Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Gamifikasi dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMKN 1 Jamblang Amelia, Nabila; Fadilah, Rizka; Munawar, Wahid
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27595

Abstract

Gamifikasi adalah pendekatan kreatif yang menggunakan elemen permainan untuk meningkatkan keterlibatan dan dorongan belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi peran gamifikasi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SMKN 1 Jamblang. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner kepada siswa setelah elemen gamifikasi diterapkan dalam proses pembelajaran. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan gamifikasi secara signifikan meningkatkan motivasi siswa untuk belajar, baik dari segi intrinsik maupun ekstrinsik. Siswa menunjukkan lebih banyak minat dan keterlibatan, dan mereka merespons dengan positif terhadap lingkungan belajar yang lebih bersemangat dan menyenangkan. Namun, masalah seperti perbedaan dalam tanggapan siswa terhadap gamifikasi juga ditemukan.
Komparasi Pengetahuan Pada Mata Kuliah Teknik Pemesinan Mesin Bubut Mahasiswa Lulusan SMA/SMK di Jurusan PTM Rohman, Gazi Muhamad Fatur; Panji, Muhamad; Nurhidayat, Taufik; Munawar, Wahid
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan teknik mesin memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan industri. Penelitian ini membandingkan pemahaman teknik pemesinan antara lulusan SMA dan SMK Teknik Pemesinan. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi perbedaan pengetahuan dan keterampilan praktis antara kedua kelompok tersebut. Metode yang digunakan adalah studi komparatif dengan responden 40 mahasiswa, terdiri dari 13 lulusan SMA dan 27 lulusan SMK, menggunakan kuisioner untuk mengukur pengetahuan tentang teknik pemesinan bubut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lulusan SMK lebih unggul dalam aspek praktis dan teknis, sedangkan lulusan SMA lebih baik dalam pengetahuan teoritis dan penerapan perhitungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran yang seimbang antara teori dan praktik diperlukan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri teknik mesin.
Pengaruh Penguasaan Autocad Terhadap Pembuatan G-Code CNC Milling TU 3A Mata Kuliah CNC Dasar Pada Mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin UPI Irsyad, Muhammad; Raka Indra Lukmana; Fajri, Zidan; Wahid Munawar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penguasaan perangkat lunak AutoCAD terhadap kemampuan mahasiswa dalam membuat G-CODE yang diterapkan pada proses CNC Milling TU-3A. Studi ini dilakukan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang telah mengontrak mata kuliah CNC Dasar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei deskriptif melalui angket yang disebarkan kepada 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% Mahasiswa berpendapat bahwa penguasaan AutoCAD memiliki dampak signifikan terhadap pemahaman mahasiswa dalam pembuatan G-CODE, meningkatkan efisiensi desain, dan mempercepat proses pembelajaran CNC. Responden mengindikasikan pemahaman yang baik terhadap fitur dasar AutoCAD dan pengaruhnya terhadap kualitas G-CODE yang dihasilkan. Penguasaan AutoCAD juga mempermudah konversi desain menjadi G-CODE serta membantu mahasiswa memahami orientasi koordinat pada mesin CNC. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pembelajaran berbasis AutoCAD dalam kurikulum CNC Dasar berpotensi meningkatkan kompetensi teknis mahasiswa dan mempersiapkan mereka untuk tantangan industri manufaktur modern. Disarankan untuk mengembangkan kurikulum berbasis proyek dan pelatihan intensif pada fitur spesifik AutoCAD yang relevan dengan CNC Milling TU-3A.
Analisis Kesulitan Membaca Al-Quran di Kalangan Mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin UPI Angkatan 2024 Solihin, Ahmad; Lazhwardi, Rayyana; Noviana, Rivana; Munawar, Wahid; Jenuri, Jenuri
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.318

Abstract

This study aims to analyze the factors contributing to difficulties in reading the Quran among students of the Mechanical Engineering Education program at Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), class of 2024. Various barriers, such as limited formal religious education, lack of practice time, and an academic focus centered on technical fields, often lead to neglect of spiritual development. The study employs a quantitative approach with a survey method, gathering data through an online questionnaire that addresses students' reading frequency and the challenges they face. Findings reveal that most students spend 5-15 minutes daily reading the Quran, with the primary challenge being the application of tajweed rules. Based on these findings, the study recommends intensive guidance and motivational programs to improve students' Quran reading skills. Face-to-face instruction is considered essential for addressing technical difficulties, while campus-supported motivational programs can foster greater student interest.
Peran AI dalam Personalisasi Pembelajaran di Pendidikan Vokasi Teknik Otomotif Pratama, Hadyan Rangga; Supriyatno, Mohamad Januar; Munawar, Wahid
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi isu penting dalam transformasi pendidikan, khususnya pada pendidikan vokasi yang menuntut pembelajaran adaptif, praktis, dan berorientasi pada kebutuhan industri. Pendidikan vokasi teknik otomotif menghadapi tuntutan baru akibat perkembangan teknologi kendaraan, sistem diagnostik digital, sensor, dan layanan otomotif berbasis data. Artikel ini berfokus pada peran AI dalam mendukung personalisasi pembelajaran di pendidikan vokasi teknik otomotif. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah, buku akademik, laporan penelitian, dan dokumen relevan yang berkaitan dengan AI dalam pendidikan, personalisasi pembelajaran, pendidikan vokasi, dan pembelajaran otomotif. Literatur dianalisis menggunakan analisis isi melalui proses identifikasi, klasifikasi, perbandingan, dan sintesis temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI dapat mendukung personalisasi pembelajaran melalui materi adaptif, asesmen otomatis, umpan balik, analitik pembelajaran, simulasi praktik, dan rekomendasi pembelajaran lanjutan. AI juga membantu guru mengenali perbedaan kemampuan dan kebutuhan belajar peserta didik. Kajian ini menyimpulkan bahwa AI dapat memperkuat relevansi pendidikan vokasi teknik otomotif, tetapi penerapannya memerlukan kesiapan guru, infrastruktur, etika data, dan uji coba praktik di sekolah vokasi
Analisis Postur Kerja Ergonomis pada Kegiatan Praktikum di Bengkel Otomotif UPI Riyanti Riyanti; Wahid Munawar; Tatang Permana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja ergonomis serta keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada mahasiswa dalam kegiatan praktikum di bengkel otomotif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memberikan gambaran objektif mengenai tingkat risiko ergonomi. Subjek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif yang aktif mengikuti kegiatan praktikum. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA), serta penyebaran kuesioner Nordic Musculoskeletal Questionnaire (NMQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas praktikum dilakukan dengan postur kerja yang tidak ergonomis, seperti membungkuk, menjangkau di luar jangkauan ideal, serta bekerja dalam posisi jongkok atau di bawah kendaraan. Analisis RULA menunjukkan bahwa 65% aktivitas berada pada kategori risiko tinggi hingga sangat tinggi, sedangkan hasil REBA menunjukkan 50% aktivitas berada pada tingkat risiko sedang hingga tinggi. Selain itu, hasil NMQ menunjukkan bahwa keluhan paling dominan terjadi pada punggung bawah (70%), leher (60%), dan bahu (55%). Temuan ini menunjukkan adanya hubungan antara postur kerja yang tidak ergonomis dengan munculnya keluhan MSDs. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui edukasi ergonomi, perancangan ulang fasilitas praktikum, serta pengaturan aktivitas kerja yang lebih baik. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan ergonomi sejak lingkungan pendidikan untuk mencegah risiko kesehatan jangka panjang dan meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Desa kreatif teknologi melalui pelatihan dan manufaktur simpel kriya logam di desa binaan Leuwigajah Kota Cimahi Enang Summa A; Wahid Munawar; Yayat Yayat; Haipan Salam; Sriyono Sriyono
Jurnal Abmas Vol. 13 No. 1 (2013): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v13i1.148

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan agar masyarakat, kususnya para pemuda yang ada di desa binaan memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang kriya logam (pembuatan teralis, dan pot bunga dan i bahan logam, dan pelapisan logam dekoratif dengan menggunakan nikel, maupun krom). Pada gilirannya diharapkan para pemuda tersebut memiliki kesiapan untuk bekerja atau berwirausaha dalam bidang produk kriya logam. Berdasarkan hasil pelatihan diperoleh data bahwa para pemuda telah memiliki pengetahuan dalam: 1) bidang kewirausahaan, 2) bidang pengelasan logam (busur listrik dan accetylin), 3) bidang pelapisan logam. Selain itu, peserta juga telah memiliki keterampilan dalam bidang pengelasan dan pelapisan logam.
IbM (Ipteks berbasis masyarakat) keterampilan teknologi las (kriya logam) pada pemuda/karang taruna desa Wahid Munawar; Mumu Komaro; Sriyono Sriyono; Ridwan Adam M. Noor
Jurnal Abmas Vol. 14 No. 1 (2014): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v14i1.157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pendidikan alternatif untuk pemuda/karang taruna desa. Penelitian menggunakan metode kualitatif, mengambil dua kelompok pemuda/karang taruna yang telah mengikuti pelatihan keterampilan teknologi (kriya logam). Informan terdiri dari tokoh pemuda dan ketua RW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pembelajaran alternatif adalah metode pendidikan orang dewasa atau andragogy. Proses pembelajaran dimulai dengan sharing pembelajaran, refleksi pengalaman hidup dan metode role play. Hasilnya 64% peserta pelatihan mengalami peningkatan keterampilan teknologi (kriya logam).
PERILAKU MEROKOK SAAT BERKENDARA DALAM PERSPEKTIF SAFETY RIDING Muhamad Syahrul; Muhammad Setya Rifki Raharja; Tatang Permana; Wahid Munawar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58483

Abstract

Perilaku merokok saat berkendara masih sering ditemukan di lingkungan masyarakat dan berpotensi mengganggu keselamatan berkendara. Aktivitas ini dapat mengurangi konsentrasi pengendara serta mengganggu pengguna jalan lain akibat asap dan abu rokok yang terbawa angin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku merokok saat berkendara terhadap Pemahaman safety riding pada pengendara sepeda motor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner melalui Google Form kepada masyarakat umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memahami pentingnya keselamatan berkendara, namun perilaku merokok saat berkendara masih cukup sering ditemukan di jalan raya. Mayoritas responden juga mengetahui bahwa perilaku tersebut dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan yang lain. Selain itu, masih terdapat sebagian kecil masyarakat yang menganggap perilaku merokok saat berkendara sebagai hal yang wajar. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perilaku merokok saat berkendara berpotensi mengganggu konsentrasi pengendara dan bertentangan dengan prinsip-prinsip safety riding. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara melalui edukasi dan sosialisasi keselamatan lalu lintas.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha Mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif UPI di Bidang Otomotif Herry Kuswanto; Javier Kenji Owen; Wahid Munawar
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 14 No 1 (2026)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v14i1.2250

Abstract

This study aims to analyze the factors that influence the entrepreneurial interest of UPI Automotive Engineering Education students in the automotive sector. The study used a quantitative method with a descriptive approach to 30 respondents through the distribution of Likert scale questionnaires. The results showed that students' entrepreneurial interest was in the high category with an average value of 3.72. The results of the validity test showed that all statement items were valid because they had a calculated r value > r table (0.361), while the results of the reliability test showed a Cronbach's Alpha value > 0.90 so that the instrument was declared very reliable. Factors such as entrepreneurship education, motivation, industrial practice experience, and social environment influenced students' entrepreneurial interest in the automotive sector.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adi Prasetyo Afrizal Nurul Ikhsan Ahmad Riza Kamil Ahmad Solihin Alief Elsan Ramadhan Amelia, Nabila Andika Prasetya Asep H Sasmita, Asep H Berman, Ega T Budi Susetyo Daniel Nadiansyah Daniel Santoso Dika Rahman Firmansah Dzulkarnaen, Iskandar Ega T. Berman, Ega T. Enang Summa A Ersyad, Achmad A. Ewo Tarmedi, Ewo Fadilah, Rizka Fajri, Zidan Farraz Bahana Rahman Feta Mayo, Feta Ganevi, Restu D. Hasna Nailah Hasna Nailah Luthfiyah Herry Kuswanto I Gusti Bagus Wiksuana Ilham Nadhifa Luthfiansyah Indra Kustiawan, Indra Ismadi Rajab Javier Kenji Owen Jenuri Kamin Sumardi Kristaka Nugratama Lazhwardi, Rayyana M Sabdha Faishal Mubarok, Ibnu Muhamad Syahrul Muhammad Iman WA, Muhammad Iman Muhammad Irsyad Muhammad Noor, Ridwan Adam Muhammad Rafaulda Isban Muhammad Rizki Muhammad Setya Rifki Raharja Multin, Hegar A. Mumu Komaro Noor, Adam A. M. Noor, Ridwan A. M. Noviana, Rivana Nurhidayat, Taufik Pandu, Pandu Panji, Muhamad Permana, Dani Pohan, Rezka B. Pratama, Hadyan Rangga Pujiono, Horen Rajab, Ismadi Raka Indra Lukmana Rama Rahmanda RAMDHANI RAMDHANI Ramdhani Ramdhani Reni Anggraeni Reni Anggraeni Ridwan A.M. Noor Ridwan AM Noor, Ridwan AM Rifqi Wirawan Riyanti Riyanti Rizqy Dwi Saputra Rohman, Gazi Muhamad Fatur Roskiana, Eky Salam, Haipan Samada Alvin Nayotama Sriyono Sriyono Sriyono Sriyono Sriyono, S Sulistiyo, Bayu D. Sunarto H. Untung, Sunarto H. Supriyatno, Mohamad Januar Suthan Aliefasha Siregar Syaiful Rahman Tatang Permana, Tatang Teguh Praktikno, Teguh Tristan Abdurrahman Qolbu Nafy Wiguna, Galih Witarsa, Bayu N. Yayat Yayat Yazid Zabian