Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Qur'anic Perspective on Social Religious Conflict Resolution Based on Culture of Togetherness and Rembugan in Indonesia Mukhtar, Naqiyah; Triana, Nita
Al-Hayat: Journal of Islamic Education Vol 7 No 2 (2023): Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Publisher : Letiges

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35723/ajie.v7i2.424

Abstract

This study described the resolution of religious and social conflicts in Bantarkawung, Central Java, Indoensia; its contributing factors and how they aligned with the Qur'an's perspective. This study employed a qualitative approach by conducting interviews with participants in conflict resolution. During the Covid-19 period from 2020 to 2021, we collected data. This study found that the local government and religious leaders resolved conflicts based on the culture of togetherness in religious rituals and social works, fostering interactions and adhering to consensus-based "rembugan" to accept differences in religious understanding, particularly regarding ?l?l-amr. In this region, conflicts were typically resolved through conciliation, with a conciliator initiating the process. Additionally, the conciliator actively devised and formulated resolution steps for the disputing parties. This resolution was a combination of ?ul? (reconciliation) and ta?k?m (arbitration), according to the Qur'an. However, this research had limitations; consequently, it is necessary to conduct similar studies in other regions of Indonesia with distinct characteristics from the research area. Comparative studies would also be useful with countries that share similarities with Indonesia, such as Malaysia, Brunei Darussalam, and Singapore and those that differ, such as Middle Eastern, Australian, American, and European nations.
Integrasi Nilai Al-Qur’an dan SDGs dalam Edukasi Hijau untuk PAUD Umam, Nasrul; Mukhtar, Naqiyah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6452

Abstract

Tantangan keberlanjutan lingkungan global saat ini memerlukan pendekatan edukasi hijau yang ditanamkan sejak usia dini. Pendidikan anak usia dini (PAUD) menjadi fondasi penting dalam membentuk kesadaran dan perilaku ramah lingkungan yang akan terbawa hingga dewasa. Penelitian ini mengusulkan pendekatan inovatif dengan mengintegrasikan dimensi spiritual Al-Qur'an dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dalam edukasi hijau untuk PAUD, sebuah perspektif yang masih jarang dieksplorasi. Melalui studi literatur komprehensif terhadap Al-Qur'an, hadis, dan literatur pendidikan lingkungan, penelitian ini mengidentifikasi keselarasan antara nilai-nilai pelestarian lingkungan dalam Al-Qur'an dengan prinsip-prinsip SDGs. Hasil penelitian menghasilkan model edukasi hijau yang memadukan nilai spiritual dan tujuan pembangunan berkelanjutan. Model ini dapat dimanfaatkan oleh lembaga PAUD untuk mengembangkan kurikulum dan aktivitas pembelajaran berbasis lingkungan yang kontekstual dengan kebutuhan lokal.