Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Kajian Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan terhadap Debit Banjir pada Daerah Aliran Sungai Gilireng (DAS Gilireng) Asmar; Ratna Musa; Ali Mallombassi
Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains
Publisher : Program Pascasarjana UMi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian banjir pada tanggal 20 Juli 2013 menunjukan bahwa akibat curah hujan dengan intensitas yang tinggi di Kabupaten Wajo khususnya di kecamatan gilireng dan selama beberapa hari, membuat debit air Sungai Gilireng terus meningkat, sehingga meluap dan merendam pemukiman warga. Pengendalian banjir untuk menghindari dampak yang lebih parah yaitu dengan analisa banjir. Salah satunya dengan hidrograf satuan (unit hydrograph), karena hidrograf debit atau aliran merupakan bagian yang sangat penting dalam mengatasi masalah – masalah yang berkaitan dengan hidrologi (Ratna Musa, Dr). Dengan melakukan analisis banjir nantinya dapat diketahui pengaruh perubahan tata guna lahan di DAS Gilireng. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui debit banjir DAS Gilireng Akibat adanya pengaruh perubahan tata guna lahan.Metode analisis yang digunakan adalah menghitung hujan aliran menggunakan program HEC HMS akibat perubahan tata guna lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh perubahan tata guna lahan secara keseluruhan tidak berpengaruh signifikan terhadap debit banjir.
Sistem Informasi Geografis (SIG) pada Jaringan Drainase Kota Watampone Abd Basit Amir; Ratna Musa; Hanafi Ashad
Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains
Publisher : Program Pascasarjana UMi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Watampone sering dilanda bencana banjir khususnya pasca terjadinya hujan. Sistem drainase secara umum dapat didefinisikan sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan/atau membuang kelebihan air (banjir) dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal, jadi sistem drainase adalah rekayasa infrastruktur di suatu kawasan untuk menanggulangi adanya genangan banjir. Kondisi jaringan drainase sangat berpengaruh terhadap kinerja layannya, khususnya aspek-aspek yang mempengaruhi terhadap kapasitas saluran drainase. Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh nilai evaluasi tingkat kondisi tiap ruas sistem jaringan drainase Kota Watampone. Metode yang digunakan adalah pendekatan tingkat kapasitas saluran drainase yaitu penilaian tingkat kondisi tiap ruas jaringan drainase. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kondisi jaringan drainase di Kota Watampone pada Tahun 2022 yaitu dari total 734 ruas jaringan terdapat 545 ruas tergolong ke dalam tingkat kondisi “Baik”, 17 ruas tergolong ke dalam tingkat kondisi “Cukup”, 37 ruas tergolong ke dalam kondisi “Rusak Ringan”, 35 ruas tergolong ke dalam kondisi “Rusak Berat” dan 100 ruas tergolong ke dalam kondisi “Disfungsi”.
Kajian Perubahan Tata Guna Lahan Terhadap Debit Banjir Sungai Paguyaman Kabupaten Gorontalo Argenta Djiko; Ratna Musa; Hanafi Ashad
Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains
Publisher : Program Pascasarjana UMi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan jumlah penduduk dan meningkatnya kegiatan masyarakat mengakibatkan perubahan fungsi lingkungan yang berdampak negatif terhadap kelestarian sumber daya air dan meningkatnya daya rusak air. Kajian pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap debit banjir DAS Paguyaman dapat dijadikan sebagai basis perencanaan sistem pengendalian banjir di desa-desa yang berada disepanjang sungai paguyaman. Hal ini diharapkan di masa yang akan datang bencana banjir tidak terjadi di desa ini terutama di kawasan-kawasan yang mempunyai nilai strategis dan pengaruh penting terhadap kegiatan perekonomian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap debit banjir DAS Paguyaman dan untuk engetahui solusi penanganan banjir di DAS Paguyaman terhadap perubahan tata guna lahan. Metode yang digunakan adalah analisis hidrologi yaitu menghiutng debit banjir rencana dan analisis sebaran guna lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan debit banjir dikarenakan perbedaan infiltrasi tahun 2019 dengan tahun 2008 adalah sebesar 9.77 mm atau 23.22 juta m3 untuk kejadian hujan selama 6 (enam) jam. Diprediksi debit puncak akan terus meningkat di tahun yang akan datang diiringi dengan pengembangan lahan pada DAS Paguyaman;
Kajian Efektivitas Galian Normalisasi terhadap Angkutan Sedimen Pasca Banjir Sungai Masamba Kabupaten Luwu Utara Rusly Effendi Hartono; Ratna Musa; Hanafi Ashad
Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains
Publisher : Program Pascasarjana UMi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Masamba terletak di kab. Luwu Utara merupakan sungai dengan panjang kurang lebih 55 km. Wilayah Kec. Masamba Kab. Luwu Utara yang setiap tahunnya selalu mengalami hujan deras menyebabkan terjadinya erosi di hulu sungai masamba. Dengan curah hujan 200mm/hari yang terjadi pada tanggal 13 juli 2020 di daerah perbukitan terindikasi longsor dengan Safety Factor (SF) < 1 dan rawan longsor dengan SF 1 – 1,5. Sehingga perlu menjadi kewaspadaan terhadap adanya banjir bandang susulan. Banjir yang terjadi membawa banyak material debris seperti pasir/batuan dan bahan rombakan akibat longsoran di bagian hulu sungai yang kemudian mengendap di dasar saluran sungai yang menyebabkan terjadi sedimentasi. Sedimentasi yang ada di sungai masamba merupakan salah satu sebab terjadinya banjir setiap tahunnya. Endapan sedimentasi yang ada mengakibatkan air meluap dari sungai selebihnya melimpah kerumah warga, perkebunan dan persawahan hingga mengakibatkan korban jiwa.. Tujuan penelitian ini adalah meneliti kaitan antara besar muatan angkutan sedimen total dan efektivitas galian normalisasi terhadap pengendalian banjir di Sungai Masamba Kab. Luwu Utara. Analisis yang digunakan adalah analisis data sedimen dasar, analisis hidrologi dan hidrolika. Hasil penelitian menunjukkab bahwa sedimen total per tahun dengan galian sedimen pertahun tidak efektif karena lebih besar volume sedimen yang datang pertahun daripada volume galian normalisasi yang dilaksanakan pertahun.
Indeks Kinerja Sistem Irigasi Daerah Irigasi Lebani Kabupaten Polewali Mandar Abd Malik; Ratna Musa; Hanafi Ashad
Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains
Publisher : Program Pascasarjana UMi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Irigasi meliputi prasarana irigasi, air irigasi, manajemen irigasi, kelembagaan pengelolaan irigasi dan sumber daya manusia. Jaringan irigasi adalah saluran, bangunan, dan bangunan pelengkap yang merupakan satu kesatuan. Sistem irigasi dipengaruhi oleh beberapa aspek yaitu aspek prasarana fisik, aspek produktifitas tanam, aspek sarana penunjang, aspek organisasi personalia, aspek dokumentasi, aspek Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Aspek-aspek tersebut juga dipengaruhi oleh beberapa komponen. Aspek dan komponen tersebut mempunyai nilai bobot tertentu yang telah diatur dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 12 Tahun 2015. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja sistem irigasi DI Lebani berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 12 Tahun 2015. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Kinerja Sistem Irigasi Daerah Irigasi (DI) Lebani Hasil penilaian Kinerja Sistem Irigasi Daerah Irigasi (DI) Lebani dapat disimpulkan bahwa Analisa Kinerja Sistem Irigasi DI Lebani adalah 46,39%, yang berarti Kinerja Jelek dan Perlu Perhatian (<55).
Penilaian Indeks Kinerja Daerah Irigasi Makawa Menggunakan Aplikasi Sofwere Dspda – Pai Versi 1.0 Anas Anda Genisa; Ratna Musa; Hanafi Ashad
Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains
Publisher : Program Pascasarjana UMi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bertambahnya penduduk indonesia menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan bahan pangan, sehingga perlu dipikirkan usaha untuk meningkatkan hasil pertanian. Pengelolaan irigasi ini berkaitan dengan peningkatan produksi daerah irigasi. Upaya peningkatan hasil produksi daerah irigasi dengan merehabilitasi jaringan irigasi, teknisnya dapat mengelola penggunaan air yang dibutuhkan oleh masyarakat. Indeks kinerja diperlukan dalam rehabilitasi daerah irigasi guna mendapatkan nilai kondisi daerah irigasi. Pada analisa ini dilakukan proses penilaian indeks kinerja menggunakan software PDSDA-PAI Versi 1.0 bertujuan untuk mendapatkan hasil yang lebih spesifik dan detail dalam mendapatkan nilai indeks kinerja. Sebelum menggunakan software PDSDA-PAI Versi 1.0 dipergunakan software global mapper 14 untuk merubah format peta sesuai kebutuhan, kemudian dipergunakan software quantum GIS enceladus untuk pemotongan setiap bangunan pada peta. Hasil dari pemotongan setiap bangunan di input pada software PDSDA-PAI Versi 1.0 untuk dilakukan penilaian pada bangunan, saluran dan lain-lain. Selain itu, dilakukan penilaian secara manual sesuai dengan peraturan menteri pekerjaan umum nomor 32/PRT/M/2007 pada kondisi sistem irigasi yang meliputi prasarana fisik, produktivitas tanaman, sarana penunjang, organisasi personalia, dokumentasi dan kondisi kelembagaan P3A sebagai pembanding dalam penilaian indeks kinerja. Hasil analisa menggunakan software PDSDA-PAI Versi 1.0 didapatkan nilai indeks kinerja sebesar 33,19 %, Didapatkan Daerah Irigasi Makawa Dalam Kondisi Kurang dan Perlu Perhatian.
Produktivitas Alat Berat dengan Metode Garis Lurus pada Proyek Pembangunan Stadion Bawela Tahap III Kota Sorong Iriany Said; Abd Karim Hadi; Ratna Musa
Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains
Publisher : Program Pascasarjana UMi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Stadion Bawela berlokasi di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Sorong dengan lahan seluas kurang lebih 14.953 m2. Alat berat merupakan faktor yang sangat penting didalam proyek konstruksi dengan skala besar. Mengingat harga alat berat yang tidak murah, maka diperlukan manajemen pembiayaan, pemilihan jenis alat berat sesuai waktu dan proporsi kerja untuk efisiensi biaya proyek sehingga tidak menimbulkan kerugian pada perusahaan. Penggunaan alat berat di Kota Sorong , hanya menggunakan cara-cara konvensional dimana penggunaan metode-metode yang disebutkan diatas tidak pernah digunakan, sehingga nilai waktu terhadap uang, produktivitas, nilai buku , keusangan alat berat, dan nilai sisa tidak diprediksi dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menanalisis produktivitas alat-alat berat yang digunakan pada proyek pembangunan Stadion Bawela Tahap III Kota Sorong. Metode analisis yang digunakan adalah metode garis lurus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat berat excavator, loader, dan dump truck pada Tahun ke 8 memiliki nilai yang lebih kecil dari depresiasi pertahun.
Minimalisasi Harga Sirtu dengan Metode Transportasi pada Proyek Peningkatan Jalan Ruas Sampeang-Tallang Bulawang Kabupaten Luwu Usdin; Abd Karim Hadi; Ratna Musa
Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains
Publisher : Program Pascasarjana UMi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia selalu mengharapkan keuntungan maksimum dan penghematan baik dari segi penggunaan sumber daya maupun waktu. Dewasa ini dunia usaha di Indonesia mengalami perkembangan yang pesat. Hal ini ditandai dengan adanya proyek berskala besar yang dibangun, baik oleh pemerintah, swasta ataupun kolaborasi keduanya. Fenomena ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi pelaku usaha jasa konstruksi. Luwu merupakan satu dari sekian kabupaten yang berada di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Secara rinci terdiri dari Kabupaten Luwu Utara, Kabupaten Luwu Timur dan Kota Palopo, yang merupakan pemekaran wilayah Kabupaten Luwu. Penelitian ini membahas meminimalkan biaya material yang didistribusikan dari masing-masing quarry setelah dianalisis menggunakan metode Transportasi.dan perbedaan biaya yang dibutuhkan untuk transportasi pengiriman material sebelum dan sesudah dianalisis menggunakan metode transportasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selisih dari biaya transportasi sebelum dilakukan perhitungan metode transportasi adalah sebesar Rp.239.071.387 dan setelah kondisi Optimum mneghasilkan biaya sebesar Rp. 204.188.071 dengan selisih harga Rp. Rp. 35.883.316.
Analisis Kelayakan Ekonomi Teknik Pembangunan Irigasi Persawahan Daerah Duaboccoe Kab Bone Baso Risaldi Asdin; Abd Karim Hadi; Ratna Musa
Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains
Publisher : Program Pascasarjana UMi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan irigasi saat diperlukan untuk menunjang perkembangan di sektor pertanian. Pengembangan lahan pertanian secara menyeluruh dilakukan dengan perencanaan daerah irigasi tingkat desa. Ketersediaan air pertanian, dalam rangka meningkatkan pendapatan petani, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi wilayah setempat di Kabupaten Bone khususnya daerah Desa Duaboccoe. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kelayakan pembangunan irigasi persawahan daerah Duaboccoe dari aspek ekonomi teknik dan menganalisis pengaruh pelaksanaan proyek pembangunan irigasi persawahan dari aspek sosial. Dalam analisis data digunakan kriteria untuk menilai kelayakan dengan metode Benefit Cost Ratio (BCR), Net Present Value (NPV): dan Payback Periode (PP). Tahap pengolahan data dengan menggunakan parameter (BCR,NPV,PP) serta kelayakan dari Aspek Sosial menggunakan kuesioner. Kelayakan proyek pembangunan irigasi dengan Present Value Benefit Rp. 353.453.307,- dan Present Value Cost Rp. 321.219.269,- Parameter Net Present Value (NPV) sebesar Rp. 32.234.038-, sehingga manfaat yang diterima lebih besar dari pada biaya yang dikeluarkan. Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 1,10 diperoleh pembangunan irigasi duoboccoe dikategorikan layak. Payback Periode (PP) diperoleh umur proyek mencapai 14 tahun 11 bulan, pada tahun tersebut pengeluaran sama dengan pendapatan. Dari aspek sosial berdasarkan delapan item pertanyaan, rata-rata nilai aspek sosial 3,52 dari skala 4,00 atau 88% dari skala 100%. Sehingga dalam pelaksanaan masuk dalam kategori baik.
Evaluasi Kinerja PDAM Kabupaten Luwu: Studi Kasus Kecamatan Belopa Dan Belopa Utara Raden Dani Mahendra; Ratna Musa; Hanafi Ashad
Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains
Publisher : Program Pascasarjana UMi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi menyangkut kinerja sistem pelayanan distribusi air bersih perlu dilakukan agar didapatkan gambaran nyata terkait kondisi dari penyediaan air bersih dan permasalahan tentang kehilangan air atau tingkat kebocoran yang terjadi pada wilayah layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Kabupaten Luwu. Dari hasil kajian serta analisa dari penelitian ini nantinya diharapkan dapat memberi masukan terhadap sistem pelayanan pemenuhan kebutuhan air bersih dan menjadi kontribusi bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Kabupaten Luwu terhadap peningkatan pelayanan bagi pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi sistem distribusi airbersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Kabupaten Luwu seperti debit aliran, tekanan, kontinuitas aliran,fluktuasikebutuhan air bersih. Metode analisis yang digunakan adalah terhadap hasil pengisian kuisioner kepada pelanggan terkait dengan kinerja PDAM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja PDAM masih kurang baik dari segi teknis (analisa tekanan dan debit) maupun pelayanan langsung kepada masyarakat.