Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Kesuksesan Implementasi E-Learning di Universitas Wijaya Putra menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) Mamik Usniyah Sari; Muhammad Harist Murdani
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 3 No 7 (2023): JPTI - Juli 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.314

Abstract

Pemanfaatan e-learning untuk mendukung pembelajaran di universitas adalah sangat dibutuhkan, terutama dalam era dimana teknologi dan komunikasi berjalan dengan cepat. Untuk memaksimalkan penerapan e-learning diperlukan pengukuran kesuksesan implementasi dan penerimaan e-learning oleh pengguna. Salah satu metode yang digunakan dalam pengukuran e-learning adalah technology acceptance model (TAM) dengan menjabarkan faktor – faktor eksternal seperti system quality, content quality, information quality, computer self-efficiency, subjective norm , enjoyment,  accessibility, dan computer playfulness. Sedangkan untuk variable konstruk TAM tetap digunakan seperti Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Attitude Toward Using dan Behaviora Intention to Use, dan actual system use. Penelitian ini dapat menyediakan wawasan yang berharga tentang faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dan penggunaan e-learning oleh mahasiswa. Hasil dari penelitian ini  ada 9 variabel yang signifikan yaitu Computer_Self_Eficiency, Subjective norm, Perceive Usefullness, Perceive Ease of Use, Perceive_Usefullness, , Attitude toward using, Behavioral Intention  to Use, Actual System Use. faktor eksternal yang mempengaruhi kegunaan dan kemudahan dalam penggunaan e-learning adalah self-efficiency dan subjective norm berpengaruh signifikan. Faktor lain yang tidak berpengaruh signifikan adalah content quality. Hal ini dikarenakan content dari e-learning berasal dari beberapa dosen yang memiliki kemampuan pembuatan konten yang berbeda, sehingga kualitas yang dihasilkan pun beda, Selain itu, pada masa pandemi penggunaan e-learning di universitas adalah wajib atau sedikit keterpaksaan karena tidak mungkin dilakukan pembelajaran secara luring
Sistem Pemberian Nutrisi Pada Tanaman Hidroponik Menggunakan Metode Fuzzy Berbasis Arduino Asrori, Muhamad; Murdani, M Harist
Journal of System Engineering and Technological Innovation Vol 2 No 01 (2023): April 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Wijaya Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38156/jisti.v2i01.37

Abstract

Hydroponics is a method of farming using water as a substitute for soil. The nutrient solution is the most important thing to replace soil nutrients needed by plants. To maintain nutrition so that it remains on the verge of normal requires routine nutritional monitoring. Therefore, to facilitate monitoring of plants and maintain optimal nutritional value, through this research an NFT-based Automatic Hydroponic Plant Nutrient Feeding System was developed. The pH sensor and TDS sensor check the levels of nutrients in plants, the solenoid valve controls the nutrients released. Arduino UNO is used as a system control tool with the nutritional time value calculation method generated using the Fuzzy Logic method. Making this system aims to facilitate nutritional care with accurate results.
Pemanfaatan Mesin Teknologi Tepat Guna Untuk Meningkatkan Produksi UMKM Kue Kembang Goyang Pada Di Daerah Sidoarjo Mubarokah, Solton; Widhiyanta, Nurwahyudi; Sari, Mamik Usniyah; Ritonga, Alven Safik; Dewi, Suzana; Muhandhis, Isnaini; Atmojo, Suryo; Murdani, Muhammad Harist
Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Teknologi (DIMASTEK) Vol 2 No 01 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik-Universitas Wijaya Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38156/dimastek.v2i01.44

Abstract

Peningkatan produksi pada UMKM roti kembang goyang perlu dioptimalkan, terutama pada sistem penggorengannya. Hal tersebut mendasarai peneliti untuk mencari opsi yang tepat untuk mengoptimalkan proses penggorengan. Mesin kue kembang goyang yang dibuat ini terbagi menjadi 3 bagian utama diantaranya pengaduk, cetakan dan penggorengan. Pembuat kue kembang goyang ini dirancang untuk mengoptimalkan sistem penggorengan dengan dimensi Ø572xØ407x100x1.5 mm. Pengaturan temperatur awal penggorengan 1000C. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini dilakukan terhadap UMKM roti kembang goyang di daerah Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo. Hasil analisa menunjukkan perbandingan proses penggorengan kue kembang goyang menggunakan sistem konvensional dan menggunakan mesin, analisa tersebut menunjukkan perbedaan yang siknifikan yaitu 2 kg pada temperatur 1150C dan 5 kg pada temperatur 1540C.
Pelatihan Pembuatan Games dengan Scratch Untuk Siswa SMA Wachid Hasyim 5 Surabaya Sari, Mamik Usniyah; Muhandhis, Isnaini; Wijaya, Nicholas; Murdani, Muhammad Harist; Atmojo, Suryo; Dewi, Suzana; Ritonga, Alven Safik; Widhiyanta, Nurwahyudi
Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Teknologi (DIMASTEK) Vol 3 No 01 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Teknik-Universitas Wijaya Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38156/dimastek.v3i01.72

Abstract

In the increasingly developing digital era, there are several computer skills that high school students must have. One of them is understanding the basics of programming and software development. This service program aims to introduce basic programming concepts and systematic logical thinking to Wachid Hasyim 5 High School students and motivate students to learn computers as a basic skill that must be possessed in the current era by creating game programs with Scratch. The implementation of this training was carried out using a participatory approach where the implementing team provided direct learning and assistance to participants. Mentoring is provided until students can master the material for making games with Scratch. The results of this service program are an increase in students' understanding of the basics of computer programming and an increase in students' skills in creating games with Scratch. This is proven by the post-test results which increased after the training was implemented.
PPM PEMBERDAYAAN GURU TK DALAM ASSESSMENT DAN VIDEO EDITING SEBAGAI MEDIA PROMOSI BAGI KELOMPOK GURU TK KECAMATAN BENOWO KOTA SURABAYA Sari, Mamik Usniyah; Murdani, Muhammad Harist; Ritonga, Alven Safik
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.1960

Abstract

Kelompok Guru TK di Kecamatan Benowo mengalami kesenjangan dalam penggunaan teknologi informasi. Sebagian guru muda mampu mengoperasikan aplikasi editor video, namun yang lain cenderung hanya menggunakan teknologi secara pasif. Hal ini menghambat peningkatan kualitas pembelajaran di era digital. Program ini menyikapi situasi tersebut dengan mengadopsi dua metode pelatihan, yaitu Pelatihan Berbasis Proyek dan Pelatihan Kolaboratif. Dalam Pelatihan Berbasis Proyek, peserta pelatihan akan aktif terlibat dalam proyek nyata pembuatan media ajar dan video promosi sekolah. Mereka akan memahami seluruh tahapan, dari perencanaan hingga penyebaran, sehingga dapat mengembangkan keterampilan teknis dan kreatif secara langsung. Pelatihan Kolaboratif mendorong kerjasama tim di antara peserta dalam menciptakan media ajar dan video promosi sekolah, dengan tujuan membangun keterampilan sosial. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan dalam penggunaan aplikasi video editing untuk promosi melalui media sosial, serta pembuatan assesment materi ajar beranimasi yang menarik. Canva dan Capcut adalah beberapa tools yang dipilih karena kemudahan penggunaannya di perangkat seluler dan komputer. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu guru dan siswa dalam membuat assessment materi ajar yang menarik dan bervariasi. Penggunaan elemen animasi dalam pembuatan materi dianggap mampu meningkatkan minat belajar siswa dan memacu kreativitas guru dalam penyampaian materi. Melalui pelatihan ini, timbul adanya peningkatan mutu pembelajaran dan promosi sekolah melalui video di beberapa media sosial.
PEMBERDAYAAN SANTRI GUNA MENINGKATKAN KOMPETENSI DIGITAL DALAM MENGELOLAH UNIT USAHA PONDOK PESANTREN BERBASIS ECO DIGITAL DI KOTA SURABAYA Priyambudi, Surya; Harist Murdani, Muhammad; Kurniasari, Dwiyana Anela
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2057

Abstract

Pemberdayaan santri guna meningkatkan kompetensi digital dalam mengelolah unit pondok pesantren berbasis eco digital pada pondok pesantren Darussholihin di Kota Surabaya, mitra pada program pengabdian pada masyarakat ini adalah pondok pesantren Darussholihin yang beralamatkan pada Jl. Kauman Benowo No. 60, RT 03, RW 01, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. Berdasarkan hasil wawancara dengan pengurus pondok pesantren Darussholihin, diperoleh informasi permasalahan sebagai berikut: 1)Peralatan produksi meubel masih terbilang konvensional, sehingga produksi pembuatan meubel membutuhkan waktu yang lama karena tidak efektif dan efisien; 2)Dalam melakukan desain rancangan produksi meubel masih dalam berbentuk gambar 2 dimensi sehingga gambar yang dihasilkan belum akurat dan tidak nampak visualnya; 3)Peralatan cetak masih menggunakan fotocopy konvensional sehingga unit usaha fotocopy belum bisa menerima cetak ebook atau cetak melalui dokumen digital; 4)Banyak santri yang kurang pemahaman dalam dalam mengoperasikan komputer khususnya aplikasi yang menggunakan desain grafis; 5)Pada pondok pesantren terdapat lahan terbuka namun kurang dimaksimalkan penggunaannya untuk memaksimalkan potensi yang ada. Metode penyelesaian masalah, antara lain: 1)Rapat koordinasi tim pelaksana dengan mitra; 2)Penyusunan jadwal kegiatan pelaksanaan; 3)Pengadaan peralatan dan perlengkapan pada unit usaha; 4)Pelatihan penggunaan alat pada unit usaha; 5)Pendampingan pengoperasian pada unit usaha; 6)Pengecekan kelayakan produk yang dihasilkan pada unit usaha. Pelaksanaan program antara lain: 1)Terdapat peralatan yang automatis berupa mesin gergaji, mesin serut, mesin amplas, mesin bor, mesin staples, dan mesin clam; 2)Pengembangan kompetensi kepada santri dalam menggunakan alat automatis dalam membuat meubel; 3)Terdapat seperangkat komputer yang sudah terinstal software; 4)Pengembangan kompetensi kepada santri dalam penggunaan aplikasi solidworks desain 3 dimensi dalam merancang meubel; 5)Pengembangan kompetensi kepada santri dalam mengoperasikan komputer dengan fotocopy; 6)Pengembangan kompetensi kepada santri dalam penggunaan aplikasi desain adobe photoshop dan corel draw; 7)Terdapat peralatan budidaya tanaman hidroponik dan ternak lele; 8)Pengembangan kompetensi kepada santri dalam budidaya tanaman hidroponik dan ternak lele.
PPM PELATIHAN PENGGUNAAN TOOLS AI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI DIGITAL KELOMPOK CALON GURU SD KEC. WIYUNG - SURABAYA Sari, Mamik Usniyah; Murdani, Muhammad Harist; Muhandhis, Isnaini
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2437

Abstract

Seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin masif dan semakin terbuka lebar sehingga akses informasi memberikan peluang dan pengaruh yang amat signifikan saat ini terutama bagi dunia pendidikan. Model pembelajaran yang masih konvensional kini sudah mulai berubah menuju kearah pembelajaran digital. Seorang guru profesional wajib menguasai kompetensi TPACK (Technology Peadagogic and Conten Knowledge ) yang layak karena kompetensi ini berada dalam ranah empat kompetensi utama seorang guru. Saat ini banyak muncul alat bantu pembelajaran berbasis AI yang secara tidak langsung mampu motivasi siswa, khususnya dalam perspektif Teori Rogers. Alat Kecerdasan Buatan (AI) semakin banyak digunakan dalam dunia pendidikan untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa karena dapat memberikan pembelajaran yang dipersonalisasi, umpan balik langsung, dan jalur pembelajaran yang adaptif . Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh Tim Peneliti didapatkan hasil dilapangan kompetensi dibidang teknologi sangat dibutuhkan oleh Kelompok Calon Guru SD Kec Wiyung Surabaya, hingga saat ini pemanfaatan teknologi khususnya tool AI hanya berfokus pada pembuatan presestasi untuk materi pembelajaran belum digunakan sebagai alat pengembangan bahan ajar. Pengabdian masyarakat ini dalam rangka memberikan pelatihan teknologi kepada calon guru SD di lingkungan Kelompok Calon Guru SD Kec Wiyung Surabaya. Permasalahan yang dihadapi calon guru SD yang seiring dengan perkembangan teknologi saat ini dibutuhkan kemapuan menguasai dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk menciptakan pengajaran dan media pembelajaran yang menarik untuk menciptakan proses belajar mengajar yang menarik Solusi yang ditawarkan menjawab dari tujuan pelaksanaan pelatihan yaitu peningkatan kopentensi TPACK (Technology Peadagogic and Conten Knowledge ) yangs selaras dengan undang – undang No. 14 Tahun 2005 tentang peningkatan kompetesi guru Adapun pelatihan yang diberikan berupa pembuatan media pembelajaran dan media penilaian yang menarik untuk siswa Metode Workshop dan Praktikum serta monitoring dan coaching. Target Luaran dari program ini adalah 1) Publikasi Ilmiah pada prosiding dalam Seminar Nasional PKMcsr; 2) Video Kegiatan PKM yang terupload disirismas; 3)Publikasi Media Masa; 4). Hasil evaluasi dari kegiatan yang menjadi masukan untuk pelatihan berikutnya
Pelatihan Pembuatan Media Ajar Berbasis Animasi kepada Kelompok Guru TK Isnaini Muhandhis; Alven S. Ritonga; M. Harist Murdani; Ishaq A.M.
Prosiding Vol 4 (2022): SNISTEK
Publisher : LPPM Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The teaching and learning process in several kindergartens in the Gayungan area of Surabaya during this pandemic, students were given assignments from the books and assignment sheets were distributed every Monday. During the pandemic, because most children study independently at home, it would be better if the teaching materials provided varied. Making innovative teaching materials can increase children's interest in learning. One alternative teaching media is animation. This service program aims to carry out training in making animation teaching materials using Ms Power Point and help make some teaching materials for kindergartens. The training is carried out with a participatory approach, where each teacher is guided to practice the material being taught directly. The results of this service program are: (1) increasing teacher competence in making animated teaching materials, (2) creating interesting animated teaching materials
Graph-Based Fraud Detection with Optimized Features and Class Balance Azizah, Anisa Nur; Ritonga, Alven Safik; Atmojo, Suryo; Widhiyanta, Nurwahyudi; Dewi, Suzana; Murdani, M Harist; Sari, Mamik Usniyah
Journal of System and Computer Engineering Vol 6 No 3 (2025): JSCE: July 2025
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61628/jsce.v6i3.2001

Abstract

The increasing use of digital transactions also elevates the risk of fraud, particularly in credit card transactions. Fraud detection poses a challenge due to the highly imbalanced nature of the data and the complexity of relationships among entities. This study proposes a GNN-based approach, integrated with feature selection techniques and class imbalance handling through class weighting based on data distribution. Feature selection was performed using two methods: Correlation-based Feature Selection (CFS) and Random Forest Feature Importance, to obtain the most relevant features. Experimental results show that the combination of Random Forest feature selection and class weighting yielded the highest F1 Score, despite a slight decrease in accuracy. This indicates that feature selection and class weighting strategies can improve the model's ability to detect rare fraudulent transactions. This approach contributes to the development of more accurate and adaptive fraud detection systems in digital transaction environments.