Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

IMPLEMENTASI PERATURAN DESA TENTANG ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA DESA (APBDes) DI DESA KUALA TERUSAN KECAMATAN PANGKALAN KERINCI KABUPATEN PELALAWAN TAHUN 2010 Pratiwi, Dita; Amin, Raja Muhammad
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 2, No 1: WISUDA FEBRUARI 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this paper is to investigate the implementation of the Regulation on Budget Rural Village ( APBdes ) in the village of Kuala canal and explain the obstacles that prevent the implementation of village regulations on the implementation of the APBDes . Implementation of rural development programs through the village of financing by using the appropriate regulatory APBDes village where the village chief and his staff Kuala canal should invite the public to rural development programs, so that people know that the program will be conducted, but no socialization village chief and his staff to the community. It Regulations APBDes conducted village of Kuala Canal Village Chief District of Pangkalan Kerinci in accordance with Regulation No. 7 of 2010 the village has not been completely worked well, which is not the implementation of good communication between the head of the village with his staff and the community, especially in the delivery of information and invitations are usually performed by IHC or forum through Friday prayer meeting did not take place and also the low village of personnel resources. In the implementation, a village about APBDes in 2010 has not been the implementation of the disposition of the work and the tasks and responsibilities within the organization structure in the village of Kuala canal is still not fully implemented, it is due to the implementation in 2010, a village about APBDes ineffectiveness caused everything about the work and the implementation of entirely APBDes handled by the village head Kuala Canal. Keywords : Communication , Resources , Disposition , Bureaucratic Structure
Pengaruh Pemimpin terhadap Produktivitas Komunitas Waria Migran dan Peranan Waria dalam Pembangunan Desa Pratiwi, Dita; Kolopaking, Lala M
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 3 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.535 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.1.3.379-396

Abstract

Al-Fatah boarding transvestites in jagalan village had establish since 2008 involving transvestites migrants who come from different regions. Their goal was in boarding school is to repair transvestites to be more productive. Pesantren leaders are important actors in the establishment and implementation of activities in these schools. Research objectives, namely: identify the effect of leadership level (level of ability, the level of personality and leadership style) on the level of productivity of the migrant transvestites community; analyze the effect of the productivity level of the migrant transvestites community on the level transvestites did in Jagalan Rural development and village of transvestites. Quantitative research methods approach supported by survey method qualitative data through in-depth interviews. The results showed that the level of leadership (ability level, the level of personality and leadership style) influence the level of productivity of the migrant transvestites community. Productivity levels affect the level of village development and village of origin Jagalan transvestites. Transvestites did ini rural development is realized through donations of money, goods or labor provided to the migrant transvestites community Jagalan village or family parties in their respective home villages.Keywords: rural development, leader, productivity, migrant transvestites-------------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKPesantren Waria Al-Fatah di Desa Jagalan sudah berdiri sejak tahun 2008 dengan melibatkan waria migran yang datang dari berbagai daerah. Tujuan mereka berada di Pesantren Waria adalah untuk memerbaiki kehidupan menjadi lebih produktif. Pemimpin pesantren merupakan aktor penting dalam pendirian dan pelaksanaan kegiatan di pesantren ini. Tujuan penelitian, yaitu: mengidentifikasi pengaruh tingkat kepemimpinan (tingkat kemampuan, tingkat kepribadian, dan gaya kepemimpinan) terhadap tingkat produktivitas komunitas waria migran; menganalisis pengaruh tingkat produktivitas komunitas waria migran terhadap tingkat peranan waria dalam pembangunan Desa Jagalan dan desa asal waria. Metode penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang didukung data kualitatif melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepemimpinan (tingkat kemampuan, tingkat kepribadian, dan gaya kepemimpinan) memengaruhi tingkat produktivitas komunitas waria migran. Tingkat produktivitas memengaruhi tingkat peranan waria dalam pembangunan Desa Jagalan dan desa asal waria. Peranan waria  dalam pembangunan desa diwujudkan melalui sumbangan berupa uang, barang, atau tenaga kerja yang diberikan komunitas waria migran kepada pihak Desa Jagalan ataupun pihak keluarga di desa asal masing-masing.Kata kunci: pembangunan desa, pemimpin, produktivitas, waria migran
Perbedaan Asupan Zat Gizi Makro dan Serat Pada Anak Usia 7-12 Tahun Berdasarkan Status Ekonomi di Indonesia (Analisis Data Sekunder Riskesdas 2010) Pratiwi, Dita; Bahar, Herwanti
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 5, No 1 (2013): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v5i1.1252

Abstract

 AbstrakIndonesia dikenal sebagai Negara dengan kekayaan dan keanekaragaman hayati. dibagi menjadi 3 region yaitu Indonesia bagian barat, Indonesia bagian tengah, dan Indonesia bagian timur. Masalah gizi disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan zat gizi. Usia 7-12 tahun merupakan golongan yang memerlukan perhatian. Status ekonomi keluarga salah satu faktor yang menentukan jumlah makanan yang tersedia dalam keluarga. Mengetahui perbedaan asupan zat gizi makro dan serat pada anak usia 712 tahun berdasarkan status ekonomi di Indonesia. Data yang digunakan data sekunder Riskesdas 2010 dengan pendekatan cross-sectional dan design survey analitik. Sampel yang didapat 1887 orang. Pengujian statistik menggunakan uji t-test Independent dan one-way Anova. rata-rata umur responden 9 tahun 5 bulan (±1.68), jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki yaitu 983 orang dan perempuan yaitu 904 orang. Pendapatan keluarga responden sebagian besar pada quintil 2 (ekonomi rendah) sebanyak 22.4%, quintil 3 (ekonomi menengah) sebanyak 21.46%, quintil 4 (ekonomi tinggi) sebanyak 21.4% dan quintil 5 (ekonomi sangat tinggi) sebanyak 16.86%. rata-rata asupan energi responden 1442 kkal (±138), protein 47 gram (±9.8), karbohidrat 214 gram (±19.5), lemak 43 gram (±11.9), dan serat 7 gram (±2.7). Ada perbedaan bermakna asupan protein dengan status ekonomi Di Indonesia (p≤0.05), ada perbedaan bermakna asupan protein dengan status ekonomi di region 2 Indonesia (p≤0.05), ada perbedaan asupan energi dan protein di region 1 Indonesia (p≤0.05), dan ada perbedaan asupan energi, protein, lemak di region 3 Indonesia. Kata kunci: Gizi, Makro, Serat, anak-anak 
ANALISIS FINANSIAL DAN STRATEGI PENGEMBANGAN NANAS MADU DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Dita Pratiwi; Ali Ibrahim Hasyim; M Irfan Affandi
Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Lampung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.634 KB) | DOI: 10.23960/jiia.v4i1.1209

Abstract

This research purposes to: (1) analyze the farming financial feasibility of honey pineapple, and (2) know the priority strategies that must be done for the farming development of honey pineapple. This research was located in East Lampung District which was chosen purposively. Respondents taken were 67 farmers. The first purpose was analyzed quantitatively by financial analysis (Net B/C, NPV, IRR and Payback Periode) using compounding factor (CF) and discount factor (DF) 14%. The second purpose was analyzed descriptively by SWOT analysis. The result showed that the farming of honey pineapple in East Lampung is feasible and profitable. Financially the farming was feasible because the value of  NPV and Net B/C were bigger than 1, and the value of IRR was bigger than interest rate. The priority strategies for Farming Development of honey pineapple were ;  (1) utilizing fertile and vast field to increase the production for market domination (2) utilizing the easily available production facilities and suitable climate to increase the production, (3) producing good quality of goods to dominate the market.Key words :  developments strategic, financial analysis,and honey pineapple
Integrasi Pasar Daging Ayam Ras (Broiler) di Pasar Modern Indonesia Pratiwi, Dita; Andarwangi, Tunjung; Tantriadisti, Shinta; Ulfah, Maria
Journal of Food System & Agribusiness Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Production and consumption of chicken meat in Indonesia continues to increase; however, the development of broiler chicken prices at the consumer level tends to fluctuate. In addition to price fluctuations, there are risks related to chicken weight depreciation, chicken mortality, transportation costs, as well as poorly organized marketing channels and distribution patterns for broiler chickens. The distribution pattern of broiler chicken meat is closely related to market integration. Market integration is one of the characteristics of an efficient market, where strong integration means that price information at various market levels is well communicated. Therefore, a study will be conducted to assess the market integration of broiler chicken meat at the farmer and retailer levels in modern markets. The data used in this study will consist of monthly time series data for five years, from January 2018 to December 2022. The study on market integration of broiler chicken meat will employ the Index of Market Connection (IMC) analysis. Based on the IMC value of 5.242 and β2 value of 0.283, it can be concluded that the market integration of chicken meat at the Farmer and Modern Market levels is classified as weak, in the long terms.
Analisis Elastisitas Transmisi Harga Daging Ayam Ras Broiler di Tingkat Peternak dan Pasar Modern Andarwangi, Tunjung; Pratiwi, Dita; Ulfah, Maria; Tantriadisti, Shinta
Journal of Food System & Agribusiness Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to determine the elasticity of price transmission for broiler chicken meat at the farmer and modern market levels. The data used in this research is secondary data, specifically of the time series type. The analytical method used involves calculating the average price of broiler chicken meat at both the farmer and modern market levels. Subsequently, the data is analyzed using multiple regression analysis to assess the efficiency of broiler chicken meat prices. The research results indicate that the elasticity of price transmission for broiler chicken meat in this study is 2.038, which means ET > 1. This implies that a 1% increase in broiler chicken meat prices at the modern market level will result in a 2.038% change in prices at the farmer level. Therefore, the broiler chicken meat marketing system is considered inefficient.
Bauran Pemasaran Usaha Pengolahan Ubi Kayu Menjadi Tepung Mocaf di KWT Sedap Malam Kota Bandar Lampung Ulfah, Maria; Tantriadisti, Shinta; Pratiwi, Dita; Andarwangi, Tunjung
Suluh Pembangunan : Journal of Extension and Development Vol 6 No 02 (2024): Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsp.Vol6.No02.2024.300

Abstract

Mocaf merupakan tepung singkong yang diproses melalui fermentasi dengan menggunakan mikroba seperti Rhizopus oryzae dan khamir (Saccharomyces cerevisae). KWT Sedap Malam merupakan salah satu KWT di Bandar Lampung yang memproduksi tepung mocaf. Pengolahan ubi kayu menjadi tepung mocaf di KWT sedap malam dilandasi oleh kekhawatiran masyarakat akan tingginya impor gandum untuk membuat tepung terigu, sehingga dibuat alternatif produk berupa tepung mocaf. Persaingan di dunia bisnis semakin lama semakin mengalami peningkatan baik dari variasi produk, brand, maupun kualitas dari setiap pelaku usaha. Tujuan penelitian ini, yaitu menganalisis bauran pemasaran pengolahan ubi kayu menjadi tepung mocaf di KWT Sedap Malam. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2023 di KWT Sedap Malam Kota Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode studi kasus. Metode analisis data yang digunakan untuk menjawab tujuan terkait analisis bauran pemasaran tepung mocaf di KWT Sedap Malam yaitu menggunakan teori 4P yaitu Product (produk ), Price ( harga ), Place (tempat/ saluran distribusi) dan Promotion (promosi ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran 4P (Product, Place, Price, Promotion) produk tepung mocaf yang diproduksi KWT Sedap Malam belum memiliki merek khusus dalam membentuk image brandingnya. Tempat berjualan (place) tepung mocaf KWT Sedap Malam baru berada di satu platform social media (Instagram). Harga (price) yang ditawarkan oleh KWT Sedap Malam untuk produk tepung mocafnya masih berada di atas harga pesaing. Promosi (promotion) yang dilakukan oleh KWT Sedap malam dilakukan melalui akun Instagram.
Mepahukh dalam upacara pernikahan suku alas sebagai arena sosialisasi remaja Pratiwi, Dita; Riza, Faisal
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 9, No 2 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202323240

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisa perubahan tradisi Mepahukh sebagai arena sosialisasi remaja serta sebagai proses pencarian jodoh bagi kalangan pemuda dan pemudi suku alas. Tradisi ini selalu dipraktekkan setelah adanya acara pernikahan pada desa di Kabupaten Aceh Tenggara. Dinamika sosial dan perkembangan zaman mendorong banyak pemuda dan pemudi suku Alas tidak terlalu tertarik mengikuti tradisi tersebut dikarenakan ketidaktahuan dan perkembangan teknologi yang memudahkan mereka untuk bersosialisasi dan pencarian jodoh serta berubahnya bentuk bangunan mengakibatkan tergerusnya nilai dari sebuah tradisi Mepahukh. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan teori perubahan sosial. Data dikumpulkan melalui Observasi di lapangan, wawancara dan dokumentasi menjadi teknik pengumpulan data kemudian menggunakan teori Miles dan Huberman dalam menganalisa data, serta penggunakan trianggulasi dalam mengetahui keabsahan data. Penelitian ini menemukan bahwa terjadi perubahan pemaknaan terhadap tradisi mepahukh. Perubahan itu antara lain disebab kan pemuda-pemudi tidak mengetahui tradisi mepahukh sebagai salah satu tradisi yang telah ditetapkan dari pendahulu hingga saat ini. Perubahan pemaknaan itu disebabkan ketidak tahuan dan berkurangnya pengetahuan terhadap tradisi mepahukh
Dampak Lingkungan Kerja Fisik Dan Motivasi Terhadap Kenyamanan Kerja Karyawan Pada PT. Prima Medica Nusantara (Rumah Sakit Pabatu) Pratiwi, Dita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis [JIMEIS] Vol 3, No 5 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan kerja sebagai suatu perasaan positif tentang pekerjaan seseorang yang merupakan hasil dari evaluasi karakteristiknya dapat dilihat secara kualitas dan kuantitas yang dicapai seorang karyawan dalam melaksanakan dan menyelesaikan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang dibebankan atau diberikan kepadanya, dalam mencapai kepuasan kerja terdapat beberapa faktor pendukung yang dinilai dapat berpengaruh diantaranya: faktor lingkungan kerja fisik dan motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja fisik terhadap kepuasan kerja karyawan, dan untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap kepuasan kerja karyawan dan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja fisik dan motivasi secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Prima Medica Nusantara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap pada PT. Prima Medica Nusantara yang berjumlah 40 orang sedangkan sampel diambil dengan menggunakan total sampling (sampel jenuh) yaitu seluruh populasi diambil dijadikan sebagai sampel dalam penelitian. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji t, uji f dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja fisik secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Prima Medica Nusantara. Motivasi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Prima Medica Nusantara dan variabel lingkungan kerja fisik dan motivasi secara simultan juga memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Prima Medica Nusnatara.
PENGEMASAN PRODUK INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK DI UMKM EYEK-EYEK REGGAE Tunjung Andarwangi; Fitriani Fitriani; Teguh Budi Trisnanto; Sutarni Sutarni; Fadila Marga Saty; Marlinda Apriyani; Dayang Berliana; Rini Desfariyani; Dita Pratiwi
Jurnal Abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Vol 1 No 1 (2024): Mei
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/abimana.v1i1.3536

Abstract

UMKM di bidang pengolahan makanan memiliki potensi untuk terus di kembangkan. Produk pangan yang sudah diolah hendaknya dikemas dengan baik, sehingga dapat menjaga mutu produk. Kemasan yang dirancang dengan baik dapat membangun kepercayaan masyarakat akan produk yang dipasarkan. Pengemasan suatu produk biasanya dilakukan oleh produsen untuk dapat merebut minat konsumen terhadap pembelian barang. UMKM Eyek-Eyek Reggae yang berada di Desa Donomulyo Kabupaten Lampung Timur merupakan UMKM yang memproduksi Eyek-Eyek dengan bahan dasar singkong. Desain kemasan yang sederhana menyebabkan pemasaran produk eyek-eyek hanya sebatas di Desa Donomulyo. Pengusaha ingin memperluas pangsa pasarnya hingga keluar desa sehingga diadakan pelatihan terkait kemasan produk. Pelatihan dilaksanakan pada Hari Rabu, 15 Maret 2023. Pelatihan dilaksanakan melalui 3 tahap yaitu penyam[aian materi, praktik langsung, dan evaluasi kegiatan. Peserta sangat antusias dengan adanya pelatihan terkait kemasan produk. Terciptanya desain kemasan produk ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan memicu masyarakat untuk terus berinovasi dalam pemberdayaan produk serta dapat meningkatkan keuntungan produsen.