipasi dan kompetensi terhadap penggunaan platform e-commerce di marketplace online. Pada pengabdian ini memberikan pelatihan dan praktik tentang mekanisme penjualan produk menggunakan platform e-commerce melalui marketplace yakni Shopee. Metode penerapan yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi/praktik, dan diskusi. Pada pelaksanaan kegiatan ini diikuti oleh 7 orang yang merupakan pengrajin batik. Dari kegiatan ini tim berhasil meningkatkan keterampilan peserta dengan bisa membuat toko online “Goluak Loge” dan menampilkan produk batiknya di platform e-commerce Shopee. Dilihat nilai rataan, sebelum pengabdian semua peserta memiliki pemahaman sebesar 64% dan bertambah menjadi 87% setelah adanya pengabdian. Dengan meningkatnya jumlah peserta yang mampu memasarkan produk menggunakan platform Shopee diharapkan semakin banyak usaha masyarakat desa yang go digital.Abstract: The problems experienced by partners are generally used conventional methods in selling products, low participation and competence in using e-commerce platforms in online marketplaces. This service provides training and practice on product sales mechanisms using the e-commerce platform through the marketplace, namely Shopee. The application method used is lecture, demonstration, and discussion. In the implementation of this activity was conducted to 7 batik craftswomen. From this activity the team succeeded in improving the skills of the participants by being able to create an online store "Goluak Loge" and display their batik products on the Shopee e-commerce platform. Looking at the mean value, participants included in the training also seem to have gained knowledge of digital marketing. Before the training, their understanding is 64% and then increased to 87% after the training. An increasing number of people are now using the e-commerce platforms to offer the product and services, it is expected that more rural businesses will go digital.
Peningkatan Pemahaman Investasi Pasar Modal Indonesia Untuk Gen Z Nurmayanti M, Poppy; Budiartiningsih, Rahmita; Maulida, Yusni; Kurniasih, Cut Endang; Mayes, Anthony; Aulia, Ando Fahda; Basri, Yesi Mutia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.25020

Abstract

Abstrak: Perkembangan di pasar modal Indonesia yang semakin meningkat tidak diikuti dengan literasi investasi pasar modal terutama Generasi Z (gen Z) di SMKN 6 Pekanbaru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada gen Z tentang berinvestasi saham di pasar modal secara cerdas dan memberikan pemahaman tentang pasar modal dan produk-produknya dengan mengubah paradigma dari saving society menjadi investment society. Kegiatan ini dilakukan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia Perwakilan Riau di SMKN 6 Pekanbaru. Kegiatan ini dilakukan kepada 64 siswa dengan tiga tahapan yaitu pre-test, edukasi pasar modal, dan evaluasi kegiatan (post-test). Adapun jumlah soal untuk pre-test dan post-test masing-masing 8 soal. Hasil pre-test menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang belum mengetahui cara berinvestasi saham. Setelah diberikan literasi pasar saham, evaluasi post-test dilakukan yang hasilnya menunjukkan bahwa lebih dari 70% pengetahuan dan minat siswa dalam berinvestasi saham mengalami peningkatan.Abstract: The increasing development in the Indonesian capital market is not accompanied by capital market investment literacy, especially Generation Z (gen Z) at SMKN 6 Pekanbaru. This community service activity aims to educate Gen Z about investing in shares in the capital market intelligently and provide an understanding of the capital market and its products by changing the paradigm of a saving society to an investment society. This activity was conducted by the Community Service Team from the Faculty of Economics and Business, Universitas Riau in collaboration with Indonesia Stock Exchange Riau Representative in SMKN 6 Pekanbaru. This activity was carried out on 64 students in three stages, namely pre-test, capital market literacy, and evaluation (post-test). There are 8 questions for each pre-test and post-test. The pre-test results show that many students still do not understand how to invest in stock. After being given stock market literacy, a post-test evaluation was distributed which the result showed that more than 70% of the students’ knowledge and interest in investing in stocks had increased.