Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

MULTIPLE INTELLIGENCE AND STUDENTS’ LEARNING MOTIVATION THROUGH DEMONSTRATION WITH OUTDOOR ACTIVITIES Lilis Lismaya
Indonesian Journal of Learning and Instruction Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ijli.v3i1.3004

Abstract

This research is motivated by learning that is still dominantly carried out in the classroom, learning emphasizes more on the aspects of knowledge, so students feel bored and lack the awareness to care for the environment well, lack of concern for the surrounding environment. The ability of students who are still lacking in terms of classifying the types of plant leaves shows Biology learning requires a different learning method, one of which is using the Demonstration with Outdoor Activities Method. The purpose of this study is to analyze Multiple Intelligence and Student Learning Motivation through Demonstration Method with Outdoor Activities. The research method used is weak experimental research design The One-Group Pretest-Posttest Design. The instruments used in this study were multiple intelligence questions, observation sheets and questionnaires. The results showed that the application of the Demonstration with Outdoor Activities Method can increase multiple intelligence and Student Learning Motivation, because the Demonstration with Outdoor Activities Method is learning done outside the classroom by means of students practicing and being invited to look for material learned, so learning does not feel boring. Based on the results of the study, it was concluded that there was an increase in Multiple Intelligences and student learning motivation through the application of the Demonstration with Outdoor Activities method.Keywords: multiple intelligence; motivation; demonstration; outdoor activities.
Pemanfaatan Sampah Plastik Dengan Metode Ecobrick Sebagai Upaya Mengurangi Limbah Plastik Di Desa Sindangpanji, Kec.Cikijing,Kab.Majalengka Mitha Nursindi; Lilis Lismaya
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i4.898

Abstract

Indonesia berada diperingkat kedua negara pengahasil sampah plastik terbesar di dunia. Sampah plastik diuraikan dalam waktu 1 millenium atau sekitar 1000 tahun. Sampah plastik memiliki dampak negatif bagi lingkungan seperti penumpukkan sampah sehingga mengakibatkan pencemaran lingkungan. Diperlukan langkah antisipatif dan preventif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu strategi yang tepat yaitu. 3R yaitu Reduce (mengurangi), Reuse (Menggunakan kembali), dan Recycle (Mendaur ulang) selayaknya kita terapkan dalam mengatasi sampah plastik. Namun, tidak semua tempat memiliki fasilitas tempat pembuangan sampah. Khususnya sekarang ini tempat pembuangan sampah merupakan sebuah kebutuhan, untuk itu diperlukan tempat pembuangan sampah. Solusi dari permasalahan ini yaitu dengan pembuatan produk ecobrick, yang mana produk ini dapat dibuat dengan mudah, dengan alat serta bahan yang mudah pula didapatkan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menigkatkan kesadaran masyarakat khususnya di Desa Sindangpanji,Kec.Cikijing,Kab.Majalengka mengenai produk ecobrick sebagai suatu langkah seruan untuk peduli terhadap lingkungan guna terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat. Ecobrick memiliki dampak positif bagi masyarakat untuk menguarangi sampah plastik dan menjadikannya peluang mata pencaharian. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dan pelatihan pembuatan ecobeick. Dengan tujuan masyarakat dapat terbiasa dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, dengan cara pemanfaatan sampah plastik. Hasil yang diperoleh adalah masyarakat dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan dengan memilah sampah dengan baik, serta mampu menyediakan produk ecobrick berupa pot dari botol akua sebagai tanaman berbagai tumbuhan seperti tanaman cabe,daun bawang dan sebagainya untuk kebutuhan pribadi maupun masyarakat. Pengambilan sampah ini diambil dari pabrik sampah yang ada di Desa Sindangpanji,Kec.Cikijing,Kab.Majalengka, yang akan dilakukan penelitian di jurnal dengan judul “PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK DENGAN METODE ECOBRICK SEBAGAI UPAYA MENGURANGI LIMBAH PLASTIK”.
Pemanfaatan Potensi Desa Kertawana Menuju Desa Unggul Marlina Eliyanti Simbolon; Aan Nurhasanah; Lilis Lismaya
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v4i2.3644

Abstract

Permasalahan yang terjadi dalam pemberdayaan masyarakat adalah menggali potensi lokal desa, karena masih terdapat keengganan masyarakat untuk diberdayakan dalam perbaikan kehidupan sosial ekonom dan juga masih belum berjalannya pemberdayaan yang dilakukan oleh pemerintah desa. Masyarakat desa baik sebagai individu maupun kelompok haruslah memahami arti penting serta manfaat untuk membangun diri, dengan mendayagunakan potensi yang ada pada dirinya maupun lingkungannya, sehingga dapat meningkatkan mutu kehidupan yang lebih baik. Sebagai suatu proses kemandirian mengandung segi-segi ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan sehingga dengan demikian meliputi semua aspek kehidupan dan penghidupan masyarakat. Pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Kertawana, Kecamatan Kalimanggis, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat ini adalah pendampingan menggali potensi-potensi yang terdapat di desa, sehingga terwujudlah desa sejahtera dan mandiri. Peran serta aparat desa serta masyarakat sangat penting dan saling mendukung untuk melangkah bersama demi satu tujuan yaitu desa unggul.
DEVELOPING TEACHING GUIDES FOR BIOLOGY-BASED COURSES: INTEGRATING PROJECT-BASED LEARNING, CASE STUDIES, AND 21ST CENTURY SKILLS FOR PRE-SERVICE TEACHERS Ilah Nurlaelah; Handayani Handayani; Lilis Lismaya; M. Syaipul Hayat; Bridget Druken
EDUSAINS Vol. 16 No. 2 (2024): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v16i2.42337

Abstract

This study aims to develop teaching guides for biology-based courses, including Microbiology, Plant Anatomy, and Agribusiness, designed for pre-service teachers. These guides integrate project-based learning and case studies to cultivate 21st-century skills. Using the ADDIE model (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation) within a Research and Development (R&D) framework, the guides were systematically developed and evaluated. Results show high feasibility, with average scores of 97% for content appropriateness, 95% for presentation quality, and 100% for language clarity, demonstrating their validity, practicality, and effectiveness.
Lilis Lismaya Lilis Lismaya; Putut Marwoto; Sunyoto Eko Nugroho
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 6 (2024): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i6.4255

Abstract

The aim of this research is to reduce household organic waste through the use of organic waste as a natural detector of formaldehyde content in food snacks. The organic waste used in this study was red garlic skins, dragon fruit skins and purple sweet potato skins. This research is an experimental research. The stages of the research started with the extraction of anthocyanins from the three organic wastes, direct detection of formalin and detection of food ingredients. The formalin concentrations tested were 0.5%, 1%, 2%, 5% and 25%. Detection ability can be seen from the color change between control and formalin treatment. Garlic skin produces a red extract, dragon fruit skin produces an orange extract, and purple sweet potato skin produces a deep red extract. Test results on 20 samples of food snacks around the campus using the three organic waste extracts proved that all samples contained formaldehyde in varying concentrations. The highest 50% formalin content was found in yellow noodles and meatballs. The conclusion is that purple beetle skin, dragonfruit skin, and red garlic skin can be used as natural detectors for formalin in campus snacks.