Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Perancangan Film Dokumenter Pengolahan Daur Ulang Limbah Organik sebagai Media Edukasi Perkebunan Kopi di Kabupaten Boyolali Nurul Fatimah Az Zahrah; Deny Tri Ardianto
IMATYPE: Journal of Graphic Design Studies Vol 2, No 1: February 2023
Publisher : Penerbit Fakultas Desain Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/imatype.v2i1.6605

Abstract

Desa Banyuanyar, Ampel merupakan salah satu desa yang ada di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah dengan mayoritas profesi masyarakatnya adalah petani perkebunan kopi sekaligus peternak sapi. Hal yang menarik di desa ini terjadi proses pemanfaatan setiap limbah organik yang dihasilkan membentuk sebuah siklus daur ulang limbah organik antara perkebunan kopi dan peternakan yang dimiliki para petani. Sebuah proses daur ulang untuk mendukung konsep pertanian berkelanjutan yang penting untuk disebar luaskan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun konsep perancangan film dokumenter sebagai upaya penyebarluasan proses daur ulang perkebunan kopi tersebut. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan lebih rinci mengenai fenomena-fenomena yang terjadi tanpa adanya rekayasa. Melalui analisis SWOT maka didapatkan perbandingan yang sesuai untuk mengoptimalkan perencanaan dari distribusi film ini. Film dokumenter menjadi pilihan bentuk audio visual yang diharapkan mampu memberikan pesan yang komunikatif dan edukatif kepada masyarakat serta penonton agar dapat lebih mengenal Desa Banyuanyar dengan sistem daur ulang limbah organik yang dimiliki.
Improving The Potential of Tourism Assets Through Souvenirs in Soko Village, Miri District, Sragen Regency Arif Ranu Wicaksono; Deny Tri Ardianto; Sayid Mataram; Anugrah Irfan Ismail; Rudy Wicaksono Herlambang
Lekesan: Interdisciplinary Journal of Asia Pacific Arts Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/lekesan.v6i2.2519

Abstract

Villages have a variety of potential assets, one of which is the tourism sector. Under the management of Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), a centralized and profit-oriented village asset management unit, tourism assets can impact village progress. A medium that can provide information to the public about tourism assets and simultaneously generate profits is needed. Soko Village in Miri District, Sragen Regency, has potential tourism assets managed by BUMDes SOKO WIJAYA. This village uses tourist souvenir t-shirts that can introduce its tourism assets to the public and generate profits from their sales. Training for village youth as human resources is required to produce souvenir t-shirts with trend-setting designs and effective and efficient production. The result of this research and training activity can improve and introduce the village's potential by optimizing tourism assets and human resources.
Revitalisasi Sejarah Maritim: Penggunaan Bahan Ajar Digital untuk Memperkuat Rasa Nasionalisme di Kalangan Siswa Sekolah Menengah Atas Bagus Subagja; Sariyatun; Deny Tri Ardianto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar digital berbasis sejarah maritim Indonesia guna memperkuat rasa nasionalisme di kalangan siswa SMA yang berada di wilayah pesisir Kabupaten Pangandaran. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi model Borg dan Gall, yang mencakup tahap analisis kebutuhan, perancangan pengembangan, hingga evaluasi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar digital yang dikembangkan secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa terhadap peran penting sejarah maritim dalam pembentukan identitas nasional. Siswa menunjukkan ketertarikan yang lebih tinggi dalam pembelajaran sejarah melalui media interaktif dibandingkan dengan metode konvensional. Guru juga merespons positif penggunaan media ini karena mendukung pembelajaran yang lebih inovatif dan kontekstual. Implikasi dari penelitian ini adalah penggunaan teknologi pendidikan berbasis konten lokal dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan nasionalisme dan relevansi pembelajaran sejarah bagi siswa di wilayah pesisir. Kontribusi utama artikel ini terletak pada integrasi narasi sejarah maritim lokal dengan pendekatan digital interaktif, yang belum banyak dikembangkan dalam konteks pendidikan di daerah pesisir Indonesia.
ANALISIS KEBUTUHAN PEMBELAJARAN SEJARAH DI ERA DIGITAL Bahtiar Afwan; Nunuk Suryani; Deny Tri Ardianto
PROCEEDING UMSURABAYA 2020: Proceedings Conference of Elementary Studies 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Era digital saat ini memudahkan manusia dalam penyampaian informasi. Hal ini juga berpengaruh dalam lingkup pendidikan khususnya pembelajaran sejarah di sekolah. Pembelajaran sejarah harus menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi pada era digital saat ini agar tujuan dari proses pembelajaran sejarah dapat tercapai. Pembelajaran sejarah saat ini masih dianggap sebagai mata pelajaran membosankan yang menyebabkan partisipasi peserta didik juga cenderung pasif. Sehingga hal ini dapat berdampak pada rendahnya kompetensi peserta didik dalam mata pelajaran sejarah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perkembangan media interaktif sebagai kebutuhan pembelajaran sejarah di era digital. Penelitian ini melibatkan 1 guru mata pelajaran sejarah dan 20 siswa pada salah satu sekolah menengah atas di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan  observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya motivasi belajar siswa terhadap mata pelajaran sejarah disebabkan oleh terbatasnya penggunaan media digital yang digunakan dalam proses pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pengembangan multimedia interaktif sangat dibutuhkan untuk mendukung pembelajaran sejarah dalam meningkatkan kompetensi peserta didik di era digital.Kata Kunci: Pembelajaran Sejarah, Multimedia Interaktif, Era Digital, Analisis KebutuhanÂ