Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM NOVEL BIOGRAFI JEJAK SANG PENCERAH KARYA DIDIK L HARIRI DAN RELEVANSINYA DALAM PENGAJARAN SASTRA Abdul Hafid; Ismail Marzuki; Asri Palahidu
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 1 (2023): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan menjelaskan representasi perempuan dalam novel Biografi Jejak Sang Pencerah karya Didik L Hariri. Menjelaskan relevansi hasil penelitian dalam pengajaran sastra. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, jenis penelitian studi kepustakaan, sumber data, data primer: novel Biografi Jejak Sang Pencerah karya Didik L Hariri, data sekunder: buku, dan jurnal. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Hubermen. Representasi perempuan dalam novel Biografi Jejak Sang Pencerah karya Didik L Hariri adalah menempatkan perempuan dalam posisi yang terpuji dan mulia yang melahirkan pemimpin-pemimpin hebat salah satunya K.H. Ahmad Dahlan. Perempuan adalah sosok yang penuh dengan cinta kasih, kesetiaan, kelembutan, dan kecerdasan. Perempuan juga sebagai pendidik dan pembawa perubahan dalam kehidupan masyarakat. Perempuan sebagai manusia biasa juga merasakan kesedihan, kesepian, dan kekecewaan. Hasil penelitian terkait representasi perempuan dapat diajarkan salah satunya pada mata kuliah Kajian dan Apresiasi Prosa Fiksi serta mata kuliah lain yang relevan, termasuk juga dapat diajarkan pada siswa tingkat SMP dan SMA.
The Effectiveness of the Phonics Method on Second-Grade Students’ Reading and Writing Literacy Skills Yusina Wair; Ismail Marzuki
TEKILA: Journal of Language Teaching and Literature Vol. 3 No. 1 (2026): TEKILA: Journal of Language Teaching and Literature
Publisher : English Education Program Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reading and writing literacy is a fundamental foundation for students to understand learning materials, as every aspect of learning requires effective literacy skills. The low reading and writing literacy skills among second-grade students at Muhammadiyah Aimas Elementary School in Sorong Regency is an urgent issue that needs to be addressed. Based on observations, several students experience difficulties in recognizing letters, sounds, and forming words, which hampers their learning process. This study aims to determine the effectiveness of the phonics method in improving the reading and writing literacy skills of students. The method used is a pre-experimental design without a control group, specifically the One Group Pretest-Posttest Design. The study sample consists of 22 students. The independent variable in this research is the phonics method, while the dependent variable is the students' reading and writing literacy skills. Data were collected using tests and questionnaires. The results indicate a significant increase in the average scores of students, from 57.09 (pretest) to 76.09 (posttest), with a significance level of 0.001. This improvement suggests that the phonics method is effective in helping students understand the relationship between letters and sounds, thereby facilitating their ability to read and write correctly. Additionally, students became more active and enthusiastic during the learning process. These findings align with previous research indicating that the phonics method is an effective instructional strategy for enhancing basic literacy skills in early elementary students.
Inclusive Education and Papuan Literature for Diversity and Equality Adi Iwan Hermawan; Maman Suryaman; Kastam Syamsi; Ismail Marzuki; Ho Ngoc Hieu
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2025): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v6i2.1527

Abstract

This study, titled Inclusive Education and Papuan Literature for Diversity and Equality, aims to develop inclusive education teaching materials grounded in Papuan literary culture to foster values of equality and diversity in the educational context of Eastern Indonesia. Using a research and development (R&D) approach, the study adopts Plomp’s model, consisting of five systematic phases: initial investigation, design, realization, test-evaluation-revision, and implementation. The research was conducted at SMP Negeri 1 Sorong Regency, involving 21 Grade VII students. Data were gathered through expert validation—covering content, media, and language aspects—and teacher feedback on the practicality of the materials. The effectiveness test revealed an improvement in student learning outcomes, with a gain score of 0.46, categorized as moderate (0.3–0.7 range). Theoretically, this study contributes to the integration of local cultural narratives into inclusive literacy instruction, strengthening frameworks of multicultural and place-based learning. Its novelty lies in leveraging the literary richness of Papua to develop adaptive, inclusive literacy materials. Practically, the resulting product serves as a validated, practical, and effective model applicable in 3T (frontier, outermost, and disadvantaged) regions, promoting students' cultural identity, tolerance, and active engagement in learning.
ANALISIS WACANA KRITIS DALAM BUKU TEKS PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XII SMA Ardawia Rumadaul; Ismail Marzuki; Yeni Witdianti
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 1 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i1.4790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk representasi ideologi yang terdapat dalam buku Bahasa Indonesia Lanjut untuk SMA/MA Kelas XII terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2022 dengan menggunakan model Analisis Wacana Kritis Teun A. van Dijk. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis. Data penelitian berupa kutipan teks yang dianalisis berdasarkan tiga dimensi wacana menurut Van Dijk, yaitu struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan analisis isi terhadap teks dalam buku ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku teks tersebut mengandung konstruksi ideologi yang direpresentasikan secara halus melalui wacana. Pada dimensi struktur teks, ideologi tampak melalui pilihan tema, pengorganisasian teks, dan pemilihan diksi yang cenderung membangun wacana pelestarian budaya, nasionalisme, keteladanan moral, dan pembentukan karakter peserta didik. Pada dimensi kognisi sosial, ditemukan bahwa penyusunan wacana dalam buku ini merupakan hasil konstruksi pengetahuan sosial yang selaras dengan orientasi pendidikan nasional. Sementara itu, pada dimensi konteks sosial, isi teks mencerminkan dukungan terhadap Program Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, buku teks ini tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran bahasa, tetapi juga sebagai instrumen reproduksi ideologi dalam dunia pendidikan. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi kritis dalam pembelajaran bahasa agar peserta didik tidak hanya memahami teks secara linguistik, tetapi juga secara ideologis.
ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI RAYUAN KOMEDIAN DARI INDONESIA TIMUR: TINJAUAN PRAGMATIK Feberina Sagisolo Sagisolo; Siti Fatihaturrahmah Al Jumroh; Ismail Marzuki
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 1 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i1.5184

Abstract

This study aims to describe and analyze persuasive illocutionary speech acts used by Eastern Indo- nesian comedians from a pragmatic perspective. The research method employed is descriptive qualitative with a pragmatic approach. Research data consists of comedians' utterances containing persuasive elements, obtained through observation, note-taking, and documentation techniques from comedy performances recorded in video format. Data analysis was conducted by classifying utterances based on types of illocutionary speech acts accord- ing to Searle's theory, then interpreting pragmatic functions and implicit meanings contained therein. The findings indicate that the most dominant form of persuasive illocutionary speech acts is expressive speech acts (43%), fol- lowed by directive (33%), and commissive speech acts (24%). Persuasion is used as a humor strategy to build closeness with the audience, create humorous effects, and convey social criticism indirectly. The cultural context of Eastern Indonesia plays an important role in shaping the meaning of persuasive illocutionary acts, especially through the use of local dialects, distinctive intonation, and representation of social realities. This research en- riches pragmatic studies, particularly speech acts in comedy discourse, and provides deep understanding of lan- guage use as a reflection of Eastern Indonesian cultural identity.
GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN PUISI IA MEMINJAM WAJAH PUISI KARYA AYA CANINA Sisilia Baru Baru; Ismail Marzuki; Siti Fatihaturrahmah Aljumroh
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 2 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i2.5740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis gaya bahasa berdasarkan pilihan kata (diksi) dalam kumpulan puisi Ia Meminjam Wajah Puisi karya Aya Canina. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Data penelitian berupa kutipan puisi yang mengandung penggunaan diksi yang mencerminkan gaya bahasa tertentu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan diksi dalam kumpulan puisi tersebut mencerminkan delapan jenis gaya bahasa, yaitu gaya bahasa formal, santai, naratif, deskriptif, ekspresif, persuasif, ilmiah, dan figuratif. Setiap gaya bahasa memiliki fungsi yang berbeda dalam membangun makna dan efek estetis. Gaya bahasa formal cenderung digunakan untuk menyampaikan gagasan reflektif dan filosofis, sedangkan gaya bahasa santai menciptakan kedekatan emosional dengan pembaca. Gaya bahasa figuratif, khususnya metafora dan personifikasi, menjadi dominan dalam memperkaya makna dan menciptakan imajinasi. Dengan demikian, diksi dalam puisi tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana ekspresi estetis, emosional, dan intelektual yang kompleks.
PENGGUNAAN ABREVIASI DI MEDIA SOSIAL FACEBOOK PADA AKUN MOTOJELAJAH. Regina Jois Bless; Ismail Marzuki; Kartika Tiara Syarifuddin
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 1 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i1.6175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis, bentuk asli, serta proses pembentukan abreviasi yang digunakan pada media sosial Facebook. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan paradigma postpositivisme. Sumber data penelitian ini adalah akun Facebook motojelajah, sebuah akun pembuat konten yang berfokus pada destinasi wisata di Provinsi Papua Barat Daya. Data penelitian berupa kata dan frasa yang mengandung unsur abreviasi di dalam status maupun kolom komentar akun tersebut. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode simak dengan teknik lanjutan berupa teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik catat menggunakan instrumen kartu data berkode. Analisis data dilakukan secara interaktif dan berkelanjutan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan utama: reduksi data, penyajian data (data display) dalam bentuk teks naratif, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Melalui metode ini, fenomena kebahasaan berupa penggunaan abreviasi di media sosial dapat digambarkan secara objektif, sistematis, dan sesuai dengan realitas penggunaan bahasa di lapangan.
Deconstructing Power Relations and Language Asymmetry in the Documentary Pesta Babi: A Critical Pragmatics Analysis Ismail Marzuki; Wahid Eko Purwanto; Juwilsi Thianci Rawung
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 2 (2026): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/interactionjournal.v13i2.6059

Abstract

The documentary film Pesta Babi (2024) documents contemporary colonial practices in South Papua through the National Strategic Project (Proyek Strategis Nasional/PSN) on food and energy, which implicates a network of power encompassing the state apparatus, military, corporations, and religious institutions. This study aims to deconstruct the power relations and language asymmetry operating within the utterance texts of the documentary, employing the framework of Critical Pragmatics. Data were derived from the film's oral transcripts, comprising utterances from state officials, indigenous Papuan communities, corporate representatives, and church leaders. A qualitative method was employed through Critical Pragmatics-based oral discourse analysis. The analysis reveals four dominant patterns: (1) legitimation through institutional euphemisms such as "National Strategic Project" and "national food barn"; (2) delegitimation of indigenous voices through lexical marginalisation; (3) speech act asymmetry in interactions between power agents and indigenous communities; and (4) the indigenous community's counter-discourse as a practice of pragmatic resistance. These findings affirm that language is not merely a medium of communication, but an active instrument that reproduces and sustains structural domination. This study contributes to the development of Critical Pragmatics as an analytical tool for examining the discourse of contemporary colonialism in Indonesia.
IMPLEMENTASI POP-UP BOOK KEARIFAN LOKAL DALAM MENULIS KARANGAN DESKRIPSI Erwin Antony Simanjuntak; Abdul Hafid; Ismail Marzuki
Imperium: Journal of Education and Reviews Vol. 1 No. 1 (2026): IMPERIUM: JOURNAL OF EDUCATION AND REVIEWS
Publisher : LP3M Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Pop-up Book berbasis kearifan lokal Papua terhadap kemampuan menulis karangan deskripsi siswa kelas V SD Inpres 63 Kabupaten Sorong. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Experimental Design dengan bentuk One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Inpres 63 Kabupaten Sorong yang berjumlah 14 siswa pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Instrumen penelitian meliputi tes pretest dan posttest, lembar observasi, serta angket. Hasil uji normalitas Shapiro–Wilk menunjukkan nilai signifikansi pretest sebesar 0,692 dan posttest sebesar 0,643 (p > 0,05), yang berarti data berdistribusi normal. Hasil uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan nilai t hitung = -3,606 dengan derajat kebebasan df = 13 dan nilai Sig. (2-tailed) = 0,003 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Pop-up Book berbasis kearifan lokal Papua berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan menulis karangan deskripsi siswa kelas V SD Inpres 63 Kabupaten Sorong