Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Anak Diabetes Ketoasidosis dan Gangguan Kebutuhan Dasar: Nutrisi Dengan Pendekatan Teori Model Adaptasi Calista Roy Ika Novika; Nyimas Heny Purwati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4616

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Ketoasidosis (DKA) merupakan komplikasi akut diabetes melitus yang sering dialami anak-anak dan membutuhkan intervensi keperawatan yang komprehensif, terutama terkait pemenuhan kebutuhan dasar nutrisi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna, persepsi, dan pengalaman dalam memberikan asuhan keperawatan pada anak dengan DKA menggunakan pendekatan Roy Adaptation Model (RAM). Desain penelitian: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur. Subjek penelitian adalah seorang anak dengan Diabetes Ketoasidosis yang dirawat di ruang perawatan anak. Penerapan teori yang digunakan adalah Roy Adaptation Model, yang mengklasifikasikan intervensi keperawatan ke dalam 4 model teori sistem: input, kontrol, efektor, output. Hasil : artikel ini menunjukkan bahwa penerapan RAM membantu perawat dalam mengidentifikasi stimulus, respon adaptasi, dan intervensi yang sesuai, terutama dalam mengoptimalkan pola nutrisi untuk mendukung pemulihan . Diagnosa keperawatan utama adalah Deficit Nutrisi, Ketidakstabilan kadar glukosa darah Berhubungan dengan Hiperglikemia, Hipovolemia, Pola Napas Tidak efektif, Risiko perfusi serebral tidak. Intervensi keperawatan yang sesuai meliputi manajemen lingkungan, manajemen nyeri, manajemen hipertermi, pemantauan fungsi neurologis, serta pencegahan infeksi. Integrasi RAM dengan standar nasional keperawatan terbukti mendukung adaptasi anak secara holistik. Studi ini menegaskan pentingnya peran perawat dalam memfasilitasi adaptasi fisiologis dan psikososial anak melalui pemenuhan kebutuhan nutrisi yang adekuat.
Asuhan Keperawatan Pada Anak Yang Mengalami Asma Dengan Pendekatan Teori Caring Watson Yesa Junita Sari; Nyimas Heny Purwati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4617

Abstract

Latar Belakang : Asma pada anak merupakan salah satu penyakit kronis yang membutuhkan penanganan komprehensif, tidak hanya dari aspek medis, tetapi juga dukungan emosional dan psikososial. Artikel ini bertujuan untuk menggali makna, persepsi, dan pengalaman perawat dalam memberikan asuhan keperawatan pada anak dengan asma menggunakan pendekatan teori Caring Jean Watson. Metode : Desain penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan litelatur. Subjek penelitian adalah seorang anak dengan asma yang di rawat diruang perawatan anak. Penerapan teori yang digunakan adalah Caring jean watson. Hasil : Pengkajian menunjukkan bahwa penerapan teori Caring Watson mampu meningkatkan rasa aman, kepercayaan, serta kolaborasi anak dan keluarga dalam manajemen asma. Pembahasan menekankan pada sepuluh faktor karatif Watson yang tercermin dalam interaksi perawat-anak-keluarga. Kesimpulan : Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi praktik keperawatan anak, bahwa aspek caring menjadi landasan utama dalam mendukung proses penyembuhan dan kualitas hidup anak dengan asma.
Asuhan Keperawatan Pada Anak Meningitis dan Gangguan Kebutuhan Dasar : Tidur dan Istirahat Dengan Pendekatan Teori Model Adaptasi Roy Nuryati; Nyimas Heny Purwati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4619

Abstract

Latar Belakang: Meningitis pada anak merupakan kondisi gawat darurat neurologis yang sering menimbulkan komplikasi, termasuk gangguan pemenuhan kebutuhan dasar tidur dan istirahat. Tidur yang terganggu memperburuk adaptasi fisiologis dan psikososial anak, sehingga berdampak pada proses pemulihan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Roy Adaptation Model (RAM) dalam asuhan keperawatan anak dengan meningitis yang mengalami gangguan tidur dan istirahat. Metode: Penulisan dilakukan melalui studi literatur naratif dari jurnal nasional dan internasional 2016–2025, serta analisis penerapan teori keperawatan RAM berdasarkan empat mode adaptasi (fisiologis, konsep diri, fungsi peran, dan interdependensi). Data dukung diperoleh dari standar keperawatan Indonesia (SDKI, SLKI, SIKI edisi 2023). Hasil: Pengkajian dengan RAM mengidentifikasi mekanisme regulator (demam, nyeri kepala, kejang, aktivasi sistem saraf simpatis) dan kognator (persepsi nyeri, kecemasan, rasa takut, pengaruh lingkungan rumah sakit dan keluarga) yang memengaruhi kualitas tidur anak. Diagnosa keperawatan utama adalah gangguan pola tidur, nyeri, hipertermi, risiko perfusi serebral tidak efektif, dan risiko infeksi. Intervensi keperawatan yang sesuai meliputi manajemen lingkungan, manajemen nyeri, manajemen hipertermi, pemantauan fungsi neurologis, serta pencegahan infeksi. Integrasi RAM dengan standar nasional keperawatan terbukti mendukung adaptasi anak secara holistik. Kesimpulan: Penerapan RAM membantu perawat memahami faktor fisiologis dan psikososial yang menyebabkan gangguan tidur pada anak dengan meningitis. Intervensi berbasis teori dan standar praktik nasional berkontribusi pada peningkatan kualitas tidur, adaptasi, dan proses pemulihan anak.