Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

OPTIMASI PARAMETER INJECTION MOLDING PADA PEMBUATAN PRODUK BOX HEXA OIL PASTEL 72 SET UNTUK MENGATASI DEFECT BENDING PRODUK Adi , A.Y. Novi Misgi Prabowo; Hutama , Adhi Setya; Kurniawan , Perwita
Jurnal FATEKSA : Jurnal Teknologi dan Rekayasa Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal FATEKSA : Jurnal Teknologi dan Rekayasa
Publisher : Fakultas Teknologi dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk Plastic Box Hexa Oil Pastel 72 Set Faber-Castell yang memiliki dimensi 604,8 mm x 233,9 mm x 26,0 mm dengan acuan berat produk 327 ± 5 gram. Berdasarkan data yang didapatkan dari hasil observasi terdapat masalah yang terjadi dalam proses produksi produk Plastic Box Hexa Oil Pastel 72 Set Faber-Castell, yaitu reject rate cukup tinggi dengan nilai 8,25% di bulan April 2023, dimana standart batasan maksimal reject rate di produksi adalah 5%.Permasalahan yang terjadi karena belum adanya standarisasi untuk parameter injeksi saat proses produksi sehingga parameter injeksi yang disetting menjadi kurang optimal. Akibat dari kurang optimalnya parameter injeksi menyebabkan terjadinya defect product dan tidak tercapainya berat produk yang diminta yaitu 327 ± 5 gram. Defect produk yang terjadi pada proses produksi produk Plastic Box Hexa Oil Pastel 72 Set Faber-Castell di bulan April antara lain defect bending sebesar 5,4%, discolour sebesar 1,2%, dan blackdot sebesar 1,7%. Penelitian berfokus untuk mengatasi permasalahan defect bending produk dimana standart flatness yang diminta adalah maksimal bending 0,2 mm dan tercapainya berat produk sesuai standart 327 ± 5 gram yang dapat diatasi salah satunya dengan optimasi parameter proses injeksi. Pengoptimalan parameter injeksi dapat dilakukan dengan kombinasi antar parameteryang memiliki pengaruh terhadap defect produk yaitu holding time, holding pressure, injection speed dan melt. Berdasarkan penelitian pengoptimalan parameter proses injection molding dalam pembuatan Produk Plastic Box Hexa 72 Set Faber-Castell menggunakan metode taguchi dan ANOVA dengan karakteristik smaller is better, didapatkan kombinasi parameter sebagai berikut : holding time selama 6 detik, holding pressure 60 bar, Injection Speed sebesar 55%, dan Melt Temperature sebesar 240 °C.
Perancangan dan Analisis Mesin Dust Collector pada Chemical Clay di PT XYZ Rinanto, Andhy; Farrel Indra Putra, Titus; Setya Hutama, Adhi
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 10 No. 1 (2025): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v10i1.3597

Abstract

Dust Collector merupakan salah satu alat penyedot debu yang berfungsi untuk memisahkan partikel padat dengan gas maupun cairan. Alat ini bekerja dengan menghisap debu yang beterbangan selama proses loading chemical ke dalam hopper. Permasalahan utama adalah adanya Dust Collector yang sudah terpasang, namun masih terdapat partikel chemical yang tersebar di ruangan. Penelitian ini merancang Dust Collector baru dengan metode VDI 2222 dan menganalisisnya menggunakan software Solidworks. Hasil rancangan berupa Dust Collector berukuran 2600 mm × 2200 mm × 2200 mm dengan high-efficiency cyclone dan debit blower 0,306 m³/s. Hasil pengujian simulasi menunjukkan efisiensi penangkapan debu mencapai 95% untuk partikel berukuran 10-50µm, serta tegangan maksimal pada rangka sebesar 154,98 kN/m², yang masih di bawah batas luluh material (250 kN/m²). Desain ini juga terbukti ekonomis dengan biaya produksi 20% lebih rendah dibandingkan alternatif lainnya.
MODIFICATION OF THE INDONESIAN GROWING BUCKET COVER DESIGN ON THE THICKNESS OF THE PIPE PLACE TO REDUCE WARPAGE USING SOLIDWORKS PLASTICS SOFTWARE Kurniawan, Perwita; Suprabo, Cornelius Tyas Lintang; Silvaro, Stefanus Bima; Hutama, Adhi Setya
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v9i2.77238

Abstract

Cover Indonesian Growing Bucket has a product defect problem in the form of a warpage caused by a design considered good. There was a discrepancy in the parameter settings with the initial analysis results, resulting in a difference in cooling time of 2.3 s from the original 3.9 s. This happened because parameter changes aimed to reduce warpage cycle time from the original 25.4 s to 23.8 s. Based on the problems, design modifications and analysis were carried out using Solidworks Plastics software. The design modification and analysis process was carried out using the Experiment of Analysis method, which was carried out by modifying the thickness of the part, which resulted in a warpage. The analysis was carried out to obtain optimal thickness results with the smallest cooling time gap. Modifications and design analysis are done by making three (3) alternative thicknesses for the pipe clamp section. The best modification of the three (3) alternatives made will be used as a reference basis for making material cost calculation data. From the results of design modifications and analysis, it was found that the design thickness changed to 1.5 mm. Based on the results of this analysis, alternative options are produced, which are then used as a reference in design modifications so that the resulting fill time and cycle time are more optimal.
Analisis Kegagalan Mesin Produksi Rokok Cigarillos dengan Metode FMEA Hutama, Adhi Setya; Nugroho, Th. Adi; Kurniawan, Perwita; Aji, Bayu Crisna; Nuriyah, Sinta
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Crankshaft Vol.6 No.3 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i3.11255

Abstract

Industri Hasil Tembakau menjadi salah satu sektor manufaktur nasional yang strategis, berkontribusi besar dan berdampak luas terhadap pembangunan bangsa. Salah satu industri yang bergerak dibidang pengolahan hasil tembakau adalah PT. XYZ, dengan produknya adalah rokok cigarillos. Mesin produksi pada produk ini terdiri dari gluing dan  cutting. Hasil wawancara yang dilakukan peneliti selama bulan agustus – oktober 2022 ditemukan adanya cacat produk berupa seperti broken (873 pcs) dan wrapper loose parah (14.521), dengan total prosentase rata rata 30%, melebihi standar yang ditetapkan perusahaan (15%). Hal ini imbas dari kondisi mesin yang tidak terawat (roll finger dan vacuum roll kotor menyebabkan wrapper loose, dan bunker yang bermasalah menyebabkan rokok patah). Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) digunakan dalam studi ini untuk mengidentifikasi risiko kegagalan, mendapatkan nilai Risk Priority Number  (RPN) dan memberikan usulan perbaikan untuk produksi selanjutnya. Studi ini berhasil menemukan penyebab kegagalan produksi yaitu roller tidak bersinggungan dengan belt (Nilai RPN adalah 45). Rekomendasi yang diberikan kepada perusahaan adalah modifikasi dudukan roll belt dengan memperbesar radius atas pada dudukan belt.