Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

SEMANTIC WEB SERVICE COMPOSITIONFOR ERP BUSINESS PROCESS Anang Kunaefi; Dwi Sunaryono; Imam Mukhlash
Jurnal Ilmiah Kursor Vol 7 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SEMANTIC WEB SERVICE COMPOSITIONFOR ERP BUSINESS PROCESS aAnang Kunaefi, bRiyanarto Sarno, cDwi Sunaryono, d Imam Mukhlash a,b,c,d Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya E-Mail: an_kunaefi@yahoo.co.id Abstrak Saat ini, ERP (Enterprise Resource Planning) bergerak menuju layanan SaaS (Software as a Service) dan Multi-Tenancy, di mana aplikasi ERP melayani beberapa penyewa dengan proses bisnis yang berbeda dalam lingkungan berbasisweb service. Pada kasus Provider ERP, sangat penting untuk mencapai fleksibilitas proses bisnis penyewa sebagaimana didefinisikan dalam tingkatkematangan SaaS level 4, yaitu Configurable dan Scalable. Dengan cara ini, Penyedia dapat melayani proses bisnis penyewa secara dinamis.Penelitian ini menggunakan pendekatan komposisi semantik web service untuk menyelesaikan masalah fleksibilitas dalamproses bisnis. Ontologi digunakan sebagai representasi pengetahuan semantik pada domainpengetahuan ERP untuk proses pencarian dan komposisi web service. Selanjutnya, algoritma kemiripan berbasis fitur (Feature-based Similarity) dan kemiripan berbasis struktur (Structurebased Similarity)digunakan untuk melakukan pencarian kemiripan antara permintaan proses bisnis dariPenyewa dan proses bisnis Penyedia layanan ERP di Registry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang diusulkan mampu memenuhi permintaan proses bisnis penyewa, baik workflow sederhana maupun workflow yang lebih kompleks dengan hasil yang baik. Kata kunci: Web Servis Semantik, Komposisi Semantik, Proses Bisnis ERP, Featurebased Similarity, Structure-based Similarity. Abstract Nowadays, ERP (Enterprise Resource Planning) moves toward SaaS (Software as a Service) and Multi-Tenancy, where an ERP application serves multiple tenants with different business processes in a web-service based environment. In the case of ERP provider, it is very important to achieve business process flexibility among tenants as defined in SaaS Maturity Level 4, that is Configurable and Scalable. InThis way, Provider can serve tenant’s business processes request dynamically.This research usingsemantic Web Service Composition approach to address business process flexibility problem. Ontology is used as a semantic representation of ERP domain knowledge for web service discovery and composition. Afterwards, the combination of Feature-based Similarity and Structural-based Similarity algorithms are used to do the discovery and matchmaking process between tenant’s business process request and business process available in the ERP provider’s registry. The result showsthat the proposed method in this paper is able to fulfil tenant’s business process request both for simple workflow and complex workflow with a good result. Keywords: Semantic Web Service, Semantic Composition, ERP Business Process, Feature-based Similarity, Structure-based Similarity
Business Process Improvement of Production Systems Using Coloured Petri Nets Imam Mukhlash; Widya Nilam Rumana; Dieky Adzkiya; Riyanarto Sarno
Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Vol 7, No 1: March 2018
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.09 KB) | DOI: 10.11591/eei.v7i1.845

Abstract

The quality of information systems affects the company's business performance. Therefore, it is necessary to analyze business processes to determine any discrepancies between the planned business processes and the actual ones. Based on the results of this analysis, the business process can be improved. The fundamental factor of manufacturing companies is production process. In reality, there are many discrepancies between the actual business processes with the pre-planned, so that there should be analyzed. The analysis can be performed by modeling the business process using Coloured Petri Nets (CPN). In this study, the objectives are to determine the level of conformance checking of business processes, reachability graph and the bottleneck analysis. The results of the analysis are used to construct a recommended model. Based on the analysis of the case study, e.g. a steel industry in Indonesia, the recommended model has a better value than initial model.
Penilaian Risiko Pipa Bawah Laut oleh Faktor Kapal Menggunakan Pendekatan Bayesian Network Firda Puspita Devi; Ngurah Rai Usadha; Inu Laksito Wibowo; Imam Mukhlash
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1031.18 KB) | DOI: 10.12962/limits.v14i1.2250

Abstract

Penyaluran minyak dan gas bumi dengan pipa bawah laut diklaim sangat efisien karena memerlukan biaya yang minimal. Namun, seiring padatnya aktivitas maritim oleh lalu lintas kapal akan berdampak kerusakan pada jaringan pipa bawah laut. Penyebab kerusakan tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: jatuhnya jangkar kapal (anchor drop), kapal tenggelam akibat gagal mesin, jaring atau pukat (trawl), dan faktor lainnya. Oleh karena itu, penilaian risiko untuk kapal yang melewati jaringan pipa bawah laut sangat diperlukan. Pada penelitian ini, metode Bayesian Network (BN) digunakan untuk memodelkan penyebab kecelakaan pipa bawah laut oleh faktor kapal dan menghitung probabilitas kerusakan yang ditimbulkannya. Adapun standar DNV RP F107 digunakan untuk mengklasifikasi tingkat risiko berdasarkan nilai probabilitas yang didapat. Hasil pengujian program ini menunjukkan bahwa sebesar 58.4% pipa tidak rusak akibat jangkar, 13.83% kerusakan yang ditimbulkan kecil, 15.14% kerusakan yang ditimbulkan menengah, dan 12.59% kerusakan yang ditimbulkan besar.
PEMILIHAN JENIS ASURANSI BERDASARKAN DEMOGRAFI CALON PEMEGANG POLIS DENGAN METODE NAÏVE BAYES CLASSIFIER Lailatul Mabadi Chaira; Nurul Hidayat; Inu Laksito Wibowo; Imam Mukhlash
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.1 KB) | DOI: 10.12962/j1829605X.v13i2.1931

Abstract

Asuransi merupakan salah satu cara untuk memproteksi diri di masa depan. Saat ini, perusahaann asuransi berlomba-lomba untuk menawarkan produk asuransi yang menjanjikan. Dalam rangka bersaing dengan kompetitor lainnya dan demi memenuhi kebutuhan nasabahnya, perusahaan asuransi memerlukan startegi bisnis yang bijak dan tepat agar produknya mendapat respon positif dari calon nasabah. Salah satu permasalahan dalam bidang asuransi adalah bagaimana menentukan jenis asuransi yang tepat untuk calon nasabah. Pada paper ini, dibahas tentang bagaimana menetukan jenis asuransi yang tepat menggunakan task dalam data mining untuk menggali informasi yang berkaitan dengan kebutuhan produk asuransi bagi calon nasabah. Metode yang digunakan untuk klasifikasi adalah Naïve Bayes Classifier. Hasil uji coba menunjukkan bahwa metode NBC mampu mengklasifikasi record dengan tingkat kinerja tertinggi sebesar 94.12% ketika proporsi pembagian data latih 90% dan data uji sebesar 10%. Karena kinerja sistem yang dihasilkan dapat dikatakan baik, sistem dianggap kredibel untuk merekomendasikan produk asuransi kepada calon nasabah
OPTIMISASI PEMBENTUKAN SEL DIINTEGRASIKAN DENGAN PENEMPATAN MESIN DAN PENJADWALAN DI DALAM SELULAR MANUFAKTUR MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Moh Khoiron; Imam Mukhlash; Soetrisno Soetrisno
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.577 KB) | DOI: 10.12962/limits.v12i1.2293

Abstract

Perindustrian di Indonesia belakangan ini semakin berkembang, hal ini mengantarkannya pada persaingan global, sehingga mendorong banyak perusahaan untuk semakin memperbaiki dan meningkatkan usahanya agar lebih efektif dan efisien. Salah satu yang berdampak signifikan pada keefektifan dan keefesianan suatu perusahaan adalah perencanaan fasilitas. Cellular Manufacturing (CM) adalah salah satu metode yang telah terbukti mampu menambah efisiensi serta fleksibilitas dalam lingkungan produksi manufaktur. Diantara faktor-faktor yang diperlukan dalam selular manufaktur adalah Cell Formation (CF), Group Layout (GL), dan Group Scheduling (GS). Biasanya, tiga faktor ini diselesaikan dalam keadaan terpisah atau diselesaikan secara berurutan. Tugas ahir ini membahas tentang metode untuk penyelesaian CF, GL, GS secara bersamaan. A hierarchical genetic algorithm (HGA) digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
REGISTRASI CITRA PADA DOMAIN FREKUENSI MENGGUNAKAN METODE POWER CEPSTRUM Kartika Mahanani; Suhud Wahyudi; Budi Setiyono; Imam Mukhlash
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 9, No 1 (2012)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.527 KB) | DOI: 10.12962/j1829605X.v9i1.2121

Abstract

Penyampaian informasi dapat dilakukan melalui gambar. Gambar atau bisa disebut citra dapat kehilangan informasi yang terkandung didalamnya jika citra tersebut berkualitas buruk, seperti buram, berbintik, ataupun gelap. Sehingga diperlukan suatu teknik yang dapat mengubah kualitas citra menjadi lebih baik dari sebelumnya dan salah satu teknik yang dapat digunakan adalah teknik Super Resolusi.Teknik Super Resolusi merupakan teknik yang digunakan untuk membangun citra beresolusi lebih tinggi dari kumpulan citra yang beresolusi lebih rendah. Dalam teknik ini terdapat dua langkah utama yaitu registrasi dan rekonstruksi. Registrasi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh nilai pergeseran diantara dua citra yang memiliki pergeseran diantaranya. Registrasi Citra dilakukan pada domain frekuensi dengan menggunakan Transformasi Fourier, yaitu nilai matriks dari citra yang sebelumnya berada pada domain spasial diubah ke domain frekuensi.Pada Tugas Akhir ini digunakan metode Power Cepstrum untuk menyelesaikan permasalahan Registrasi Citra. Cepstrum merupakan hasil perolehan logaritma spektrum suatu sinyal yang ditransformasikan dengan menggunakan Transformasi Fourier. Power Cepstrum digunakan untuk mendapatkan besar pergeseran diantara kedua citra. Pada permasalahan satu dimensi, Power Cepstrum dari fungsi waktu adalah power spectrum dari logaritma dari power spectrum fungsi tersebut. Pada permasalahan dua dimensi, fungsinya diubah menjadi fungsi intensitas citra.Dari uji coba yang telah dilakukan, tampak bahwa perangkat lunak Registrasi Citra menggunakan metode Power Cepstrum mampu mendeteksi pergeseran pada level piksel dengan nilai pergeseran maksimum sebesar 30 piksel.
PREDIKSI CUSTOMER CHURN MENGGUNAKAN ALGORITMA FUZZY ITERATIVE DICHOTOMISER 3 Meyrina Herawati; Inu Laksito Wibowo; Imam Mukhlash
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 13, No 1 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1495.234 KB) | DOI: 10.12962/j1829605X.v13i1.1913

Abstract

Setiap industri telekomunikasi sering menawarkan layanan yang menggi- urkan. Hal ini bertujuan untuk menarik pelanggan sebanyak mungkin agar pendapatan yang masuk semakin optimal. Akan tetapi hal-hal seperti ini yang menyebabkan fenomena churn terjadi, dimana pelanggan memutuskan berhenti berlangganan dan berpindah dari satu provider ke provider lain- nya. Tiap industri telekomunikasi juga harus memiliki program retaining yang efektif dan efesien, terlebih dahulu perusahaan memprediksi pelangg- an yang berpotensi churn, kemudian menjadikan pelanggan tersebut sebagai fokus usaha retention. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengem- bangan model churn prediction (classication) dengan menggunakan fuzzy decision tree. Fuzzy decision tree merupakan salah satu metode klasika- si berbasis pohon keputusan dengan memasukkan konsep himpunan fuzzy dalam proses pembentukannya. Setelah tahap implementasi, hasil dari pe- nelitian ini berupa model pohon keputusan prediksi customer churn. Dari berbagai uji coba didapat nilai akurasi terbaik 87
Himpunan Fuzzy dan Rough Sets Bijan Davvaz; Imam Mukhlash; Soleha Soleha
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/limits.v18i1.7705

Abstract

The concept of a fuzzy set was introduced by Zadeh in 1965. Fuzzy set is a mathematical model of vague qualitative or quantitative data, frequently generated by means of the natural language. The model is based on the generalization of the classical concepts of set and its characteristic function. Intuitionistic fuzzy sets are sets whose elements have degrees of membership and non-membership. Intuitionistic fuzzy sets have been introduced by Atanassov in 1983 as an extension fuzzy sets. On the other hand, the concept of rough set was proposed by Pawlak 1982. Since then the subject has been investigated in many papers. The overall aim of this paper is to present an introduction to some of main concepts related to fuzzy sets, intuitionistic fuzzy sets and rough sets. We investigate Crisp sets and characteristic functions, fuzzy sets, intuitionistic fuzzy sets, rough sets and probabilistic rough sets 
Object Oriented Design of Software Tool for Finite Abstractions of Max-Plus-Linear Systems using Unified Modeling Language Muhammadun Muhammadun; Dieky Adzkiya; Imam Mukhlash
(IJCSAM) International Journal of Computing Science and Applied Mathematics Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3814.194 KB) | DOI: 10.12962/j24775401.v3i1.2119

Abstract

Max-Plus-Linear (MPL) systems are a class of discrete-event systems with a continuous state space characterizing the timing of the underlying sequential discrete events. There is a formal approach to analyze these systems based on finite abstractions. The abstraction algorithms have been in MATLAB using list data structure and in JAVA using tree data structure. The MATLAB implementation requires long computational time, whereas the JAVA one requires larger memory allocation. In this work, we discuss an object oriented design in C++ using tree data structure without recursive functions in the hope of improving the results obtained by the two previous implementations.
PENYELESAIAN MINIMUM SPANNING TREE DENGAN ALGORITMA BERBASIS SOFT COMPUTING DAN APLIKASINYA PADA MASALAH LOGISTIK Shinta Tri Kismanti; Imam Mukhlash
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i1.880

Abstract

Masalah optimasi jaringan adalah pencarian nilai terkecil pada suatu keadaan jaringan. Salah satu masalah optimasi jaringan adalah minimum spanning tree (MST). Masalah MST bertujuan untuk menghubungkan seluruh simpul dalam jaringan sehingga total panjang cabang tersebut dapat diminimumkan. Dalam paper ini, akan ditelaah mengenai penelitian peningkatan solusi paa MST dengan pendekatan soft computing dan aplikasinya pada system logistic. Secara umum solusi penyelesaian MST dapat dilakukan dengan metode eksak dan metode heuristik.