Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pelatihan Produk Pangan Rumahan Berbasis Daun Singkong Untuk Ibu Rumah Tangga Hanifah Ulfa Azzahro; Neng Susi; Dita Fitriani; Fadel Al Barra
Bersama : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Bersama: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Pertania Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsm.v3i2.53

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga di Komplek Villa Paus Indah, Kelurahan Tangkerang Tengah, Pekanbaru, melalui pelatihan teknik pengolahan pangan inovatif berbasis daun singkong (Manihot esculenta). Daun singkong, yang kaya akan nilai gizi seperti protein, serat, dan vitamin, masih kurang dimanfaatkan di banyak rumah tangga. Program ini berfokus pada mengolah daun singkong menjadi produk pangan bernilai jual, seperti rolade, dendeng, dan perkedel, yang tidak hanya memberikan manfaat kesehatan tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang signifikan. Program ini dirancang untuk mengatasi kurangnya pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah daun singkong menjadi produk bernilai tambah. Pelatihan ini mencakup teknik pengolahan sederhana, pengemasan, pengelolaan biaya produksi, dan strategi pemasaran melalui media sosial serta jaringan komunitas. Peserta yang merupakan anggota PKK (Program Kesejahteraan Keluarga) di komunitas ini diharapkan memperoleh keterampilan baru yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan keluarga. Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga tetapi juga memberdayakan perempuan dengan memperkuat peran mereka dalam pemberdayaan komunitas. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal seperti daun singkong, yang mudah didapat dan dibudidayakan, program ini mendorong praktik berkelanjutan dan membuka peluang usaha rumahan. Luaran yang diharapkan meliputi produk pangan bernutrisi, peningkatan pendapatan keluarga, dan pengembangan usaha mikro yang berkelanjutan di komunitas tersebut.
Pelatihan Olahan Kreatif Berbasis Limbah Nanas: Solusi Inovatif Untuk Peningkatan Ekonomi Rumah Tangga Anania Rahmah; vivin jenika putri; Neng Susi; Fadel Al Barra
Bersama : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Bersama: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Pertania Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsm.v3i2.54

Abstract

Limbah kulit nanas pada umumnya belum dimanfaatkan secara maksimal dan sering dianggap sebagai sampah yang harus dibuang. Permasalahan sampah organik di Indonesia masih menjadi tantangan serius, termasuk di Kota Pekanbaru yang dikenal sebagai sentra produksi nanas. Selama ini, limbah kulit nanas sering dianggap tidak bernilai dan hanya dibuang, padahal mengandung senyawa bioaktif seperti bromelain, flavonoid, dan vitamin C yang berpotensi dimanfaatkan. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di Komplek Villa Indah Paus melalui pelatihan pengolahan limbah kulit nanas menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomi, yaitu minuman fermentasi tepache serta eco enzyme. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Dalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada teknik pembuatan tepache sebagai minuman probiotik tradisional serta eco enzyme sebagai cairan serbaguna ramah lingkungan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah kulit nanas, ditunjukkan melalui antusiasme tinggi saat praktik dan peningkatan skor post-test dibandingkan pre-test. Peserta juga menyampaikan minat untuk mengembangkan produk serupa sebagai usaha rumahan serta menyarankan pelatihan berkelanjutan dengan variasi produk lain. Kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan solusi inovatif terhadap permasalahan limbah organik, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi rumah tangga.
Kombinasi Ekstrak Kulit Pisang dan Pupuk KNO₃ untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Timun Suri (Cucumis melo var. inodorus): Combination of Banana Peel Extract and KNO₃ Fertilizer to Improve the Growth and Production of Timun Suri (Cucumis melo var. inodorus) Muhammad Dian Hanafi; Neng Susi; Vonny Indah Sari
DINAMIKA PERTANIAN Vol. 42 No. 1 (2026): Jurnal Dinamika Pertanian Edisi April 2026
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/dp.2026.vol42(1).27385

Abstract

Background: Cultivation of Timun Suri (Cucumis melo L. var. inodorus) in Riau Province faces productivity constraints due to suboptimal agricultural inputs. The utilization of organic waste (nutrient-rich banana peel extract) and KNO₃ fertilizer as a source of N and K is expected to sustainably improve growth and yield. Objective: This study aimed to determine the effect and the best combination of banana peel extract (0, 20, 40 ml) and KNO₃ fertilizer (0, 5, 10 g/plant) on the growth and yield of Timun Suri. Methods: The research was conducted at the Experimental Field of the Faculty of Agriculture, Universitas Lancang Kuning, from March to June 2025, using a factorial completely randomized design (CRD) with three replications. The parameters observed included stem diameter, days to flowering, days to harvest, number of fruits, fruit weight, and sugar content. Results: The results showed that the best combination was 40 ml banana peel extract + 10 g KNO₃ per plant (P2K2), which produced the highest fruit weight (837.39 g) and the earliest flowering time (31.22 days after planting). The application of 10 g KNO₃ per plant significantly affected stem diameter, days to flowering, and sugar content, while banana peel extract significantly affected the number and weight of fruits. The interaction between the two treatments was synergistic. Conclusions: The combination of 40 ml banana peel extract and 10 g KNO₃/plant (P2K2) gave the best results, producing the highest fruit weight and earliest flowering, with KNO₃ boosting vegetative and quality traits and banana peel extract enhancing fruit yield synergistically.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN TANGKERANG TENGAH MELALUI PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK RUMAH TANGGA MENJADI KOMPOS Neng Susi; Vonny Indah Sari; Desma Harmaidi
Jurnal Pengabdian Kompetitif Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kompetitif (JPK)
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/pengabdiankompetif.v5i1.2805

Abstract

Survey awal yang dilakukan tim mengidentifikasi bahwa salah satu potensi yang dapat digali dan diberdayakan adalah pengelolaan sampah organik rumah tangga dan sampah daun kering. Banyak pohon di lingkungan menghasilkan daun kering yang hanya menjadi tumpukan sampah tanpa manfaat, bahkan sering dibakar sehingga mencemari udara dan menyumbang emisi karbon. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok peduli lingkungan Ibu-ibu PKK Kelurahan Tangkerang Tengah dalam mengolah limbah organik rumah tangga menjadi kompos. Metode yang digunakan meliputi pembekalan materi, praktik pembuatan kompos, serta monitoring dan pendampingan untuk keberlanjutan program. Hasil evaluasi kuesioner menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 100% dalam cara membuat kompos, dan 100% peserta menyatakan kegiatan ini bermanfaat. Kegiatan ini mendukung prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) serta menciptakan perubahan perilaku masyarakat menuju pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi.