Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Public Corner

ANALISIS KEBIJAKAN REFORMASI MANAJEMEN GURU DALAM PERSPEKTIF EKONOMI POLITIK Rillia Aisyah Haris
PUBLIC CORNER Vol 14 No 1 (2019): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.21 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v14i3.704

Abstract

Reformasi kebijakan manajemen guru ditujukan sebagai langkah konkrit dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Dikeluarkannya Undang-Undang No.14 Tahun 2005 harusnya menjadi momentum dan komitmen terhadap reformasi manajemen guru di Indonesia. Namun demikian, pada realitanya manajemen guru di Indonesia masih menyimpan segudang masalah khususnya yang berhubungan dengan ekonomi politik. Analisa kebijakan reformasi manajemen guru dalam perspektif ekonomi politik dibutuhkan sebagai bahan pertimbangan agar nantinya dapat merumuskan secara sistematis solusi yang dapat direkomendasikan. Beberapa upaya yang harus dilakukan untuk mensukseskan reformasi manajemen guru di Indonesia adalah antara lain dengan: 1) Mengubah paradigma masyarakat bahwa profesi guru bukan profesi sembarangan yang bisa dilakukan oleh semua orang. Profesi guru membutuhkan kualifikasi khusus; 2) Menetapkan peraturan tentang kualifikasi dan rekruitmen guru berdasarkan kompetensi; 3) Menentukan arah kebijakan pendidikan yang jelas berdasarkan learning outcome, sehingga dapat mencetak generasi terpelajar yang siap kerja dan ahli dibidangnya; 4) Menjamin kesejahteraan guru, gaji, kompensasi dan tunjangan yang diterima guru mampu mencukupi kebutuhan guru sehingga mereka dapat fokus dan benar-benar profesional dibidangnya, tidak lagi mencari pekerjaan sampingan untuk tambahan penghasilan; 5) Menetapkan reward dan punishment yang jelas terhadap prestasi dan peningkatan kompetensi maupun kualitas guru.
PEMBANGUNAN PARIWISATA MELALUI MODEL PENTAHELIX: STUDI KASUS PASIR PUTIH KEPULAUAN KANGEAN Auliyani, Alya; Haris, Rillia Aisyah
PUBLIC CORNER Vol 19 No 2 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i2.3882

Abstract

White sand beaches offer significant tourism potential, promising economic growth and development opportunities for local communities. This tourism development can improve community welfare through various sectors, such as tourism, hospitality and culinary. However, this large white sand tourism potential has not been utilized optimally due to lack of attention from stakeholders, including the government. The pentahelix model, which involves academics, government, business, community and media, is considered the right solution to optimize this tourism potential. This research aims to analyze the tourism potential of white sands and examine the role of the pentahelix model in its development. The research method used is literature study and direct field observation on white sand beaches. The results of the research show that tourism development is not yet optimal because there are no real shortages that have not been maximized by each stakeholder, they do not yet know the results of tourism development. Keywords: Pentahelix model, tourism development, Pasir Putih Beach