Tri Handayani
Universitas Negeri Jakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Influence of Interactive Slide Design on Cognitive Load in Biology Learning: A Bibliometric Analysis Fitriani Laili Nur; Rizhal Hendi Ristanto; Tri Handayani
Journal of Environmental and Science Education Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Environmental and Science Education: April 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jese.v6i1.40488

Abstract

Biology learning often involves complex and abstract information that can increase students’ cognitive load and affect learning effectiveness. Therefore, cognitive load has become an important topic in science education research. This study aims to analyze the development and research trends related to cognitive load in biology learning using a bibliometric approach. Data were collected from the Scopus database, focusing on journal articles and review papers published between 2014 and 2024. A total of 200 documents were analyzed using Biblioshiny. The analysis included co-occurrence, co-authorship, citation, and thematic mapping techniques. The results show an increasing trend in publications, indicating growing attention to cognitive load in biology learning. The findings also reveal that research in this field is interdisciplinary and has shifted from basic cognitive studies toward more applied approaches, particularly in instructional design and learning media. Key authors, journals, and highly cited documents play an important role in shaping research development. Overall, this study provides an overview of research trends and highlights opportunities for future studies in developing effective learning strategies based on cognitive load principles.
EDUKASI KESEHATAN KULIT MELALUI BUKU PEMBELAJARAN SANITASI DAN HYGIENE KECANTIKAN PADA MASYARAKAT Eti Herawati; Aniesa Puspa Arum; Dwi Atmanto; Tri Handayani; Savira Nur Irfany; Siti Nur Aisyah; Alamanda Sekar Pradita
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.14002

Abstract

Skin health and beauty are important aspects of daily life that are significantly influenced by the proper application of sanitation and hygiene, both in personal care and in beauty practices within the community. The community of Kelurahan, Sukmajaya District, Depok City, West Java, generally still has limited understanding of the importance of sanitation and hygiene in skin beauty care, making them susceptible to various skin problems such as irritation, acne, and infection caused by poor sanitation habits, the use of unsterilized beauty tools, and the use of contaminated or expired cosmetic products. This community service activity focuses on improving public knowledge regarding the definitions, types, functions, purposes, and practical steps of applying sanitation and hygiene in skin beauty care. The method used includes stages of community needs analysis, the development of a learning book as an educational medium, and socialization and mentoring on the use of the book for the target community. The learning book was systematically compiled, covering basic concepts of skin health and beauty, definitions and indicators of sanitation and hygiene, up to practical steps for daily implementation. The results show that the use of this learning book was effective in increasing the knowledge and awareness of the target community regarding the importance of skin beauty sanitation and hygiene, as demonstrated by an improvement in understanding before and after the educational activity was conducted. Thus, this activity is expected to encourage behavioral change toward a clean and healthy lifestyle in order to prevent future skin health problems. ABSTRAK Kesehatan dan kecantikan kulit merupakan aspek penting dalam kehidupan sehari-hari yang sangat dipengaruhi oleh penerapan sanitasi dan hygiene yang tepat, baik dalam perawatan pribadi maupun dalam praktik kecantikan di lingkungan masyarakat. Masyarakat Kelurahan Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, umumnya masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai pentingnya sanitasi dan hygiene dalam perawatan kecantikan kulit, sehingga rentan mengalami berbagai gangguan kulit seperti iritasi, jerawat, dan infeksi akibat kebiasaan sanitasi yang kurang baik, penggunaan alat kecantikan yang tidak steril, serta pemakaian produk kosmetik yang telah terkontaminasi atau kedaluwarsa. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai definisi, macam, fungsi, tujuan, serta langkah-langkah penerapan sanitasi dan hygiene dalam kecantikan kulit. Metode yang digunakan meliputi tahapan analisis kebutuhan masyarakat, penyusunan buku pembelajaran sebagai media edukasi, serta sosialisasi dan pendampingan penggunaan buku kepada masyarakat sasaran. Buku pembelajaran disusun secara sistematis mulai dari konsep dasar kesehatan dan kecantikan kulit, definisi dan indikator sanitasi-hygiene, hingga langkah praktis penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan buku pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat sasaran terhadap pentingnya sanitasi dan hygiene kecantikan kulit, hal ini sesuai dengan hasil penelitian pelaksanaan hasil pre-test dan post-test meningkat dengan skor pada waktu pre-test 69,8 dengan peningkatannya adalah 20% yang ditunjukkan melalui peningkatan pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan edukasi dilaksanakan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat ke arah pola hidup bersih dan sehat guna mencegah timbulnya gangguan kesehatan kulit di masa mendatang.
Pembelajaran Deep Learning Berbasis LMS pada Perawatan dan Kesehatan Rambut Tri Handayani; Aniesa Puspa Arum; Dwi Atmanto; Eti Herawati
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (Juli - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v4i3.831

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Deep Learning berbasis Learning Management System (LMS) pada mata kuliah Perawatan, Pratata dan Penataan Rambut yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran vokasi, khususnya pada kompetensi perawatan dan kesehatan rambut. Penelitian dilatarbelakangi oleh belum tersedianya model pembelajaran Deep Learning berbasis LMS yang secara khusus mengintegrasikan pemahaman konseptual, analisis kasus, refleksi, kolaborasi, dan keterampilan praktik pada mata kuliah Perawatan, Pratata dan Penataan Rambut. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang dibatasi sampai tahap Development. Produk yang dikembangkan berupa model pembelajaran Deep Learning berbasis LMS sebagai penunjang perkuliahan tatap muka, yang mengintegrasikan prinsip Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning melalui tahapan orientasi dan persiapan, eksplorasi dan pemahaman, analisis dan kolaborasi, aplikasi dan praktik, refleksi dan evaluasi, serta transfer dan pengayaan. LMS dilengkapi dengan absensi kehadiran, e-modul, video tutorial, tugas, dan forum diskusi. Hasil validasi dilakukan oleh ahli materi 94,25%, ahli media/LMS 92,50%, dan ahli desain pembelajaran 93,75%, yang seluruhnya termasuk kategori sangat layak. Uji coba terbatas dilakukan terhadap 15 mahasiswa Pendidikan Tata Rias dengan presentase 93,33% menunjukan kategori sangat layak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Deep Learning berbasis LMS dinyatakan sangat layak digunakan sebagai pendukung pembelajaran tatap muka pada mata kuliah Perawatan, Pratata dan Penataan Rambut. Model ini diharapkan dapat mendukung pembelajaran yang bermakna, kritis, kolaboratif, reflektif, dan berorientasi pada pemecahan masalah serta keterampilan praktik mahasiswa.
Edukasi Melalui E-Modul Interaktif Pemanfaatan Minyak Bawang sebagai Produk Kosmetika Rambut Untuk Pemberdayaan Masyarakat Tri Handayani; Aniesa Puspa Arum; Dwi Atmanto; Eti Herawati
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jpma.v4i4.2514

Abstract

This Community Service (PkM) activity, entitled “Education Through an Interactive E-Module on the Utilization of Onion Oil as a Hair Cosmetic Product for Community Empowerment,” aims to improve community knowledge, skills, and independence in utilizing onion oil as a natural hair cosmetic product. The activity addressed limited knowledge about onion oil and the suboptimal use of digital learning media in community empowerment. The program was conducted in collaboration with Jatinegara Kaum Urban Village at RPTRA Jaka Berseri, involving 20 PKK members aged 35–63 years, mostly housewives. Methods included observation, problem identification, solution formulation, interactive e-module and instructional video development, material delivery, demonstrations, hands-on practice, discussions, and pre-test and post-test evaluation. The interactive e-module provides a sustainable learning medium that participants can use independently. Lecturers and students implemented the Belajar Berdampak Program through science and technology application. Results showed increased knowledge and skills, with the average post-test score rising from 7.7 to 9.7. Additionally, 94% of participants were very satisfied. The activity supported economic empowerment, program achievement, and IKU 3 and IKU 5, and produced a replicable model for similar activities.