Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENYULUHAN BERBASIS MULTIMEDIA TENTANG MASALAH PENYALAGUNAAN MINUMAN KERAS DAN OPTIMALISASI KEGIATAN ORGANISASI SISWA SMK LIKUPANG Sam Julius Richard Saroinsong
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 10, No 02 (2017): Desember 2017
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.503 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v10i02.367

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk Memberikan pengetahuan tentang bahaya dan sanksi hukum penyalahgunaan minuman keras bagi siswa-siswa dan guru-guru di SMK Likupang, Mengoptimalkan kegiatan organisasi Siswa SMK Likupang serta Membentuk wadah/organisasi siswa anti miras dan Pembentukan kelompok-kelompok belajar di luar sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu Metode Penyuluhan melalui multimedia, media cetak seperti brosur-brosur dan selebaran yang berisi anti miras serta metode diskusi dan pembentukan wadah/organisasi siswa anti miras.
PELATIHAN MANAJEMEN PADA KOPERASI MAKMUR SEJAHTERA KELURAHAN TITIWUNGEN SELATAN KECAMATAN SARIO KOTA MANADO Sam J R Saroinsong
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 10, No 01 (2017): JUNI 2017
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.542 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v10i01.561

Abstract

Today the government is aggressively implementing and meningkatkanpembangunan, both material and spiritual development. One area that is being promoted is the business world in order to reduce the number of unemployment in Indonesia is increasing every year.In the business world as well as in the field of cooperative development with all its activities, whether business, skills and awareness activities as well as awareness of cooperatives. All formal and informal organization requires management functions. Because without good management, the organization's goals will not be achieved in an efficient training of cooperative management is essential in the construction and development of cooperatives, including cooperatives prosperous located in the Village Titiwungen Southern District Sario Manado because the success or failure of cooperation depends on the level of knowledge andskills of managers and members of the cooperative, Therefore, training is needed to provide adequate supplies to the board and members, in order to play an active and dynamic for the progress of the cooperative. This devotion activity aims to provide the knowledge of the management of cooperatives to cooperatives to run well and a sustainable for the common welfare. The method used in this devotion is the lesson in class methods (lectures, conferences, case studies, games, program instructions,brainstroming). The results obtained in this training, namely management and members of the Village Cooperative MakmurSejahtera South Titiwungen District of Sario Manado City has knowledge of cooperative management.
Kolintang Symbolic Construction of The Union Odd Numbers (Three) in Socio-cultural Meaning of Minahasa Community Glenie Latuni; Jultje Rattu; Ambrose Loho; Sam Saroinsong; Marlyn Windewani
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 7, No 1 (2023): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, JUNI 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v7i1.47595

Abstract

This research examines the construction of Kolintang through the symbol of the number Three in the socio-cultural life system of the Minahasa people, whose embodiment in Kolintang music. A qualitative method through a historical approach in social and anthropological writing is used in this research. The data sourcewas obtained from field observations for approximately three years in Lembean Village, namely Nine taranak or Minamerot.Interviews and recordings do well; researchers are also active in direct observation. The research found that the number one is a transcendent and intangible symbol, the God of the Minahasa people Empung, WailanWangko, EmpungRenga-Rengan, God is Glorious, God is Great. The number one does not appear in the form of kolintang but is unifying. The number three is seen in the three forms of the Minahasa grandmothers Karema, Lumimuut, and Toar; also in the three Minahasa leaders, Tunduan/Tonaas, Wadian/Walian, and Teterusan. It is seen in the three first descendants of Minahasa, namely the Tombulu, Toutewoh, and Tounsawang sub-ethnicity. This symbolisation can be seen in the construction of Kolintang instruments using three wooden sticks (Teken) singing Tatembaken, the use of three-wood Kolintang in Waleposan, and traditional modes/scales such as (1 - 2 - 3) as well as the use of three wood in modern Kolintang Music Accompaniment called Wooden Kolintang Music Ensemble (AMKK). In conclusion, the construction of Kolintang music is a form of symbolisation of the Unification of the number three in the social and cultural life of the Minahasa people.
Kajian Sosiologi Hukum terhadap Peredaran Merek Dagang di Indonesia Isye Junita Melo; Romi Mesra; Sam J.R Saroinsong
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 4 No. 2 (2023): (DESEMBER 2023) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v4i2.7925

Abstract

Perkembangan merek dagang di Indonesia yang sangat pesat ditandai dengan masuknya berbagai macam merek terkenal di dunia yang turut meramaikan dunia usaha di Indonesia. Keadaan ini mengharuskan pemerintah untuk menyiapkan regulasi yang tepat, yang dapat memberikan perlindungan hukum secara maksimal terhadap dunia perdagangan di Indonesia dalam rangka untuk menghindari munculnya berbagai persoalan yang dapat mengancam perekonomian negara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif. Langkah pertama yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan mengumpulkan bahan hukum primer yaitu inventarisasi peraturan-peraturan yang berkaitan dengan merek dagang. Selanjutnya dipergunakan bahan-bahan hukum sekunder yaitu tulisan yang berkaitan dengan persoalan ini, baik pada literature buku maupun alamat-alamat website yang ada dan terkait dengan penelitian ini. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana upaya penegakan hukum terhadap peredaran merek dagang di Indonesia
Kajian Sosiologi Hukum terhadap Peredaran Merek Dagang di Indonesia Isye Junita Melo; Romi Mesra; Sam J.R Saroinsong
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 4 No. 2 (2023): (DESEMBER 2023) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v4i2.7925

Abstract

Perkembangan merek dagang di Indonesia yang sangat pesat ditandai dengan masuknya berbagai macam merek terkenal di dunia yang turut meramaikan dunia usaha di Indonesia. Keadaan ini mengharuskan pemerintah untuk menyiapkan regulasi yang tepat, yang dapat memberikan perlindungan hukum secara maksimal terhadap dunia perdagangan di Indonesia dalam rangka untuk menghindari munculnya berbagai persoalan yang dapat mengancam perekonomian negara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif. Langkah pertama yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan mengumpulkan bahan hukum primer yaitu inventarisasi peraturan-peraturan yang berkaitan dengan merek dagang. Selanjutnya dipergunakan bahan-bahan hukum sekunder yaitu tulisan yang berkaitan dengan persoalan ini, baik pada literature buku maupun alamat-alamat website yang ada dan terkait dengan penelitian ini. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana upaya penegakan hukum terhadap peredaran merek dagang di Indonesia
ANALISIS HUKUM INTERVENSI KEMANUSIAAN ORGANISASI INTERNASIONAL DALAM KONFLIK UKRAINA DAN RUSIA Gea, Kurniawati; Lombok, Lesza Leonardo; Saroinsong, Sam Julius Richard
Jurnal Yustitia Vol 20 No 1 (2025): JURNAL YUSTITIA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS NGURAH RAI
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62279/yustitia.v20i1.1454

Abstract

Efforts to prevent or stop human rights violations in a country, either with or without the consent of the country (a country in internal conflict), are known as interventions, with the aim of analyzing the contribution of international organizations in dealing with humanitarian issues during the course of the conflict. Apart from that, this research also evaluates the effectiveness of these interventions in supporting peace efforts and protecting the rights of affected residents. The research method used is a normative research method with a conceptual approach and a comparative approach. This research examines the role of international organizations in humanitarian intervention related to the conflict between Russia and Ukraine. One of the main focuses is the role of the United Nations (UN) in efforts to resolve the conflict and enforce the humanitarian crisis that occurred. The results of this research are that humanitarian intervention by international organizations in the Ukrainian and Russian conflicts is very important in increasing the suffering of the civilian population. Despite facing various challenges such as limited access and pollution for aid, food, medical and protection efforts for seriously injured victims.
PELATIHAN PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM DI DESA KUMELEMBUAI KABUPATEN MINAHASA SELATAN Lesza Leonardo Lombok; Sam Julius Richard Saroinsong; Lega Ikhwan Herbayu
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 9: April 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i9.764

Abstract

Deprivation of a child's liberty is carried out as the last resort and for the minimum necessary period (in the shortest possible time). The main goal in child protection is to realize the best interests of the child. This service aims to provide training for parents, law enforcers and elements of society in handling children in conflict with the law and is carried out by giving lectures through training seminars. It is hoped that through the training seminars will solve the problems and lack of knowledge of the community in Kumelembuai Village in handling problems of children in conflict with the law can be resolved by prioritizing the best interests of the child
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP TENAGA KERJA YANG DIRUMAHKAN DAN DI PHK Efraim E. Lomboan; Sam J. R. Saroinsong; Hendry N. Lumenta
Journal of Golden Generation Legal Science Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026 : Journal of Golden Generation Legal Science
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggls.v2i1.61

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlindungan hukum bagi tenaga kerja yang di PHK serta upaya hukum yang dapat dilakukan oleh tenaga kerja terhadap perusahaan yang merugikannya. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan konsep dan pendekatan undang-undang. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Adapun teknik pengumpulan bahan hukum menggunakan metode deskriptif kualitatif yakni melakukan pembahasan terhadap bahan hukum yang ada dikaitkan dengan landasan teori yang telah dikemukakan kemudian menarik kesimpulan sehingga bersifat terarah dan sistematis. Adapun temuan dalam penelitian ini adalah pengusaha tetap wajib membayar upah secara penuh berupa upah pokok dan tunjangan tetap selama tenaga kerja dirumahkan dan wajib memberikan uang pesangon bagi tenaga kerja yang di PHK sesuai dengan Pasal 156 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.Upaya hukum yang dapat dilakukan tenaga kerja yang merasa dirugikan akibat di PHK adalah upaya hukum litigasi dan non litigasi. Pentingnya penelitian ini untuk dikembangkan agar kedepannya hak-hak tenaga kerja baik dari segi upah maupun jaminan sosial dapat terpenuhi jika kembali terjadi situasi bencana alam maupun non alam. 
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP NASABAH ATAS PENAGIHAN KARTU KREDIT OLEH BANK MELALUI DEBT COLLECTOR Gabriel Leonmarch Wulung; Sam J. R. Saroinsong; Hendrasari B. R. Rawung
Journal of Golden Generation Legal Science Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026 : Journal of Golden Generation Legal Science
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggls.v2i1.392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan hukum yang mengatur praktik penagihan kartu kredit oleh bank melalui jasa debt collector serta mengkaji bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada nasabah terhadap tindakan penagihan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), yang menelaah ketentuan dalam KUHPdt, KUHP, PBI No. 23/6/2021, dan POJK No. 22/2023, serta didukung oleh bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif melalui metode penalaran deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan jasa debt collector memiliki dasar legalitas melalui mekanisme pemberian kuasa menurut KUHPdt serta diperbolehkan dalam kerangka regulasi BI dan OJK, namun pelaksanaannya dibatasi oleh ketentuan etika penagihan, kewajiban transparansi, dan prinsip akuntabilitas yang menempatkan bank sebagai pihak yang tetap bertanggung jawab atas setiap tindakan penagihan. Penelitian ini juga menemukan bahwa perlindungan hukum bagi nasabah tersedia dalam bentuk perlindungan preventif melalui kewajiban penyampaian informasi, batasan etika penagihan, serta penyediaan mekanisme pengaduan, dan perlindungan represif melalui sanksi administratif oleh OJK serta penegakan hukum pidana terhadap tindakan penagihan yang mengandung kekerasan, ancaman, atau pelanggaran hukum lainnya.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP TENAGA KERJA YANG DIRUMAHKAN DAN DI PHK Efraim E. Lomboan; Sam J. R. Saroinsong; Hendry N. Lumenta
Journal of Golden Generation Legal Science Vol. 2 No. 1 (2026): Januari : Journal of Golden Generation Legal Science
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggls.v2i1.61

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlindungan hukum bagi tenaga kerja yang di PHK serta upaya hukum yang dapat dilakukan oleh tenaga kerja terhadap perusahaan yang merugikannya. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan konsep dan pendekatan undang-undang. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Adapun teknik pengumpulan bahan hukum menggunakan metode deskriptif kualitatif yakni melakukan pembahasan terhadap bahan hukum yang ada dikaitkan dengan landasan teori yang telah dikemukakan kemudian menarik kesimpulan sehingga bersifat terarah dan sistematis. Adapun temuan dalam penelitian ini adalah pengusaha tetap wajib membayar upah secara penuh berupa upah pokok dan tunjangan tetap selama tenaga kerja dirumahkan dan wajib memberikan uang pesangon bagi tenaga kerja yang di PHK sesuai dengan Pasal 156 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.Upaya hukum yang dapat dilakukan tenaga kerja yang merasa dirugikan akibat di PHK adalah upaya hukum litigasi dan non litigasi. Pentingnya penelitian ini untuk dikembangkan agar kedepannya hak-hak tenaga kerja baik dari segi upah maupun jaminan sosial dapat terpenuhi jika kembali terjadi situasi bencana alam maupun non alam.