Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Komparatif Prestasi Belajar dan Manajemen Waktu Mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif Antara Aktivis Himpunan Jurusan dan Non-Aktivis Muhammad Rizki; Farraz Bahana Rahman; Wahid Munawar
Jurnal Pendidikan Vokasi Raflesia Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Vokasi Raflesia
Publisher : LPPM Politeknik Raflesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jpvr.v6i1.1345

Abstract

Studi ini dimaksudkan untuk mengomparasikan capaian akademik (IPK) serta efektivitas pengelolaan waktu antara mahasiswa yang terlibat aktif dalam organisasi himpunan dengan mahasiswa non-aktivis di Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Pendidikan Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif, penelitian ini melibatkan 60 Responden yang dibagi secara proporsional . Instrumen penelitian berupa dokumen hasil belajar dan angket manajemen waktu. Uji prasyarat menunjukkan data hasil belajar (IPK) terdistribusi normal dan homogen, sementara data manajemen waktu tidak normal sehingga dianalisis menggunakan uji non-parametrik Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan; (1) Tidak terdapat perbedaan signifikan pada prestasi hasil belajar (IPK) antara mahasiswa aktivis dan non-aktivis; (2) Terdapat perbedaan yang sangat signifikan pada kemampuan manajemen waktu (p < 0,001), dimana mahasiswa aktivis memiliki skor manajemen waktu yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa keterlibatan organisasi tidak menghambat pencapaian akademik dan justru menjadi ruang efektif dalam melatih keterampilan manajerial diri bagi calon tenaga pendidik dan professional di bidang Teknik Otomotif.
Analisis Kesiapan Kompetensi Siswa Smk Teknik Otomotif di Jawa Barat dalam Menghadapi Transisi Industri Kendaraan Listrik: Studi Literatur Andika Prasetya; Daniel Nadiansyah; Wahid Munawar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39790

Abstract

Transisi global dan nasional menuju industri kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) menuntut transformasi kompetensi tenaga kerja secara masif. Di sisi lain, tingginya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Barat mengindikasikan adanya ketidaksesuaian (mismatch) antara keterampilan yang diajarkan di sekolah dengan kebutuhan industri modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan kompetensi siswa SMK program keahlian otomotif di Jawa Barat dalam menghadapi transisi industri kendaraan listrik, mengidentifikasi kesenjangan keterampilan, dan merumuskan solusi strategis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berbasis studi literatur, yang menghimpun artikel jurnal nasional, internasional, dan data pemerintah dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2021-2026). Hasil analisis menunjukkan bahwa kesiapan kompetensi siswa masih berada pada tahap awal, di mana kurikulum, infrastruktur laboratorium, dan kompetensi guru masih didominasi oleh teknologi Internal Combustion Engine (ICE). Sementara itu, industri EV membutuhkan teknisi hybrid yang menguasai mekatronika, manajemen baterai, dan protokol keselamatan tegangan tinggi. Kesimpulannya, terdapat kesenjangan kompetensi yang signifikan yang berisiko memperparah pengangguran struktural. Solusi yang direkomendasikan meliputi adaptasi kurikulum operasional sekolah, implementasi Teaching Factory berbasis EV, dan akselerasi program upskilling bagi guru kejuruan.
Hubungan Modifikasi Kendaraan dengan Perilaku Berisiko Berlalu Lintas pada Mahasiswa Rizqy Dwi Saputra; Samada Alvin Nayotama; Wahid Munawar
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i3.9045

Abstract

Fenomena modifikasi kendaraan di kalangan mahasiswa semakin marak sebagai bentuk ekspresi diri dan gaya hidup berkendara. Namun, modifikasi yang sering dilakukan tanpa mempertimbangkan aspek keselamatan dan regulasi berpotensi meningkatkan perilaku berisiko di lalu lintas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara modifikasi kendaraan dengan perilaku risiko lalu lintas pada mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 38 mahasiswa pengguna sepeda motor. Instrumen mengukur tingkat modifikasi kendaraan dan perilaku risiko lalu lintas menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik deskriptif dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor modifikasi kendaraan adalah 2,74 dan rata-rata skor perilaku risiko lalu lintas adalah 2,64 (skala 1–4). Terdapat hubungan positif yang signifikan antara modifikasi kendaraan dengan perilaku risiko lalu lintas (r = 0,627; p = 0,01). Mahasiswa dengan tingkat modifikasi tinggi cenderung menunjukkan perilaku berisiko yang lebih tinggi di jalan raya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modifikasi kendaraan merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap perilaku pelanggaran lalu lintas di kalangan mahasiswa. Diperlukan upaya edukasi keselamatan berkendara dan pengawasan yang lebih ketat terhadap praktik modifikasi kendaraan di lingkungan kampus untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Pengaruh Penggunaan ChatGPT Berbasis TAM Terhadap Motivasi Mahasiswa Otomotif pada Materi Kendaraan Listrik Rifqi Wirawan; M Sabdha Faishal; Wahid Munawar
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2026): EduTIK : April 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i2.360

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan mendorong lahirnya berbagai inovasi pembelajaran, salah satunya melalui penggunaan ChatGPT sebagai media pendukung belajar mahasiswa. Pendidikan teknik otomotif, khususnya pada materi kendaraan listrik yang bersifat teknis dan kompleks, membutuhkan media pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi belajar mahasiswa secara efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan ChatGPT berbasis Technology Acceptance Model (TAM) terhadap motivasi belajar mahasiswa otomotif pada materi kendaraan listrik. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert lima tingkat kepada 70 mahasiswa pendidikan teknik otomotif yang telah mempelajari materi kendaraan listrik, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data mencakup uji validitas, reliabilitas, normalitas, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kebermanfaatan (X1) dan kemudahan penggunaan (X2) ChatGPT masing-masing berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap motivasi mahasiswa, dengan nilai signifikansi di bawah 0,05. Secara simultan, nilai F hitung sebesar 38,762 membuktikan pengaruh signifikan kedua variabel bebas terhadap motivasi belajar. Koefisien determinasi sebesar 0,536 menunjukkan bahwa 53,6% variasi motivasi mahasiswa dapat dijelaskan oleh kedua variabel TAM tersebut. Disimpulkan bahwa integrasi ChatGPT dalam pembelajaran otomotif terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar mahasiswa, sehingga perlu dikembangkan lebih lanjut oleh pendidik sebagai strategi pembelajaran berbasis teknologi AI.
PENGARUH LINGKUNGAN KAMPUS DAN LITERASI DIGITAL TERHADAP KESIAPAN KERJA MAHASISWA OTOMOTIF Yazid Zabian; Wahid Munawar
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i3.11076

Abstract

ABSTRACT The transformation of the automotive industry toward digitally based working systems in the era of Industry 4.0 and Society 5.0 requires vocational education graduates to possess work readiness that is more adaptive to technological developments. However, the persistent gap between graduate competencies and industrial demands indicates that students’ work readiness is influenced not only by technical abilities but also by the quality of the learning environment and digital literacy skills. This study aims to analyze the influence of the campus environment and digital literacy on the work readiness of students in the Automotive Engineering Education Program at Universitas Pendidikan Indonesia, both partially and simultaneously. The study employed a quantitative approach using an explanatory survey design with an ex-post facto approach. The respondents consisted of 35 fourth- and sixth-semester students selected through a saturated sampling technique. Data were collected using a Likert-scale questionnaire distributed via Google Forms and analyzed through multiple linear regression using IBM SPSS 25. The findings revealed that both the campus environment and digital literacy had a positive and significant effect on students’ work readiness. Digital literacy emerged as the most dominant variable, particularly in supporting technological adaptation, digital information management, and readiness to face technology-based modern working systems. In addition, both variables simultaneously contributed strongly to the development of students’ work readiness in the automotive field. These findings emphasize that the development of vocational automotive education should be directed toward strengthening industry-oriented learning environments and integrating digital literacy into the learning process to produce graduates who are more competitive, adaptive, and relevant to the needs of the modern automotive industry. ABSTRAK Perubahan industri otomotif menuju sistem kerja berbasis digital pada era industri 4.0 dan Society 5.0 menuntut lulusan pendidikan vokasi memiliki kesiapan kerja yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Namun, masih adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri menunjukkan bahwa kesiapan kerja mahasiswa tidak hanya dipengaruhi kemampuan teknis, tetapi juga faktor lingkungan belajar dan penguasaan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan kampus dan literasi digital terhadap kesiapan kerja mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Pendidikan Indonesia, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori dan pendekatan ex-post facto. Responden penelitian berjumlah 35 mahasiswa semester 4 dan 6 yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert berbasis Google Form dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kampus dan literasi digital sama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa. Literasi digital menjadi variabel yang memiliki pengaruh paling dominan, terutama dalam mendukung kemampuan adaptasi teknologi, pengelolaan informasi digital, dan kesiapan menghadapi sistem kerja modern berbasis teknologi. Selain itu, kedua variabel secara simultan memberikan kontribusi kuat terhadap pembentukan kesiapan kerja mahasiswa otomotif. Temuan penelitian menegaskan bahwa pengembangan pendidikan vokasi otomotif perlu diarahkan pada penguatan lingkungan belajar berbasis industri dan integrasi literasi digital agar lulusan lebih kompetitif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan industri modern.
Pengaruh Model pembelajaran Flipped Classroom terhadap Kemandirian Belajar dan Self-Assessed Computational Thinking Mahasiswa pada Materi Powertrain Sytem Hybrid Afrizal Nurul Ikhsan; Ahmad Riza Kamil; Wahid Munawar
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v13i1.409

Abstract

Eksplorasi ini hadir guna mengukur seberapa berpengaruh model pada pembelajaran flipped classroom akan kemandirian belajar dan self-assessed computational thinking mahasiswa pada materi powertrain system hybrid. Dorongan utama penelitian ini lahir dari kebutuhan nyata akan strategi  pembelajaran nan lebih aktif dan kontekstual dalam pendidikan teknik otomotif yang materinya kompleks.Pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif digunakan dalam penelitian ini. Data diaudit melalui kuesioner skala Likert yang diedarkan kepada mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Pendidikan Indonesia, kemudian diolah menggunakan Microsoft Excel dan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa flipped classroom memberikan pengaruh kuat dan signifikan terhadap kemandirian belajar maupun self-assessed computational thinking mahasiswa. Mahasiswa yang terbiasa belajar mandiri sebelum kelas terbukti lebih aktif, lebih bertanggung jawab, dan mampu berpikir lebih sistematis dalam menganalisis powertrain system hybrid. Flipped classroom dengan demikian layak menjadi alternatif pembelajaran yang efektif, khususnya pada materi teknik yang menuntut pemahaman konseptual dan analisis sistem secara mendalam.
The fabrication of electric motorcycle trainers to eliminate automotive misconceptions Ramdhani Ramdhani; Sriyono Sriyono; Wahid Munawar
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpv.v14i2.55034

Abstract

This study aims to develop and implement learning media in the form of electric motorbike trainers to improve students' understanding of electric vehicle technology. The research method used is research and development (R&D) with the Successive Approximation Model (SAM) approach, which is applied in the electric vehicle technology course curriculum in the Automotive Engineering Education study programme. The participants in this study were undergraduate students involved in the learning process using an electric motorbike trainer. The research instruments included observation, interviews, questionnaires, and practical assessment sheets. The results showed that the designed electric motorbike trainer can be used properly and is feasible to operate in the learning process if used in accordance with procedures. Based on the assessment of material experts and media experts, this learning media is considered feasible to implement in learning. A survey of 47 students showed that 63% of respondents strongly agreed that this electric motorbike trainer is an effective innovation in supporting learning. In conclusion, the development of this electric motorbike trainer not only enriches the learning experience but also has the potential to improve students' understanding of electric vehicle technology. This research contributes to providing innovative learning media that is relevant to today's technological needs and can be adopted more widely in various technical education institutions.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA SMK: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Rama Rahmanda; Dika Rahman Firmansah; Wahid Munawar; Sriyono Sriyono
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.59048

Abstract

Dalam dunia pendidikan, kemajuan teknologi digital telah mendorong penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi di sekolah menengah kejuruan (SMK). Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan seberapa efektif penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMK melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Dalam penelitian ini, berbagai artikel ilmiah yang relevan diselidiki mengenai media pembelajaran berbasis teknologi. Data diperoleh melalui proses penelusuran literatur pada berbagai database akademik dengan memanfaatkan kata kunci yang relevan dengan topik penelitian. Artikel yang dipilih selanjutnya dianalisis berdasarkan jenis media, metode penelitian, serta temuan penelitian yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran digital seperti pembelajaran interaktif, pembelajaran melalui ponsel, pembelajaran video, dan platform online dapat membantu siswa belajar lebih baik dan meningkatkan hasil belajar mereka. Penggunaan teknologi berbasis media pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan meningkatkan keterlibatan dan motivasi mereka selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Namun, efektivitas media pembelajaran tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti desain pembelajaran, kesiapan fasilitas pendukung, kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi, serta keterlibatan siswa selama pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu, sumber pembelajaran berbasis teknologi mempunyai potensi besar dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran di SMK apabila diterapkan secara tepat dan didukung oleh strategi pembelajaran yang sesuai.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SUMBER BELAJAR PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI OTOMOTIF: STUDI LITERATUR Alief Elsan Ramadhan; Suthan Aliefasha Siregar; Wahid Munawar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15710

Abstract

This study aims to analyze the utilization of social media as a learning resource in automotive technology subjects through a literature review method. The research was conducted by collecting and analyzing various scientific journals, research articles, and relevant literature sources related to the research topic. The literature search was carried out through Google Scholar and Garuda databases using keywords related to social media, learning resources, and automotive technology. The selected literature consisted of publications from the last ten yearsThe results indicate that social media plays a positive role in supporting the learning process by increasing students’ motivation, engagement, participation, and understanding of learning materials. Social media also facilitates students' access to more current and interactive information through various digital contents, such as automotive practice videos and tutorial materials. However, the use of social media also presents several challenges, including distractions and the possibility of encountering information with questionable validity. Therefore, the use of social media as a learning resource should be properly guided and monitored to ensure its effective implementation in automotive technology education.
STUDI PERILAKU GEN Z TERHADAP MODIFIKASI KENDARAAN YANG LEBIH MEMENTIKANGKAN ESTETIKA DIBANDINGKAN KENYAMANAN DAN KESELAMATAN BERKENDARA DI KOTA BANDUNG Muhammad Rafaulda Isban; Kristaka Nugratama; Wahid Munawar
Journal of Scientech Research and Development Vol 8 No 1 (2026): JSRD, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v8i1.1580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku Generasi Z (Gen Z) di Kota Bandung terhadap tren modifikasi kendaraan, khususnya mengenai preferensi yang lebih mengutamakan aspek estetika dibandingkan kenyamanan dan keselamatan berkendara. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 55 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak statistik JASP versi 0.96.0 untuk menghitung nilai mean, standar deviasi, serta distribusi data melalui uji skewness dan kurtosis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi modifikasi Gen Z berada pada kategori moderat (Mean = 10,71) yang dipengaruhi oleh media sosial dan ekspresi diri. Sementara itu, pemilihan jenis modifikasi menunjukkan kecenderungan yang seimbang antara estetika dan fungsional (Mean = 10,07). Temuan paling krusial menunjukkan bahwa persepsi risiko keselamatan berada pada tingkat yang rendah (Mean = 8,855), dengan distribusi data yang sangat runcing (kurtosis = 5,035). Hal ini mengindikasikan bahwa mayoritas Gen Z di Kota Bandung memiliki kesadaran risiko yang minim dan cenderung mengabaikan regulasi demi kepuasan visual. Simpulan dari penelitian ini menegaskan adanya urgensi edukasi keselamatan berkendara bagi para modifikator muda agar aspek estetika tidak mengorbankan keselamatan di jalan raya. This study aims to analyze the behavior of Generation Z (Gen Z) in Bandung towards vehicle modification trends, specifically regarding the preference for aesthetic appeal over driving comfort and safety. Using a descriptive quantitative approach, data were collected via an online questionnaire from 55 respondents selected through a purposive sampling technique. Data analysis was performed using JASP statistical software version 0.18.3 to determine the mean, standard deviation, and data distribution through skewness and kurtosis tests. The results indicate that Gen Z's motivation for modification falls into the moderate category (Mean = 10.71), largely driven by social media influence and self-expression. Meanwhile, the choice of modification type shows a balanced trend between aesthetics and functionality (Mean = 10.07). The most critical finding reveals that risk perception regarding safety is at a low level (Mean = 8.855), with a highly peaked data distribution (Kurtosis = 5.035). This suggests that the majority of Gen Z in Bandung possess minimal risk awareness and tend to overlook traffic regulations for the sake of visual satisfaction. The conclusion of this study highlights the urgent need for road safety education targeting young customizers to ensure that aesthetic pursuits do not compromise safety on the road.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adi Prasetyo Afrizal Nurul Ikhsan Ahmad Riza Kamil Ahmad Solihin Alief Elsan Ramadhan Amelia, Nabila Andika Prasetya Asep H Sasmita, Asep H Berman, Ega T Budi Susetyo Daniel Nadiansyah Daniel Santoso Dika Rahman Firmansah Dzulkarnaen, Iskandar Ega T. Berman, Ega T. Enang Summa A Ersyad, Achmad A. Ewo Tarmedi, Ewo Fadilah, Rizka Fajri, Zidan Farraz Bahana Rahman Feta Mayo, Feta Ganevi, Restu D. Hasna Nailah Hasna Nailah Luthfiyah Herry Kuswanto I Gusti Bagus Wiksuana Ilham Nadhifa Luthfiansyah Indra Kustiawan, Indra Ismadi Rajab Javier Kenji Owen Jenuri Kamin Sumardi Kristaka Nugratama Lazhwardi, Rayyana M Sabdha Faishal Mubarok, Ibnu Muhamad Syahrul Muhammad Iman WA, Muhammad Iman Muhammad Irsyad Muhammad Noor, Ridwan Adam Muhammad Rafaulda Isban Muhammad Rizki Muhammad Setya Rifki Raharja Multin, Hegar A. Mumu Komaro Noor, Adam A. M. Noor, Ridwan A. M. Noviana, Rivana Nurhidayat, Taufik Pandu, Pandu Panji, Muhamad Permana, Dani Pohan, Rezka B. Pratama, Hadyan Rangga Pujiono, Horen Rajab, Ismadi Raka Indra Lukmana Rama Rahmanda RAMDHANI RAMDHANI Ramdhani Ramdhani Reni Anggraeni Reni Anggraeni Ridwan A.M. Noor Ridwan AM Noor, Ridwan AM Rifqi Wirawan Riyanti Riyanti Rizqy Dwi Saputra Rohman, Gazi Muhamad Fatur Roskiana, Eky Salam, Haipan Samada Alvin Nayotama Sriyono Sriyono Sriyono Sriyono Sriyono, S Sulistiyo, Bayu D. Sunarto H. Untung, Sunarto H. Supriyatno, Mohamad Januar Suthan Aliefasha Siregar Syaiful Rahman Tatang Permana, Tatang Teguh Praktikno, Teguh Tristan Abdurrahman Qolbu Nafy Wiguna, Galih Witarsa, Bayu N. Yayat Yayat Yazid Zabian