Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : BANGUN REKAPRIMA

Interaksi Alih Fungsi Lahan Terhadap Banjir Dan Kekeringan Pentardi Rahardjo; Junaidi Junaidi; Totok Prasetyo
Bangun Rekaprima Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.669 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v5i2.1573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komponen konservasi air yang perlu diberikan pada areal alih fungsi lahan, hingga didapatkannya model pengelolaan alih fungsi lahan yang tidak merusak lingkungan dan ekologis. Adapun hal yang melatar belakanginya adalah adanya fakta lapangan yang menunjukkan sulitnya menghentikan peristiwa alih fungsi lahan, semakin hari justru semakin menjadi jadi. Pada daerah penelitian yang terletak di Banyumanik dan Tembalang, telah terjadi alih fungsi lahan, dari yang semula berupa sawah produktif, menjadi areal permukiman, campus universitas swasta bahkan infrastruktur yang berupa jalan tol. Sebagai akibatnya, air hujan yang semula tertampung di areal persawahan (sebelum mengalami alih fungsi) tidak ada yang menampung, mengalir tanpa kendali dan menggenang pada tempat-tempat tertentu atau banjir. Sebaliknya, akibat areal sawah yang telah terurug, maka tidak ada lagi air hujan yang meresap kedalam tanah. Untuk mengatasi hal ini (banjir dan kekeringan) perlu dilakukan konservasi air pada areal alih fungsi lahan yang dimaksud. Mula-mula dilakukan pengukuran pada areal persawahan yang diurug menjadi areal permukiman dan infrastruktur, baik luasan, tinggi genangan air pada sawah, serta volume air hujan yang dapat tertampung. Selanjutnya dilakukan analisis dan perhitungan terhadap komponen-komponen yang dibutuhkan untk melakukan konservasi air (ruang terbuka hijau, sumur resapan, lubang resapan biopori serta embung buatan) sekaligus upaya menggantikan air yang hilang tanpa kendali. Dari jumlah maupun dimensi ruang terbuka hijau, sumur resapan, lubang resapan biopori maupun embung buatan yang dihasilkan dari analisis dan perhitungan, diharapkan mampu menangkap, meresapkan dan menyimpan air hujan, hingga didapatkan model alih fungsi lahan ekologis
PENERAPAN TEKNOLOGI BIODIGESTER SKALA RUMAH TANGGA SEBAGAI SARANA PENDUKUNG PRODUKSI SUSU KAMBING DI KUNCEN FARM MIJEN Roihatin, Anis; Aulia, Nur Fatowil; Mulyono, Mulyono; Sahid, Sahid; Hendrawati, Dwiana; Prasetyo, Totok; Supriyo, Supriyo; Safaruddin, Yanuar Mahfudz
Bangun Rekaprima Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v10i1.5492

Abstract

Biogas is an environmentally friendly alternative energy source that is widely developed in society. Livestock waste is a source of biogas that is easy to obtain and the installation of digestion is easy, making biogas used by the community as an alternative to LPG. Kuncen Farm is a livestock farmer group that has a business cultivating dairy goats, fattening goats (Jawarandu Goats) and breeding Etawa goats. So far, goat manure waste is still managed conventionally, where only organic fertilizer is used for community agricultural needs and only makes up 30-50% of the total manure waste. Goat waste that is not used ends up being simply collected, producing an unpleasant odor and disturbing the environment. Based on the problems faced by Kuncen Farm and the potential of goat manure waste as a source of biogas, the application of biodigester technology on a household scale is a solution to goat manure waste as well as being a supporting facility for goat milk production at Kuncen Farm. This biodigester technology is made from PE plastic and utilizes used items around the house that can be used, such as used bottles, used stoves, motorbike tire rubber, etc. The main product in the form of biogas is used as fuel in gas stoves for goat's milk production and the by-product can be used as liquid fertilizer or organic compost which has economic value. This biogas stove can replace LPG fuel for cooking goat's milk. Furthermore, this biodigester technology can be installed on each group member.