Claim Missing Document
Check
Articles

The fabrication of electric motorcycle trainers to eliminate automotive misconceptions Ramdhani, Ramdhani; Sriyono, Sriyono; Munawar, Wahid
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 14 No. 2 (2024): June
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpv.v14i2.55034

Abstract

This study aims to develop and implement learning media in the form of electric motorbike trainers to improve students' understanding of electric vehicle technology. The research method used is research and development (R&D) with the Successive Approximation Model (SAM) approach, which is applied in the electric vehicle technology course curriculum in the Automotive Engineering Education study programme. The participants in this study were undergraduate students involved in the learning process using an electric motorbike trainer. The research instruments included observation, interviews, questionnaires, and practical assessment sheets. The results showed that the designed electric motorbike trainer can be used properly and is feasible to operate in the learning process if used in accordance with procedures. Based on the assessment of material experts and media experts, this learning media is considered feasible to implement in learning. A survey of 47 students showed that 63% of respondents strongly agreed that this electric motorbike trainer is an effective innovation in supporting learning. In conclusion, the development of this electric motorbike trainer not only enriches the learning experience but also has the potential to improve students' understanding of electric vehicle technology. This research contributes to providing innovative learning media that is relevant to today's technological needs and can be adopted more widely in various technical education institutions.
Peran Gamifikasi dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMKN 1 Jamblang Amelia, Nabila; Fadilah, Rizka; Munawar, Wahid
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27595

Abstract

Gamifikasi adalah pendekatan kreatif yang menggunakan elemen permainan untuk meningkatkan keterlibatan dan dorongan belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi peran gamifikasi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SMKN 1 Jamblang. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner kepada siswa setelah elemen gamifikasi diterapkan dalam proses pembelajaran. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan gamifikasi secara signifikan meningkatkan motivasi siswa untuk belajar, baik dari segi intrinsik maupun ekstrinsik. Siswa menunjukkan lebih banyak minat dan keterlibatan, dan mereka merespons dengan positif terhadap lingkungan belajar yang lebih bersemangat dan menyenangkan. Namun, masalah seperti perbedaan dalam tanggapan siswa terhadap gamifikasi juga ditemukan.
Komparasi Pengetahuan Pada Mata Kuliah Teknik Pemesinan Mesin Bubut Mahasiswa Lulusan SMA/SMK di Jurusan PTM Rohman, Gazi Muhamad Fatur; Panji, Muhamad; Nurhidayat, Taufik; Munawar, Wahid
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan teknik mesin memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan industri. Penelitian ini membandingkan pemahaman teknik pemesinan antara lulusan SMA dan SMK Teknik Pemesinan. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi perbedaan pengetahuan dan keterampilan praktis antara kedua kelompok tersebut. Metode yang digunakan adalah studi komparatif dengan responden 40 mahasiswa, terdiri dari 13 lulusan SMA dan 27 lulusan SMK, menggunakan kuisioner untuk mengukur pengetahuan tentang teknik pemesinan bubut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lulusan SMK lebih unggul dalam aspek praktis dan teknis, sedangkan lulusan SMA lebih baik dalam pengetahuan teoritis dan penerapan perhitungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran yang seimbang antara teori dan praktik diperlukan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri teknik mesin.
Pengaruh Penguasaan Autocad Terhadap Pembuatan G-Code CNC Milling TU 3A Mata Kuliah CNC Dasar Pada Mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin UPI Irsyad, Muhammad; Raka Indra Lukmana; Fajri, Zidan; Wahid Munawar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penguasaan perangkat lunak AutoCAD terhadap kemampuan mahasiswa dalam membuat G-CODE yang diterapkan pada proses CNC Milling TU-3A. Studi ini dilakukan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang telah mengontrak mata kuliah CNC Dasar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei deskriptif melalui angket yang disebarkan kepada 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% Mahasiswa berpendapat bahwa penguasaan AutoCAD memiliki dampak signifikan terhadap pemahaman mahasiswa dalam pembuatan G-CODE, meningkatkan efisiensi desain, dan mempercepat proses pembelajaran CNC. Responden mengindikasikan pemahaman yang baik terhadap fitur dasar AutoCAD dan pengaruhnya terhadap kualitas G-CODE yang dihasilkan. Penguasaan AutoCAD juga mempermudah konversi desain menjadi G-CODE serta membantu mahasiswa memahami orientasi koordinat pada mesin CNC. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pembelajaran berbasis AutoCAD dalam kurikulum CNC Dasar berpotensi meningkatkan kompetensi teknis mahasiswa dan mempersiapkan mereka untuk tantangan industri manufaktur modern. Disarankan untuk mengembangkan kurikulum berbasis proyek dan pelatihan intensif pada fitur spesifik AutoCAD yang relevan dengan CNC Milling TU-3A.
Analisis Kesulitan Membaca Al-Quran di Kalangan Mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin UPI Angkatan 2024 Solihin, Ahmad; Lazhwardi, Rayyana; Noviana, Rivana; Munawar, Wahid; Jenuri, Jenuri
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.318

Abstract

This study aims to analyze the factors contributing to difficulties in reading the Quran among students of the Mechanical Engineering Education program at Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), class of 2024. Various barriers, such as limited formal religious education, lack of practice time, and an academic focus centered on technical fields, often lead to neglect of spiritual development. The study employs a quantitative approach with a survey method, gathering data through an online questionnaire that addresses students' reading frequency and the challenges they face. Findings reveal that most students spend 5-15 minutes daily reading the Quran, with the primary challenge being the application of tajweed rules. Based on these findings, the study recommends intensive guidance and motivational programs to improve students' Quran reading skills. Face-to-face instruction is considered essential for addressing technical difficulties, while campus-supported motivational programs can foster greater student interest.
Bridging theory and practice: Implementation of hybrid motorcycle prototypes as learning media in vocational automotive education Ramdhani, Ramdhani; Noor, Ridwan Adam M.; Sriyono, Sriyono; Fal, Nabiel Jabbar; Munawar, Wahid; Gifari, Muhamad Maris Al
Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Vol 8 No 4 (2025): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptk.v8i4.47323

Abstract

Rapid advancements in hybrid vehicle technology demand significant adjustments in vocational education to equip students with relevant competencies. This study investigates the effectiveness of a hybrid motorcycle prototype as an innovative learning media to improve student learning outcomes in vocational automotive education. Employing a pre-experimental one-group pretest-post-test design, the research involved 30 Grade XI Automotive Engineering students at SMK Negeri 1 Cisarua. Participants underwent a pretest, followed by four prototype-based learning sessions, and a post-test. Data were analysed using descriptive statistics, paired-samples t-test, and normalized gain (g). Results demonstrated a substantial improvement in learning outcomes, with the mean score increasing from 58.5 to 82.67 (mean gain = 24.17 points; t(29) = 8.805, p < 0.001; Cohen's d = 1.61), indicating a very large effect size. The normalized gain of 0.55 suggests medium effectiveness based on Hake's classification. Furthermore, 90.0% (27/30) of students achieved scores ≥75 post-intervention, compared to 23.3% (7/30) beforehand. Aligning with Edgar Dale’s Cone of Experience, these findings highlight that direct, hands-on engagement enhances comprehension and retention. The study concludes that hybrid motorcycle prototypes offer a cost-effective, practical, and scalable solution to bridge the theory-practice gap in vocational automotive education, especially in motorcycle-dominant contexts. Recommendations include integrating prototype-based learning into the Merdeka Curriculum and expanding its application to other technical domains.
Peran AI dalam Personalisasi Pembelajaran di Pendidikan Vokasi Teknik Otomotif Pratama, Hadyan Rangga; Supriyatno, Mohamad Januar; Munawar, Wahid
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi isu penting dalam transformasi pendidikan, khususnya pada pendidikan vokasi yang menuntut pembelajaran adaptif, praktis, dan berorientasi pada kebutuhan industri. Pendidikan vokasi teknik otomotif menghadapi tuntutan baru akibat perkembangan teknologi kendaraan, sistem diagnostik digital, sensor, dan layanan otomotif berbasis data. Artikel ini berfokus pada peran AI dalam mendukung personalisasi pembelajaran di pendidikan vokasi teknik otomotif. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah, buku akademik, laporan penelitian, dan dokumen relevan yang berkaitan dengan AI dalam pendidikan, personalisasi pembelajaran, pendidikan vokasi, dan pembelajaran otomotif. Literatur dianalisis menggunakan analisis isi melalui proses identifikasi, klasifikasi, perbandingan, dan sintesis temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI dapat mendukung personalisasi pembelajaran melalui materi adaptif, asesmen otomatis, umpan balik, analitik pembelajaran, simulasi praktik, dan rekomendasi pembelajaran lanjutan. AI juga membantu guru mengenali perbedaan kemampuan dan kebutuhan belajar peserta didik. Kajian ini menyimpulkan bahwa AI dapat memperkuat relevansi pendidikan vokasi teknik otomotif, tetapi penerapannya memerlukan kesiapan guru, infrastruktur, etika data, dan uji coba praktik di sekolah vokasi
The Influence of the Effectiveness of Using Electric Shuttle Buses as Transportation within the Campus Environment Azis, Abdul; Haryadi, Mahesa Jihadul Akbar; Munawar, Wahid; Sriyono, Sriyono
Global Education Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.1561

Abstract

The advancement of technology for electric vehicles has stimulated the adoption of eco-friendly transport systems across multiple fields, including universities. The rising mobility activities across campus regions frequently result in traffic jams, increased fuel usage, and environmental degradation. As a result, various academic institutions have started to introduce electric shuttle buses as a viable internal transport option to promote sustainable transportation. The purpose of this research was to evaluate how effective the use of electric shuttle buses is in enhancing transportation efficiency on campus. A quantitative methodology utilizing an associative approach was adopted. Information was gathered via surveys sent to 80 users of the electric shuttle bus service at Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). The tools for research underwent validity and reliability assessments, while the analysis of data included tests for normality, simple linear regression, t-tests, F-tests, and the determination of the coefficient (R²) using IBM SPSS software. The findings revealed that all items in the questionnaire were both valid and reliable, with Cronbach’s Alpha scores of 0.890 for Variable X and 0.830 for Variable Y. Regression analysis showed a positive connection between the use of electric shuttle buses and the effectiveness of transportation, with an R Square figure of 0.124, indicating that the usage of electric shuttle buses accounted for 12.4% of the transportation effectiveness on the campus. The results of the F-test indicated that the regression framework was statistically significant, while the t-test showed that the independent variable did not have a considerable individual impact. In summary, electric shuttle buses can effectively aid in developing eco-friendly and sustainable transportation systems on campuses.
Analisis Postur Kerja Ergonomis pada Kegiatan Praktikum di Bengkel Otomotif UPI Riyanti Riyanti; Wahid Munawar; Tatang Permana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja ergonomis serta keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada mahasiswa dalam kegiatan praktikum di bengkel otomotif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memberikan gambaran objektif mengenai tingkat risiko ergonomi. Subjek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif yang aktif mengikuti kegiatan praktikum. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA), serta penyebaran kuesioner Nordic Musculoskeletal Questionnaire (NMQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas praktikum dilakukan dengan postur kerja yang tidak ergonomis, seperti membungkuk, menjangkau di luar jangkauan ideal, serta bekerja dalam posisi jongkok atau di bawah kendaraan. Analisis RULA menunjukkan bahwa 65% aktivitas berada pada kategori risiko tinggi hingga sangat tinggi, sedangkan hasil REBA menunjukkan 50% aktivitas berada pada tingkat risiko sedang hingga tinggi. Selain itu, hasil NMQ menunjukkan bahwa keluhan paling dominan terjadi pada punggung bawah (70%), leher (60%), dan bahu (55%). Temuan ini menunjukkan adanya hubungan antara postur kerja yang tidak ergonomis dengan munculnya keluhan MSDs. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui edukasi ergonomi, perancangan ulang fasilitas praktikum, serta pengaturan aktivitas kerja yang lebih baik. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan ergonomi sejak lingkungan pendidikan untuk mencegah risiko kesehatan jangka panjang dan meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Desa kreatif teknologi melalui pelatihan dan manufaktur simpel kriya logam di desa binaan Leuwigajah Kota Cimahi Enang Summa A; Wahid Munawar; Yayat Yayat; Haipan Salam; Sriyono Sriyono
Jurnal Abmas Vol. 13 No. 1 (2013): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v13i1.148

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan agar masyarakat, kususnya para pemuda yang ada di desa binaan memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang kriya logam (pembuatan teralis, dan pot bunga dan i bahan logam, dan pelapisan logam dekoratif dengan menggunakan nikel, maupun krom). Pada gilirannya diharapkan para pemuda tersebut memiliki kesiapan untuk bekerja atau berwirausaha dalam bidang produk kriya logam. Berdasarkan hasil pelatihan diperoleh data bahwa para pemuda telah memiliki pengetahuan dalam: 1) bidang kewirausahaan, 2) bidang pengelasan logam (busur listrik dan accetylin), 3) bidang pelapisan logam. Selain itu, peserta juga telah memiliki keterampilan dalam bidang pengelasan dan pelapisan logam.