Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The influences of the Indian Ocean Dipole (IOD) on rainfall in South Aceh Ratna Permatasari; Yopi Ilhamsyah; Syahrul Purnawan; Ichsan Setiawan; Mutia Ramadhaniaty; Sutarni Sutarni; Eko Cahyo Pristiwantoro
Depik Vol 11, No 3 (2022): DECEMBER 2022
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.11.3.25984

Abstract

This study aimed to examine the influences of the Indian Ocean Dipole (IOD) on rainfall in three districts in South Aceh. The analysis was undertaken using Dipole Mode Index (DMI) data and five years of rainfall (2016 to 2020) in West Labuhan Haji, Tapak Tuan, and Bakongan areas. This research employed a correlation analysis and the Principal Component Analysis, followed by Cluster Analysis to investigate the relationship between IOD and rainfall at the study location. The negative IOD occurred in 2016, and the positive IOD occurred in 2017, 2018, 2019, and 2020. The strongest positive DMI was in October 2019 (1.123˚C), while the strongest negative DMI was in July 2016 (0.661˚C). Generally, the sub-districts of West Labuhan Haji, Tapak Tuan, and Bakongan always have high rainfall. The highest rainfall in West Labuhan Haji was recorded in January 2017 (1014 mm/month), in Tapak Tuan in November 2017 (1073 mm/month), and in Bakongan in July 2020 (605 mm/month). The correlation between DMI and rainfall in the three locations shows different findings. Although it was very small, the IOD affected the rainfall in West Labuhan Haji, Tapak Tuan, and Bakongan. In West Labuhan Haji, the highest correlation was in lag 1 (0.188); in Tapak Tuan, the highest correlation was in lag 2 (0.156), while in Bakongan, the highest correlation was in lag 2 (-0.191). The correlations in these three locations are considered weak. Thus, the IOD is not the main factor affecting the rainfall in West Labuhan Haji, Tapak Tuan, and Bakongan. As South Aceh is located in windward, the orographic effect may influence high rainfall in this region.Keywords:DMIRainfallPrincipal component AnalysisWest Labuhan HajiTapak TuanBakongan
The influences of the Indian Ocean Dipole (IOD) on rainfall in South Aceh Ratna Permatasari; Yopi Ilhamsyah; Syahrul Purnawan; Ichsan Setiawan; Mutia Ramadhaniaty; Sutarni Sutarni; Eko Cahyo Pristiwantoro
Depik Vol 11, No 3 (2022): DECEMBER 2022
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.11.3.25984

Abstract

This study aimed to examine the influences of the Indian Ocean Dipole (IOD) on rainfall in three districts in South Aceh. The analysis was undertaken using Dipole Mode Index (DMI) data and five years of rainfall (2016 to 2020) in West Labuhan Haji, Tapak Tuan, and Bakongan areas. This research employed a correlation analysis and the Principal Component Analysis, followed by Cluster Analysis to investigate the relationship between IOD and rainfall at the study location. The negative IOD occurred in 2016, and the positive IOD occurred in 2017, 2018, 2019, and 2020. The strongest positive DMI was in October 2019 (1.123˚C), while the strongest negative DMI was in July 2016 (0.661˚C). Generally, the sub-districts of West Labuhan Haji, Tapak Tuan, and Bakongan always have high rainfall. The highest rainfall in West Labuhan Haji was recorded in January 2017 (1014 mm/month), in Tapak Tuan in November 2017 (1073 mm/month), and in Bakongan in July 2020 (605 mm/month). The correlation between DMI and rainfall in the three locations shows different findings. Although it was very small, the IOD affected the rainfall in West Labuhan Haji, Tapak Tuan, and Bakongan. In West Labuhan Haji, the highest correlation was in lag 1 (0.188); in Tapak Tuan, the highest correlation was in lag 2 (0.156), while in Bakongan, the highest correlation was in lag 2 (-0.191). The correlations in these three locations are considered weak. Thus, the IOD is not the main factor affecting the rainfall in West Labuhan Haji, Tapak Tuan, and Bakongan. As South Aceh is located in windward, the orographic effect may influence high rainfall in this region.Keywords:DMIRainfallPrincipal component AnalysisWest Labuhan HajiTapak TuanBakongan
Analisis Kemampuan Menyelesaikan Soal Matematika Tipe HOTS berdasar Langkah Polya pada Siswa Kelas VII Putri Malida Rasma Dewi; Sutarni Sutarni
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2023): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v7i1.2639

Abstract

Penelitian ini terkait penyelesaian soal tipe HOTS berdasarkan Langkah Polya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika tipe Higher Order Thinking Skill (HOTS) dalam pokok bahasan Aljabar pada kelas VII menggunkan Langkah Polya. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatitf dimana subjeknya merupakan siswa kelas VII Muhammadiyah 8 Surakarta. Subjek dipilih dengan cara pemberian tes penalaran berupa soal HOTS yang dimana soalnya harus diselesaikan menggunakan Langkah Polya. Diperoleh siswa dengan tingkat penalaran tinggi, penalaran sedang, dan penalaran rendah. Setelah memperoleh siswa dengan tingkat penalaran yang berbeda, siswa melakukan wawancara. Adapun tingkatan penalaran dinilai berdasarkan tahapan pemecahan Langkah Polya, yaitu memahami masalah, menyusun dan melaksanakan rencana, serta memeriksa ulang hasil perhitungan. Berdasarkan analisis data, siswa yang kemampuannya tinggi dapat memahami masalah, menyusun dan melaksanakan rencana secara tepat, juga dapat memeriksa ulang jawaban yang telah diperoleh. Siswa berkemampuan sedang juga mampu memahami masalah, menyusun dan melaksanakan rencana dengan tepat, tetapi siswa tidak melakukan tahap memeriksa ulang. Siswa berkemampuan rendah tidak mampu dalam menyusun rencana sebelum melakukan rencana, serta siswa tidak melakukan kegiatan memeriksa ulang hasil jawaban siswa.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENERIMAAN RETRIBUSI PASAR DI KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2016 – 2019 (Studi Kasus : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman) Sutarni Sutarni
Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 3 (2021): November : Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.325 KB) | DOI: 10.55606/jaem.v1i3.91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas penerimaan retribusi pasar dalam meningkatkan retribusi daerah di Kabupaten Sleman pada tahun 2016-2019. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Dinas Perindustrian dan perdagangan Kabupaten Sleman. Berdasarkan hasil pengelolaan data menunjukkan bahwa perkembangan retribusi pasar di Kabupaten Sleman pada tahun 2016-2019 mengalami fluktuasi dan cenderung menurun sampai tahun 2019 penurunan ini disebabkan oleh kurangnya petugas pemungutan retribusi pasar di Kabupaten Sleman, namun jika dilihat tingkat efektivitas penerimaan retribusi pasar di Kabupaten Sleman masuk dalam kategori efektif dengan rata-rata 96,03%. Kata Kunci: Efektivitas, Retribusi Pasar dan Retribusi Daerah
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, FITUR PAYLATER, PROMOSI DAN KEMUDAHAN APLIKASI TERHADAP MINAT BELI ULANG PADA SHOPEE : (Studi kasus: Mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakarta) Inri Yani; Sutarni Sutarni
Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis Vol. 3 No. 2 (2023): Juli: Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jaemb.v3i2.1945

Abstract

This study aims to test empirically the effect of service quality, paylater features, promotions and ease of application on repurchase intention. The population in this study were students using the Shopee marketplace in the Special Region of Yogyakarta. The sample of this research is Shopee user students who have bought on the Shopee marketplace more than once. The analytical method used is Moderated Regression Analysis (MRA). The technique of taking samples using purposive sampling. The results of this study indicate that service quality, paylater features, promotions and ease of application have a positive effect on repurchase intention. Quality of service, paylater features, promotions and ease of application have a joint effect on repurchase intention.
PENGEMASAN PRODUK INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK DI UMKM EYEK-EYEK REGGAE Tunjung Andarwangi; Fitriani Fitriani; Teguh Budi Trisnanto; Sutarni Sutarni; Fadila Marga Saty; Marlinda Apriyani; Dayang Berliana; Rini Desfariyani; Dita Pratiwi
Jurnal Abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Vol 1 No 1 (2024): Mei
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/abimana.v1i1.3536

Abstract

UMKM di bidang pengolahan makanan memiliki potensi untuk terus di kembangkan. Produk pangan yang sudah diolah hendaknya dikemas dengan baik, sehingga dapat menjaga mutu produk. Kemasan yang dirancang dengan baik dapat membangun kepercayaan masyarakat akan produk yang dipasarkan. Pengemasan suatu produk biasanya dilakukan oleh produsen untuk dapat merebut minat konsumen terhadap pembelian barang. UMKM Eyek-Eyek Reggae yang berada di Desa Donomulyo Kabupaten Lampung Timur merupakan UMKM yang memproduksi Eyek-Eyek dengan bahan dasar singkong. Desain kemasan yang sederhana menyebabkan pemasaran produk eyek-eyek hanya sebatas di Desa Donomulyo. Pengusaha ingin memperluas pangsa pasarnya hingga keluar desa sehingga diadakan pelatihan terkait kemasan produk. Pelatihan dilaksanakan pada Hari Rabu, 15 Maret 2023. Pelatihan dilaksanakan melalui 3 tahap yaitu penyam[aian materi, praktik langsung, dan evaluasi kegiatan. Peserta sangat antusias dengan adanya pelatihan terkait kemasan produk. Terciptanya desain kemasan produk ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan memicu masyarakat untuk terus berinovasi dalam pemberdayaan produk serta dapat meningkatkan keuntungan produsen.