Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PERANCANGAN MESIN PENGGILING JAGUNG TONGKOLAN Tri Mulyanto; Supriyono
Jurnal Asiimetrik: Jurnal Ilmiah Rekayasa Dan Inovasi Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/asiimetrik.v1i1.222

Abstract

Salah satu jenis pangan strategis di Indonesia, jagung mempunyai nilai ekonomis karena merupakan sumber karbohidrat. Sebagai bahan pangan pengganti beras, butir jagung terlebih dahulu digiling menjadi butiran lebih kecil. Prosesnya dengan cara jagung tongkolan dipipil terlebih dahulu kemudian digiling secara manual ataupun dengan mesin pemipil lalu digiling dengan mesin giling secara terpisah. Tujuan dari perancangan mesin ini untuk menghasilkan mesin pemipildan penggiling terpadu dengan masukan jagung tongkolan dan keluaran butiran jagung dengan ukuran tertentu. Mesin dioperasikan menggunakan tenaga motor listrik yang dikonversikan ke gerakan untuk mempipil dan menggiling jagung tongkolan kering dan menghasilkan jagung giling 70 kg/jam. Daya motor penggerak: 1 HP dengan putaran: 1450 rpm. Dari hasil perancangan didapat mesin yang berfungsi menjadikan jagung tongkolan menjadi butiran beras jagungyang ukurannya dapat diatur.
PROSES MANUFAKTUR MESIN ROTARI TIPE HIBRIDA UNTUK PENGERING CABAI Tri Mulyanto; Supriyono
Jurnal Asiimetrik: Jurnal Ilmiah Rekayasa Dan Inovasi Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/asiimetrik.v1i2.821

Abstract

Kebutuhan akan suatu mesin tepat guna yang dapat dapat mengolah hasil pertanian sehingga meningkatkan pendapatan para petani. Salah satu komoditasnya adalah cabai yang harganya sangat tinggi saat pasokan kurang dan sangat rendah pada saat panen raya, hal ini karena perhitungan waktu tanam yang tidak tepat. Untuk itu diperlukan suatu mesin yang dapat mengolah kelebihan hasil panen menjadi bubuk cabai dengan mengeringkan terlebih dahulu. Mesin dioperasikan menggunakan sistem pengeringan tipe hibrida dengan memanfaatkan tenaga surya atau listrik sebagai sumber panas. Proses pengeringan dengan cara cabai dimasukkan kedalam tabung lalu dipanaskan dengan temperatur 60 C0, tabung diputar untuk mengaduk cabai dengan agar pengeringan merata. Waktu untuk mengeringkan cabai sekitar 4 jam dengan temperatur stabil. Kapasitas mesin pengering adalah 4 kg untuk sekali proses
PENGARUH PERLAKUAN AWAL TERHADAP DAYA REKAT DAN KEKUATAN LAPISAN PADA PROSES PENGECATAN SERBUK Tri Mulyanto; Supriyono; Satya Parama Arta
Jurnal Asiimetrik: Jurnal Ilmiah Rekayasa Dan Inovasi Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/asiimetrik.v2i1.1186

Abstract

Pengecatan serbuk adalah metode pelapisan logam yang merupakan proses akhir dilakukan untuk memperindah atau melindungi logam dari serangan korosi. Proses menggunakan bahan dari resin yang kering untuk mencapai daya rekat dan kekuatan serta ketahan korosi yang maksimal. Sebelum dilakukan pelapisan dilakukan proses pelakuan awal untuk proses pembersihaan permukaan material yang bertujuan untuk meningkatkan gaya adhesi antara serbuk pelapis dengan material logam yang dilapisi. Perlakuan awal memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan kualitas pelapisan yang dihasilkan. Peneliti meneliti pengaruh perlakuan awal terhadap daya rekat dan kekuatan lapisan pada proses pengecatan serbuk. Perlakuan awal yang dilakukan adalah amplas grit 150, penembakan pasir dan cairan kimia phosphating. Hasil pengujian adhesion / kelekatan didapatkan 0% terkelupas. Hasil pengujian ketahanan yang terbaik didapatkan dengan perlakuan awal penembakan pasir dan cairan kimia phosphating dengan tidak ada retak pada hasil lapisan. Hasil pengujian daya rekat yang terbaik didapat dengan perlakuan awal phosphating dengan nilai tarik rata-rata 4.3 MPa
Rancang Bangun Alat Monitoring Daya Listrik Real-Time Berbasis ESP32, Sensor PZEM 004T dan INA 219 Dengan Interface LabVIEW Wiguna Persada Putra; Sari, RR. Sri Poernomo; Yamin , Mohamad; Mulyanto, Tri; Suryawan, Bambang; Supriyono, Supriyono; Pamungkas, Adhika Enggar
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i1.471

Abstract

Saat ini Alat Pengolah Limbah Medis Infeksius infeksius skala fabrikasi belum memiliki sistem monitoring performa energi listrik yang digunakan oleh alat tersebut. Maka dari itu dirancang alat pendeteksi daya  listrik berbasis Internet of Thing (IoT) pada alat  sterilisasi limbah medis. Dengan sistem ini, pengguna dapat memonitor data performa secara akurat dan real-time. Cara kerja alat pendeteksi daya listrik melakukan pembacaan pengukuran dari sensor arus AC PZEM 004T dan sensor arus DC INA 219, yang kemudian hasil pembacaan akan diterima oleh mikrokontroler ESP 32 untuk diteruskan ke software LabView sebagai user interface melalui protokol TCP (Transmision Control Protocol) dimana alat pendeteksi daya dapat terkoneksi dengan software LabView menggunakan kabel LAN sehingga dapat melakukan monitoring daya secara real time. Berdasarkan pembacaan oleh alat pendeteksi daya listrik pada Alat Pengolah Limbah Medis Infeksius skala fabrikasi dengan motor dan 4 pompanya.
Analisis Numerik Multifase Transportasi Slurry Abu Terbang Berkonsentrasi Partikel Tinggi Farul Apriansa; Ridwan Ridwan; Iwan Setyawan; Tri Mulyanto
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14 No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4506

Abstract

Transportasi slurry abu terbang mengalami inefisiensi energi akibat resistensi aliran yang tinggi pada pipa konvensional berbentuk lingkaran. Penelitian ini memancarkan pengaruh geometri penampang pipa yaitu lingkaran, spiral dengan empat lobus, dan spiral dengan enam lobus terhadap penurunan tekanan, faktor akurasi, reduksi drag, dan distribusi fraksi volume pada konsentrasi padatan masing-masing 50%, 60%, 65%, 68%, dan 70%. Simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) dilakukan dengan kondisi kecepatan masuk konstan 1.5 m/s. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pipa spiral enam lobus secara konsisten memberikan penurunan tekanan dan faktor terjadinya terendah, dengan reduksi drag maksimum sebesar 33,78% pada konsentrasi padatan 70%. Analisis fraksi volume mengindikasikan akumulasi partikel yang lebih signifikan di dekat dasar pipa pada konsentrasi tinggi, yang disebabkan oleh pengendapan gravitasi. Secara keseluruhan, pipa spiral enam lobus menampilkan kinerja hidrolik yang unggul melalui pengurangan resistensi aliran secara efektif, sehingga menjadi alternatif desain yang menjanjikan untuk sistem transportasi slurry dengan konsentrasi tinggi.
Pengelolaan Sampah Plastik Bertenaga Surya di Kawasan Wisata Megalitikum Gunung Padang Cianjur Aris Budi Setyawan; Tri Mulyanto; Heru Kuncoro
PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/pakmas.v6i1.5954

Abstract

As a prehistoric site of Megalithic culture in West Java dating back 10,000-25,000 BC, Gunung Padang is a highly potential tourist attraction. The uniqueness of this tourist area attracts many tourists, both local and foreign, to visit. In addition to bringing positive economic impacts to the community through the sale of various local products such as palm sugar, honey, souvenirs, and homestay businesses around the tourist area, the local government also receives additional income through levies imposed on visitors. On the other hand, the arrival of tourists also results in waste generated from tourist activities while in the Gunung Padang tourist area. So far, Pokdarwis has been trying to handle the waste by collecting, stockpiling, and burning it. This method is certainly not a solution that can be continued in the long term. This community service activity was carried out to provide a better understanding of proper waste management and to provide solar-powered waste processing machines, considering that the Gunung Padang tourist site has great potential for solar energy as an energy source.