Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Buletin Utama Teknik

IMPLEMENTASI MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI DALAM PANDEMI COVID 19 Luthfi Parinduri; Taufik Parinduri
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan infrastruktur menjadi fokus pemerintahan saat ini. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan daya saing nasional di tingkat regional dan global, Untuk itu harus didukung dengan ketersediaan rantai pasok sumber daya konstruksi yang kuat yang meliputi material, peralatan konstruksi, teknologi konstruksi, dan tenaga kerja konstruksi. Namun selain ketersediaan rantai pasok, diperlukan juga peningkatan kualitas manajemen keselamatan konstruksi. Sehubungan dengan pandemik Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) dan adanya penetapan wabah Corona sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) perlu dilakukan upaya pencegahan penyebaran dan dampak COVID- 19 dalam penyelenggaraan Jasa Konstruksi.Untuk itu  Pemerintah telah menetapkan  protokol Pencegahan Penyebaran COVID-19 dalam penyelenggaraan  Jasa Konstruksi. Kesiapsiagaan dalam penerapan  Protokol Pencegahan Penyebaran COVID-19  dalam Penyelenggaraan Manajemen Keselamatan Konstruksi  ini, diharapkan bahwa penyelenggaraan Jasa Konstruksi tetap berjalan secara efektif dan efisien.
PENGENDALIAN RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE HIRARC DAN 5S DALAM PENEKANAN BIAYA OPRASIONAL DI PT. CITRA SAWIT INDAH LESTARI (PT.CSIL) Jefri Tambunan; Suliawati Suliawati; Luthfi Parinduri
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 3 (2023): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPemilihan Bahan Stabilisasi adalah hal utama yang harus di perhatikan jika kita ingin memperbaiki tanah lempung. Pemilihan Bahan stsbilisasi juga harus di tinjau dari segi ekonimis seperti harga bahan, mudah atau tidak nya bahan itu di peroleh, dan jarak antara bahan teresebut dengan lokasi proyek. Pada penelitian kali ini ada 2 jenis bahan stabilisasi yang di gunakan yaitu Kapur dan Abu Vulkanik. Penelitian ini bermaksud ingin Memperbaiki Tanah lunak/lempung dengan Menambahakan campuran zat adiktifsebagai alternatif masalah terhadap penurunan daya dukung tanah yang rendah. Dan untuk mengetahui perbandingan antara ke dua bahan adiktif yang di gunakan terhadap Perubahan Nilai PI, Perubahan terhadap Uji Pemadatan, dan Nilai kuat Tekan Bebas, dengan presentase Pencampuran bahan yaitu 3%, 6%, 9%, dan 12%. Berdasarkan hasil penelitian di tinjau dari nilai (PI)  dapat disimpulkan bahwa abu vulkanik lebih efektif digunakan sebagai stabilisasi untuk tanah lempung. Hal ini dikarenakan penambahan kadar abu vulkanik akan memperkuat lekatan antara butiran tanah dan air, sehingga tanah tidak mudah pecah ketika diberi tekanan vertikal.
PENAGGULANGAN PEMANASAN GLOBAL Riza Pratama; Luthfi Parinduri
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 1 (2019): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efek   rumah   kaca   (Green   House   Effect), diartikan sebagai    naiknya suhu bumi. Naiknya  suhu bumi di sebabkan oleh terperangkapnya sinar matahari gelombang  panjang  (infra  merah)   oleh  gas– gas rumah kaca. (GRK) yang berada di lapisan troposfer, yang merupakan lapisan atmosfer yang berada dipermukaan bumi sampai radius 10 Km ke angkasa. Naiknya suhu ini dapat menyebabkan terjadinya pemanasan globa l. Secara total , 29 % energi matahari akan dipantulkan oleh atmosfer, 20 % di serap oleh gas-gas atmosfer, dan hanya 51 % yang sampai dipermukaan  bumi.  GRK  yang  dapat  menyebabkan efek rumah kaca adalah CO2, CH4, CFC, O3 dan N2O. Seberapa besar kontribusi dari masing-masing GRK tergantug kepada lama waktu tinggal GRK di atmosfer dan besarnya nilai GWP. CO2 menjadi fenomena belakangan ini karena kontribusinya yang sangat besar terhadap efek rumah kaca yaitu 50 % di antara GRK yang lain . Selain itu CO2 dihasilkan dari kegiatan manusia yang akan menambah emisi CO2 yaitu , Penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tidak efisien dan peniadaan atau pengurangan vegetasi termasuk pembabatan hutan. Efek rumah kaca dapat berdampak kepada rusaknya ekosistem yang akhirnya akan   memutus   rantai   makanan   dan   perpengaruh kepada  seluruh  kehidupan  dimuka  bumi. Penghematan penggunaan BBM dan pengelolaan sumber daya hutan merupaan salah satu tindakan penanggulangan pemanasan  global. Kata-Kata Kunci : Pemanasan Global, Efek Rumah Kaca, Suhu
PENETAPAN TARIF IDEAL ANGKUTAN PENGIRIMAN BARANG DARI MEDAN KE PADANG MENGGUNAKAN METODE BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DI CV. BUANA TRANS SEJAHTERA Yusuf Affandi Lubis; Abdurrozzaq Hasibuan; Luthfi Parinduri
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 3 (2023): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi adalah usaha memindahkan, menggerakkan, mengangkut, atau mengalihkan suatu objek dari suatu tempat ke tempat yang lain, dimana tempat yang lain ini objek tersebut lebih bermanfaat atau dapat berguna untuk tujuan-tujuan tertentu. Tarif adalah suatu daftar yang memuat harga-harga untuk para pemakai jasa angkutan yang disusun secara teratur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penetapan tarif pengiriman barang berdasarkan metode perhitungan biaya operasional kendaraan (BOK) dan menentukan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi besarnya ongkos angkut pengiriman pada CV. Buana Trans Sejahtera. Biaya operasional kendaraan adalah biaya total yang telah dibutuhkan untuk mengoperasikan kendaraan pada suatu kondisi lalu lintas dan jalan untuk satu jenis kendaraan per kilometer jarak tempuh. Metode biaya operasional kendaraan dapat digunakan perusahaan dengan tujuan menghasilkan laba.analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dan rumus penentuan tarif dasar. Hasil dari penelitian yang didapatkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi ongkos angkut bio solar ada tiga yaitu jenis kendaraan, jarak tempuh dan kapasitas angkutan. Sesuai dengan perhitungan yang dilakukan berdasarkan Metode Biaya Operasional Kendaraan (BOK) didapatkan Nominal tarif ongkos pengiriman barang dari Medan ke Padang sebesar Rp. 2.705,4/ satu kali pengiriman dengan tujuan yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Metode Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dapat digunakan sebagai penetapan tarif pengiriman barang pada CV. Buana Trans Sejahtera.
PENGARUH DISIPLIN DAN KOMITMEN TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN DI PABRIK KELAPA SAWIT PTPN I TANJUNG SEUMANTOH, ACEH TAMIANG Luthfi Parinduri; Yusmartato Yusmartato; Tri Hernawati
Buletin Utama Teknik Vol 13, No 1 (2017): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karyawan merupakan salah satu faktor produksi yang sangat penting dan menentukan di perusahaan. Merawat agar karyawan tetap termotivasi agar bekerja dengan semangat tinggi agar diperoleh kinerja dan produktifitas tinggi merupakan salah satu tugas dan tanggung jawab pimpinan perusahaan. Berdasarkan uraian di atas, maka dilakukan penelitian mengenai Pengaruh Disiplin  kerja dan Komitmen karyawanterhadap Motivasi Kerja karyawan di Pabrik  Kelapa Sawit  PTPN I,  Tanjung  Seumantoh, Aceh Tamiang. Penelitian ini menggunakan data primer  yang dikumpulkan dengan menyebarkan kuisioner pada  sampel karyawan terpilih sebanyak 45 dari jumlah populasi sebanyak 181 orang.Analisa data dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda dengan melakukan pengujian stasioneritas, uji assumsi klasik serta uji hipotesis. Dengan motivasi kerja karyawan sebagai variabeldependen sedangkan disiplin dan komitmen sebagai variabel independen, dengan proses pengolahan data menggunakan software SPSS versi 20.0. Berdasarkan hasil analisis, model yang dipakai dalam penelitian ini cukup valid dan mampu memberikan bukti empiris bahwa secara simultan menunjukan bahwa disiplin dan komitmen berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja. Secara parsial disiplin dan komitmen masing-masing berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja. Bahwa 45,4 % variabel motivasi kerja dipengaruhi oleh variabel disiplin dan komitmen , sedangkan sisanya sebesar 54,6  % dipengaruhi oleh variabel lain di luar model yang perlu diteliti lebih lanjut.