Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengembangan Identitas Visual dan Strategi Branding Produk Gula Semut “Sekar Sari” sebagai Produk Unggulan Desa Pernasidi Menuju Pasar Premium Miftahol Arifin; Nabila Noor Qisthani; Dian Novitasari; Aswan Munang
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v5i2.6878

Abstract

The increasing demand for natural and healthy sweeteners has positioned coconut sugar as a high-value commodity, particularly within the premium market segment. However, coconut sugar producers in Pernasidi Village, Banyumas Regency, still face significant challenges in terms of branding and packaging design, limiting their access to modern markets. This community service program aims to develop the visual identity and branding strategy of the “Sekar Sari” coconut sugar product as a leading village product ready to compete in premium markets. The method employed is a participatory co-design approach, involving field observations, exploration of local brand values, interviews with stakeholders, and collaborative design workshops with local producers. The program has resulted in a professional logo, an authentic brand narrative, and eco-friendly packaging design, all of which have been directly implemented in product production and promotion activities. Initial outcomes show an improvement in market perception of the product’s image, increased partner satisfaction with the new presentation, and the producers’ readiness to enter retail and digital sales channels. Beyond its visual impact, this branding process has also fostered a sense of ownership and pride among community members toward their local product. It is concluded that strategic branding, developed through inclusive and contextual methods, can serve as a key driver for economic transformation in rural areas through local product empowerment
PEMBERDAYAAN PETANI GULA KELAPA MELALUI INOVASI KEMASAN DAN TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK LOKAL Miftahol Arifin; Nabila Noor Qisthani; Dian Novitasari; Aswan Munang
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39053

Abstract

Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, memiliki potensi besar dalam produksi gula semut sebagai salah satu produk unggulan daerah. Namun, berbagai permasalahan seperti teknologi produksi yang tradisional, rendahnya kualitas produk, dan kurangnya inovasi kemasan menghambat daya saing produk di pasar lokal dan internasional. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan petani gula kelapa melalui penerapan teknologi modern, penguatan branding, dan inovasi kemasan. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan penggunaan mesin pengering dan pengaduk otomatis, desain kemasan yang menarik, serta pendampingan pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi hingga 40%, pendapatan petani meningkat sebesar 25%, dan 50% produk mitra telah memperoleh sertifikasi PIRT dan halal. Selain itu, strategi branding dan pemasaran digital berhasil membuka akses pasar baru, termasuk peluang ekspor. Program ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis teknologi dan inovasi kemasan dapat meningkatkan daya saing produk lokal, sekaligus memberikan dampak sosial-ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Kesimpulannya, program ini dapat menjadi model pemberdayaan yang berkelanjutan dan direplikasi di daerah lain dengan potensi serupa.
Pemberdayaan Kelompok Tani Hutan Melalui Peningkatan Kapasitas Ketrampilan pada Penyeduhan Kopi Robusta Ali Maksum; Ike Sitoresmi Mulyo Purbowati; Gigieh Henggar Jaya; Dian Novitasari
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 11, No 2: Oktober, 2025
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v11i2.31951

Abstract

The growth of coffee consumption in Indonesia in 2025 is projected to reach an average of 7% per year with total coffee consumption reaching 450,000 tons/year. The shift in coffee consumption patterns of generation Z from tubruk coffee to various coffee brewing variants such as cold brew, filter coffee, and iced coffee is an obstacle for KTH Tani Jaya in marketing coffee products at the Kepuh Tourism Location. Based on direct observations in the field, there are problems, namely: The Forest Farmers Group "Tani Jaya" has not mastered the techniques and variations of coffee brewing. The solution offered is coffee brewing technology to overcome the problem of the coffee brew served being predominantly bitter. The Community Service method that will be used is socialization, training, and mentoring in the application of coffee brewing technology. To measure the impact of the technology transfer provided, a descriptive analysis is used based on measuring the level of knowledge, understanding and skills regarding coffee brewing. The results of the training and mentoring that have been implemented have resulted in an increase in the level of knowledge, understanding and skills of coffee brewing by 39.4%, 48.5% and 50%, respectively.
Pemetaan dan Evaluasi Kesesuaian Lahan Budidaya Kopi Arabika Berbasis Sistem Informasi Geografis di Kabupaten Intan Jaya Afik Hardanto; yayanus sondeagau sondeagau; dian novitasari
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 7 No 1 (2026): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2026.7.1.21434

Abstract

Kabupaten Intan Jaya yang terletak di wilayah Pegunungan Tengah Provinsi Papua Tengah memiliki potensi biofisik yang sangat mendukung bagi pengembangan kopi arabika (Coffea arabica). Penelitian dilakukan dengan latar belakang perlunya evaluasi terhadap daya dukung lahan untuk memastikan bahwa perluasan areal tanam dilakukan pada lokasi yang tepat secara agroklimat dan aman secara ekologis. Metode penelitian menggunakan pendekatan evaluasi lahan kuantitatif dan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian dilakukan dengan mengintegrasikan parameter lingkungan, yaitu: kelerengan, ketinggian, curah hujan rata-rata, suhu rata-rata, dan tata guna lahan sesuai dengan kriteria teknis budidaya kopi arabika. Proses analisis melibatkan teknik overlaying dan skoring terhadap peta-peta tematik untuk menghasilkan peta kesesuaian lahan yang akurat. Penelitian difokuskan pada dua tujuan utama, yaitu melakukan analisis spasial kesesuaian lahan untuk tanaman kopi arabika dan merumuskan strategi pengembangan komoditas tersebut di Kabupaten Intan Jaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kabupaten Intan Jaya memiliki lahan kategori sangat sesuai (S1) seluas 200.164,6 ha (20,3%) dan cukup sesuai (S2) seluas 369.336,0 ha (37,5%). Secara keseluruhan, lebih dari 57% wilayah kabupaten potensial untuk pengembangan kopi, sementara lahan tidak sesuai (N) mencakup 12,3% yang umumnya berada di kelerengan ekstrem. Strategi pengembangan yang dirumuskan meliputi intensifikasi lahan pada zona S1 dan S2 melalui penerapan sistem agroforestri dan manajemen pasca panen yang modern.