Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Electronic Word of Mouth di Media Sosial Instagram Terhadap Keputusan Berkunjung Ke Pemandian Air Panas Tirtagangga Cipanas Garut Ahmad Syarif Munawi; Syahril Maulana Yusup; Tatang Mulyana; Deri Alan Kurniawan
Journal Of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 2 No. 02 (2023): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v2i02.242

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah supaya mengetahui bagaimana pengaruh Electronic Word of Mouth di Media Sosial Instagram terhadap Keputusan Berkunjung ke Pemandian Air Panas Tirtagangga Cipanas Garut. Metode ini digunakan dengan penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan verifikatif, metode deskriptif digunakan supaya menggambarkan variabel Electronic Word of Mouth dan Keputusan Berkunjung, untuk metode verifikatif yaitu menguji pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Teknik dalam pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan didapat sampel sebanyak 100 orang. Alat analisis ini menggunakan Analisis Regresi Sederhana dan hipotesis serta memakai uji signifikansi. Hasil dari penelitian tersebut menampilkan bahwa adanya pengaruh variabel Electronic Word of Mouth di Media Sosial Instagram terhadap Keputusan Berkunjung ke Pemandian Air Panas Tirtagangga Cipanas Garut.
Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Minat Pembelian Ulang Serta Dampaknya pada Loyalitas Pelanggan di PD. Sinar Berkah Arip Rismawan; Tatang Mulyana; Soviyan Munawar
Journal of Knowledge Management Vol 15, No 2 (2021): Journal Of Knowledge Management
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkm.v15i2.3133

Abstract

Tinjauan ini bermaksud untuk mengklarifikasi dampak Experiential Marketing terhadap Minat Pembelian Kembali dan Pengaruhnya terhadap Loyalitas Pelanggan di PD. Sinar Berkah. Jumlah pengujian yang dilakukan adalah 96 responden yang pernah membeli barang dari PD Sinar Berkah dengan menggunakan strategi Non Probability Sampling melalui pendekatan Accidental Sampling. Sinar Berkah, berbagai informasi diakhiri dengan menyebarluaskan survei. Strategi penelusuran informasi yang digunakan adalah pemeriksaan jalan dengan menggunakan program SPSS form 22 yang mengakumulasikan diagram jalan. Hasil dari review ini menunjukkan bahwa variabel Experiential Marketing berpengaruh signifikan terhadap Repurchase Interest, kemudian variabel Repurchase Interest secara signifikan mempengaruhi Customer Loyalty sedangkan Experiential Marketing terhadap Repurchase Interest dan pengaruhnya terhadap Customer Loyalty menunjukkan bahwa Experiential Marketing berimplikasi melalui Repurchase Minat berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas.
Analisis Usahatani Padi Organik Kelompok Tani Ciawitali Cilawu Garut Tatang Mulyana; Mutia Salsabila; Asep Permadi
Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/paspalum.v11i2.625

Abstract

Organik Pady is a superior food crop commodity in Cilawu District, Garut Regency. This study aims to analyze Organik Pady farming based on land tenure status. This research was conducted in Mangkurayat Village, Cilawu District, Garut Regency from October to November 2021. The types of data used in this study were primary data and secondary data. Sampling in this study using purposive sampling method. In order to obtain a sample of 20 people owner farmer, and 10 people of share tenant. Data analysis used in this research is descriptive quantitative by analizing farm production costs, revenue, income, and farming feasibility. The results showed that the average total production cost incurred by the owner farmer were Rp. 13.793486 /Ha/Planting Season, while the share tenant are Rp. 9.299.249 /Ha/Planting Season. The profit-sharing system for shelled corn farming in the research area for share tenant is 50% of the total yield of production. The shelled corn farming which is run by the owner farmers and share tenant is feasible to be cultivated with an average r/c ratio of 1,7 for the owner farmers, and the r/c ratio value of 1,2 for the share tenant.  
ANALISIS INTEGRASI PASAR KOPI DI KABUPATEN GARUT Tatang Mulyana
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 4, No 1 (2021): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v4i1.1284

Abstract

Dalam perdagangan komoditas pertanian yang efisien maka harga yang terjadi di kota kabupaten maupun antar kota  kecamatan bahkan sampai desa akan terintegrasi, dan pergerakan harga akan bersifat simetri. Pada kenyataannya dalam dunia agribisnis ada kekuatan pasar oligopoli  (pedagang besar propinsi) yang mengendalikan harga.  Kekuatan pasar  dapat pula ditentukan oleh  kekuatan monopsoni ataupun oligopsoni (para pedagang besar kabupaten) karena memiliki pangsa pasar yang sangat besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perubahan harga di tingkat eceran di kota kabupaten terintegrasi dengan perubahan harga di tingkat petani di desa.  Metoda penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu analisis integrasi pasar dan transmisi harga. Elastisitas transmisi menghitung apakah laju perubahan harga di tingkat eceran  akan ditransmisikan ke tingkat petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan elastisitas transmisi, laju perubahan harga di tingkat petani lebih kecil daripada laju perubahan harga di tingkat pengecer, baik untuk pasar local kecamatan  maupun pasar pusat kabupaten. Berdasarkan nilai IMC (index of market conection), nilainya lebih besar dari satu artinya pasar di tingkat petani  pada kecamatan contoh kurang terintegrasi dengan pasar lokal kecamatan dan pasar pusat di kabupaten. 
PENGUATAN KESADARAN HUKUM DAN KEAMANAN DALAM SMART DEVELOPMENT: STRATEGI WUJUDKAN DESA AMAN DAN TERTIB ERA INDUSTRIAL ENGINEERING 5.0 agus kusnayat; Tatang Mulyana; Mohammad Deni Akbar
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9315

Abstract

Program Era Revolusi Industri 5.0 menuntut adanya adaptasi sosial yang tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada pembangunan budaya hukum dan keamanan lingkungan yang berkelanjutan. Program Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum dan memperkuat sistem keamanan lingkungan di Desa Panyadap, sebagai langkah strategis menuju desa cerdas dan tertib. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan berbasis partisipatif, serta simulasi penerapan sistem keamanan berbasis komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga terhadap pentingnya hukum dalam kehidupan bermasyarakat sebesar 85% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, terbentuknya Kelompok Sadar Hukum (Kadarkum) dan Sistem Keamanan Lingkungan Berbasis Digital sederhana menjadi indikator konkret keberhasilan program ini. Kegiatan ini juga memperkenalkan prinsip Smart Village 5.0 dengan menekankan integrasi teknologi sederhana dalam keamanan, seperti penggunaan grup komunikasi daring untuk laporan kejadian dan early warning system berbasis komunitas. Faktor pendukung kesuksesan kegiatan ini meliputi partisipasi aktif masyarakat, dukungan aparatur desa, serta kemudahan adaptasi teknologi sederhana oleh warga. Namun, tantangan utama adalah minimnya infrastruktur digital di beberapa wilayah dan masih rendahnya literasi hukum di kalangan usia lanjut. Untuk itu, diperlukan tindak lanjut berupa pelatihan lanjutan, penguatan infrastruktur, serta pendampingan komunitas secara berkala agar transformasi budaya hukum dan keamanan ini dapat berkelanjutan. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa membangun budaya hukum dan keamanan lingkungan bukan hanya persoalan regulasi, tetapi juga soal membangun kesadaran kolektif, solidaritas sosial, dan adaptasi teknologi secara kontekstual sesuai kebutuhan desa. Implementasi konsep Desa Cerdas dan Tertib di era 5.0 diharapkan dapat menjadi model replikasi bagi desa-desa lain yang ingin memperkuat daya saing dan ketahanan sosial di tengah perkembangan global yang dinamis.