Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analysis of Factors Affecting Foreign Portfolio Investment in Indonesia for the Period 2005-2023 Any Widayatsari; Cut Endang Kurniasih; Desrita Angelica
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.896

Abstract

This study aims to analyze the factors that affect foreign portfolio investment (FPI) in Indonesia. This research is motivated by the discovery of a phenomenon where there is a downward trend in portfolio investment and is not in line with the gross domestic product which has increased. This is not in accordance with asset demand theory and Harry Markowitz theory. The research method used is the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model processing technique which aims to see the factors that affect foreign portfolio investment in the long term and short term. The results showed that in the short term the BI Rate has a negative and significant effect on foreign portfolio investment in Indonesia and the exchange rate has a negative and significant effect on foreign portfolio investment in Indonesia. In the long term Gross Domestic Product (GDP) and Inflation have a negative and insignificant effect on foreign portfolio investment in Indonesia, interest rate BI Rate has a positive and significant effect on foreign portfolio investment in Indonesia and the exchange rate has a negative and significant effect on foreign portfolio investment in Indonesia. From these results it is suggested that the government needs to maintain the stability of the BI Rate and exchange rate, and the government also needs to create a conducive portfolio investment climate.
Pengaruh Ukuran Pasar, Risiko Politik, dan Keterbukaan Perdagangan Terhadap Foreign Direct Investment di Indonesia Dian Handono Simare Mare; Syapsan; Cut Endang Kurniasih
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v3i4.328

Abstract

Foreign Direct Investment memiliki peran penting sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, khususnya dalam meningkatkan arus masuk modal, menciptakan lapangan kerja, mendorong pembangunan infrastruktur, serta transfer teknologi dan pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ukuran pasar, risiko politik, dan keterbukaan perdagangan terhadap arus masuk Foreign Direct Investment di Indonesia dalam periode tahun 2006–2024. Ukuran pasar diproksikan dengan Gross Domestic Product (GDP) per kapita, risiko politik diproksikan dengan Political Fragility Index, sedangkan keterbukaan perdagangan diukur melalui rasio total ekspor dan impor terhadap GDP. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis regresi berganda (Ordinary Least Square) dengan menggunakan EViews 13. Data dikumpulkan melalui Badan Pusat Statistik (BPS), World Bank, dan Fragile State Index (FSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ukuran pasar berpengaruh positif terhadap Foreign Direct Investment, risiko politik berpengaruh negatif terhadap Foreign Direct Investment, sementara keterbukaan perdagangan tidak berpengaruh terhadap Foreign Direct Investment di Indonesia. Lebih lanjut, secara simultan ukuran pasar, risiko politik, dan keterbukaan perdagangan berpengaruh signifikan terhadap Foreign Direct Investment dengan derajat signifikansi 5%.
Pengaruh Produk Domestik Bruto, Suku Bunga, Uang Elektronik dan Uang Kartal Terhadap Kecepatan Perputaran Uang (Velocity of Money) di Indonesia Mildria Efrita; Syapsan Syapsan; Cut Endang Kurniasih
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v3i4.696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB), suku bunga (BI Rate), uang elektronik (e-money), dan uang kartal terhadap kecepatan perputaran uang (velocity of money) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder time series periode 2011–2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah Autoregressive Distributed Lag (ARDL) untuk mengetahui hubungan jangka pendek dan jangka panjang antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji Bounds Test terdapat hubungan jangka panjang antara PDB, suku bunga, uang elektronik dan uang kartal terhadap velocity of money. Dalam jangka pendek, PDB dan uang kartal berpengaruh signifikan terhadap kecepatan perputaran uang, sedangkan suku bunga hanya berpengaruh lemah dan uang elektronik tidak berpengaruh signifikan. Sementara itu, dalam jangka panjang, PDB, suku bunga, dan uang kartal terbukti berpengaruh signifikan terhadap velocity of money, sedangkan uang elektronik tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor fundamental seperti PDB, kebijakan suku bunga, dan penggunaan uang tunai masih menjadi penentu utama dalam pergerakan kecepatan perputaran uang di Indonesia, sementara itu perkembangan uang elektronik belum memberikan dampak yang signifikan secara langsung. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan Bank Indonesia dalam merumuskan kebijakan moneter dan sistem pembayaran yang lebih efektif.
Analisis Dampak Foreign Capital Inflow Terhadap Nilai Tukar Rupiah di Indonesia Tahun 2005-2025 Brain Amsal Sinaga; Syapsan Syapsan; Cut Endang Kurniasih
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak aliran modal asing, yang secara spesifik terdiri dari Foreign Portfolio Investment (FPI) dan Foreign Direct Investment (FDI), terhadap fluktuasi Nilai Tukar Rupiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder time series tahunan selama periode 2005–2025 yang bersumber dari Bank Indonesia, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan World Bank. Analisis data dilakukan menggunakan metode Vector Error Correction Model (VECM) guna menangkap dinamika penyesuaian jangka pendek menuju keseimbangan jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FPI memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Tukar Rupiah dalam jangka panjang yang mendorong terjadinya apresiasi, meskipun tidak memberikan dampak seketika yang signifikan dalam dinamika jangka pendek. FPI juga terbukti memegang peran yang sangat dominan dalam membentuk volatilitas Nilai Tukar akibat sifatnya yang sangat likuid. Sebaliknya, FDI memiliki pengaruh yang signifikan namun secara persisten memicu tekanan depresiasi terhadap Nilai Tukar Rupiah, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Kondisi depresiasi ini secara struktural diakibatkan oleh tingginya ketergantungan perusahaan asing pada impor barang modal di fase awal investasi serta adanya siklus repatriasi laba yang pada gilirannya menyedot pasokan valuta asing domestik.