Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Semnastek

PENGARUH POROSITAS LAS TERHADAP KEKUATAN TARIK PADA MATERIAL AISI 1050 YANG MENGGUNAKAN KAMPUH LAS V 90˚ Aljufri Aljufri; Reza Putra
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor penyebab terjadinya kegagalan pada hasil pengelasan adalah terjadinya porositas las. Porositas ini terjadi akibat proses Terkontaminasinya material pada saat proses pengelasan berlangsung . Tujuan dari peneliatian ini untuk Mengamati penyebab utama terjadinya porositas las pada proses pengelasan SMAW dan Mengetahui sifat mekanik kekuatan las dari Material AISI 1050 dengan pengujian tarik. Dalam penelitian ini dilakukan pengamatan porositas dan pengujian tarik pada hasil pengelasan Material AISI 1050 Hasil dari pengamatan terhadap Porositas las menunjukan bentuk porositas yang terdapat terhadap kelima spesimen yang digunakan pada penelitian ini, porositas yang terjadi tergolong kategori aman (tidak berbahaya bagi konstruksi lasan). Dari hasil pengujian tarik terhadap ke lima spesimenyang digunkan pada penelitian ini, nilai yang tertinggi terdapat pada spesimen satu dan spesimen lima dimana nilai yang dihasilkan 67,30 Kgf/mm dan 64,40 Kgf/mm. Nilai rata-rata ini berbeda dengan ke tiga spesimen lainnya yang memiliki nilai rata-rata tegangan tarik 63,97 Kgf/mm. Hal ini menunjukan bahwa material AISI 1050 yang telah mengalami proses pengelasan memiliki sifat yang getas dan kekuatan yang berbeda, ini dialami oleh ke 5 spesimen uji yang dalam penelitian ini, hal yang sangat berpengaruh disini adalah saat pengelasan berlangsung, dimana perubahan suhu pengelasan secara tiba-tiba terjadi diluar dugaan sehingga terjadi perubahan suhu saat pengelasan berlangsung ini salah satu penyebab, disamping itu proses pencairan elektroda pada saat perubahan suhu pengelasan sehingga terjadi penyumbatan udara maka terbentuknya pori-pori.
PENGARUH ELEKTRODA TEREKSPOS DAN TIDAK TEREKSPOS TERHADAP KUALITAS DAERAH LASAN PADA MATERIAL A53 Gr.A Aljufri Aljufri
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui  kualitas daerah lasan dengan memakai elektroda terekspos dan tidak terekspos yang di-drayer dan tanpa drayer, juga  untuk mengetahui persentase moisture content yang terkandung pada setiap elektroda. Spesimen yang digunakan material pipa 3 Inch A53 Gr.A SMLS SCH 40 dengan ukuran ½ Ø pipa x L 150 mm yang dilas dengan posisi pengelasan Flat-1G rotated dan kampuh V (α, 75o) memakai elektroda AWS E-7016 Ø2,6 mm dan Ø3,2 mm untuk temperatur di dryer 300-3500C x 0,5 – 1 jam dan Kuat arus elektroda untuk Ø2,6 mm yaitu 80 Ampere dan Ø3,2 mm 100 Ampere.Pengklasifikasian spesimen terdiri dari 6 jenis sesuai dengan variabel pengkondisian elektroda yaitu elektroda tidak terekspos dan di-dryer, elektroda tidak terekspos tanpa dryer.  Elektroda terekspos 1 x 24 jam di-dryer, elektroda terekspos 3 x 24 jam di-dryer, elektroda terekspos 1 x 24 jam tanpa dryer dan elektroda terekspos 3 x 24 jam tanpa dryer.Dari hasil  pengujian terhadap elektroda yang  tidak terekspos di-dryer, yang tidak terekspos tidak di- dryer.  Selanjutnya elektroda terekspos 1 x 24 jam di-dryer, terekspos 3 x 24 jam di-dryer serta terekspos 1 x 24 jam tanpa dryer. Hasil penlitian menunjukan persentase moisture content masih memenuhi standar yaitu dibawah 0,6% serta kualitas pengelasan yang baik .