Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pelatihan Gambar 3D Menggunakan Software Sketchup Dalam Upaya Meningkatkan Kompetensi Siswa Di SMKN 1 Kalianget Suwandi, Ahmad; Chayati, Cholilul
Jurnal ABDIRAJA Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v6i2.2260

Abstract

Era globalisasi saat ini yang terus berkembang menyebabkan persaingan di dunia kerja semakin ketat sehingga diperlukan sumber daya manuasia (SDM) yang berkualitas dan siap bersaing, oleh karenanya diperlukan adanya sebuah pendidikan yang berkualitas untuk mencetak lulusan yang mempunyai kemampuan daya pikir, dan kepribadian yang baik. Salah satu upaya dalam meningkatkan keterampilan kompetensi di bidang softskill yaitu dengan memberikan tambahan keterampilan dalam menggambar 3D bagi siswa-siswi SMKN 1 Kalianget seperti desain gambar dengan menggunakan Software SketchUp. Metode yang akan gunakan pada pelatihan ini berupa materi dan praktik langsung kepada sisswa-siswi SMKN 1 Kalianget sehingga materi pelatihan dapat diterima secara maksimal. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang di laksanakan SMK Negeri 1 Kalianget diikuti oleh siswa kelas XI sebanyak 21 siswa, selama pelaksanaan kegiatan siswa mengikuti pelatihan dengan antusias dan semangat dalam menerima materi selama kegiatan. Dari hasil pelatihan yang dilaksanakan tingkat kemampuan para peserta dalam menggambar 3D menggunakan aplikasi Software Sketchup tercapai 52,38 % dan tingkat kesulitan mencapai 71,43 %.
THE MOBILE SMART WATER SUPPLY INFRASTRUCTURE POWERED BY RENEWABLE ENERGY IN ERRABU VILLAGE, SUMENEP, MADURA, INDONESIA Rahmanto, Ach. Desmantri; Hopid, Hopid; Chayati, Cholilul; Setiawan, Muhammad Ikhsan; Kamisutara, Made; Prawito, Adi
IJEBD (International Journal of Entrepreneurship and Business Development) Vol 7 No 6 (2024): November 2024
Publisher : LPPM of NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/ijebd.v7i6.3022

Abstract

The mobile smart water supply infrastructure powered by renewable energy in Errabu Village, Sumenep, Madura, Indonesia, aims to enhance agricultural food security. This system integrates smart technology and renewable energy to optimize water resource management and support agriculture in impoverished and underdeveloped areas. Mobile and Smart Concept, allows flexibility in water distribution, enabling access to hard-to-reach areas. Utilizes sensors and IoT devices to monitor and manage water usage efficiently. Renewable Energy, utilizes solarenergy to operate the water supply system, reducing dependence on fossil fuels. Enhances sustainability by reducing carbon emissions and environmental impact. Solutions for Dry Land, employs water-saving drip or sprinkler irrigation technology to boost productivity in dry lands. Optimizes water usage for agriculture, thereby increasing yields on previously unproductive land. Food Security, with better access to water, farmers can enhance their agricultural output, contributing to local food security. Enables farmers to grow a variety of crops, increasing food diversity and income. Social and Economic Impact, enhances the capacity of local farmers through training and access to new technologies. By improving agricultural yields, it is expected to reduce poverty levels in the village. Implementation and Collaboration, collaboration between the government, educational institutions, and the community is necessary to design and implement this system. Seeking funding sources from the government or donor agencies to support the development of this infrastructure.
PERENCANAAN DIMENSI SALURAN DRAINASE DI JALAN RAYA KALIANGET KM 173 KM-174 KABUPATEN SUMENEP Alim, Moh. Sabar; Chayati, Cholilul; Suwandi, Ahmad
Jurnal Teknik Gradien Vol 16 No 02 (2024): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknik_gradien.v16i02.1253

Abstract

Masalah genangan air di Jalan Raya Kalianget KM 173 – KM 174, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, akibat kurangnya saluran drainase yang memadai, menjadi fokus utama penelitian ini. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan mempertimbangkan aspek hidrologi dan hidrolika. Data curah hujan, intensitas hujan, waktu konsentrasi, debit aliran, kecepatan aliran, dan dimensi saluran dikumpulkan untuk analisis. Analisis hidrologi dilakukan untuk memahami karakteristik hujan dan debit aliran maksimum yang dibutuhkan dalam perencanaan saluran drainase. Dalam hal ini, curah hujan maksimum dihitung menggunakan metode aljabar, distribusi Gumbel, dan Hasper Weduwen. Selain itu, analisis intensitas hujan dilakukan dengan menerapkan metode Talbot, Sherman, dan Ishiguro. Analisis hidrolika bertujuan untuk menentukan dimensi saluran yang sesuai dengan kecepatan aliran yang diinginkan dan kapasitas saluran dalam menampung debit aliran maksimum. Hasil penelitian diharapkan memberikan rekomendasi perencanaan dimensi saluran drainase yang efektif dan efisien, sehingga dapat mengurangi risiko genangan air dan banjir di Jalan Raya Kalianget, serta meningkatkan kinerja infrastruktur drainase perkotaan dan kualitas lingkungan hidup di wilayah tersebut.
OPTIMASI PEMANFAATAN SUMBER DAYA LOKAL DALAM PENGEMBANGAN STRATEGI INOVATIF PENCEGHAN PENYAKIT DEGENERATIF PADA MASYARAKAT Wati, Henny Diana; Chayati, Cholilul; Suprayitno, Emdat
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26759

Abstract

Abstrak: Tujuan kegiatan pemberdayaan kemitraan masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan TP. PKK Desa Pandian dalam memanfaatkan dan mengolah tanaman herbal sebagai bahan alami pencegahan penyakit degeneratif seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol. Melalui sosialisasi dan pelatihan ini, diharapkan para mitra dapat lebih memahami manfaat tanaman obat dan mampu mengolahnya menjadi produk yang berguna bagi kesehatan masyarakat, sehingga meningkatkan kapasitas mereka dalam mendukung kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar.Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, dan pelatihan pengolahan tanaman herbal. Mitra pengabdian berasal dari kelompok ibu-ibu Tim Penggerak PKK Desa Pandian yang beranggota 20 orang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan sumber daya lokal untuk pencegah penyakit degeneratif sebesar 87,74% dan peningkatan pengolahan sumber daya lokal untuk pencegahan penyakit degeneratif secara inovatif sebesar 88,69%. Hasil ini diperoleh dari kemampuan mitra menjawab hasil pretest dan posttest kegiatan. Kegiatan ini membuka peluang ekonomi baru melalui pengolahan produk herbal yang dihasilkan. Dengan demikian, program ini berhasil menciptakan nilai positif yang sangat baik dari segi kesehatan dan segi ekonomi khususnya masyarakat Desa Pandian.Abstract: The purpose of this community partnership empowerment activity is to increase the understanding and skills of TP. PKK Pandian Village in utilising and processing herbal plants as natural ingredients to prevent degenerative diseases such as diabetes, hypertension, and cholesterol. Through this socialisation and training, it is hoped that partners can better understand the benefits of medicinal plants and be able to process them into products that are useful for public health, thus increasing their capacity to support the health of their families and the surrounding environment. The methods used include socialisation, and training on herbal plant processing. The service partners came from a group of 20 members of the Pandian Village PKK Team. The results of the activity showed an increase in community knowledge about the utilisation of local resources to prevent degenerative diseases by 87.74% and an increase in the processing of local resources to prevent degenerative diseases innovatively by 88.69%. These results were obtained from the partners' ability to answer the results of the pretest and posttest activities. This activity opens up new economic opportunities through the processing of herbal products produced. Thus, this programme succeeded in creating a very good positive value in terms of health and economic aspects, especially for the Pandian Village community.
Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Untuk Menanggulangi Bencana Kering Kritis Di Desa Moncek Timur Kabupaten Sumenep Dewi, Eka Yuliana; Chayati, Cholilul
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v2n1.p9-14

Abstract

Masyarakat di desa Moncek Timur sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih karena tidak ada sistem distribusi air bersih yang masuk ke desa Moncek Timur misalnya sistem distribusi air bersih dari PDAM. Sehingga desa Moncek Timur mengalami bencana kekeringan. Dari 3 dusun di desa Moncek Timur terdapat 1 dusun yang mengalami dusun kering kritis yaitu dusun cangkreng. Sedangkan, 2 dusun yaitu dusun Wak Duwak dan dusun tengah mengalami kering langka. Rancangan penelitian pemenuhan kebutuhan air bersih di desa Moncek Timur sebagai proteksi desa kering kritis menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Pengambilan data dapat dilakukan dengan survey dan wawancara ke daerah penelitian. Sumur bor di Dusun Cangkreng Desa Moncek Timur Kecamatan Lenteng dengan 1,5 Liter/detik atau 129600 l/hari mampu memenuhi kebutuhan air. Kebutuhan air untuk 5 tahun yaitu pada tahun 2022 sebesar 73784 l/hari, untuk 10 tahun yaitu pada tahun 2027 sebesar 79250 l/hari, untuk 15 tahun yaitu pada tahun 2032 sebesar 81803 l/hari dan untuk 20 tahun yaitu pada tahun 2037 sebesar 84445 l/hari. Metode yang digunakan dalam pendistribusian air bersih yaitu sistem pengaliran transmisi dengan pompa dan distribusi secara gravitasi. Dalam sistem distribusinya menggunakan sistem bergilir selama 8 jam per hari. Pola jaringan pendistribusiannya menggunakan pola bercabang.